Stok Solar Inhil Masih Mencukupi

solarTembilahan (www.detikriau.org) – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang hampir terjadi dikebanyakan daeran di Indonesia termasuk Riau dalam sepekan terakhir belum terlihat terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Kebutuhan dan ketersedian solar masih terbilang normal.

Berdasarkan pantauan lapangan, kebutuhan minyak solar masyarakat masih terbilang normal. Pantauan didua depot pengisian bahan bakar minyak (jalan sungai beringin Kecamatan Tembilahan dan Jalan lintas Provinsi Parit IV Kecamatan Tembilahan Hulu. selasa (26/3) sore) memang sempat terlihat terpajang tulisan “solar habis”. Namun berdasarkan keterangan petugasnya, hal itu biasa, karena memang stok hari tersebut sudah habis dan esok pagi pasokan kembali akan diterima.”Belum ada kelangkaan pak. Kebutuhan masyarakat masih bisa terpenuhi,” Ujar petugas.

Hal senada juga disampaikan oleh Operation Head (OH) Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tembilahan, Abdul Halim. Menurutnya, sejauh ini, persedian BBM jenis solar masih mencukupi.”Tidak ada kelangkaan. Saat ini kita masih memiliki stok lebih kurang 2000 kl.” Jawab Abdul Halim melalui sambungan telepon selular kepada detikriau.org, selasa (26/3) sore. (dro/*0)




Tak Ada Keharusan Tes Kejiwaan Bacaleg dilakukan di RSJ

Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi
Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi

Tembilahan (www.detikriau.org) – Tidak ada keharusan tes kejiwaan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dilakukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Jika memang memenuhi persyaratan, dokter, puskesmas dan Rumah Sakit Umum bisa mengeluarkan surat tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, rabu (27/3).”KPU tidak mengharuskan pengurusan surat keterangan kesehatan jiwa dilakukan di RSJ. Dokter, Puskesmas dan Rumah Sakit Umum berhak mengeluarkan asalkan mereka memang memiliki dokter yang berkompeten,” Kata Joni.

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Irianto ketika dikomfirmasi juga membenarkan. Ia menyatakan, RSUD PH memiliki tenaga dokter yang disyaratkan.”Insyaallah besok kita akan undang ketua masing-masing Parpol. Disamping untuk melakukan sosialisasi, sekaligus kita akan tetapkan jadwal dan besaran biayanya,” Jawab Irianto.

Tengku, salah seorang Bacaleg salah satu Parpol di Tembilahan mengaku lega mendengar kebijakan ini. Menurutnya, disamping persoalan biaya, kebutuhan waktu untuk melakukan tes kejiwaan di RSJ Pekanbaru dirasakan sangat memberatkan.”Alhamdulillah. kebijakan ini tentunya sangat meringankan. Bukan hanya persoalan biaya, kebutuhan waktu jika harus mengurus di Pekanbaru pastinya sangat memberatkan kita,” Syukur Tengku. (dro/*0)




Bulog Tembilahan Tetap Beli Beras Lokal

bulogTEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Sama seperti tahun sebelumnya, tahun 2013 ini Perum Bulog Sub  Drive Tembilahan, masih melakukan pembelian beras petani di beberapa kecamatan se Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Beradasrkan data dari Bulog Tembilahan, tahun 2012 kemarin sebanyak 1.600 ton beras petani lokal Inhil yang berhasil dikumpulkan dan selanjutnya dilakukan pembayaran sesuai harga yang sudah menjadi ketentuan Bulog.

“Saya rasa tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini juga daemikian. Kami tetap komit membeli beras petani lokal. Selagi standarnya sesuai dengan yang diinginkan bulog,” Kata Kepala Bulog Tembilahan A. Faizal Ashari Rambe, Selasa (26/3).

Pengadaan beras lokal petani Inhil, kemungkinan baru akan dimulai pada saat memasuki masa panen, yakni sekitar bulan April dan Mei mendatang. Untuk itu dia meminta kepada para petani agar benar-benar memperhatikan kualitas beras.

“Kalau memang kualitasnya bagus, tetap akan kita beli. Tapi apabila kualitasnya jelek, kami tidak dapat memaksakan,” jelasnya.

Ada beberapa kecamatan se Inhil yang memiliki potensi cukup besar dibidang pertanian padi, diantaranya Kecamatan Reteh, Keritang dan Kecamatan Batang Tuaka. Hal itu jika dilihat dari luas areal pertanian.

“Kami berharap kerja sama yang baik tetap berlanjut sampai dimasa-masa berikutnya. Karena Bulog sendiri sedang berusaha maksimal untuk memanfaatkan produksi-produksi padi lokal dalam negeri,”pungkasnya.(dro/*1)




6.402,1 gram Ganja Kering Dimusnahkan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sedikitnya 6.402,1 gram ganja kering dimusnahkan oleh Satuan Unit Narkoba Polres Indragiri Hilir. Acara pemusnahan barang tersebut digelar dihalaman Mapolres Inhil, pada Selasa (25/3) dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP.Imron Teheri S.sos.

Hadir pada acara pemusnahan itu, instansi terkait antara lain perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tembilahan, perwakilan dari Pengadilan Negeri Tembilahan serta dari pihak Pemerintah Kabupaten Inhil, dan seluruh Anggota Unit Narkoba.

Dalam sambutannya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kasat Narkoba AKP.Imron Teheri      S.sos mengatakan barang bukti berupa ganja kering yang dimusnahkan merupakan hasil penangkapan dari Sat Narkoba Polres Inhil, kemudian Polsek Keritang dan Polsek Kemuning.

“Barang bukti yang sudah dimusnakan, adalah hasil penangkapan pada bulan Maret 2013 kemarin, oleh Sat Narkoba Polres Inhil, Polsek Kemuning dan Polsek Keritang. Untuk jumlah tersangka terdapat 5 orang,”ujar AKP.Imron Teheri S.sos.

Adapun untuk rincian hasil penangkapan sebagai berikut, pertama sesuai dengan LP/32/III/2013/Riau/Res.Inhil tertanggal 4 Maret nama tersangka Sukri Eriko ditangkap Sat Narkoba Polres Inhil, dengan barang bukti berupa ganja kering sebanyak 2.087,4 gram dimusnahkan 2.041.2 gram sisanya 46,2 untuk keperluan lab.

Berikutnya LP/06/III/2013/Riau/Res.Inhil/Sek.Keritang tertanggal 8 Maret, tersangka Jona Sihotang dan Payaman Sihotang dengan barang bukti berupa ganja kering 2.651,3 gram dimusnahkan 2.042,2 gram untuk keperluan lab sebanyak 57 gram.

Sedangkap LP/06/1II/2013/Riau/Res.Inhil/Sek Kemuning tanggal 10 Maret, tersangka ada 2 orang yakni Hendra Hamonangan Sinaga dan Pinel Parlindungan Naibaho. Lalu barang bukti berupa 1.801,8 gram ganja kering, dimusnahkan 1.766,6 gram dan dikurangi keperluan lab terdapat 35,2 gram.

Pada kesempatan ini Kasat Narkoba AKP.Imron Teheri S.sos menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama membrantas peredaran atau jaringan segala jenis narkoba. “Untuk membrantas narkoba bukan hanya tugas Polisi melainkan tugas kita bersama. Oleh karena itu silahkan warga melapor ke Polisi terdekat, jika melihat adanya aktifitas masalah narkoba pada lingkuangannya,”ajak Kasat Narkoba.(dro/*4)




Persih Tembilahan Ditahan Imbang PS Bengkulu 2-2

persihTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Persih Tembilahan hanya mampu meraih satu poin di kandang setelah ditahan dengan skor imbang 2-2 oleh lawan PS Bengkulu pada laga lanjutan Divisi Utama musim kopetisi 2012-2013 di Stadion Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (23/3) kemarin.

Gol Persih Tembilahan dicetak oleh pemain tengah Ferry Putra di menit 7, sedangkan gol kedua Persih dicetak oleh Yanto pada menit 13 melalui tendangan voli. Diawal-awal babak pertama, Persih terlihat menekan PS Bengkulu. Sehingga beberapa kali peluang nyaris menciptakan gol.

Bahkan pada menit ke 15, Persih Tembilahan sempat mendapat hadiah pinalti, setelah Victor Yendra dilanggar dikotak terlarang. Lalu wasit Masril menunjuk titik putih dengan meniup peluit. Saat itu, Ferrry Putra yang mendapat kepercayaan untuk melakukan eksekusi gagal. Setelah tendangan kerasnya kearah kanan, mampu di tepis penjaga gawang PS Bengkulu Bayu Andika.

Sibuk menekan dan merasa diatas anggin, Pertahanan Persih Tembilahan sedikit lengah, sehingga empat menit setelah hadiah pinalti gawang Persih yang dijaga Agus Salim bergetar oleh pemain depan PS Bengkulu, Yulio Irfanda. Kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Gol penyeimbang, PS Bengkulu kemudian diciptakan oleh Koko Pernando melalui kemelut didepan gawang Persih. Kedudukan kembali berubah menjadi 2-2. Hingga peluit dibunyikan wasit tanda turun minum kedudukan imbang 2 sama menjadi sajian kedua kesebelasan pada saat itu.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain ngotot. Jual beli serangan di berbagai lini tampak menghiasi pertandingan. Namun kedudukan tetap tidak berubah. Bahkan saat itu wasit mengganjar pemain PS Bengkulu Randi Jasmen dengan kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras.

Tidak lama berselang, pemian tengah Persih Tembilahan, Chairul Anam juga mengalami hal serupa. Dia terpaksa diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras untuk kedua kalinya. Meski bermain dengan jumlah 10 orang, Persih dan PS Bengkulu tetap berupaya menciptakan gol. Dan akhirnya peluit panjang pun dibunyikan wasit tanda usainya pertandingan. Kedudukan tetap imbang 2-2.(dro/*1)




Speadbot Tenggiri Expres 7 Terbakar

boat terbakarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Speedboat Tenggiri Expres 07 hangus terbakar di Parit 8 Perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Sabtu (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Beruntung dalam kejadiaan itu tidak ada korban jiwa.

Menurut informasi yang dirangkum, sekitar pukul 14.10 WIB Speedboat Tenggiri Expres yang baru tiba dari Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) langsung menaikan puluhan penumpangnya di Pelabuhan HK Sungai Guntung. Setelah itu, Muslimin (34) selaku kapten langsung mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Kois Merah CV Nugraha Inhil Perkasa

Begitu terisi sekitar 900 liter BBM jenis Premium, sepeadbot langsung menuju tempat bersandar. Baru sekitar 2 menit berjalan, tiba-tiba dari arah belakang bagian mesin muncul percikan api dan langsung mebakar sehingga menghabiskan seluruh lambung dan lima unit mesin Suzuki 200 PK.

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan,SIK, M.Si melalui Kapolsek Kateman, Kompol Hotasi Purba, saat dikomfirmasi, membenarkan telah terjadi kebakaran satu unit Speedboat Tenggiri Expres 07 rute Batam-Sungai Guntung PP. Menurut dia tidak terjadi korban luka maupun meninggal.

Karena Speedboat dalam keadaan kosong, hanya terdapat lima anak buah kapal (ABK) dan satu orang kaptennya. Melihat kejadian itu warga yang ada disekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung membantu memadamkan api dan mengevakuasi ABK yang saat itu masih berada di dalam Speedboat.

“Sekitar pukul 16.10 WIB api baru bisa dipadamkan total. Tidak ada pemadam kebaran resmi, warga dan petugas hanya menggunakan mesin robin untuk memadamkan api yang cukup besar,” ungkap Hotasi Purba, Sabtu (23/3).

Kebakaran yang menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai 1,5 milyar ini dikatakan pihak kepolisian masih dalam penyelidikan. Beberapa orang saksi masih dimintakan keterangan.