Tembilahan Hulu Kandidat Terkuat Tuan Rumah MTQ ke 43

Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ
Gambar Ilustrasi Pelaksanaan MTQ

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) —  Kecamatan Tembilahan Hulu hampir dipastikan akan menjadi tuan rumah perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Inhil Ke 43. Keyakinan ini diperoleh dengan telah dikantonginya 17 dukungan dari 20 Kecamatan serta ketersediaan berbagai sarana pendukung.

Pernyataan ini disampaikan Camat Kecamatan Tembilahan Hulu, H Yusuf Maga, Senin (21/1). Menurut Camat, Perhelatan seni baca Al-Qur’an ini nantinya direncanakan berlokasi di lapangan sepak bola Parit VII Tembilahan Hulu.

“Astaka akan kita bangun persis dilapangan sepak bola menghadap ke arah jalan. Kita akan sadur penataan seperti MTQ tingkat Provinsi Riau beberapa waktu lalu di Kab Inhu. Dimana seluruh stand Dinas dan Kecamatan diposisikan disepanjang pinggiran badan jalan,” Ungkap Camat sambil menerangkan ketetapan lokasi ini belum final dan bisa berubah jika nantinya dari hasil rapat persiapan didapati lokasi yang lebih representative.

Dalam kesempatan itu, disamping mengedepankan kedekatan Kec Tembilahan Hulu dengan Ibu kota Kabupaten, Tembilahan serta kemudahan jalur tranportasi, Camat juga memberikan beberapa pertimbangan lainnya yang menyebabkan Kecamatan yang dipimpinnya ini dinilainya layak untuk dijadikan tuan rumah seperti ketersediaan pemondokan termasuk pertimbangan bahwa Kecamatan Tembilahan Hulu memang belum pernah menjadi tuan rumah perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Inhil. (dro/*6)




Demi Partai, Pak Wo Tawarkan Islah Kepada Kelompok Penggagas Musdalub

Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, H Raus WalidTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengajak kelompok penggagas musdalub untuk melakukan islah. Menurutnya, Kepentingan partai harus lebih didahulukan dalam rangka menghadapi Agenda Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2013 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua DPD II Golkar Inhil, H Raus Walid ketika dimintai tanggapan terkait panasnya isu Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang sempat menghembuskan angin tidak sedap akan adanya upaya “pengkudetaan” terhadap kepemimpinnya ditubuh Partai berlambang pohon beringin Inhil ini. Senin (21/1)

Menurut Raus yang hingga saat ini juga masih menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil, keinginan sekelompok kader yang melakukan langkah pengupayaan Musdalub dinilainya sesuatu yang wajar dalam dunia politik. Hanya saja ia berpendapat, menjelang perhelatan akbar yang akan menjadi sebuah batu uji Golkar kedepan, disaat seperti ini, kepentingan pribadi dan kelompok menurutnya haruslah dinomor duakan.”Itu semua sah-sah saja. Hanya saja menurut hemat saya jangan saat-saat seperti ini. Menjelang pertarungan terbesar merebut kepercayaan masyarakat, selayaknya seluruh kader untuk lebih merapatkan barisan bukan berpecah belah,” Jawab ketua DPD II Golkar Inhil yang akrab dipanggil pak Wo ini mengelak dengan bahasa bijak.

Masih menurutnya, upaya apapun yang ingin dilakukan sekelompok orang di internal Partai Golkar Inhil terhadap kepemimpinannya disikapinya dengan lapang dada dan pikiran dingin. Ia bahkan mengajak dan membuka pintu kepada pihak-pihak tersebut untuk melakukan “islah”. “Sesuai perintah Ketua DPD I Partai Golkar Riau, hingga hari ini saya tetap menjalankan roda partai. Sekali lagi saya mengajak, demi besarnya partai Golkar, marilah kita kembali bergandengan. Jangan jadikan Agenda besar yang akan kita hadapi tidak lama lagi ini hanya untuk kemenangan pribadi ataupun segelintir kecil kelompok orang. Tapi jadikan Agenda besar ini sebagai sebuah kemenangan  partai secara utuh.” Ajak Raus. (dro/*0)




September 2013, PLTU Parit 23 Diperkirakan Mulai Oprasi

imagesTEMBILAHAN (www.detikriau.org) –September mendatang, diperkirakan satu unit mesin PLTU Parit 23 Tembilahan yang berkafasitas 7 MW sudah beroprasi. Hal ini didukung pada proses pembangunanya yang telah memasuki pengerjaan pada bagian pondasi.

“Ini baru perkiraan. Mudah-mudahan dapat terealisasi sesuai harapan,”Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan, Husnul kemarin.

Ditambahkannya, berkemungkinan untuk tahap awal, disamping untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sebagian daya akan disalurkan bagi daerah yang benar-benar belum dialiri listrik.

“Masalah jaringan dari Parit 23 hingga PLTD gunung Daek kini dalam tahap pengerjaan. Semuanya dilakukan secara bertahap, karena menyangkut dengan pembebasan lahan warga,” papar Husnul.

Dipastikan jika proyek PLTU ini sudah bisa dioperasionalkan secara maksimal tentu dampaknya akan sangat dirasakan oleh sebahagian besar masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan dan sekitarnya. (dro/*1)




Kodim Inhil Fasilitasi Penekenan MoU dan Pelelangan Parkir Kota Tembilahan

Dandim F.V Tarigan didampingi Kadishub Inhil dan beberapa intasi terkait berfoto bersama beberapa perwakilan pengelola parkir usai acara pelelangan parkir di Makodim 0314 Inhil,  jumat (18 jan 2013)TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0314 Indragiri Hilir (Inhil), Letkol Inf Firalta Paksana Tarigan, menggelar kegiatan penandatangan nota kesepakatan dan pelelangan beberapa titik lahan parkir diwilayah kota Tembilahan. Kegiatan tesebut merupakan tindak lanjut Kodim yang sebelumnya menyatakan diri untuk siap membantu pemerintah daerah dalam menertipkan perparkiran di Tembilahan dan sekitarnya.

Kegiatan yang digelar di Markas Kodim 0314 Inhil, dihadiri oleh seluruh unsur muspida terkait, kepolisian resort Inhil, dan seluruh perwakilan pengelola parkir yang ada ditembilahan dan sekitarnya.

Sesuai dengan kesepakatan semua pihak pada pertemuan sebelumnya, Pengelolaan parkir yang akan dikelola oleh Primer Koperasi Angkatan Darat (Primkopad), pengelolaan beberapa titik parkir yang dianggap strategis seperti,  Kahuripan (Jl Pasar Tengah), lokasi Pasar Ikan (Jl Yos Sudaraso) dan Air Mancur (Jl Jendral Sudirman), dilakukan dengan sistim lelang. Pengelolaan tersebut akan diprioritaskan kepada pengelola yang dapat memberikan harga kontrak tertinggi dalam satu tahun kedepan.

Dandim F.V Tarigan didampingi Kadishub Inhil dan beberapa intasi terkait berfoto bersama beberapa perwakilan pengelola parkir usai acara pelelangan parkir di Makodim 0314 Inhil,  jumat (18 jan 2013)
Dandim F.V Tarigan didampingi Kadishub Inhil dan beberapa intasi terkait berfoto bersama beberapa perwakilan pengelola parkir usai acara pelelangan parkir di Makodim 0314 Inhil, jumat (18 jan 2013)

“Artinya siapa yang mampu memberikan retribusi yang lebih tinggi tanpa memaksakan diri, itu lah yang disepakati calon pengelola parkir yang berhak menjadi pengelola,” Jelas Dandim.

Dandim juga menjelaskan, dalam pengelolaan lahan parkir tersebut para pengelola juga diwajibkan untuk mentaati peraturan yang ditandatangi dalam bentuk MOU yang dibentuk berdasarkan perda yang berlaku dan masukan dari beberapa intansi terkait. Hal ini guna menghindari terjadinya permasalahan dikemudian hari yang dapat merugikan semua pihak.

“Tidak ada satupun kepentingan atau keuntungan kita disini, kita hanya ingin membantu mewujudkan keinginan pemerintah daerah. Dan disini pun kita bersama sama dengan beberapa pihak terkait, jadi bukan Primkopad saja,” jelasnya.

Sementara itu Kadishubkominfo Kabupaten Inhil, Pahrolrozy menghimbau kepada seluruh pengelola khususnya pemenang lelang parkir, agar dapat mengetahui peraturan yang akan disepakati antara pihak Primkopad dan pengelola.

“Kita bersama instansi keamanan lain tetap akan bertindak tegas terhadap pengelola yang melakukan pelanggaran,” jelasnya.(dro/Ms)




Aktivitas PT Bumi Palma di duga Kuat Biang Serangan Hama Kumbang di Perkebunan Kelapa Rakyat.

kumbang

Hasil Kunker Komisi II DPRD Inhil —

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Diduga kuat penanaman kembali (replanting. red) areal perkebunan kelapa sawit milik PT Bumi Palma menjadi  peyebab utama meluasnya serangan hama kumbang yang mengakibatkan rusaknya perkebunan kelapa warga Kecamatan Enok.

Hal ini terungkap dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Komisi II DPRD Indragiri Hilir (Inhil) ke lokasi perkebunan masyarakat sekitar. Akibat pelaksanaan replanting, terjadi pelapukan batang pohon, sehingga menimbulkan hama kumbang dan akhirnya menyerang perkebunan kelapa rakyat.

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Junaidi, mengaskan pohon mati akibat replanting tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sehingga perlu adanya penanganan secara serius dari pihak terkait, seperti Dinas Perkebunan Inhil termasuk perusahaan itu sendiri.

“Seperti pengalaman yang sudah-sudah serangan hama kumbang ini akan berlangsung cukup lama. Maka perlu diambil tindakan dengan segera jika tidak ingin dampaknya akan semakin dirasakan petani kelapa disana,”ungkap Junaidi Rabu (16/1).

Meyikapi persoalan itu, pihak DPRD akan segera melakukan pemanggilan kepada managemen perusahaan dan Dinas Perkebunan. Karena secara teknis Dinas terkait lebih memahami kondisi tersebut. Sedangkan perusahaan adalah pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau kita biarkan masalah ini, kasihan masyarakat. Mereka tidak memiliki pengetahuan untuk mengatasi persoalan ini termasuk ketiadaan biaya.,” Pungkas Politisi Partai Golkar itu. (dro/*1)




Hadapi Pilkada, Satlantas Polres Inhil Gelar Latihan Mengendaraai Sepeda Motor

Personil Patwal Pores InhiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Guna meningkatkan kemampuan menggunakan kedaraan roda dua terutama dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) September 2013 mendatang, Unit Patwal Satlantas Polres Inhil menggelar latihan uji coba bersama, Selasa (15/1).

 

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, melalui Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Karyono menyebutkan, tujuan latihan itu selain untuk meningkatkan kemapuan personil lantas dalam mengendarai sepeda motor roda dua, juga bertujuan membentuk jasmani anggota agar senan tiasa bugar.

 

Unit Patwal Satlantas Polres Inhil saat melaksanakan latihan berkendaraan roda dua secara bersama.
Unit Patwal Satlantas Polres Inhil saat melaksanakan latihan berkendaraan roda dua bersama.

“Latihan ini dalam rangka meningkatkan keterampilan setiap anggota Patwal, terutama dalam mengendaraai sepeda motor roda dua dan menghadapi Pilkada Inhil 2013 mendatang,”ungkap Karyono, usai kegiatan tersebut di Mapolres Inhil, jalan Gajah Mada Tembilahan.

 

Kemampuan mengendarai kendaraan roda dua di jalan raya, merupakan salah satu tugas pokok personil patwal, terutama dalam melakukan pengawalan pejabat Negara dan pejabat publik. Sehingga, latihan uji coba berkendaraan sangat perlu. Apalagi jika dalam menghadapi pesta demokrasi daerah.

 

“Semua merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kami sebagai anggota kepolisian. Kalau anggota tidak mahir dalam mengendarai sepeda motor bagaimana melakukan pengawalan di jalan raya,”jelas mantan Kasat Lantas Polres Inhu ini.

Latihan uji caba mengendaraai bagi personil patwal lantas Polres Inhil yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut mendapat perhatian sebahagian anggota kesatuan lain dari Polres Inhil. Memang berdasarkan kemampuan, beberapa anggota yang terlibat latihan memiliki skill yang tinggi.

 

Mereka bisa melakukan beberapa atrasi, seperti menikung dalam lajur pendek, mengendarai kendaraan dengan satu tangan dan berdiri sekaligus memberikan penghormatan kepada sesama dan atasan mereka.(dro/*1)