Peruntukan Penggunaan Iuran Abdesi Inhil Dipertanyakan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – iuran yang dilakukan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp. 500 ribu per kepala desa (Kades) hampir berbuntut keributan. Penggunaan uang iuran organisasi ini dinilai tidak ada kejelasan.

Informasi ini didapat melalui seorang sumber. Bahkan menurut keterangannya, ketidakjelasan penggunaan dana ini hampir saja menimbulkan keributan dari salah seorang kepala desa dengan ketua APDESI Inhil saat pelaksanaan rakor kepala Desa se Provinsi Riau belum lama ini di Pekanbaru.

“Benar, informasinya memang seperti itu. Ketua Apdesi Inhil, Hasanudin hampir saja ribut dengan salah seorang kepala desa. Kabarnya karena persoalan ketidakjelasan penggunaan uang iuran APDESI itu,” Jawab salah seorang kepala desa di Inhil yang enggan menyebutkan namanya ketika dikomfirmasi terkait kabar ini

Ketika dipertanyakan berapa jumlah uang iuran itu, ia mengaku kurang ingat tapi menurutnya sebelum terjadinya pemekaran beberapa Desa, jumlah Desa se Kabupaten Inhil berjumlah kurang lebih 170 an Desa. Artinya jika setiap kades dikenai iuran sebesar Rp. 500 ribu, jumlah uang iuran itu sebesar Rp. 85 juta.

Terkait persoalan ini, Ketua APDESI Inhil, Hasanudin yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra tidak menampik kabar hampir terjadinya keributan seperti yang dikabarkan. hanya menurutnya, tudingan yang dilontarkan salah seorang anggota APDESI Inhil itu sama sekali tidak beralasan. “Saya nilai kecurigaan itu sama sekalil tidak beralasan. Sebagai sebuah organisasi, tentunya setiap penggunaan kekayaan organisasi harus dengan peruntukan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Kemana penggunaannya, apalagi uang kas organisasi tentunya Bendahara pasti mengetahui. Jadi kalau anggota mau mengetahui, tanyakan sama bendahara.” Jawab Hasanuddin ketika sempat bertemu detikriau.org di Desa Sungai Bela baru-baru ini.

Menurut Hasanuddin, uang iuran itu selama ini diantaranya dipergunakan untuk dana operasional organisasi seperti menyewa sekretariat dan keperluan lainnya.”Sebahagian juga ada diperuntukkan untuk memberikan bantuan kepada anggota yang meninggal dunia termasuk biaya tranportasi dan keperluan lainnya pengurus kepekanbaru sehubungan dengan kegiatan organisasi. Yang jelas semua catatan ada pada bendahara,”Kilah Hasanuddin

Secara pribadi Hasanuddin mengaku sempat kecewa dengan sikap salah seorang anggota saat kejadian di pekanbaru kemaren tapi ia tidak ingin membuat persoalan ini berlarut-larut. Ia berharap seharusnya anggota dapat bersikap profesioanal dan tidak terbawa pikiran menduga-duga.”Bukankah ada jalur yang jelas, kenapa tidak dipertanyakan dengan cara-cara yang tentunya sudah diatur dalam organisasi,” Pungkas Hasanuddin. (dro)

 

Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku




Kerjasama Dengan KNPI Inhil Pemuda Batang Tuaka Akan Gelar Pertandingan Domino

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –  Bersempena dengan peringatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober lalu, dan Hari Pahlawan pada 10 Nepember mendatang pemuda jalan Batang Tuaka RT 05 RW 14,  akan menggelar kegiatan perlombaan Domino. Pertandingan ini diperuntukan untuk Kelurahan Tembilahan Kota dan Tembilahan Hulu yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 17-23 Nopember mendatang di Warung Kopi (Warkop) Pemuda Peduli Inhil yang berlokasi di jalan Batang Tuaka.

Ketua panitia pelaksana Anang Khairudin, Selasa, (6/11), mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana berkat adanya kerjasama dengan DPK KNPI Kabupaten Inhil. Tanpa adanya dukungan mereka, rasanya cukup sulit kegiatan ini dapat terlaksana.

“Kita selaku pemuda jalan Batang Tuaka Tembilahan Kota mengucapkan terima kasih kepada DPK KNPI Inhil yang bersedia bekerja sama dan mau menjadi sponsor hingga kegiatan ini nantinya bisa kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu nantinya kepada para pemenang yang berhasil keluar sebagai juara dalam pertandingan domino yang kita laksanakan akan mendapat hadiat TV, DVD player dan juga kipas angin.

Selain itu nantinya saat pembukaan pihak panitia juga akan menghadirkan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda Inhil. Seperti Hj Sulastri Abu Bakar, Ketua KNPI Inhil, H Syamsudin Uti, Ketua DPC Partai Demokrat, Sayrizal Razak SH dan juga H As’ari.

Ditemui ditempat terpisah, Ketua RT 05 RW 14 H Indra Yudha mengatakan dirinya menyambut positif kegiatan semacam ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada KNPI Inhil yang telah membantu warganya, sehingga kegiatan seperti pertandingan domino mampu dilaksanakan.

“Terus tarang warga Inhil haus akan hiburan yang bersifat positif, sebagai ajang tali silaturrahmi. Dengan berbagai kesibukan yang ada kesempatan kita untuk bertemu kawan-kawan sudah sedemikian sulit, tapi dengan adanya acara semacam ini kita bisa berkumpul bersama-sama,” ujarnya.(dro/*3)




Sempena Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, KNPI Inhil Taja Diklat Kepemimpinan Pemuda

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Inhil peduli bagi peningkatan jiwa kepemimpinan di kalangan pemuda maka digelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan bagi pemuda. Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Desember tahun ini.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten KNPI Inhil, Hj Sulastri Abu Bakar, sebagai wadah berhimpunnya para pemuda, maka KNPI berkomitmen dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan pemuda, khususnya jiwa kepemimpinan.

“Kita memiliki komitmen bagi menyiapkan para pemuda sebagai pemimpin di masa datang, maka bagi peningkatan wawasan dan pengetahuan kalangan pemuda mengenai kepemimpinan, kita akan menggelar Diklat Kepemimpinan bagi pemuda pada Desember mendatang,” ungkap Ketua DPK KNPI Inhil, Hj Sulastri Abu Bakar kepada wartawan, Selasa, (6/11).
Dia menerangkan, kegiatan Diklat Kepemimpinan ini ditaja sejalan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84 dan Hari Pahlawan ke-87 tahun 2012 ini. Semangat kepemudaan dan patriotisme harus menjiwai setiap langkah perjuangan para pemuda bagi membangun Negeri Seribu Jembatan ini, maka manajerial kepimpinan mereka harus diasah dan dikembangkan secara maksimal.

“Selain komitmen bagi peningkatan kemampuan dan mengembangkan potensi para pemuda, KNPI Inhil juga mengadakan kegiatan berbagi dan kepedulian kepada masyarakat, seperti pengobatan gratis dan jalan santai,” ujarnya.

Ditambahkannya, sampai saat ini pengurus DPK KNPI Inhil tetap solid dan melakukan berbagai program dan kegiatan bagi pengembangan dan peningkatan kemampuan para pengurus dan anggota KNPI. Tentunya tanpa melupakan kegiatan yang berorientasi kepada membantu dan berbagi kepada masyarakat.

Terkait dengan beberapa kegiatan selama ini yang tidak dihadirinya, Sulastri mengungkapkan, pada dasar KNPI organisasi yang bersifat kolektif kolegial. Meski dirinya tidak ada, masih ada Wakil ketua dan kepengurusan lainnya. Intinya program yang telah dicanagkan sebelumnya tetap akan berjalan sesuai dengan arah yang sudah ditetapkan. (dro/*3)




DPC PBR Inhil Akan Buka Penjaringan Balon Bupati/Wakil Bupati Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Meski belum memiliki kepastian waktu, DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kabupaten Indragiri Hilir memastikan segera akan membuka pelaksanaan penjaringan bagi Balon Bup/Wabup Inhil 2013 mendatang. Dengan kekuatan 4 kursi di Legislatif, DPC PBR berkeyakinan akan menjadi salah satu Partai yang menjadi lirikan Bakal Calon.

Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Ketua DPC PBR Kab. Inhil, H. Muslimin kepada detikriau.org saat ditemui digedung DPRD Inhil Jalan Subrantas Tembilahan, Selasa (6/11).”Kita pastikan akan segera membuka penjaringan Balon Bup/Wabup Inhil 2013 mendatang. Walau kita belum bisa memberikan waktu yang pasti namun kita sudah mendapatkan instruksi dari DPP untuk segera melaksanakan kegiatan ini. Nanti kita akan kabari pastinya,” Ujar H. Muslimin menjawab detikriau.org

Ditambahkan H. Muslimin, untuk menjalankan amanat ini, DPC PBR sudah membentuk kepanitiaan. Ia memastikan akan menjalankan proses penjaringan ini secara adil.”Mekanismenya tetap sesuai dengan apa yang sudah diatur oleh partai. Insyaallah kita akan berlaku adil kepada siapapun Bakal Calon yang nantinya mendaftar untuk memintakan dukungan kita,” Ujar Muslimin yang juga menjabat sebagai salah seorang Wakil Ketua DPRD Inhil ini menegaskan

Ketika dipertanyakan detikriau.org terkait tidak ikutnya PBR sebagai salah satu Parpol pada Pemilu Legislatif 2014 mendatang, Muslimin membenarkan. Namun ia memastikan hingga pelaksanaan Pemilukada 2013 mendatang, PBR masih tetap memiliki kepengurusan dan konstituen yang solid.” Benar, pileg 2014 mendatang PBR tidak lagi sebagai salah satu peserta. PBR sesuai amanat DPP nantinya akan melebur ke Partai Amanat Nasional (PAN). Namun sebelum peleburan itu terjadi, kita saat ini masih memiliki kepengurusan dan konstituen yang solid.” Pungkas H Muslimin mengakhiri (dro/*0)

Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku




FPKB Kembali Berhasil Perjuangkan Aspirasi Bagi 310 Nelayan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Inhil, Herwanissitas untuk kedua kalinya kembali berhasil memperjuangkan aspirasi masyarakat nelayan kawasan pesisir Inhil berupa alat tangkap. Bantuan kali ini disalurkan bagi 195 orang nelayan desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra serta 115 orang nelayan Desa Sungai Laut Kecamatan Tanah Merah. Penyerahannya disampaikan secara langsung oleh Ketua FPKB didampingi Petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Inhil.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kita kembali bisa memperjuangkan apa yang sangat diperlukan masyarakat nelayan dikawasan pesisir. Kita tentunya sangat berharap bantuan ini dapat dirawat dengan baik, tidak disalahmanfatkan seperti dijual dan yang pasti tentunya saya berharap dapat bermanfaat dalam memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga nelayan,” Ungkap Herwanissitas kepada detikriau.org usai menyampaikan bantuan di Desa Sungai Laut Kecamatan Tanah Merah, senin (5/11) kemaren.

Menurut Herwanissitas, keinginan kuatnya memperjuangkan apa yang menjadi permintaan banyak nelayan ini, disamping sebuah tanggungjawab juga lebih didorong oleh panggilan hati sebagai anak yang dibesarkan dikawasan pesisir. “Inhil notabenenya sebagai daerah pesisir namun yang masih menjadi primadona sumber penghasilan masyarakat lebih kepada  bidang perkebunan. Akibatnya, nelayan-nelayan kita dirasakan kurang mendapatkan perhatian. Sejak awal saya diberikan kepercayaan sebagai penyampai amanah masyarakat, saya sudah bertekad untuk memperjuangkan nasib saudara-saudara saya yang berfrofesi sebagai nelayan.” Tegas Herwanissitas

Ditambahkan Sitas, 90 persen nelayan Inhil masih berada di garis kemiskinan, 10 persennya yang terbilang mampu hanya untuk sekelompok nelayan yang biasa disebut tokeh. dengan kondisi kawasan perairan inhil yang cukup padat, nelayan tidak lagi bisa mencari nafkah disekitar pantai tetapi sudah harus jauh ketengah. Untuk itu tentunya diperlukan alat tangkap yang cukup memadai dan sesuai kondisi. “dengan bantuan yang saya  perjuangkan melalui kebijakan penganggaran yang menjadi wewenang saya ini, saya tentunya juga berharap nelayan dapat menambah atau memperbaharui peralatan tangkap mereka. ”pungkas Herwanissitas.

Kepala Desa Sungai Laut Kecamatan Kateman, Amiruddin mewakili warganya menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diterima masyarakatnya hari ini. Ia juga menyampaikan agar warganya yang belum mendapatkan bantuan agar dapat bersabar.” Kita tentunya juga berharap wakil-wakil kita lainnya yang kini duduk di DPRD Inhil untuk mengingat dan memperjuangkan nasib masyarakat yang telah memberikan amanat kepada dirinya. Jika hanya mengandalkan satu orang untuk memenuhi apa yang sangat diperlukan oleh ribuan nelayan pesisir tentunya sebuah kerja yang cukup berat. Dengan perhatian salah seorang dari wakil kami hari ini tentunya tiada kata lain selain ucapan terimakasih,” Ungkap Amiruddin.

Bantuan bagi nelayan di dua Desa di Dua Kecamatan kali ini dengan rincian, Desa Sungai Bela berupa 150 set Aki dan lampu penerang bagi nelayan kerang, 10 buah jaring belanak, 10 buah Jaring Belat dan 25 unit alat tangkap kelong. Sedangkan untuk nelayan Desa Sungai laut berupa, 50 set Aki dan Lampu, 35 unit jaring udang nenek, 10 unit jaring cepet, 10 unit jarring belat dan 10 unit jarring 2 inci.

Tahun anggaraan 2011 yang lalu, Herwanissitas  berhasil memperjuangkan kebutuhan 87 orang nelayan Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra dengan rincian 50 orang nelayan rawai, 20 orang nelayan jaring tambat, 17 orang nelayan jaring 2 inc dan 1 unit kendaraan air kecil bermesin diesel (pompong. Red). Disamping bantuan tersebut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berhasil mendapatkan bantuan bagi Desa sungai bela berupa 1 unit ruang kelas SD dan 1 unit bantuan bagi perpustakaan.(dro/*0)

Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku




Dua Tahun Gedung Rusak Parah, Siswa SMP Satu Atap Desa Sungai Laut Numpang Belajar di Bangunan SD

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sekolah Menegah Pertama Negri (SMPN) Satu Atap Desa Sungai laut Kecamatan Tanah Merah kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Bangunan Semi Permanen Tiga ruang kelas itu sebahagian sudah ambruk. Warga sangat berharap perhatian serius dan segera dari pemerintah.

Pandangan mata detikriau.org saat pertama menyaksikan kondisi satu-satunya bangunan Sekolah Menengah Pertama di Desa Sungai Laut ini menimbulkan rasa miris. Jelas terlihat bagian lantai sudah runtuh sama datar dengan tanah. Beberapa  semen plaster bagian dinding sudah tampak pecah. Melangkah kedalam, detikriau.org kembali terperangah. Tiga ruang kelas yang dibangun tahun 2005 ini satupun tidak lagi bisa difungsikan sebagaimana mestinya dan terlihat sangat kotor dan rawan sewaktu-waktu terjadi ambruk.

“Untuk proses belajar mengajar, 100 siswa SMP ini terpaksa meminjam gedung SD 04 sore harinya.” Cerita Kepala Sekolah SD 04 Desa Sungai laut, Amran Ismail.

Namun Amran juga mengaku mulai khawatir. Bangunan SD04 dengan 320 Siswa seharusnya memiliki 9 Rumbel tetapi ruang kelas hanya 6 kelas. Sebahagian siswanya juga harus belajar siang hari. Jika gedung SMP satu atap ini terlambat untuk diperbaiki, menurutnya bukan hanya siswa SMP satu atap yang tidak bisa berjalan normal, murid SD 04 pun akan mengalami nasib yang sama.

Kepala Desa Sungai Laut, Amiruddin yang ikut mendampingi detikriau.org dalam kunjungan itu berharap agar pemerintah segera menyikapi hal ini agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.’Dulu jaman Kepala Dinas pendidikan Inhil sebelumnya, kita sudah pernah menyampaikan kondisi bangunan SMP ini, bahkan kita sudah dijanjikan untuk segera diberikan bantuan. Kita juga sudah menghibahkan dua hektar tanah kosong untuk bangunan baru namun sampai saat ini tidak ada tindaklanjutnya,”Keluh sang Kades sambil mengatakan Kepala Sekolah SMP Satu Atap, Andi Anwar saat ini sedang tidak berada ditempat dikarenakan ada tugas luar.

Ditambahkan Kades, sejak dibangun tahun 2005 yang lalu, SMP Satu atap ini sudah empat kali meluluskan siswanya. Seluruh siswa/siswinya yang kini menumpang belajar dibangunan SD 04 berjumlah 100 orang.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Surya Lesman meminta agar Pemkab Inhil segera menyikapi persoalan ini.”Tolong kondisi bangunan SMP ini disikapi dengan serius agar proses belajar mengajar tidak terganggu apalagi sampai terhenti. Saya berharap agar Dinas Pendidikan Inhil untuk segera turun kelokasi melakukan tinjauan secara langsung dan tidak terkesan hanya terima laporan.” Pinta Surya. (dro/*0)

Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku