Maret, Perbaikan jalan Pendidikan Sudah di Mulai

Tembilahan (www.detikriau.org) – Diperkirakan maret 2013 mendatang, pelaksanaan perbaikan secara menyeluruh kerusakan badan jalan Pendidikan sudah mulai dikerjakan.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir, H Tengku Edy diruang kerjanya, senin (11/2). Dikatakannya, kepastian itu setelah dilakukan pemanggilan terhadap kedua rekanan kontraktor pelaksana pengerjaan proyek Islamic Centre dan Gedung kampus UNISI.

“Sehubungan dengan akan segera berakhirnya masa kontrak pengerjaan kedua proyek multiyears tersebut, hari ini kita sudah panggil mereka. pemanggilan ini juga terkait komitmen mereka untuk melakukan perbaikan kerusakan badan jalan diakibatkan aktivitas pengangkutan material proyek. Insyaallah maret mendatang perbaikan  sudah mulai dilaksanakan.” Ungkap Tengku Edy.

Terkait dengan hal itu, ditambahkannya, diusahakan paling lambat tanggal 25 Februari mendatang, kedua kontraktor proyek sudah menandatangani MoU dengan Pemkab Inhil. Saat ini sedang dilakukan penghitungan besaran biaya yang dibutuhkan.(dro/*0)




Mahasiswa UNISI di Temukan Membusuk di Pekarangan Rumah

indexTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Senin (11/2), sekira pukul 11.00 Wib, Darliansyah (23) mahasiswa Semester IV Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan tubuh hampir membusuk di sekitar halaman rumahnya, jalan Pekan arba, Lorong Mutiara, Tembilahan. Diperkirakan korban sudah meninggal tiga atau empat hari yang lalu.

Pertama kali korban ditemukan oleh dua orang teman kuliahnya yang bernama Hengki dan Diman. Kuat dugaan, korban meninggal akibat tersetrum arus listrik. Sebab saat ditemukan, di TKP terdapat seutas kabel telanjang yang masih dialiri listrik, sebilah parang dan sebuah pengait yang terbuat dari besi.

Korban yang baru pulang dari liburan semester itu tinggal dirumahnya sendirian. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tewas dengan kondisi tertelungkup dan terdapat luka bakar dibagian leher sebelah kiri, hingga kebagian bahu dan telapak kaki kanan.

Menurut pengakuian paman korban, Yanik, peristiwa itu diketahuinya dari Hengki, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Yanik dan keluarga sedang berada di rumahnya jalan Batang Tuaka Gang Hikmah. Setelah mendapati kabar itu mereka langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian itu.

“Saya juga tidak tahu. Setahu saya, Almarhum masih liburan di rumah orang tuanya di Desa Simbar, Kecamatan Kateman. Cukup terkejut saya mendengar kabar ini,”kata Yanik, dengan mata berkaca saat ditemukan di lokasi kejadian.
Sementara itu Hengki, teman kuliah korban yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, mengaku sudah lama tidak pernah berkomunikasi dengan korban. Apalagi saat ini masih dalam keadaan libur semester ganjil. Kedatangan Hengki, ke rumah korban pagi itu dilatar belakangi kecurigaan karena handpone (HP) korban sudah hampir tiga hari tidak aktif.
“Kebetulan adik korban mengirimi pesan singkat menayakan kabar abangnya. Dalam pesan itu dia minta tolong kepada kami untuk menjenguk abangnya. Setelah kami lihat ke rumahnya, korban tidak ada. Dan ketika kami cari disekitar rumah itu, korban didapati sudah meninggal dalam kondisi tertelungkup,” ceritanya.
Melihat peristiwa itu Henki dan Diman langsung  memberitahukan kepada keluarga korban dan tetangga sekitar. Begitu menerima informasi tentang kejadian tersebut, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK,M.Si melalui Ka SPK, Ipda Bustamir, saat berada dilokasi mengaku belum bisa memberikan kesimpulan terhadap penemuan mayat tersebut. Pasalnya saat ini petugas masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Korban kita bawa dulu ke kamar mayat RSUP PH karena akan dilakukan visum. Kalau memang keluarga korban bersedia bisa saja dilakukan otopsi,”jelasnya.(dro/*1)




Pemekaran Insel, Anggota DPR RI Dapil Riau Dua diminta Pro Aktif

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Anggota DPR RI asal Riau 2 diminta pro aktif memperjuangkan rencana pemekaran Indragiri Selatan (Insel). Jika hanya duduk diam, 200 ribuan pemilih asal Insel wajib untuk tidak lagi memberikan dukungan.

“Apa yang menjadi keinginan masyarakat Insel sudah berjalan sejak 12 tahun lalu dan ini seharusnya ini menjadi perhatian serius. Ini suara rakyat Insel dan bukankah apa yang menjadi keinginan masyarakat Insel ini wajib untuk diperjuangkan para wakil mereka yang kini duduk di kursi DPR RI?,” Ujar Ketua Komisi satu DPRD Inhil, M Arfah ketika ditemui Vokal diruang kerjanya akhir pekan kemaren.

Dijelaskan Arfah, rencana pemekaran Insel saat ini sudah mengalami kemajuan yang cukup positif. Ditingkat provinsi, hanya menunggu di paripurnakan DPRD Provinsi yang direncakan paling lambat pada maret 2013 mendatang. Setelahnya, usulan pemekaran Insel akan dikirim ke DP Otda Depdagri. Jika mendapatkan dukungan dari wakil kita di DPR RI, tentunya rencana itu semakin mudah untuk direalisasikan.

Ketika dipertanyakan Vokal terkait pernyataan tokoh masyarakat kemuning yang meminta wacana pemekaran Insel tidak hanya sekedar dijadikan guyonan politik juga dibenarkan oleh M Arfah. “ menilik dari pengalaman pemilukada sebelumnya, apa yang diduga masyarakat Insel ini ada benarnya. semoga kali ini benar.”Harap Arfah.(dro/*0)




Perangi Penyebaran HIV/AIDS, BDPN Perlukan Dukungan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir masuk dalam datar daerah rawan penyebaran dan penularan penyakit HIV – AIDS. Hal ini Berdasarkan Surat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Propinsi Riau No. 028/AK.4.01/I/2013 Perihal tindak lanjut pemilihan SSR Program Pencegahan &  Penanggulangan HIV – AIDS untuk Wilayah Riau, dimana Kab Inhil merupakan target Penjangkauan Informasi dan Layanan Informasi Akses Layanan Kesehatan terbesar kedua setelah kota pekanbaru.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua  Advocacy, Awareness & Community Development, Bangun Desa Payung Negri (BDPN) Kab Inhil, Zainal Arifin Hussein dalam siaran persnya, Ahad (10/2). Menurut Zainal, untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam memerangi bahaya penyebaran HIV/AIDS, BDPN tidak akan mampu bekerja sendiri karenanya diperlukan adanya kerjasama dengan beberapa stackholder terkait dan peran aktif masyarakat.

“ Inhil dengan total client sebesar 31.961 Orang menjadi target kedua setelah kota Pekanbaru. Dengan kerja yang tidak ringan ini, demi suksesnya memerangi penyebaran HIV/AIDS, tentunya BDPN membutuhkan dukungan dari semua pihak terkait.” Kata Zainal.

Bantuan itu diantaranya, khusus kepada mitra kerja BDPN yaitu Komisi Penanggulangan Aids (KPA), Dinas Kesehatan (klinik VCT) untuk dapat meningkatkan Koordinasi dan kerjasama baik dalam hal pelayanan informasi ke pihak luar maupun pada saat di lapangan. Kemudian kepada seluruh Instansi anggota Komisi Penanggulanga Aids (KPA) Kab. Indragiri Hilir kami harapkan dapat meningkatkan program dan mengalokasikan dana sebagai wujud dan langkah nyata partisipasi pada program pencegahan dan penanggulangan HIV – Aids di Kabupaten Indragiri Hilir.
Untuk DPRD Inhil Khususnya Komisi Empat diminta untuk memberikan perhatian yang lebih serius dan mendorong SKPD dan Lembaga – lembaga yang tergabung dan terlibat langsung pada program ini untuk dapat mengalokasikan dananya dan mendukung pendanaan bagi lembaga – lembaga non pemerintah (LSM) termasuk Perusahaan BUMN,BUMD dan Perusahaan Swasta yang beroperasi di Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir juga diharapkan untuk dapat mendukung dan bekerjasama memberikan kontribusi yang jelas dan nyata.
“ Selama 4 tahun sejak 2009 (LSM – BDPN) hingga sekarang BDPN belum pernah mendapatkan dukungan Hibah maupun Program untuk Program pencegahan dan penanggulangan HIV – Aids yang bersumber dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir, kedepannya oleh karena  Global Fund (GF) hanya mendukung program hingga 2015, kami berharap Pemerintah Daerah Kab. Indragiri Hilir mampu melanjutkan dan mendukung program ini secara maksimal demi keselamatan masyarakat Indragiri hilir dari ancaman penyakit berbahaya HIV – AIDS.” Harap Zainal mengakhiri. (dro/*0)




IKA STAI Auliaurasyidin Tembilahan dan KNPI Inhil Taja Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Wakil Bupati Rohul, Ir H. Hafith Syukri MM didampingi Staff Ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu
Wakil Bupati Rohul, Ir H. Hafith Syukri MM didampingi Staff Ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (IKA STAI) Auliaurasyidin Tembilahan beserta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Aula Abdurahman siddiq Kampus STAI Auliaurasyidin Jalan lintas Provinsi Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan ini juga tampak  dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Ir H. Hafith Syukri MM, Sabtu (9/9).
Ketua IKA STAI, Hidayat Hamid menjelaskan, sesuai dengan tema “kita mantapkan Nabi Muhammad SAW sebagai Tokoh Inspiratif dan Motivator Kinerja Pemuda muslim” kiranya mampu untuk diteladani oleh kalangan pemuda khususnya pemuda islam Inhil.”Keteladanan rasulullah ini yang harus dijadikan motivasi oleh seluruh kalangan muda islam khususnya Inhil. Kegiatan hari ini tidak bermuatan politik meskipun benar kita mengundang semua bakal calon Gubernur dan Bupati.” Jelas Hidayat dalam pidato pengantarnya.
Disamping peringatan Maulid Nabi Muhammad, ditambahkan HIdayat, kegiatan juga diserangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim khususnya yang bertempat tinggal diseputaran kampus.
Wakil Bupati Rohul dalam pidatonya berkesempatan berkisah tentang geliat pembangunan keagamaan yang dilakukan di Rohul. Pembangunan kawasan Islamic Centre dan komitmen Negri yang berjulukan seribu suluk membangkitkan dan menanamkan jiwa keislaman yang dimulai dilingkungan PNS.”Seluruh PNS kita wajibkan untuk menunaikan ibadah sholat zuhur dan ashar berjamaah. Dua kali saja tidak menghadiri, maka dana kesra mereka akan kita potong. Memang diperlukan sikap ketegasan untuk menanamkan sebelum menjadi sebuah kebiasaan,” Cerita Hafith Syukri sambil menyatakan bahwa kehadiran dirinya jangan dikonotasikan sebagai sebuah kampanye.
Ia juga mempersilahkan bagi Alumni STAI Auliaurasyidin yang ingin bertandang ke Rohul dan memberikan jaminan akan menyediakan penginapan secara gratis.
Ustadz DR HM Fahri dalam tausiyahnya mengajak kepada semua umat agar jangan pernah bersikap sombong. Dijelaskan Ustadz yang berasal dari Rohul ini, ilmuwan baru menemukan sebuah planet di tata surya yang sangat mirip dengan bumi dan jaraknya milyaran juta tahun cahaya dari bumi. Ia menggambarkan betapa luasnya alam semesta dibandingkan bumi. Bumi bagaikan sebutir debu dibandingkan alam semesta. “Kita hidup di Indonesia yang begitu kecil jika dibandingkan dengan seluruh bumi. Kita hidup di Riau yang begitu kecil dibandingkan seluruh Indonesia, di Riau kita tinggal di Tembilahan yang hanya sebahagian kecil dari Inhil, di sebuah rumah dan mungkin hanya kos. Jadi apa yang harus kita banggakan?” Ingatkan Ustadz.
Diakhir tausyiahnya, ustadz juga mengajak kepada semua umat untuk selalu bersyukur atas semua rahmat dan karunia yang telah dilimpahkan Allah swt.
Dalam kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Ketua STAI Auliurrasyidin Tembilahan, HM Ilyas, Staf ahli Bupati Inhil, Yasin Abdi, civitas akademis serta para undangan lainnya.(dro/*0)




Rusli Zaenal Tersangka, KPK Belum Pastikan Kapan Tahan RZ

JAKARTA (rzwww.detikriau.org) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat memastikan kapan dilakukannya pemeriksaan terhadap Gubernur Riau, Rusli Zainal. Meski Ketua Ketua bidang Eksekutif dan Yudikatif DPP Partai Golkar itu telah berstatus tersangka saat ini.

Ketua KPK, Abraham Samad menyatakan kalau pihaknya kemungkinan akan melakukan penahanan begitu orang nomor satu di Riau itu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Di KPK itu begitu orang dijadikan tersangka, Insya Allah saya bisa pastikan dia akan langsung ditahan. Karena itu kami tidak mungkin bisa cepat-cepat,” kata Abraham di kantor KPK, Jakarta, Jumat (8/2/2013) malam.

Sementara hari ini, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan bahwa tidak ada pemeriksaan terhadap Rusli Zainal.

“Tidak ada pemeriksaan atas nama RZ hari ini,” kata Johan.

Rusli sendiri ditetapkan tersangka dalam dua kasus. Pertama sebagai tersangka dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) PON di Riau dan kedua yakni terkait pemberian izin pemanfaatan hasil hutan pada tanaman industri tahun 2001-2006 di Kabupaten Pelalawan, Riau.(tribun.com)