Natal dan Tahun Baru, Wabup Inhil Pinta Warga Jaga Suasana Kondusif

Wabup saat menyematkan pita sebagai tanda petugas pengamanan operasi lilin.TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo menghimbau kepada seluruh warga Inhil untuk dapat menjaga suasana yang kondusif terutama berkaitan dengan akan tibanya perayaan keagamaan umat kristiani pada tanggal 25 Desember 2012 dan pergantian tahun baru 2013 mendatang.

Himbauan ini disampaikan oleh Wabup kepada wartawan usai pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru bertempat dilapangan upacara jalan Gadjah Mada, Tembilahan. Jumat (21/12)

Gelar Pasukanl Operasi Lilin 003Wabup yang dalam kesempatan ini bertindak selaku Inspektur Upacara juga mengingatkan agar semua warga yang mempergunakan jalan raya untuk lebih meningkatkan kehati-hatian. Kondisi cuaca di bulan Desember dengan curah Hujan yang relatif tinggi ditambah tingginya air pasang memberikan dampak kerusakan dibeberapa bagian jalan. Jika tidak diiringi kehati-hatian tentunya akan dapat menimbulkan resiko terjadinya kecelakaan.

“Dalam amanat Kapolri sehubungan dengan Gelar Pasukan ini, juga sudah diamanatkan agar kepolisian dapat lebih manis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun menurut saya, dengan amanat memberikan pelayanan yang ramah ini tidak berarti pengguna jalan dapat dengan bebas melanggar aturan berlalu lintas. Aturan tetap harus ditegakkan. Bagi yang melanggar tentunya juga harus tetap diberikan sanksi sesuai aturan hukum yang ada,” Pesan Wabup.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK,M.Si berpesan agar kebiasaan masyarakat untuk mempergunakan mercon agar lebih berhati-hati serta yang paling utama agar tidak mengusik ketentraman warga masyarakat lainnya.

“Kita tetap akan melakukan pengawasan karena memang ada batasan-batasan mana yang bisa diperdagangkan dan mana yang tidak. Kepada pengguna sebaiknya bisa menyesuaikan tempat dan kondisi lingkungan. Yang terpenting tentunya bisa mengantisipasi agar jangan menimbulkan masalah serta juga harus bisa mengharga masyarakat lainnya yang ingin mendapatkan ketentraman.” Pinta Kapolres.(dro/*0)




Sea Port of Indragiri, Cikal Bakal “Tembilahan Baru”

Bupati Inhil, DR H Indra M Adnan
Bupati Inhil, DR H Indra M Adnan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan menyatakan penempatan lokasi Port of Indragiri di Parit 21 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan dalam rangka melakukan pengembangan kota.

Pernyataan ini disampaikan Indra saat melakukan Peresmian Port of Indragiri sekaligus Pencanangan Penanaman 1 milyar Pohon bertempat di Parit 21 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, Kamis (20/12)

Disebut Bupati, lokasi tempat berdirinya Port of Indragiri ini merupakan sebuah kawasan yang dicanangkannya akan dijadikan Tembilahan Baru. Keinginan ini diakui sudah terlahir sejak awal dirinya duduk menjabat sebagai Bupati Inhil sekira 9 tahun silam. Hanya saja, dikarenakan keterbatasan anggaran, keinginan itu terpaksa dilakukan secara bertahap.

“yang membangun tentunya masyarakat beserta stackholder lainnya yang ada, pemerintah hanya melengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memancing minat masyarakat.” Ujar Bupati.

Pemilihan lokasi Port of Indragiri pada lokasi yang relative jauh seperti ini menurut Bupati diyakininya, sesuai kajian akan menumbuhkan lokasi pemukiman baru yang berdampak pengembangan kota Tembilahan dimasa yang akan datang.

Apa yang diperbuatnya ini menurut Bupati juga pernah dialaminya saat ditunjuk oleh Gubernur Riau sebagai sekretaris panitia pembangunan gedung DPRD baru Provinsi Riau.

Saat itu dijelaskannya, semua orang menilai Indra gila dengan memindahkan gedung DPRD ke pancalawe yang saat itu diistilahkan sebahagian orang sebagai tempat jin buang anak.

Kondisi Geografis pancalawe saat itu jauh lebih memprihatinkan dibandingkan dengan Tembilahan. Indra mengaku saat itu dirinya ditantang oleh banyak pihak tapi ia tetap bersikukuh atas dasar keyakinan yang didasarkan kepada kajian dan penilaian bahwa pancalawe kedepannya akan menjadi lebih baik.

“kini apa yang terjadi, Pancalawe sudah berkembang demikian pesat. Pancalawe menjadi sebuah lokasi pertumbuhan kota yang sangat maju,”Ujar Indra mengisahkan pengalaman masa lalunya dengan ide yang dinilai sebahagian orang sebagai sebuah ide gila.

Menurut Bupati apa yang diceritakannya ini untuk memberikan amaran bahwa apapun yang sudah diyakini berdasarkan penilaian dan kajian yang matang tidak boleh lagi ditarik surut.”Saya yakin kedepan lokasi ini akan menjadi sebuah kawasan pemukiman baru yang jauh lebih baik seyakin diri saya untuk tetap maju dalam pilgubri 2013 mendatang,” Sebut Indra disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir.




Bupati: Kedepan Inhil Akan Lebih Maju dibanding Kabupaten Lainnya di Riau

Bupati InhilTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bupati Inhil, H Indra M Adnan berkeyakinan kedepan Kab Inhil akan lebih mengalami kemajuan dibandingkan Kabupaten lainnya di Tanah Riau.

Pernyataan ini disampaikan Indra disela-sela penyampaian kata sambutannya saat melakukan peresmian pemakaian Dermaga bongkar muat  Parit 21 yang kini dinamai Port of Indragiri sekaligus pencanangan gerakan penanaman 1 milyar pohon bertempat di Parit 21 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, Kamis (20/12)

Bupati Inhil, H Indra M Adnan saat menandatangani Prasasti Peresmian Port of Indragiri Tembilahan, Kamis, 20 Desember 2012
Bupati Inhil, H Indra M Adnan saat menandatangani Prasasti Peresmian Port of Indragiri Tembilahan, Kamis, 20 Desember 2012

Menurut penilaian Indra, Setiap negri maju, indikatornya bisa dilihat dengan ketersediaan pelabuhan-pelabuhan, baik itu pelabuhan udara, darat dan laut serta Masyarakat yang heterogen.”Tanda itu dimiliki Inhil, Inhil kini sudah memiliki pelabuhan udara, Terminal Darat serta Pelabuhan Laut yang representative plus keheterogenan masyarakatnya yang akan mendukung kemajuan. Oleh karena Inhil ini akan maju, dengan kondisi-kondisi relatifpun harus saya lakukan untuk mempersiapkan kemajuan itu,” Yakini Indra.

Ditambahkan Indra, dengan dana pembangunan yang relatif kecil, kurang lebih 1,4 Triliyun includ  untuk membiayai pemerintahan seperti gaji pegawai, untuk pembangunan, Inhil hanya memiliki dana sekita 600 hingga 700 milyar setiap tahunnya. Agar dapat melakukan pembangunan lebih baik, Indra mengambil langkah dengan melakukan pembangunan dengan system multiyears serta mengupayakan pendanaan pembangunan dari sumber-sumber  lain.

Dalam kesempatan ini, Indra juga sempat mengucapkan terimakasih atas dukungan semua SKPD di Kabupaten Indragiri Hilir yang legowo menerima bagian dana seadanya dan tidak menuntut dana tinggi kepada dirinya. Semua ini menurut Indra semakin memberikan kemudahan bagi dirinya untuk mempersiapkan kemajuan yang akan terjadi di tanah kelahirannya ini dimasa-masa yang akan datang.

Sehubungan dengan pencanangan penanaman 1 milyar pohon, dalam kesempatan ini Indra juga menyerahkan secara simbolis beberapa pohon kepada masyarakat sekaligus melakukan penanaman pohon di areal Port Indragiri yang diikuti oleh Unsur Muspida lainnya.

Kegiatan ini disamping dihadiri oleh Pejabat dilingkungan Pemkab Inhil, Unsur Muspida juga tampak dihadiri pihak Pelindo, Bea dan Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, pengusaha dan masyarakat.(dro/*0)




Istighosah 1434, Indra Kembali Sosialisasikan Filariasis

-Tembilahan (www.detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, H Indra Muchlis Adnan, Kamis (20/12) kembali menyampaikan peringatan akan bahaya  penyakit filariasis. Penyakit yang oleh sebagian orang dianggap kutukan nabi itu bisa dicegah, namun tidak bisa diobati begitu sudah terinfeksi.

Peringatan itu disampaikan mantan Ketua DPD Golkar Riau tersebut saat menghadiri acara Istighosah 1434 Hijriah di gedung venue futsal, Sei Beringin, Tembilahan. Menurut Bupati, Jika selama ini banyak pihak  beranggapan penyakit yang dikenal sebagai kaki gajah itu hanya menyerang bagian kaki saja. Dalam kenyataan di lapangan penyakit itu bisa menyerah bagian tubuh mana saja.

Ketika memaparkan penyakit filariasis, Indra Muchlis Adnan juga menyertakan photo pendukung. Karuan saja suasana istghosah menjadi semarak. Menurut dia, sampai saat ini masih terdapat warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh cacing itu.

“Kalau penyakit itu sudah parah dan bagian tubuh susah untuk digerakan, ya terpaksa diamputasi. Penyakit ini bisa dicegah, tapi jika telah terinfeksi tidak dapat lagi diobati” ucap Indra Muchlis Adnan.

Pada saat bersamaan dilakukan juga penyerahan secara simbolis  E KTP. Penyerahan ini menandai segera didistribusikannya dokumen kewarganegaraan yang sudah selesai diterbitkan.

Kepada warga yang sudah melakukan perekaman E KTP diminta untuk bersabar sebelum dokumennya dapat langsung diambil. Sedangkan bagi warga yang belum melakukan perekaman, diminta juga selekasnya melakukan perekaman.

Bertindak sebagai pemberi ceramah pada istighosah, Ustadz H Aby Albar , seorang mubaligh yang berasal dari Pulau Jawa. Penceramah ini mengupas hal yang berkaitan dengan kondisi kehidupan  terkini masyarakat, termasuk bagaimana orang tua menyikapi kehidupan anak yang sudah mulai beranjak remaja.

“Kita harus mengambil refleksi atas apa yang sudah terjadi, dan kemudian berusaha sebaik mungkin untuk menjadi insan yang taat kepada perintah serta larangan Allah” sebut Aby Albar.(dro/rls)




Muatan Tranportasi Batu Bara Capai Kelebihan 90% dari Ambang Batas

nanda 018TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir, Dinas Perhubungan Provinsi Riau beserta jajaran kepolisian dan POM TNI melaksanakan kegiatan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang. Dalam operasi gabungan yang dilaksanakan di Desa Petalongan Kecamatan Keritang ini, didapati sebahagian besar angkutan barang terutama yang bermuatan batubara melebihi tonase jalan.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Kadishubkominfo Kab Inhil, H Fahrolrozy kepada detikriau.org, rabu (19/12) dinihari. Menurut pengakuan Fahrolrozy, keikutsertaan Dishubkominfo Inhil dalam operasi gabungan ini dikarenakan panggilan tugas akibat banyaknya informasi yang disampaikan oleh masyarakat akan kerusakan badan jalan dari Simpang Rumbai Jaya Kecamatan Kempas menuju Simpang Granit Kecamatan Kemuning.

 

Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Riau saat memberikan sanksi tilang kepada sopir angkutan batubata yang melakukan muatan melebihi tonase jalan
Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Riau saat memberikan sanksi tilang kepada sopir angkutan batubara yang mengisi muatan melebihi tonase jalan

“Kita menduga kerusakan jalan ini diakibatkan adanya pengguna angkutan yang melakukan mobilisasi barang dengan muatan yang melebihi tonase jalan. Buktinya, dalam operasi gabungan yang kita gelar malam ini, kita dapati hampir seluruh kendaraan angkutan barang, terutama yang bermuatan batubara mengangkut muatan melebihi tonase jalan. Kelebihan seluruhnya rata-rata diatas 10 ton.”Ungkap Fahrolrozy.

 

Dijelaskan Fahrolrozy, dengan klasifikasi jalan kelas 3,  beban jalan berkisar antara 10 hingga 12 ton atau 21 ton jika termasuk beban kendaraan. Sementara sebahagian besar angkutan yang terjaring dalam razia ini berbobot 35 hingga 40 Ton.

 

“Karena jalan ini merupakan jalan Provinsi, Dishubkominfo Inhil hanya berwenang untuk melakukan pengawasan bukan melakukan tindakan. Oleh sebab itulah operasi ini kita lakukan secara gabungan dengan pihak Provinsi. Untuk mengatasi persoalan serupa ini kedepannya, beberapa solusinya bisa dilakukan salah satunya dengan meningkatkan klasifikasi jalan,” Ujar Fahrolrozy.

 

Dalam kesempatan ini, Fahrolrozy juga sempat meminta jika memang ada sharing budget dana antara perusahaan dengan pihak Provinsi untuk perbaikan jalan sebaiknya benar-benar dikaji secara benar untung dan ruginya. Untungnya menurut penilaian mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil ini, pemerintah diringankan dengan adanya sharing dana dari perusahaan. Ruginya, karena merasa telah melakukan perbaikan jalan, perusahaan merasa akan bebas untuk mepergunakan badan jalan seenaknya.

 

“Saya juga meminta agar kegiatan serupa ini tidak hanya dilakukan di Inhil tetapi juga dikabupaten lainnya. Karena secara klasifikasi jalan, sama-sama kelas 3. Kalau hanya kita yang melakukan, kita tidak ingin nantinya timbul kesan seolah-olah Inhil menghalang-halangi masuknya investor,” Pungkas Fahrolrozy.

 

Diwaktu yang sama, Kepala Seksi Pengawasan Teknis Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Budi Febrian mengungkapkan bahwa sebahagian besar kendaraan kelebihan muatan mencapai 90% dari ambang batas sesuai yang tertera pada buku KIR kendaraan. Sebagai sanksinya, Dinas perhubungan melakukan denda tilang kepada seluruh kendaraan yang melakukan pelanggaran.

“Fokus operasi kita adalah berat kendaraan. Makanya kita sengaja membawa timbangan fortable untuk melakukan kegiatan ini. Dari

75 kendaraan yang sudah terjaring sampai saat inni, mereka melakukan mobilisi barang melebihi ambang batas yang diijinkan yang hanya  seberat 21 ton. Kita dapati bahkan ada yang mencapai 40 ton. Artinya kelebihan melebihi 90 persen dari yang tertera pada buku KIR,” Jelas Budi Febrian.

Disamping fokus melakukan pengawasan terhadap pelanggaran terhadap berat kendaraan, diakui juga dalam operasi ini didapati beberapa pelanggaran lain, seperti sopir yang tidak membawa buku kir, SIM mati termasuk adanya angkutan umum yang beroperasional tidak sesuai trayek. “Terhadap pelanggar ini, kita sudah memberikan surat tilang yang kita tetapkan pada tanggal 11 januari 2013 mendatang di Pengadilan Tembilahan. Nantinya pihak pengadilan yang akan menentukan besaran denda yang harus mereka bayarkan ke kas Negara,” Pungkas Budi Febrian.

Kegiatan operasi razia gabungan ini direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari, dimulai selasa tanggal 18  hingga Kamis tanggal 20 Desember 2012 mendatang.(dro/*0)




Pelantikan Dua Kepala Desa di Kecamatan Mandah

IMG_7505Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD Kab. Inhil, H. Edy Syafwannur melantik 2 Kepala Desa terpilih di Kecamatan Mandah, Selasa 18 Desember 2012, di masing-masing Desa.

Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD, H. Edy Syafwannur saat melantik  Kepala Desa Surayya Mandiri, H Muhadar dan Kepala Desa Sepakat Jaya, Rudi Hartono di Kecamatan Mandah, kemaren, Selasa 18 Desember 2012 kemaren.
Bupati Inhil yang diwakili Kepala BPMPD, H. Edy Syafwannur saat melantik Kepala Desa Surayya Mandiri, H Muhadar dan Kepala Desa Sepakat Jaya, Rudi Hartono di Kecamatan Mandah, Selasa 18 Desember 2012 kemaren.