Kejar Target, Perekaman e-KTP dilaksanakan Tanpa Libur

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir mentargetkan hingga akhir oktober, rekam e-KTP mencapai progress minimal 80 persen.

Hingga per tanggal 13 September lalu, Progres pengerjaan e-ktp Kabupaten Inhil baru mencapai angka 42 persen, untuk mengejar ketertingalan tersebut, pihak Disdukcapil setelah melakukan koordinasi dan menginstruksikan kepada semua Pokja Kecamatan dan Desa-Desa untuk tetap melakukan perekaman di hari libur.

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian Disdukcapil Kab. Inhil, Djamilah saat ditemui diruang kerjanya akhir pekan kemaren.

“Hal ini kita lakukan untuk mengejar progress minimal yang sudah dicanangkan,” ujarnya.

Menurut Djamilah, untuk mendukung suksesnya target, disamping 2 peralatan Mobil Enrollment yang ada saat ini, Disdukcapil juga kembali akan mendapatkan 3 peralatan serupa. Hal ini dimaksudkan agar lebih mudah untuk melakukan perekaman hingga ke pelosok desa secara jemput bola.

“semua Camat sudah kita hubungi baik via telpon dan sms untuk dapat mengejar progress ini. kita berharap masih sanggup mencapai progress hingga akhir oktober ini,” pungkasnya Djamilah yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten III Setdakab Inhil ini. (dro/*0)




Ikuti Seminar Nasional dan Musyawarah Ke- 9 DPW 1, UNISI Utus 2 Mahasiswa

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ikuti Seminar Nasional dan Musyawarah ke 9 DPW 1 Perhimpunan Organisasi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Tingkat Nasional di Logsumawe Banda Aceh, Universitas Islam Indragiri (UNISI) mengutus dua orang mahasiswanya Unisi mentargetkan untuk dapat terpilih sebagai Ketua DPW 1 Wilayah Sumatra.

Keberangkatan Dua orang mahasiswa tersebut langsung dilepas oleh Pembantu Rektor (Purek III) Unisi, Yunus Hasbi S.sg.M.Ag.MH, pihak Yayasan Tasik Gemilang yang diwakili Rusman Yatim, Presiden Mahasiswa dan Pembantu Dekan serta kaur kesiswaan Universitas Islam Indragiri minggu (14/10) pagi kemaren.

Dalam Sambutannya, Purek III mengatakan bahwa keberangkatan kedua Mahasiswa yang menjadi utusan yakni Indra Jaya dan Sutarjo, dinilai perlu untuk diberikan dukungan khususnya Universitas. Menurutnya, ini sebuah peluang bagi Mahasiswa UNISI untuk menunjukkan diri di kancah Nasional.

“kalau prestasi itu mampu diraih, tentunya akan memberikan keharuman nama Universitas sekaligus nama,” ujarnya.

Sutarjo dan Indra Jaya akan berada di Aceh selama Empat hari dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang akan dimulai pada tangg16 hingga 19 Oktober.(dro/*0)




TK dan MDA Faturrahman Laksanakan Praktek Manasik Haji

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– TK dan MDA Faturrahman, Minggu pagi (14/10) melaksanakan kegiatan manasik haji yang dipusatkan di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan ibadah rukun Islam yang kelima ini kepada para siswa dan siswi.

 

Pantauan lapangan, kegiatan ini sudah mulai berlangsung sekitar jam 7.45 Wib. Dimana siswa siswi harus menggunakan pakaian Ihram yang tidak berjahit untuk laki –laki. Sedangkan siswi harus menggunakan mukena dan pakaian yang menutup aurat.

 

Kegiatan manasik haji ini dimulai dengan pembagian siswa ke dalam masing-masing kloter. Selanjutnya siswa mulai melaksanakan kegiatan manasik haji, seperti Thawaf, Wukuf, Sa’i, melontar Jumrah dan juga tahallul (menggunting rambut untuk laki-laki). Sedangkan praktek ibadah haji lainnya seperti bermalam di Mina  tidak dilaksanakan.

 

Kepsek Faturrahman Yusmiati MPdI, dalam sambutannya mengatakan kegiatan manasik haji ini adalah program yang dicanangkan pihak sekolah sejak jauh-jauh hari. Tentunya dengan harapan, siswa-siswi mengenal pelaksanaan kegiatan ibaah haji berikut prakteknya di lapangan.

 

“Tidak lama lagi kita akan masuk ke bulan Zulhiijah, dimana pelaksanaan ibadah Haji dilaksanakan. Bagi kita dengan praktek semacam ini siswa benar-benar mengerti dengan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.

 

Sementara itu salah seorang wali murid Ramayani mengungkapkan, ia sangat mendukung praktek seperti ini. Ibadah haji menurutnya cukup sulit diajarkan kepada anak, tampa menggunakan media yang jelas. Jadi memang harus dilakukan dengan pelaksanaan praktek langsung di lapangan.

 

” kita mendukung kegiatan ini. Karena belum tentu saya bisa mengajarkan kepada anak tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji,” terangnya.

 

Kegiatan manasik haji tampaknya disambut gembiara para siswa dan siswi. Apalagi usai pelaksanaan praktek mereka mendapat kado berupa replika air zam-zam, buah korma dan makanan ringan dari pihak sekolah.(dro/*2)




Kelompok Penggagas Musdalub Golkar Riau Dinilai tidak dilandasi AD/ART Partai dan tidak Resmi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Ketua Bidang Humas dan Infokom DPD I Partai Golkar Riau, Abu Bakar Sidiq nyatakan bahwa desakan Musdalub Golkar Riau adalah buah tekanan dari kelompok-kelompok berkepentingan terkait pemilihan Gubernur Riau tahun 2013 mendatang. Bahkan dengan tegas dirinya menuding gerakan kelompok di Internal Partai Golkar itu tidak dilandasi AD/ART partai.

Dalam kesempatan itu, Abu bakar juga mengatakan bahwa kelompok yang menggerakkan Musdalub sebagai kelompok tidak resmi karena tidak satupun yang mengantongi surat resmi dari DPP.”Tidak benar ada surat dari DPP untuk mengadakan Musdalub. DPP tentunya tidak akan menerima informasi dari satu pintu saja. DPP juga intens  berkomunikasi dengan ketua DPD,” Kata Abu Bakar yang juga Sekretaris Komisi C DPRD Riau ini, jum’at (12/10) di Gedung DPRD Riau kepada wartawan.

Abu juga menyatakan sudah melakukan cross check akan adanya ancaman Musdalub itu. Hasilnya tidak ada satupun yang resmi dan sesuai dengan AD/ART partai selain permainan kepentingan sekelompok orang.

Ditambahkan Abu, Musdalub bisa digelar jika ketua DPD Golkar-nya berhalangan tetap seperti mengundurkan diri, sakit, dipenjara atau meninggal dunia. Alasan lainnya, jika ketua DPD telah melakukan pelanggaran AD/ART partai. Sementara menurutnya, ketua DPD Golkar Riau saat ini tidak adasatupun memenuhi persyaratan untuk dilakukannya Musdalub.

Sebelumnya, beredarnya kabar akan digelarnya Musdalub Sekalilgus menunjuk Darul Siska sebagai Plt Ketua DPD I Partai Golkar Riau juga mendapat reaksi keras dari ketua DPD II Golkar Kuantan Singingi, Sukarmis.

Sukarmis mengecam, kalau memang benar DPP mengeluarkan kebijakan seperti itu, dirinya meminta agar Aburizal Bakri mundur sebagai Ketua Umum DPP karena dinilainya Ical hanya menjadi perusak partai Golkar.” Ah. Itu cara tidak benar. DPP itu jangan seperti Tuhan, Itu bisa menghancurkan Golkar.” Protes Sukarmis saat dihubungi riauterkini melalui sambungan telepon selular,Jum’at (12/10)

Sukarmis juga membatah dengan tegas adanya tudingan kepada Ketua DPD I Partai Golkar, Indra M. Adnan tidak cakap memimpin. Ditegaskan Sukarmis, kepemimpinan Indra Bagus, Program Partai Jalan semua.

Ketua DPD I partai Golkar Riau, Indra M Adnan dengan tegas menyatakan bahwa tuntutan Musdalub adalah sebuah penzoliman terhadap dirinya. Indra menyatakan tidak ada alasan untuk digelarnya Musdalub. “Kalau tidak ada Pilgubri tahun depan, saya yakin tidak ada gerakan untuk Musdalub ini,” Ujar Indra memberikan komfirmasi kepada riauterkini.com, rabu (10/10) kemaren.

Indra juga menyebutkan ada tiga kubu yang ingin mendongkel dirinya  sebagai ketua DPD I Golkar Riau yakni kubu Anas Ma’mun, kubu Herman Abdullah dan Kubu HM. Harris,”ketiga kubu itu dengan kepentingannya masing-masing”tuding Indra.

Karena merasa dirinya sebagai korban ketidakadilan, Indra nyatakan harus menuntut keadilan dan akan menggugat SK Musdalub. Tidak hanya DPP tetapi juga termasuk DPD II yang turut mengusulkan musdalub.

Indra juga menepis akan tudingan 9 DPD II yang menyebut kepemimpinannya tidak jalan dengan indikasi jarang berada di Riau. Dirinya sekarang sedang dalam pendidikan Lemhanas dan diakuinya ijin mengikuti Lemhanas sudah mendapatkan persetujuan dari Ketum DPP Golkar, Aburizal Bakrie

Meskipun selama 9 bulan ikut Lemhanas, Indra mengatakan kalau dirinya tetap menjalankan tugas-tugas kepemimpinan. Seperti menghadiri sejumlah kegiatan partai di Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kampar, Dumai dan Taluk Kuantan. “Hampir setiap pekan saya ke daerah untuk menjalankan tugas kepartaian. Jadi, tidak benar kalau saya tidak memimpin dengan baik,” tolaknya. (dro/rtc/harian vokal)




Disnaker Taja Diklat Teknisi Handpone

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknisi hand pon.

Kepala Disnakertrans Inhil, H Hafitsyah, mengharapkan usai mendapatkan pendidikan, para peserta mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja. Sebab, diklat itu merupakan program pihaknya antara lain bertujuan meningkatkan sumber daya manusia (SDM), sehingga para pencari kerja (Pencaker) mampu mengimplemintasikanya.

“Dilat ini salah satu program kita dalam rangka menciptkan lapangan pekerjaan dan meminimalisir tingkat pengangguran khusunya di Inhil,” katanya Jumat (12/10)

Namun hal yang paling penting, lanjut Hafitsyah bagaimana nantinya perserta mampu mengimplemintasikan dilapangan. Sehingga, mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan penghasilan secara berkelanjutan. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 30 hari kalender tersebut diharapkan benar-benar memberikan kontribusi besar bagi calon pencaker.

“Setidaknya, mereka mampu berkarya dengan baik. Dan mempraktekkan transfer ilmu yang sudah didapat selama mengikuti pelatihan,”harap Hafitsyah.

Selain mengadakan diklat teknisi HP, pada tahun ini Disnakertrans juga menggelar diklat service sepeda motor. Dimana setelah itu, peserta akan diberikan alat perangkat kerja dan sertifikat yang nantinya mampu membawa mereka ke dunia usaha serta lapangan pekerjaan.(*1)




Dua Kepala Dinas Hadiri Pembukaan Sepakbola Pelajar

TEMBILAHAN (detikriau.org)– Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Indragiri Hilir (Inhil) H Fauzar, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil, H Muktar T, Kamis (11/10) sore membuka Kejuaraan Sepakbola Tingkat SLTA sederajat di Stadion Sungai Beringin Tembilahan. 

Dalam sambutanya, Fauzar menyatakan apresiasi setingi-tingginya, karena para pengagas telah mampu menggelar kegiatan positif. Sebab, melalui kegiatan positif, dia optimis para pelajar tidak akan melakukan berbagai kegiatan negatif, sebagai mana yang terdapat di kota-kota besar lainya.

“Kami saja belum pernah memikirkan hal semacam ini. ini merupakan hal yang sangat positif dan perlu mendapat dukungan penih dari pemerintah,” katanya.

Dia juga berpesan, seandainya Inhil dimasa mendatang memiliki klub-klub sepakbola yang mampu bertarung diajang nasional, sekiranya tetap meperhatikan anak-anak lokal yang memilki sekil dan kemampuan sepak bola yang cukup baik.

“Bisa kita buktikan, bahwa daerah kita juga banyak memilki atllet muda yang beprestasi. Bisa kita lihat dari antusias masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini,”tutur mantan kepala Bappeda Inhil itu.

Sementara itu Ketua Panitia Ujang Razak, pada kesempatan serupa menyatakan peyelenggaraan sepakbola pelajar setingkat SLTP pertama kalinya di Kota Tembilahan itu, digagas dalam rangka meningkatkan motifasi masyarakat Inhil, khusnya di dunia dibidang persepakbolaan.

Sebelum laga pertama antara SMP Muhamaddiyah melawan SMPN 1 Tembilahan, trelebih dahulu dilakukan penendangan bola pertama oleh Kepala Disporabudpar Inhil, H Muktar T. Kemudian pertandingan terseburt dimenangkan oleh SMPN 1 Tembilahan dengan skor 6-1.

Adapun sekolah-sekolah yang terlibat dalam kejuaran tersebut, antara lain SLTP sederajad yang ikut serta. Diantaranya, SMP PGRI Tembilahan, MTsN Tembilahan, SMPN 3 Tembilahan, SMPN 3 Tembilahan Hulu, SMPN 1 Tembilahan Kota, SMP Muhamaddiyah, SMPN 1 Tembilahan Hulu, SMPN 2 Tembilahan Hulu dan SMP Budi Daya Tembilahan. (dro/*1)