Expos Investment Award 2012, Sekdakab Inhil Paparkan 8 Sektor Unggulan

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Expose dalam rangka Investment Award 2012, Selasa (9/10) di Balai Utama Kantor Bupati.

Expose tersebut memaparkan kondisi ril perkembangan pembangunan dan kondisi Potensi Sumber Daya Alam (SDA) serta beberapa sector lainya. Dimana usaha maksimal yang telah dilakukan Pemkab Inhil, sejauh ini akan dipresentasikan dihadapan tim penilai Prov Riau Expose Kab Inhil.

“Usaha yang kita lakukan ini merupakan upaya penciptaan iklim investasi yang kondusif, terutama dalam rangka menyambut penghargaan Investment Award 2012,”ungkap Sekdkab Inhi H Alimuddin RM, saat memaparkan expose Bupati Inhil.

Acara yang diselenggarakan di Balai Utama Kantor Bupati Inhil itu dihadiri para pejabat Eselon II, III dan VI dilingkungan Pemkab Inhil. Serta pihak perbankan, Swasta, BUMN. BUMD dan tim penilai Investment Award 2012 Provinsi Riau.

Adapun potensi SDA yang dimiliki Inhil, lanjut Sekda seperti sector Perkebunan, Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Peternakan, Industri, Pertambangan dan Energi, Kehutanan, Pariwisata dan terkahir adalah sektor Perdagangan. Delapan sektor  tersbeut menurut Sekda, merupakan beberapa potensi alam Inhil yang bisa diandalakan.

“Pertumbuhan dan perkembangan investasi di Inhil, sepanjang tahun terus mengalami peningkatan dan perkembangan dengan pesat di segala sektor. Semua itu tidak terlepas dari dukungan dan komitmen pemerintah yang pro-investasi dan kepercayaan masyarakat  /swastya dalam menanamkan investasinya yang ditunjang pula dengan sumber kekayaan alamnya,”terang Sekda.

Sementara itu Tim penilai Pemrov Riau Sibutar-butar mengatakan ada delapan indikator penilaian Investment Award, yaitu Kelambagaan. Keamannan, Penegakan Hukum dan Kepastian Hukum. Peraturan Daerah (Perda). Komitmen dan kebijakan Pemerintah Kab Inhil. Infrastruktur Daerah. Sistem Informasi. Promosi Informasi dan terkahir Nilai Investasi.(*1)




Besok, BLH Inhil Kunjungi PKS

Terkait Persoalan Kebocoran Kolam Limbah Pabrik —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir, rabu (10/10) agendakan akan turun ke lokasi Pabrik Keritang Sawit (PKS) di Desa Keritang Hulu Kecamatan Kemuning. Agenda ini dilakukan terkait terjadinya kebocoran sumur pengolahan limbah PKS.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BLH, Kab. Inhil, Darussalam kepada detikriau.org, selasa (9/10). “Kita akan lihat apakah benar limbah yang mencemari perairan setempat berasal dari kebocoran kolam penampungan limbah mereka,” Ujar Darussalam.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Kehutanan Kab. Inhil ini juga membenarkan bahwa tindakan pidana bisa saja diberikan. ”yang jelas besok kita akan lihat langsung ke lokasi, sesuai aturan undang-undang, sanksi pidana tentu saja bisa diberlakukan,” Tegas Darussalam.(dro/*0)




Purek I, II dan III, Kepala UPT LPPM, Pembantu UPT Perpustakaan, serta Pejabat Pembantu Deka I FKIP UNISI Resmi di Lantik

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Tiga Pejabat Pembantu Rektor (Purek) dan  Dua Pejabat Kepala UPT serta Pembantu Dekan I Universitas Islam Indragiri Resmi dilantik, Selasa (9/10).

Pelantikan ini didasari oleh surat keputusan Rektor Universita Islam Indragiri, No KPTS.083/Unisi/A/X/2012.   Rektor Universitas Islam Indragiri (UNISI) Prof.DR.H.Sufian,SH.,M.si, melantik secara langsung Pejabat Pembantu Rektor (purek) I, II dan III Unisi, Pejabat Kepala UPT LPPM, Pejabat Pembantu UPT Perpustakaan, serta Pejabat Pembantu Deka I FKIP yang dilaksanakan di Aula rektorat Unisi, Tembilahan.

Pejabat Universitas yang dilantik tersebut yakni, Pembantu Rektor I DR. Edi Susrianto IP. S.Pd., MPd mengantikan DR.Ririn Handayani S.Ip.MM, Pembatu Rektor II Kasmarudin S.Pi.M.Si mengantikan H.Jahrona Harahap S.SOS.MM, Pembantu Rektor III H.Yunus Hasbi S.sg.M.Ag.MH mengantikan Kasmarudin S.Pi.M.Si.

Sedangkan untuk Pejabat Kepala UPT LPPM yang baru dijabat oleh H.Abdullah. S.Kom.M.Kom menggantikan Akbar Alfa ST.MT, Kepala UPT Perpustakaan yang baru Gunawan Syahrantau SP.M.MA menggantikan H.Abdullah. S.Kom.M.Kom. sementara itu Pejabat Pembantu Dekan I FKIP yang baru dijabat oleh Edi Erdian. SS.M.A yang menggantikan DR. Edi Susrianto IP. S.Pd.

Dalam amanatnya, Rektor UNISI Prof.DR.H.Sufian,SH.,M.si berharap para pejabat baru tersebut dapat bertugas dengan baik sehingga bisa mengangkat UNISI lebih baik lagi ke depan dan siap bersaing dengan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Riau dalam menciptakan SDM yang berkualitas.(dro/*0)




Dir Binmas Polda Riau Hadir Sebagai Pemateri Sosialisasi Supervisi Polmas/Bhabinkamtibmas di Polres Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si, Selasa (9/10) bertempat di Aula Polres Inhil  secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Supervisi Polmas/Bhabinkamtibmas oleh Dir Binmas Polda Riau

Hadir pada acara tersebut AKBP M.Yunus salah satu nara sumber dari Binmas Polda Riau, para Kabag di Jajaran Polres Inhil, Kasat dan seluruh Kapolsek serta personil Polres Inhil serta tokoh masyarakat  baik dari Tembilahan dan perwakilan daerah

Dalam sambutannya, Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si mengatakan sebagai upaya mewujudkan terciptanya keamanan serta  ketertiban di masyarakat, Polisi tidak bisa bekerja sendiri. selain keterbatasan jumlah personil polres Inhil  juga persoalan letak geografis Inhil yang tidak bisa terjangkau dengan mudah. Oleh karenanya, peran masyarakat sangat diperlukan.

“Peran masyarakat sangat di perlukan untuk bisa bekerjasama dengan Polisi, termasuk memberi informasi bila terjadi adanya gangguan keamanan dalam lingkungan masyarakat. Dengan upaya itu, Polisi bisa segera melakukan antisipasi.”kata Kapolres

AKBP M.Yunus dari Binmas Polda Riau dalam arahannya menjelaskan bahwa sesuai dengan adanya reformasi Birokrasi Polri gelombang II tahun 2011-2014, di titik beratkan pada program dan kegiatan tentang peningkatan kualitas pelayanan publik, salah satunya adalah meningkatkan fungsi Binmas yang sudah ada

Menurutnya peran Bhabinkamtibmas di setiap Kecamatan hingga ke kelurahan dan desa, pada dewasa ini sangat perlu dilaksanakan dengan maksud agar Polisi dekat dan berada di tengah-tengah masyaratkat, sehingga dapat meningkatkatkan kegiatan supervise Polmas untuk menampung aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan Kamtibmas di setiap wilayahnya masing-masing

“Untuk mencapai hal tersebut diatas diperlukan adanya langkah-langkah yang kongkrit, yang bisa menyentuh ke masyarakat secra langsung serta melakukan pembinaan dan kerjasama yang baik.”ujar AKBP M.Yunus

Masih kata AKBP M.Yunus, dalam mencapai terwujudnya Babinkamtibmas di lingkungan masyarakat diperlukan mapping terhadap kakerda sesuai dengan tingkat kerawanan potensi masyarakat dan sumber daya pendukung, termasuk pola-pola yang bisa menyentuh ke masyarakat. Dengan semua itu diharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan aparat.(dro/rls)




Tiga Kandidat Berikan Pendapat Tentang Perbaikan Dunia Pendidikan Inhil

Debat Kandidat Balon Bupati dan Wakil Bupati Inhil 2013-2018 oleh IKA STAI Auliaurrasyidin Tembilahan —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Debat Kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kab. Inhil periode 2013 – 2018 yang diprakarsai oleh Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (IKA STAI) Auliaurrasyidin Tembilahan dihadiri oleh tiga orang kandidat Balon. Isu perbaikan pendidikan menjadi barang jual terlaris dalam acara debat yang dilaksanakan di Aula Hotel Ar-Rahman I ini. Senin (8/10/2012)

H. Ramli Walid yang mendapatkan kesempatan pertama memberikan pemaparan program unggulannya mengangkat isu tentang masa depan pemuda dan pendidikan Inhil kedepan. Dalam pandangannya, Kepala Bappeda Provinsi Riau ini memberikan penilaian bahwa beberapa persoalan yang masih harus dibenahi adalah terkait dengan masih rendahnya sarana fisik pendidikan, rendahnya kualitas dan kesejahteraan guru, rendahnya prestasi siswa, masih rendahnya kemampuan orang tua untuk memberikan pendidikan anak-anak mereka dikarenakan keterbatasan ekonomi serta ia juga menilai masih rendahnya relevansi lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha.

Dibidang kepemudaan, Ramli menilai perlunya untuk menumbuhkan agar setiap generasi muda untuk memiliki sikap jujur, adil, bertanggungjawab, disiplin, memiliki pandangan kedepan serta harus memiliki sikap kepedulian.

H. M. Aziz, Kabid Haji Kemenag Provinsi Riau diawal penyampaian programnya menyatakan bahwa ketertarikan untuk maju sebagai Balon Bupati Inhil lebih dikarenakan rasa keprihatinan terutama terus merosotnya dunia pendidikan Inhil. jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat Inhil dirinya berjanji akan mengelola pendidikan dengan baik.

Menurut mantan Kemenag Inhil ini, pengelolaan pendidikan yang benar haruslah sesuai dengan pola pendidikan nasional. Sayangnya dirinya tidak memapaparkan secara terbuka dan dibarengi dengan alasan yang jelas tentang system pendidikan yang benar itu sendiri.

Kemas Yusfery, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri yang dikabarkan akan maju sebagai Wakil Bupati Inhil ini lebih memandang pembenahan dunia pendidikan dalam dua kriteria. Pertama, menurutnya pemerintah harus mampu menyediakan pendidikan murah dan berkualitas serta perlunya untuk fokus terhadap output dari pendidikan itu sendiri secara nyata.

Oleh karenanya untuk mencapai semua itu, kemas menilai perlu suatu langkah yang bijak untuk menggandeng agar APBD lebih berfokus kepada masyarakat. APBD menurutnya adalah sebuah sarana untuk menginplementasikan sebuah perubahan.

Dalam kesempatan itu, Kemas menyatakan keinginan kuat dirinya untuk mengikuti perebutan kursi pemimpin Inhil dilatarbelakangi dengan sebuah gagasan dibenaknya yang dinilainya akan mampu mengantar Inhil kearah Berjaya dan gemilang.

Debat Kandidat Inhi selain dihadiri oleh tiga orang kandidat balon juga dihadiri oleh Asisten I Setdakab Inhil, H. Said Ismail, Kepala Badan Kesbangpol Inhil, Tantawi jauhari, Akademisi, LSM dan Ormas di Inhil. (dro/*0)




Pemkab Inhil Evaluasi Capaian PAD Satker dan Kecamatan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Inhil, menggelar rapat koordinasi dan evaluasi PAD PBB di Kabupaten Inhil. Rapat ini dimaksudkan untuk mengevaluasi sejauhmana capaian kinerja dalam pendapatan daerah yang menjadi tanggung jawab masing-masing satuan kerja dan kecamatan hingga 30 September 2012.

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Kab Inhil tersebut, disampaikan bahwa PAD Kabupaten Inhil saat ini telah terealisasi sebesar 88,28 persen dengan kata lain dari target 49.453.520,. saat ini telah terealisasi sebesar 45.155.761.980,.  seperti yang disampaikan Kadispenda Kabupaten Inhil, Fajar Husin,  kepada Haluan Riau selepas acara rapat koordinsasi tersebut.

“Jadi hari ini kita telah menyampaikan hasil kerja dan mengevaluasi kinerja kita selama ini, dari PAD saat ini terhitung hingga 30 September 2012, telah terealisasi sebesar 88,28 persen,” jelasnya.

Namun meski demikian lanjut Kadispenda, hingga saat ini masih ada beberapa satuan kerja dan Kecamatan yang realisasi penerimaanya dibawah 50 persen, namun hal tersebut dinilai masih bisa dikejar hingga akhir tahun 2012.

“Memang ada beberapa satuan kerja kecamatan yang realisasinya masih dibawah 50 persen, namun tadi dihadapan pimpinan rapat mereka menyanggupi untuk merealisasikan PAD sesuai dengan target sampai dengan akhir tahun ini,” jelasnya.

Kadispenda juga sempat menyebutkan, khusus untuk pajak Bumi dan Bangunan terhitung 1 Januari 2014 nanti sudah menjadi pajak daerah Dinas Pendapatan, sebelum jatuh tempo tersebut saat ini Dispenda tengah mempersiapkan prasarana dan sumber daya manusia.

Rapat yang dilaksanakan di Aula Inhil Busines Center jalan Hangtuah Tembilahan itu dihadiri kepala Dinas, Badan, Kantor kabag lingkup Pemda Inhil dan camat sekabupaten Inhil.(dro/*0)