Tanyakan Kepastian Temui Dirjen Pertanian RI, Tim 9 Kembali Turun Ke Tembilahan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Esok, Senin, (19/11) perwakilan petani kelapa Tiga Kecamatan (Tim 9) akan kembali mendatangi Komisi II DPRD, Dinas Pekebunan dan Asissten II Setdakab Inhil.

Menurut Ketua Tim 9, Mahyudin, kedatangan ini dimaksudkan untuk mempertanyakan rencana keberangkatan ke Jakarta menemui Dirjen Pertanian yang sampai hari ini tidak ada kejelasan.

“Hari ini, Minggu (18/11) saya bersama lima anggota tim Sembilan berangkat ketembilahan, kita ingin mempertanyakan sekaligus meminta kepastian kapan rencana untuk menemui Dirjen Pertanian di Jakarta  ditindaklanjuti” Jelas Mahyudin.

Sesuai hasil keputusan dalam pertemuan terakhir, ditambahkan Mahyudin, keberangkatan direncanakan pada awal November 2011 kemaren. Namun hingga melewati pertengahan Bulan November, rencana itu sama sekali belum ada kejelasan tindaklanjutnya.

Dalam kesempatan komfirmasi ini, Mahyudin kembali menyampaikan rasa kecewaan dengan Pemkab Inhil yang dinilai masih setengah hati dalam memperjuangkan nasib petani kelapa. Pasalnya hingga saat ini beberapa kali mediasi dinilai hanya menghasilkan kesepakatan di dalam ruangan tanpa  ada realisasi dan bukti keberpihakan kepada nasib para petani.(dro/*0)




PC M-NU Gelar Festival Syair Kasidah Maulid Al-habsyi dan lomba Daiyah Cilik

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1434 H, Pengurus Cabang (PC) Muslimat Naudatul Ulama (M-NU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang bekerja sama dengan Majelis Taklim Ahbabul Musthopa menggelar Festival Syair Kasidah Maulid Al-habsyi dan lomba Daiyah Cilik.

 

Ketua panitia Hj Masnun, mengatakan terselenggaranya kegiatan tersebut sudah merupakan program kerja PC Muslimat NU Inhil. Sehingga, pada kesempatan ini sebanyak 17 kelompok majelis se Tembilahan dan Tembilahan hulu ambil bagian untuk memeriahkan acara peringatan hari besar islam (PHBI) di Inhil.

 

“Sedangkan untuk Daiah ciliknya, diikuti 32 peserta,”katanya Ahad (18/11). Dia mengatakan, mudah-mudahan kedepan para Dai Cilik (Dacil) yang benar-benar memilki potensi dapat dibina lalu bisa menjadi penerus para Daiya-daiyah yang lebih senior.

 

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Inhil, Hj Sri Mulyani, dalam sambutanya menyampaikan festival kasidah mauled Al-habsi dan lomba dacil merupakan upaya meningkatkan dan mengembangkan syiar agama Islam yang lebih luas terutama khususnya di Negeri Seribu Jembatan.

 

Apalagi dia melihat cukup banyak potensi anak-anak peserta dacil dan peserta festival syair kasidah maulid al-habsyi yang melibatkan diri pada ajang kali ini. “Kita mengakui bahwa belakangan ini keberadaan para daiyah-daiyah sudah mulai langka keberadaanya. Maka dari kegiatan ini kita berharap bisa melahirkan Ustazah baru yang bisa menyebarluaskan syiar agam islam dimuka bumi ini,” ungkapnya.

 

Setidaknya, ditegaskan Sri, melalui kegiatan yang bermanfaat itu kenakalan kalangan remaja yang beberapa waktu belakangan ini sering terjadi diberbagai daerah dan kota dapat diminimalisir. Karena kalau tidak dicegah dengan mengadakan kegiatan positif dampaknya bisa merugikan orang lain terutama mereka (kalangan remaja, red) itu sendiri.

 

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Inhil, Raja Rida Indarwati, yang pada kesempatan itu mewakili Bupati Inhil, menambahkan betapa pentingnya kegiatan tersebut, apalagi ditengah-tengah dampak globalisasi saat ini. Melalui tahun baru Islam ini Rida, juga mengatakan merupakan momen untuk kaum muslimin dan musilmat untuk menperbaiki diri.

 

“Ini adalah kesempatan bagi kita umat islam untuk mengintrofeksi diri. Maka kita optimis, perkelahian antar pemuda diberbaga daerah akan menurun bahkan bisa tidak ada sama sekali, kalau pembinaan  dan perhatian kaum muda oleh berbagai pihak terutama orang tua lebih ditingkatkan,” saranya.

 

Sebab dalam hakikatnya, Rida menyatakan untuk agama Islam, anak dilahirkan dalam keadaan suci tanpa setitik warnapun. Lalau apa yang diperbuatnya lebih besar pada pengaruh didikan para orang tuanya masing-masing.

 

Untuk juara I perlombaan daiyah cilik, jatuh pada peserta bernama Robi’ah Adawiyyah utusan peserta MDA Al-munawarah Tembilahan. Sedangkan nomor II, yakni Anisa Ananda Zahriah, selanjutnya peringkat ke III Qurratur ‘Ayuni utusan An-Nur AL Hadar.

 

Sedangkan festival kasidah mailud al-habsi, juara pertamanya diperoleh Majelis Taklim Hidayatul Iklas, dari Tembilahan Hulu. Juara II majelis taklim Al-hasanah dari Tembilahan dan juara III diperoleh majels taklim Al-furkon Tembilahan  Hulu.(dro/*0)




Bupati Diwakili Asisten II Buka Kemda Ke-I Kab Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) — Rabu, 14 November 2012, Bupati diwakili Asisten II Setda Kab. Inhil, H. Syafrinal Hedy membuka secara resmi Kompetensi dan Expo Madrasah (kemda) Ke- I Kab.Inhil yang berlangsung di halaman MAN Tembilahan Jalan pelajar Tembilahan. Dalam amanatnya Bupati Inhil yang dibacakan Asisten II berharap kegiatan ini tetap berkesinambungan dimasa yang akan datang.

Dalam amarannya Bupati menyatakan bahwa Sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, dituntut agar selalu menciptakan keseimbangan antara pembinaan aspek akademis dan non akademis dengan membuka program dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada setiap siswa untuk mengembangkan kreatifitas dan prestasinya dibidang olahraga dan seni, maupun dibidang lainnya yang dianggap perlu sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun masyarakat yang lebih luas.

Lebih lanjut Bupati  menyampaikan bahwa pembangunan dibidang olahraga dan seni sama halnya dengan  membangun generasi muda, karena pemuda dan olahraga ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan sehingga pembinaan dan pengembangannya perlu dilakukan secara terpadu dan kolaboratif. Prestasi olahraga dan seni merupakan pencerminan prestasi generasi muda, demikian juga sebaliknya, prestasi generasi muda dapat diukur melalui prestasinya dibidang olahraga dan seni.  Namun demikian perlu juga disadari bahwa suatu prestasi dapat dicapai apabila senantiasa dilakukan pembinaan dan pengembangan yang terprogram dan terencana secara berjenjang dan berkesinambungan  serta didukung oleh semua elemen.

Bupati  menyatakan sangat menyambut baik dan positif Kegiatan KEMDA ke-1 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2012 ini, “Saya yakin dan optimis bahwa pelaksanaan KEMDA ini akan menjadi langkah strategis bagi kita untuk meningkatkan motivasi pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni di Kabupaten Indragiri Hilir. Saya berharap, agar pelaksanaan KEMDA ini dapat dilakukan secara periodik dan berkesinambungan, mengingat KEMDA ini disamping sebagai media seleksi dan kompetisi sehat bagi siswa yang berbakat, tetapi juga berfungsi sebagai media  apresiasi dan rekreasi bagi siswa dan masyarakat.” Pesan Bupati.

Kepada Panitia pelaksana, Bupati berpesan agar bekerja secara professional dalam melaksanakan tugas sesuai seksinya masing-masing, agar seluruh kegiatan dapat terkoordinir dengan baik. Begitu juga kepada peserta lomba Bupati berpesan agar senantiasa menjaga kekompakan dan sportifitas selama kegiatan ini berlangsung, sehingga semua rangkaian kegiatan KEMDA ini dapat berjalan aman dan lancar tanpa kendala.

Semetara itu, Panitia pelaksana, H. Kursani menyatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan KEMDA I ini diantaranya untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan jasmani siswa agar selaras dan seimbang, merangsang perkembangan sikap, mental dan emosional.” Disamping itu tentunya diharapkan juga dapat lebih meningkatkan dan mempererat hubungan persahabatan dan ukhuwah Islamiyah antara siswa Madrasah dalam mengembangkan bakat dan minat olahraga dan seni para siswa serta  untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri.” Ujar H Kursani.

KEMDA I Kab.Inhil direncanakan akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 14 hingga 16 November 2012 bertempat di MTsN dan MAN Tembilahan. Adapun beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain Bola Volly, Tennis Meja, Sepak Takraw,
Cabang MTQ dan Pidato tiga bahasa. (rls)




Ketua APDESI Inhil Amini Desakan Pembenahan Pengurus

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Adanya desakan dari beberapa anggota Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (ABPESI) Kabupaten Inhil untuk segera diadakannya Musyawarah Abdesi Inhil, Ketua Abdesi Inhil Hasanudin menyatakan tidak keberatan. Baginya selagi kegiatan tersebut adalah yang terbaik untuk organisasi, hal itu memang perlu untuk dilakukan.

“Tidak masalah, mengapa tidak, Apdesi memang perlu melakukan perubahan demi ke eksisannya. Lagian memang sudah seharusnya Apdesi ini melakukan perubahan kepengurusan organisasi,” jelasnya.

Saat ini ia mengaku bahwa pihaknya memang sudah melakukan koordinasi  terkait rencana musyawarah tersebut, karena pada umumnya setiap kepala desa yang ada pastilah ingin yang terbaik untuk daerahnya khususnya organisasi sendiri.

“asalkan organisasi ini bebas dari unsur politik baik dari sistimnya maupun dari para pemikiran anggotanya sendiri, karena Apdesi adalah organisasi independen” tuturnya.

Terkait dengan desakan itu sendiri, Hasanudin tidak banyak menanggapi, menurutnya masa pergantian memang sudah sepatutnya dilakukan. “Sudah masanya. Saya tidak ada masalah. Secara pribadi saya juga masih banyak kegiatan yang saya nilai jauh lebih penting bagi saya daripada mengurus APDESI,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Sungai Berapit Kecamatan Concong, Ediyanto, S.Th.I ketika dikomfirmasi menyatakan bahwa desakan pelaksanaan Musyawarah sekaligus penyegaran dikepengurusan APDESI Inhil adalah hal yang wajar. Ia berpendapat memang seharusnya APDESI  segera dibenahi agar dapat lebih berperan sebagaimana yang telah digariskan di dalam AD ART organisasi.

“Pada dasarnya APDESI adalah sebuah wadah yang diharapkan mampu memayungi seluruh anggota dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Peran ini yang kita nilai belum mampu ditunjukkan secara maksimal. Kita berharap, dengan adanya penyegaran, fungsi utama APDESI ini dapat lebih diakomodir dan memberikan manfaat yang lebih nyata kepada anggota,” Ujar Ediyanto (dro/*0)




Musim Penghujan, Jalan Poros Batang Tuaka Rusak Parah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Kondisi  jalan poros Kecamatan Batang Tuaka, terutama yang terletak di Desa Sungai Raya saat ini kondisi rusak parah. Terdapat banyak lobang yang berukuran cukup besar di badan jalan yang panjangnya sekitar 5.5 KM. Kondisi itu tentunya sangat membahayakan pengguna jalan.

 

Ungkapan itu disampaikan oleh Kepala Desa Sungai Raya Sulaiman Sag, kepada Vokal, Selasa, (13/11), di Tembilahan. Dijelaskan yang bersangkutan, sejak dilakukan semenisasi pada tahun 2006 yang lalu, hingga sekarang belum pernah dilakukan perehaban sekalipun, akibatnya kerusakan ruas jalan jadi semakin parah.

 

“Kerusakan ruas jalan tersebut saat ini sangat parah. Terus terang saya terkadang merasa sedih melihat ada warga yang sampai terjatuh ketika melintas, apalagi disaat penghujan seperti sekarang ini dimana lobang-lobang besar yang ada di tengah badan jalan jadi tidak terlihat. Akibatnya ada motor yang terperosok ke lobang tersebut dan pengemudi sampai terjatuh,” ujar Sulaiman.

 

Masih menurutnya, pihaknya telah berupaya keras memperjuangkan perbaikan ruas jalan tersebut melalui Musrenbang Desa dan juga Musrenbang Kecamatan. Meski selalu dikatakan menjadi salah satu sec

ktor prioritas yang akan dilakukan perbaikan, tapi kenyataan hingga sekarang kondisi ruas jalan tidak juga dilakukan perbaikan.

 

Untuk itu dirinya mengharapkan kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas PU dapat melakukan peninjauan dan perbaikan ruas jalan tersebut. Karena keberadaan jalan tersebut sangat vital sekali dalam rangka memperlancar arus orang dan barang di Kecamatan Batang Tuaka.

 

“Kita mengharapkan kepada Pemkab Inhil untuk dapat melakukan perehaban terhadap ruas jalan tersebut. Karena keberadaan jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat kita,” kata Sulaiman lagi.(dro/*0)




Melalui “PB Tsunami”, Muslimin Tunjukkan Kecintaan di Bidang Olahraga

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Disela kesibukan pribadinya sebagai seorang Wakil Rakyat yang kini duduk di Gedung DPRD Inhil, H Muslimin masih menyempatkan diri memberikan perhatian pada dunia olahraga. Dengan  Club olahraga bulu tangkis yang dinamai “PB Tsunami”, Ia mampu menelorkan atlit-atlit yang sukses menunjukkan prestasi dalam beberapa kejuaraan setingkat Nasional.

Dituturkan H Muslimin, Club yang didanainya secara pribadi ini mulai didirikan tidak berselang lama setelah terjadinya peristiwa Tsunami yang meluluhlantakkan Provinsi Aceh beberapa waktu yang lalu. Semangat pembangunan kembali setelah kehancuran Aceh dijadikannya spirit untuk membangun dunia perbulutangkisan di tanah kelahirannya, Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah.

“Alhamdulillah, PB Tsunami sendiri sudah berhasil menelorkan beberapa atlit bulu tangkis yang telah mampu menunjukkan prestasi setingkat Nasional. Beberapa kejuaraan seperti Sircuit di Bali, Open Turnamen Astec di Jakarta 2011, anak-anak asuh kita berhasil merebut juara di nomor ganda campuran dewasa dan kemudian pada open turnamen Astec 2012 kemaren, kita juga berhasil keluar sebagai juara di Ganda Putra Dewasa. Baru-baru ini kita juga mengikutkan 6 orang atlit kita dikejuaraan bulu tangkis se Provinsi Riau di Pelalawan, Atlit kita Andi Fitria juga berhasil merebut juara. Insyaallah, Kejuaraan Bulu Tangkis di Surabaya November ini kita juga akan ambil bagian.” Kisah H Muslimin baru-baru ini ketika sempat berbincang-bincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, jalan Subrantas Tembilahan.

Ditambahkan Muslimin, PB Tsunami mendidik atlit-altit pemula Bulu Tangkis mulai usia 5 hingga 13 Tahun. Saat ini, 15 atlit usia anak-anak dan 10 orang usia remaja mengikuti pelatihan di PB Tsunami. Sedangkan usia Dewasa, PB Tsunami memberikan fasilitas untuk diikutkan pada beberapa pertandingan.

Beberapa atlit Bulu tangkis usia Dewasa yang kini menjadi Asset PB Tsunami diantaranya, Samad, Arbain Arbi, Azri, Dwi Setiawan, Ahmad Yusuf dan Ardi Syafutra.

“PB Tsunami satu-satunya klub lokal di Kabupaten Inhil yang terdaftar di PB Nasional. Anak-anak didik lulusan kita beberapa orang masuk ke SMA Olahraga dan beberapa pusat pendidikan di tingkat Nasional. Mereka bisa diterima tentunya karena mereka dinilai telah memilliki dasar untuk mengikuti pelatihan ditingkat lanjutan.” Kata Muslimin sambil mengatakan bahwa Pola pendidikan yang diterapkan PB Tsunami sepenuhnya menyadur cara diklat bulu tangkis Nasional.

Diakhir pembicaraan, H Muslimin yang kini menjabat sebagai salah seorang Wakil Ketua DPRD Inhil dari Partai Bintang Reformasi (PBR) ini berharap apa yang dilakukannya saat ini suatu saat akan mampu melahirkan atlit bulutangkis yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama Daerah Inhil Khususnya dan nasional pada umumnya. Ia menyatakan bahwa apa yang dilakukannya saat ini semata karena kecintaannya kepada Dunia Olahraga Bulu Tangkis. (dro/*0)