Tahun Ini Jalan Provinsi Rumbai-Tembilahan Diperbaiki

Kepala Bappeda Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie
Kepala Bappeda Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tahun 2013 ini, jalan lintas Provinsi Rumbai Jaya menuju Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan, mendapat perbaikan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau lebih kurang sebesar Rp 13 milyar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie menyebutkan, ada tiga paket pengerjaan jalan lintas Rumbai Jaya-Tembilahan. Paket pertama perbaikan ruas jalan Rumbai Jaya-Tempuling. Kemudian paket pekerjaan kedua, dimulai dari Tempuling menuju Parit 6 Kecamatan Tembilahan Hulu. Sedangkan paket ketiga Tembilahan Hulu sampai Kuala Getek.

“Angkanya kalau tidak salah sekitar Rp 13 M, dibagi dalam tiga paket perkerjaan. Saat ini masih dalam proses lelang oleh Provinsi,” kata Kepala Bappeda Inhil saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Tengku Edy Efrizal juga mengatakan demikian, namun dia belum bisa menyebutkan nilai paket pekerjaan, karena masih dalam proses yang dilakukan pihak provinsi. Meski demikian dia berharap, perbaikan maupun peningkatan jalan tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang diharapkan.

“Dalam pengerjaan nanti, kita berharap titik nol-nya ditarik dari kota Tembilahan. Khususnya dari simpang Sungai Beringin menuju Rumbai Jaya,”pinta Tengku Edy, Selasa (12/3).

Dengan dana yang sudah dianggarkan pihak provinsi itu, kata Tengku Edy, perbaikanya tergantung dengan tingkat kerusakan pada jalan itu sendiri. Jika kondisi jalan dalam keadaan rusak parah maka dilakukan peningkatan sedangkan yang rusak saja dilakukan pemiliharaan badan maupun ruas jalan.

“Kita minta tahun ini pengerjaanya tuntas, mulai dari jalan Sungai Beringin, Baharuddin Yusuf dan Pari 6 Tembilahan Hulu,” kata nya.

Kemudian dari Parit 6 sampai ke Rumbai Jaya, lanjut Tengku Edy, silahkan saja pihak provinsi menjalankan pekerjaanya, apakah peningkatan maupun pemeliharaan. Sebab, itu merupakan domain mereka (Provinsi, red). Sedangkan kabupaten hanya sebatas melakukan koordinasi.

“Kalau untuk jalan dalam kota memang harus menjadi perhatian kita bersama, meskipun jalan itu jalan provinsi. Alasan kami tidak menganggarkan perbaikan jalan dalam kota pada tahun ini, karena sudah dialokasikan oleh provinsi,” sebut mantan Kepala BLH Inhil ini.(dro/*1)




Jajaran Kekayaan Milik Irjen Djoko yang Sudah Disita KPK

091040_104304irjendjoko2Jakarta – Publik memang dibuat kagum dengan keberanian KPK menetapkan jenderal aktif, Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Simulator SIM. Namun publik lebih dibuat kaget lagi dengan kekayaan yang dimiliki oleh mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri tersebut.

Bagaimana tidak kaget, belasan rumah yang tersebar di sejumlah provinsi berhasil dilacak KPK. Rumah itu bukan sembarang rumah. Harga jualnya setiap unitnya rata-rata di atas Rp 500 juta. Bahkan tak sedikit yang menyentuh angka miliaran rupiah.

Belum lagi, tiga buah SPBU yang juga sudah masuk radar KPK. Namun khusus untuk SPBU, KPK belum menyitanya.

Berikut adalah rumah, tanah serta bangunan milik Irjen Djoko Susilo yang hingga saat ini sudah disita KPK. Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah.

“Kami belum berhenti, masih terus kami telusuri,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Jakarta, Selasa (12/3/2013).

1. Rumah mewah berlantai dua di Jl Cendrawasih, Tanjung Mas, Jaksel. Informasi yang dikumpulkan, rumah itu disita KPK pekan lalu. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas KPK datang dan memasang palang penyitaan. Rumah itu diketahui atas nama Mahdiana, istri Djoko yang dinikahi pada 2001. Rumah itu sudah beberapa lama kosong. Gembok juga terpasang dari luar.

2. Di kompleks Tanjung Mas tersebut, Djoko juga memiliki rumah lain di blok C yang juga sudah disita KPK. Diperkirakan rumah yang berada di Jl Cendrawasih ini berharga sekitar Rp 4-5 miliar.

3. Salon Cla milik Mahdiana, istri Irjen Djoko Susilo juga disita KPK. Salon itu dikelola Mahdiana sejak dua tahun lalu. Penyitaan itu dilakukan sejak Rabu (6/3). Petugas KPK datang dan langsung menempel segel penyitaan.

4. Di kawasan Jl Durian Raya, Jagakarsa, KPK menyita rumah mewah, gudang, dan tanah seluas 1.000 meter. Rumah mewah bergaya Jawa itu kosong. Informasi dari warga, rumah itu didiami Mahdiana, yang dinikahi Djoko pada 2001.

5. Rumah megah Irjen Djoko Susilo di Tapos, Jawa Barat, akhirnya disita KPK. Untuk memasang papan penyitaan, petugas KPK mengebor gerbang di rumah yang terletak di Jalan Raya Leuwinanggung No 69 RT 1 RW 8 Leuwinanggung, Tapos, Depok, Jabar.

6. Rumah mewah dua lantai yang terletak di kawasan elite Jl Prapanca, Kebayoran Baru, Jaksel ini dahulunya biasa ditinggali Dipta Anindita, istri muda Djoko. Tapi ketika direnovasi, pada 2012 Dipta pindah ke rumah yang lain. Rumah ini memiliki dua gerbang, satu untuk masuk dan satu untuk keluar. Rumah ini rata-rata berornamen kayu dengan jendela yang besar. Ada CCTV dipasang di gerbang rumah.

7. Rumah mewah milik Irjen Djoko Susilo ini terletak di Jl Elang Mas, Blok C3, Jagakarsa, Tanjung Duren, Jakarta Selatan. Rumah ini memiliki dua lantai serta berpagar tinggi. Tapi rumah ini kosong dan seperti tak terawat.

8. Rumah Irjen Djoko Susilo di Depok, Jabar yang disita KPK berada di hook Perumahan Pesona Khayangan Mungil, tepatnya di RT 1 RW 29 Blok E1 Jalan M Yusuf Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

9. Rumah yang berada di daerah mahal Jl Cikajang No 18, Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini memiliki ruang bawah tanah (basement). Ruang bawah tanah itu berada di dekat garasi mobil yang sudah hancur. Di garasi itu ada tangga menuju ruang bawah tanah.

10. Rumah mewah milik Irjen Djoko Susilo di Semarang terletak di perumahan elite Klaster Golf Residence Blok C/No 12 Graha Candi Golf, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Rumah Irjen Djoko berada di Kavling IV.

11. Rumah ini memiliki gerbang yang kokoh. Bentuknya pun terkesan mewah dengan bangunan yang megah. Luasnya pun sekitar 2.500 meter. Rumah milik Irjen Djoko ini terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan No 70, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo.

12. Rumah kuno di Yogyakarta milik Irjen Djoko ini berada di Jalan Langenastran No 7 Kelurahan Patean, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Sekitar 100 meter dari sisi timur Alun-alun Kidul Kraton Yogyakarta. Luas rumah kurang lebih kira-kira 600 meter persegi.

13. Rumah milik Djoko Susilo ini terletak di Jalan Sam Ratulangi No 16, Kampung Gremet Manahan, Solo. Rumah mewah ini terletak di atas tanah 500 meter persegi. Rumah ini dibangun sekitar lima tahun lalu.

14. Rumah Irjen Djoko lainnya di Yogya berada di kawasan benteng Kraton atau masuk kawasan Njeron Benteng. Rumah tersebut terletak sekitar 500 meter sebelah barat Alun-alun Selatan. Tepatnya di Jl Patehan Lor No 34 dan 36 Kecamatan Kraton Yogyakarta. Rumah tersebut terletak tidak jauh dari kompleks Tamansari. Satu rumah seluas 1.500 meter persegi

15. Sedangkan satu rumah lagi terletak persis di sebelah barat rumah kuno, hanya terpisah gang sempit yang merupakan jalan warga Kampung Taman, Solo. Rumah yang bernomor 36 ini adalah rumah dengan bangunan baru. Luas tanah sekitar 400 meter persegi dan dibeli Djoko sebesar Rp 350 juta.

Pakar pencucian uang dari Universitas Trisaksi, Yenti Gunarsih, berharap KPK berhasil dalam perampasan harta kekayaan hasil korupsi dari Djoko. Ia berharap KPK bisa berhasil dalam dakwaan kasus Simulator SIM dan pencucian uang.

“Semoga kali ini KPK benar-benar bisa menuntaskan kasus korupsi simulator dan sekaligus dengan TPPU sehingga upaya perampasan hasil korupsi tersebut optimal,” kata Yenti.(dtc)




Tangga Pelabuhan LASDP Tembilahan Rusak, Warga Desak Perbaikan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga keluhkan kerusakan tangga pelabuhan LASDP Tembilahan. Maka itu, mereka minta pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi korban jiwa.

Saat ini kondisi tangga pelabuhan yang panjangnya sekitar 10 meter ini mengalami kerusakan dibeberpa bagian. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari kroposnya dibagian lantai dan besi bagian kiri kanan untuk tumpuan pegangan penggunanya.

Menurut pengawas pelabuhan LASDP, Iyan (40), kerusakan dibeberpa bagian tangga pelabuhan cukup membahayakan para calon penumpang. Jika hal ini tidak segera diperbaiki, maka bisa mempersulit aktivitas warga dan calon penumpang yang memanfaatkan pelabuhan itu.

“Sebagian lobang yang menganga di tangga pelabuhan itu sudah ditutup dengan papan. Tapi itu hanya sebagain kecil saja,” terang  Iyan kemaren sambil mengatakan sebelumnya pernah dilakukan perbaikan, namun bukan pada bagian tangga, melainkan dibagian ponton apung pelabuhan.

Dalam keharinya, pelabuhan ini merupakan salah satu pelabuhan tersibuk yang ada di Kota Tembilahan. Karena disana, selain bersandar kapal motor yang mengangkut sembako, juga terdapat speedboat yang dipergunakan masyarakat sebagai alat transpotasi yang menghubungkan ke beberapa kecamatan pesisir di Inhil.

Sekretaris Dinas Perhubungan Inhil, TM Saifullah saat dikomfirmasi mengenai hal itu menyebutkan pihaknya akan mencarikan solusi terbaik. “Kita akan lihat dulu gimana kondisinya. Kalau memang mendesak perbaikanya, tentu akan kita upayakan,” ungkap TM (dro/*1)




Warga Teluk Belengkong Desak Perbaikan Tanggul

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Warga Desa Indra Sari dan Desa Beringin Mulya, Kecamatan Teluk Belengkong, mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk segera melakukan perbaikan tanggul jebol di desa mereka.

Sejak jebol dua tahun silam, kondisi aliran sungai dan kanal setempat tidak bisa befungsi seperti semula. Untuk mengangkut hasil panen, warga terpksa melakukan dengan cara melangsir menggunakan sampan yang daya tampungnya sangat minim.

Bahkan warga harus mengeluarkan biaya panen yang cukup besar, bila dibandingkan dengan mengangkut hasil panen dengan menggunakan pompong atau ponton. “Perbaikan hanya bisa kami lakukan dengan cara swadaya. Itupun hasilnya tidak maksimal. Kalau sudah tidak hujan selama tiga hari saja maka kondisi kanal akan kering,” ungkap Kepala Desa Indra Sari, Musmulyadi, Ahad (10/3) kemaren.

Senada, Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin Mulya, Eko menyatakan tidak hanya desanya dan Desa Indra Sari yang merasakan dampak dari jebolnya tanggul, tetapi ada 13 Desa yang sangat merasakan persolan ini. Katanya, kalau hanya mengandalkan tangan masyarakat, maka perbaikan tanggul yang sesungguhnya tidak akan bisa selesai.

“Masalah ini harus ada campur tangan pemerintah daerah dan DPRD. Sudah dua tahun persoalan ini terjadi, namun belum bisa kami atasi sendiri. Paling tidak ada alat berat (eskavator) yang digerakan untuk dapat melakukan perbaikan tanggul,” kata Eko.

Yang lebih disayangkan warga, kurangnya perhatian anggota legislatif dari daerah pemilihan setempat. Eko meminta ada tindakan nyata yang diambil apalagi kejadian itu sudah terjadi dua tahun silam.

“Inikan masalah serius menyangkut ekonomi masyarakat. Tidak salahnya kalau kawan-kawan anggota DPRD mencarikan solusinya. Ini juga merupakan aspirasi masyarakat,” tuturnya yang diaminkan Musmulyadi, kala itu.(dro/*1)




Teruskan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Herwanissitas Kembali Maju Pada Pileg 2014

Herwanissitas saat mendandatangani pendaftaran sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif pada Pileg 2014 mendatang di DPC PKB Inhil
Herwanissitas saat mendandatangani pendaftaran sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif pada Pileg 2014 mendatang di DPC PKB Inhil

Tembilahan (www.detikriau.org) – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Herwanissitas kembali maju dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Pertarungan keduakali bagi dirinya ini dikatakannya sebagai sebuah tekad untuk meneruskan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya sudah memasukkan formulir pendaftaran tadi sore di DPC PKB Inhil. Niat saya ini sudah mendapatkan restu dari keluarga terutama orang tua. Semoga niat untuk memberikan pengabdian pada periode kedua kalinya ini juga kembali mendapatkan restu dari masyarakat,” Ujar Herwanissitas melalui sambungan telepon selular kepada detikriau.org. Jum’at (8/3)

Sebagai putra yang lahir dan dibesarkan diwilayah pesisir Inhil, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir tetap dijadikannya sebuah spirit pengabdian. Menurut Sitas, nama biasa ia disapa, apa yang sudah dilakukan dan diperjuangkan bagi masyarakat tanah kelahirannya selama ini masih dirasakannya jauh dari kata cukup. Ia bertekad, selama masih diberikan kepercayaan, dirinya akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang memberikan amanah kepada dirinya.

“Masih terlalu banyak yang harus dibenahi. Disamping peningkatan SDM melalui sektor pendidikan, pengupayaan peningkatan sumber penghidupan masyarakat juga tidak kalah penting. Apa yang sudah saya lakukan selama ini masih butuh berbagai pembenahan dan penyempurnaan. Semoga niat saya untuk kembali meneruskan apa yang sudah saya mulai itu kembali direstui masyarakat.”Pungkas Sitas.

Sekretaris Pendaftaran Bakal Calon Anggota legislatif DPC PKB Inhil, Burhanuddin ketika dikomfirmasi membenarkan kembali majunya Herwanissitas untuk menjadi Anggota DPRD Inhil melalui PKB.” Benar, ia mendaftar untuk Daerah Pemilihan (Dapil)  tiga yang meliputi Kecamatan Enok, Tanah Merah, Concong dan Kuala Indragiri (Kuindra)” Jawab Burhan.

Pendaftaran Bakal Calon Legislatif DPC PKB Inhil dimula sejak tanggal 10 Februari 2013 hingga 10 Maret 2013 dan terbuka untuk umum.(dro/*0)




Cekcok Dengan Istri, Karyawan PT ASI Nekad Habisi Nyawa Dengan Bergantung Diri

gantungTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Saratodo Lase, karyawan PT. Agro Sarimas Indonesia (ASI) ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali di tempat tinggalnya, Perumahan Diviso V Desa Pancur, Kecamatan Keritang,  Rabu (6/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Meski korban sempat dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban sudah tidak dapat tertolong akibat luka dibagian tenggorokan. Diduga, aksi nekat korban tersebut dilakukan korban karena masalah rumah tangga. Sebelumnya melakukan aksi nekatnya diketahui korban sempat terlibat cekcok mulut dengan istrinya Sumiati.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK, M.Si melalui Kapolsek Keritang AKP, Ratib mengatakan, berdasarkan keterangan saksi sebelum kejadian itu korban sedang bertamu ke rumah teman kerjanya Budi Utomo. Kebetulan rumah sahabatnya itu tidak jauh dari rumahnya. Entah karena apa istri korban yang tiba-tiba datang langsung mengajak pulang ke rumah.

Meski dalam kedaan tidak enak hati dan raut wajah tampak kesal, korban tetap menuruti keinginan istrinya untuk pulang. Tidak lama setelah itu dikabarkan korban terlibat cekcok mulut cukup serius dengan istrinya. Buntut dari perkelahian itu, istri dan anak korban langsung keluar rumah. Sedangkan korban tetap berada didalam rumah dengan kondisi pintu dan jendela terkunci dari dalam.

“Sekitar pukul 20.00 WIB korban sempat mengirim pesan singkat kepada mandor kerjanya, Budi Cahyo. Korban menceritakan bahwa dirnya sedang kesal akibat pertengkaran dengan istrinya. Namun sekitar pukul 21.35 WIB, tidak ada komunikasi antara Budi dan korban.  Pesang singkat yang ditujukan ke nomor pibadi korban tidak ada balasan demikian pula ketika dihubungi langsung,” kata Kapolsek, Kamis (6/3).

Kecurigaan atas hal yang tidak baik ternyata benar, saat pintu rumah korban di dobrak oleh rekan-rekanya. Ketika itu korban didapati dalam keadaan posisi tergantung dengan lidah menjulur dan mengeluarkan air liur namun masih bernafas, meski sudah tidak normal.

“Teman-teman korban yang ada di TKP langsung melarikan korban ke ke Puskesmas terdekat. Namun nyawa korban tidak dapat tertolongkan,”kata Ratib.

Dilihat dari hasil visum yang dilakukan oleh petugas medis, korban murni meninggal akibat bunuh diri. Sebab, pada hasil pemeriksaan di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan atau tanda-tanda yang mengarah pada tindak kekerasan fisik.(dro/*1)