Hasil Pantauan, Inhil Ditemukan 24 Titik Api

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Hasil pantauan udara yang dilakukan BPBD yang berkerjasama dengan BMKG dan BLH Kabupaten dan Pusat, di Kabupaten Inhil terpantau 24 titik api. Jumlah tersebut tersebar dalam tiga Kecamatan yakni, Keritang, Kemuning dan  Kecamatan Kempas.

“Hasil pantauan, kita temukan 24 titik api yang tersebar di Kabupaten Inhil khususnya di Kecamatan Keritang, Kemuning dan Kempas. Untuk mengatisipasi meluasnya titik api tersebut, kita telah melakukan koordinasi kepada Setiap Camat agar dapat diteruskan kepada kepala desa dan perusahaan,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Inhil, Anwar Nawang, Kamis (13/0)

Selain itu, saat ini BPBD Kabupaten Inhil juga telah membentuk Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) yang natinya akan diterjunkan kesetiap desa desa yang dinilai menjadi tempat bermula munculnya titik api tersebut. BPBD Inhil telah melakukan koordinasi dengan pihak Provinsi terkait pembentukan MPA ini.

“Untuk mencegah bencana terburuk, kini kita  menugaskan petugas yang ada untuk tetap siaga 24 jam penuh.(fsl)




Disbun dan Disperindag Inhil Dapat Giliran Pertama Pemanggilan DPRD

Bahas Masalah Harga Kelapa

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dinas Perkebunan dan Dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Inhil menjadi Intasi pertama yang akan dipanggil pihak DPRD untuk mencari jalan keluar permasalahan yang menyangkut Nasip Petani Kelapa.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Inhil, Junaidi kepada wartawan, Kamis (13/9). Dinilanya permasalahan harga kelapa tersebut benar-benar harus dihitung dengan jelas, mulai dari hasil produksi hingga harga jual yang layak bagi produksi itu sendiri.

“Sekarang ini Timnya mana, siapa siapa saja anggotanya, apa yang akan dipantau dan bagaimana cara kerjanya ini yang akan kita tanyakan kepada pemerintah agar permasalahan ini benar benar dapat selesai dengan solusi yang tidak merugikan pihak manapun,” ujarnya.

Menurut Junaidi, saat ini harga kelapa hanya disesuaikan dengan naik turunnya harga minyak, padahal dari sebutir kelapa secara utuh. perusahan mendapatkan bermacam macam bahan dasar yang diolah lagi untuk produk lainya.

“Ini yang akan kita kaji ulang, mengapa selama ini perusahaan hanya membeli kelapa dengan melihat satu produk kelapa itu sendiri, padahal dari satu kelapa itu perusahaan mendapatkan bahan mentah untuk produk lainya mulai dari isi hingga kulitnya. Maka dari itu perusahan harus dapat memberikan harga yang layak untuk itu,” jelasnya.(fsl)




Jateng Harus Kubur Impian Ke Laga Semi Final

TEMBILAHAN- Tim futsal Jawa Tengah (Jateng) harus puas setelah bermain imbang 2-2 saat  menghadapi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada babak enam besar PON XVIII Riau di Tembilahan, Kamis (13/9).

Laga babak pertama kedua tim saling meperlihatkan permainan bagusnya, sehingga tidak satu gol pun yang tercipta. Memasuki menit ke 11 babak pertama, Kalsel, mendapat bola muntah dan melakukan tembakan keras, namun berkat kesigapan penjaga gawang
Jateng, bola tersebut mampu diantisipasinya dengan baik.

Kemudian tepat menit ke 17 babak pertama, pemain Jateng, Sharif, mampu melepaskan diri dari kawalan anak-anak Kalsel, namun sepakan yang mengarah ke kiri masih membentur mistar gawang, sehingga gemuruh para penoton langsung terhenti karena tidak membuahkan gol.

Hingga peluit panjang babak pertama yang di bunyikan wasit saat memimpin laga hidup mati ke dua tim ini skor kaca mata masih menjadi sajian pemain kepada ribuan penoton yang memenuhi gedung futsal tersebut.

Usai turun minum, tepatnya pada menit-menit awal ke dua tim saling bermain ngotot dengan melakukan beberpa tekanan dan jual beli
serangan. Ketika laga baru berjalan 4 menit, kiper Jateng, harus menangkap bola diluar kotak pinalti sehingga harus diusir wasit keluar lapangan. 30 detik setelah itu, salah seorang pemain belakang Jateng terkenan hands ball dan wasit menujuk titik putih tanda penalty.

Ari yang ditunjuk selaku algojo pengambil tendangan penalty, sukses memperdaya kipper Jateng sehingga kedududkan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Kalsel. Dua menit setelah gol pertama itu, Dwaris yang mendapat umpan langsung mengecoh kipper Jateng dan kedudukan berbubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Kalsel.

Ketinggala 2 gol, membuat anak-anak Jateng semakin meningkatkan tempo permainan alhasil beberapa kali tendangan nyaris menciptakan gol. Nasib baik memihak jateng, pemain Kalsel terpidana Hands Ball Lalu mendapat hadiah pinalti, dan kedudukanpun berubah menjadi 2-1. tidak puas dengan hasil itu, Jateng terus menekan dan Gita mampu
menyamakan kedudukan dengan skor 2-2.

Meski mampu menahan imbang Kalsel, namun Jateng harus puas karena tidak masuk ke babak semi final akibat selisih gol dari Kalsel. Lalu demikian Kalsel, yang lebih berhak mendapat tiket ke babak berikutnya dengan bertemu dengan DKI Jakarta.

Usai pertadingan, kedua tim saling melontarkan pujian, hanya saja beberapa keputusan wasit yang sedikit perlu menjadi catatan Jateng. Tapi apa boleh buat, semua keputusan menjadi wewenang perangkat pertandingan seperti wasit dan sebagainya.

“Artinya kemajuan futsal di tanah air bukan saja terletak pada para pemain, namun juga harus mendapat dukungan dari perangkat
wasit,”ungkap Manager Jateng, Sudibyo.

Sementara itu, Pelatih Kepala Kalsel Feri Irawan mengaku pertemuan kedua tim tersebut merupakan laga terburuk anak-anaknya. Ia menilai, ada beberapa atlitnya yang sempat kehilangan performa.

Dalam laga sebelumnya, DKI Jakarta berhasil memetik kemenangan dari Tim Futsal Jawa barat dengan Skor 4-3. (fsl)

(dro/1*)




Jabar Hujani Gorontalo dengan 10 Gol

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim futsal Jawa Barat hari ini memetik kemenangan mudah dari lawan tandingnya Gorontalo. Tidak tanggung-tanggung, Jabar dengan garangnya menghujani anak-anak asuh arifin Adrian dengan 10 gol.

Laga perdana di babak perempat final, Jabar dengan berkostumkan biru-biru tampak begitu bersemangat. Setiap serangan yang mereka bangun seakan begitu mudah menerobos jantung pertahanan gorontalo dan gol-pun kembali tercipta.

Gorontalo yang turun dengan kostum kuning hijau hari ini terlihat mati langkah. Serangan balasan yang coba mereka bangun selalu berhasil dipatahkan. Babak pertama, Gorontalo harus rela ketinggalan 2 gol tanpa balasan.

Memasuki babak kedua, semangat anak-anak jabar semakin membara. Pesta golpun tercipta. 8 kali kulit bundar berhasil menggoyang jala gawang gorontalo diiringi pekikan suporter seakan tiada terputus.

Ketinggalan 10 – 0, menjelang 2 menit akhir pertandingan, dengan perjuangan yang sangat berat barulah Gorontalo berhasil mendapatkan 1 gol. Sampai pertandingan usai, skor tercatat 10-1 untuk kemenangan Jawa Barat.

Mendapat kemenagan dengan angkagol menakjubkan ini, pelatih Tim Jabar menyatakan bahwa timnya saat ini dalam kondisi prima.

Tim futsal jawa barat yang berada di grup d pada laga akhir babak perempat final akan berhadapan dengan tim kuat dari dki Jakarta.  saat ini tim futsal jawa barat sudah mengantongi poin 3, sedangkan tim futsal gorontalo hanya mengantongi point 1 dan tim dki jakarta yang sama-sama berada di grup d hanya mengantongi point 1 setelah imbang 1-1 melawan gorontalo di pertandingan pertama babak perempat final selasa kemaren. (2*/dro)




Hindari Laka Lalin, Pemkab Diminta Relokasi Belokan Jalan

Tembilahan (www.detikriau.org) – salah satu belokan di jalan baharuddin jusuf, tepatnya di depan kantor dpc partai gerindra kabupaten indragiri hilir dikhawatirkan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. untuk menghindari terjadinya kerugian bagi pengguna jalan, masyarakat berharap pemerintah segera memindahkan belokan ini di tempat yang lebih sesuai.

berdasarkan penuturan seorang warga tembilahan, indra, setiap hari ia dan ribuan pengguna jalan melintasi jalan baharuddin jusuf. ia menilai, belokan jalan tersebut sebaiknya dipindahkan persis didepan persimpangan jalan kembang.”saya kira posisi belokan yang paling tepat dipersimpangan  jalan kembang.”nilai indra seorang pengguna jalan yang sempat dimintai tanggapan oleh detikriau.org, rabu (12/9).

selama ini, menurut indra, pengguna jalan dari arah barat jalan baharuddin jusuf yang akan menuju jalan kembang lebih banyak memintas dibelokan ini, walaupun mereka menyadari harus melanggar aturan dengan melawan arah sejauh lebih kurang 30 meter.

akibatnya, pengguna jalan dari arah jalan kembang dan pengguna jalan dari arah timur jalan baharuddin jusuf yang ingin menuju kearah barat, tentunya akan menimbulkan resiko tabrakan yang lebih besar. “bahaya tabrakan ini akan semakin besar disaat jam-jam sibuk. jika belokan ini bisa dipindahkan persis didepan persimpangan jalan kembang, saya yakin resiko tabrakan itu akan dapat diperkecil,” ujar indra memberikan masukan.

jusuf salah seorang pengguna jalan kepada detikriau.org bahkan mengakui dirinya pernah mengalami kecelakaan dilokasi tersebut. iapun meminta agar pemerintah segera menyikapi persoalan ini.”karena terburu-buru, saat itu saya agak kencang melarikan kendaraan. saya yang datang dari arah timur ( arah sungai beringin. red) karena ingin mendahului sebuah kendaraan roda empat dihadapan saya sama sekali tidak mengetahui ada pengguna jalan yang melawan arah. kecelakaan itupun tak dapat dihindari,” ujar jusuf sambil memperlihatkan luka bekas jahitan dibagian kaki dan lengan kanannya akibat kecelakaan yang dialaminya saat itu.

dari pantauan detikriau.org. apa yang disampaikan pengguna jalan ini sangat tepat. karena enggan membuang waktu memutar jalan dibelokan yang seharusnya (berjarak lebih kurang 300 meter) kebanyakan pengguna jalan berlaku nekad dan tidak memikirkan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya. celakanya, petugas lalu lintas kerap terlihat menjaga jalur ini hanya disaat pagi hari. padahal jalur ini dinilai sebagai salah satu jalur sibuk di dalam kota tembilahan. (Am)




Sumbar Bungkam Kalsel Dengan Kemengan Tipis

Tembilahan (www.detikriau.org) – Menghadapi Sumatra Barat, Tim Futsal Kalimantan Selatan yang notabenenya mendapatkan dukungan besar dari masyarakat kota Tembilahan dipaksa harus akui kekalahan tipis dengan skor 1-2.

Dalam laga tanding, rabu (12/9), Kedua Tim ini sama-sama memiliki kualitas dan materi pemain yang cukup baik, hanya saja keberuntungan lebih berpihak kepada tim futsal sumbar. hingga laga kali ini, terbilang laga adu gengsi ke dua pulau besar di indonesia.

diawal babak pertama, pola permainan dan serangan lebih banyak dukuasai oleh tim futsal kalsel. beberapa kali tekanan sempat merepotkan pemain bertahan sumbar. sehingga, penjaga gawang sumbar, harus berjibaku membendung gempuran anak-anak kalsel.
tepatnya pada menit ke 11 babak pertama, pemain tengah sumbar bermana ori,  diganjar wasit dengan kartu kuning karena melakukan
pelanggaran keras. Hingga peluit panjang tanda usainya babak pertama, skor 0-0 tidak berubah.
memasuki babak ke dua, tim futsal sumbar dan kalsel sama-sama meningkatkan tempo permainan, alhasil pada menit ke lima babak ke dua, pemain sumbar, ismail, berhasil melesakan sepakan keras kaki kananya hingga ke dudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sumbar.
ketinggalan 1 gol, anak-anak kalsel seakan tidak terima, terlihat sekali-kali penjaga gawangnya ikut membantu melakukan serangan. dengan demikian semakin merepotkan barisan pertahanan sumbar.

Namun dengan ketenangan disertai skill yang baik, tim futsal sumbar mampu membalikkan keadaan dan menambah pundi-pundi gol. kali ini, gol sumbar diciptakan melalui rahmad, yang mendapat umpan cantik pada menit ke 15 babak kedua dan kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan sumbar.
satu menit dari gol tersebut, anak-anak kalsel semakin mengganas, dengan serangan beruntun akhirnya mereka berhasil membalas gol ke dua sumbar, melalui kaki yendri dan kedudukan berubah menjadi 2-1.

7 detik menjelang laga usai, anak-anak kalsel hampir mampu menyamakan ke dudukan. hanya saja sumbar lebih diberikan keuntungan, bola berhasil dibendung sehingga laga ini harus ditutup dengan skor 2-1 bagi kemenangan sumbar.
usai pertandingan, pelatih kepala sumbar, syafrianto rusli, mengucapkan puji sukur kepada tuhan, karena sumuanya tidak terlepas
dari rencananya. “alhamdulillah, kemenangan ini merupakan hasil perjuangan anak-anak, pertandingan hari ini ini terbaik dan bersih
serta tidak ada masalah,”ungkapnya singkat.
syafrianto mengharapkan, bermain tanpa kekalahan tidak membuat anak asuhnya sombong, hingga lengah. dengan demikian laga selanjutnya tetap bermain enjoy tanpa beban dan tekanan.
sedangkan pelatih kalsel, mustohir arifin mengakui permainan tim sumbar sangat bagus, dan pertahanan timnya memiliki kelemahan hingga gawangnya berhasil dibobol sumbar. meski demikian dia menyebutkan, timnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
“kita masih memiliki kesempatan untuk lolos ke semi final. kami akan berusaha keras untuk menang saat melawan jateng besok,”ungkapnya optimis.(*1/dro)