Gebrak Inovasi Kliping, Dinas Penanaman Modan dan PTSP Inhil Wujudkan Kemudahan Bagi Pelaku Usaha

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Permudah pelaku usaha dalam penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Indragiri Hilir buat gebrakan inovasi Klinik Pelaporan Realisasi Investasi Keliling (KLIPING). 21/07/23.

Dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Indragiri Hilir, Haryono, S.Hut Inovasi ini bertujuan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM dengan datang langsung ke lokasi pelaku usaha.

Tim Inovasi KLIPING dari DPMPTSP Kabupaten Indragiri Hilir sebelumnya akan melakukan survei data dalam sistem OSS terhadap pelaku usaha yang terdaftar di sistem OSS namun belum melakukan penyampaian LKPM.

Selanjutnya, pelaku usaha akan dihubungi oleh Tim Inovasi KLIPING untuk mengatur jadwal kunjungan ke lokasi yang bersangkutan.

Setelah nanti tiba di lokasi, Tim Inovasi KLIPING akan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha dalam penyampaian LKPM, mulai dari membuka laman LKPM di OSS, mengisi formulir kegiatan usaha, mengisi data perkembangan investasi sampai dengan mengirim laporan kegiatan penanaman modal yang telah diisi.

“Selain melakukan survei data dari sistem OSS, Tim Inovasi KLIPING juga menerim permintaan pendampingan pengisian LKPM langsung dari pelaku usaha yang menghubung lewat kontak Whatsapp di website Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Indragiri Hilir,” urai Haryono, Kamis 20 Juli 2023.

Dengan adanya inovasi KLIPING ini, diharapkan Kepala DPMPTSP Inhil akan mempercepat proses penerimaan data LKPM dari pelaku usaha serta dapat meningkatkan nilai realisasi investasi di daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

“Inovasi KLIPING ini dibuat sebagai komitmen Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Indragiri Hilir untuk memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kemudahan berinvestasi di Kabupaten Indragiri Hilir,” Tegas Haryono.(Galery/DPMPTSP)




Kadin Inhil Sosialiasi Keppres Nomor 18 Tahun 2022

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan sosialisasi Keppres Nomor 18 Tahun 2022.

“Kita sudah melakukan silaturahmi dan sosialisasi Keppres Nomor 18 Tahun 2022 kepada beberapa instansi seperti Polres, Kodim 0314/Inhil dan Kejaksaan Inhil,” sebut Ketua Kadin Inhil, Edy Indra Kesuma, Kamis (6/7).

Ia mengatakan bahwa sesuai sesuai dengan Keputusan Presiden RI (Keppres No. 18/2022) tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Kamar Dagang dan Industri (AD & ART Kadin) Kadin hanya ada saru di Indonesia.

“Kadin di Indonesia hanya ada satu, yakni Kadin Indonesia yang dipimpin oleh bapak Arsjad Rasjid,” sebut Edy Indra Kesuma.

Selain melakukan sosialisasi terkait Keppres Nomor 18 Tahun 2022, Edy Indra Kesuma juga menyampaikan peran Kadin Indonesia

“Kadin berperan sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia,” sebut Edy Indra Kesuma.

Disamping itu dia juga mengajak seluruh pelaku dunia usaha di Kabupaten Inhil untuk bergabung bersama Kadin.

“Kami tentunya berharap kepada seluruh pelaku dunia usaha untuk bergabung bersama Kadin,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Inhil Nova Puspitasari menyambut baik atas kunjungan yang dilakukan oleh Kadin.

“Kami berharap kedepan Kadin bisa tetap menjadi mitra pemerintah dalam dibidang perekonomian,” tutur Nova Puspitasari.

Selain itu, Nova Puspitasari juga mengajak para pengusaha di Inhil untuk bergabung bersama Kadin.

“Kami juga mengimbau kepada para pengusaha untuk bisa segera bergabung dengan mendaftar menjadi anggota Kadin,” tuturnya. ***




Kehadiran Arif dan Cak Lontong Buat Malam Syukuran Hari Bhayangkara ke-77 Polres Inhil Makin Meriah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Malam syukuran Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023 yang digelar Polres Inhil berlangsung meriah dengan kehadiran guest star penyanyi Arief Putra dan Pelawak tanah air Cak Lontong dan kawan-kawan.

Syukuran digelar Polres Inhil di Lapangan Gajah Mada Tembilahan bersama masyarakat, Sabtu (1/7). Turut dihadiri Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti, Ketua DPRD Inhil Dr H. Ferryandi, Kapolres AKBP Norhayat, Dandim Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, dan Unsur Forkopimda yang lain.

Penampilan Arief serta Cak Lontong mampu menghibur tamu undangan dan penonton yang hadir. Keduanya tampil memukau memeriahkan acara.

Bupati Inhil melalui Wakil Bupati H Syamsuddin Uti menyambut baik dan mendukung atas diadakannya acara syukuran oleh Polres Inhil dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-77 ini.

“Karena selain sebagai bentuk ungkapan syukur kita kepada tuhan yang yang maha kuasa, juga diharapkan dapat mempererat jalinan silaturrahmi dan sinergi di antara kita semua,” ungkapnya.

Hari bhayangkara ke-77 ini mencerminkan semangat pengabdian, profesionalisme, dan pelayanan publik yang tinggi yang menjadi prinsip kerja kepolisian Republik Indonesia.

“Oleh karena itu, anggota kepolisian, pemerintah, dan masyarakat umum turut berpartisipasi dalam merayakan momen ini, melalui serangkaian kegiatan yang dilaksanakan seperti bhakti sosial, sunatan massal, donor anjangsana, bantuan sembako bagi serta dan darah, bersih-bersih rumah ibadah, fakir miskin dan anak yatim piatu, tournamen olahraga sepak bola, badminton, bola volley dan tenis lapangan, olahraga bersama, jalan santai, bazar umkm, doa bersama lintas agama,silaturahmi dengan stakeholder, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” paparnya.

Kapolres Inhil AKBP Norhayat menjelaskan, Polri memiliki peran dan sangat penting kontribusi yang terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, kondusifitas, termasuk dalam menghadapi pesta demokrasi pada tahun depan yakni pemilihan umum serentak tahun 2024 yang meliputi pemilu legislatif, pemilu presiden dan pemilihan kepala daerah.

“Melalui kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para juara turnamen sepakbola, badminton, bola volly dan tennis lapangan dalam rangka hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023 dan berhak menerima hadian pada malam hari ini,” ucapnya.

Ia berharap semoga prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi dimasa yang akan datang.

“Untuk sama-sama kita ketahui, Malam Syukuran Hari Bhayangkara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-77 di kabupaten Indragiri Hilir dengan mengusung tema ”POLRI PRESISI UNTUK NEGERI PEMILU DAMAI MENUJU INDONESIA MAJU,” jelasnya.

Acara syukuran ini merupakan tradisi yang mana diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala petunjuk berkah dan hidayahnya kepada segenap keluarga besar Polri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mengabdi kepada masyarakat dan negara. ***




Resmikan Masjid Al-Falah, Wabup Inhil : Harap Dimakmurkan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Usai laksanakan Shalat Jum’at, Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) H Syamsuddin Uti resmikan Masjid Al-Falah di Lorong Semangka Jalan M Boya Tembilahan, Jum’at (30/06/2023).

Peresmian Masjid Al-Falah ini ditandai dengan penandatanganan prasati dan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Wakil Bupati H Syamsuddin Uti.

Masjid yang dulunya sebagai Surau Al-Falah ini dikatakan Wabup agar dapat dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai tempat yang memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk dapat memakmurkan Masjid ini dan manfaatkan bangunan ini sebagai wadah yang bermanfaat untuk masyarakat” ajak Wabup yang akrab disapa Abah SU ini.

Wabup juga mengharapkan, peresmian yang dilakukan pada hari Jum’at ini dapat memberikan keberkahan pada Masjid Al-Falah dan masyarakat sekitarnya.

“Semoga peresmian yang dilaksanakan dihari baik ini, yaitu hari Jum’at, dapat memberikan kebaikan dan keberkahan pada Masjid Al-Falah kedepan serta masyarakat yang ada dilingkungan masjid” tutup Wabup. (adv)




Pemberdayaan Keluarga Melalui Program Ekonomi Kreatif Hadir Dalam Inovasi PKK Kecamatan Mandah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan kabupaten yang menjadikan perkebunan sebagai basis ekonomi diwilayahnya. Kecamatan Mandah merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Inhil dengan mayoritas masyarakatnya bermata pencarian sebagai petani, baik itu sebagai petani tanaman pangan, petani hortikultura maupun sebagai petani perkebunan.

Adapun jenis perkebunan yang banyak digeluti oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Mandah yaitu jenis perkebunan kelapa. Perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam di Kecamatan Mandah memiliki luas 34.343 hektar, dengan potensi produksi hasil 31.458.688 kilogram (Semester II), sehingga menjadikan Kecamatan Mandah sebagai Kecamatan yang memiliki perkebunan paling luas dari 20 Kecamatan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Sedangkan untuk perkebunan kelapa jenis Kelapa Hibrida di Kecamatan Mandah memiliki luas 230 hektar, dengan potensi produksi hasil 460.000 kilogram (Semester II), sehingga Kecamatan Mandah berada pada nomor 13 dari 20 Kecamatan di wilayah Kabupaten Inhil.

Dengan luas perkebunan kelapa tersebut menjadikan kelapa sebagai sumber utama penghasilan masyarakat lokal khusunya di wilayah Kecamatan Mandah.

Camat Mandah Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes mengatakan bahwa pemanfaatan perkebunan kelapa sebagai sumber penghasilan masyarakat, terutama dari hasil panen buah kelapa masih terbilang sangat tradisional, yaitu dengan hanya menjual kelapa bulat atau kopra kepada penadah atau pabrik.

Sistem penjualan yang dilakukan seperti ini justru memberikan keuntungan yang besar bagi penadah atau pabrik. Hal ini disebabkan oleh masyarakat hanya menjual hasil panenan dalam bentuk langsung, dan tidak menjual dalam bentuk produk jadi atau setengah jadi, sehingga harga jualnya pun terbilang rendah.

“Padahal apabila masyarakat atau petani kelapa mampu memanfaatkan hasil panen buah kelapa menjadi berbagai bentuk produk turunan dari sebutir kelapa, yang nilai ekonominya dapat mencapai sepuluh kali lipat dari pada nilai jual dalam bentuk kelapa bulat atau kopra,” tuturnya, Jum’at (23/6/2023).

Kurang optimalnya pemanfaatan atau pengelolaan buah kelapa untuk dijadikan produk turunan yang memiliki nilai ekonomis, disebabkan oleh tidak adanya industri atau kelompok usaha petani kelapa yang memproduksi dan memanfaatkan hasil perkebunan kelapa secara produktif, serta minimnya pengetahuan masyarakat atau petani dalam pengelolaan kelapa untuk dijadikan produk turunan dari seluruh bagian buah kelapa yang bernilai ekonomi tinggi.

“Sehingga pada akhirnya berdampak terhadap ketergantungan masyarakat atau petani pada harga penjualan kelapa bulat atau kopra,”tutur Matzen.

Lebih lanjut kata Camat Mandah, berdasarkan latarbelakang masalah ini, maka Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Mandah membuat suatu terobosan Inovasi pemberdayaan keluarga melalui program ekonomi kreatif.

ketua TP PKK Kec. Mandah melakukan pendampingan dalam pembuatan VCO.

Adapun tujuan dari pelaksanaan program ini ialah untuk mengembangkan agroindustri berbasis kelapa, sehingga memberikan motivasi dan pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat dalam pengolahan kelapa sebagai kegiatan bisnis kewirausahaan.

“Dari hasil kegiatan pemberdayaan keluarga, melalui program ekonomi kreatif yang dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Mandah, saat ini terdapat beberapa kelompok usaha masyarakat atau home industri yang mengolah kelapa menjadi suatu produk, salah satunya yaitu kelompok usaha “Permata Gambut Indonesia” dengan produk unggulannya berupa Virgin Coconut Oil (VCO),” imbuh Matzen.

Kelompok usaha ini telah berhasil membuat suatu produk turunan kelapa dengan nilai jual yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan penjualan buah kelapa dalam bentuk kelapa bulat atau kopra.

Atas keberhasilan kelompok usaha tersebut, Pemerintah Kecamatan Mandah beserta PKK Kecamatan Mandah sangat mengapresiasi dan mensuport kegiatan ekonomi kreatif yang dilaksankan oleh masyarakat wilayah Kecamatan Mandah.

“Harapan kedepannya banyak masyarakat atau petani kelapa yang mampu berkreasi dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan ekonomi kreatif dan kewirausahaan mandiri,” harapnya.

Lanjutnya, program ekonomi kreatif dan kewirausahaan merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh PKK kecamatan mandah. Program ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat, dalam pengolahan hasil pertanian sebagai kegiatan bisnis kewirausahaan.

Camat Mandah Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes saat memberikan penghargaan kepada pengusaha VCO.ist

“Karena Kecamatan mandah merupakan daerah dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani kelapa, maka program ekonomi kreatif yang kami laksanakan terfokus pada pengelolaan hasil perkebunan kelapa,” tutup Camat Mandah, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes. (Redaksi/Arb)




Trobosan Baru, Pemerintah Kecamatan Mandah Hadirkan Inovasi Pasma Mandah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali membuat atau menghadirkan suatu trobosan baru yang bernilai penting untuk masyarakat setempat.

Trobosan itu berupa Inovasi yang diberi nama Pasma Mandah atau Pasar Swadya Masyarakat Mandah.

Dari keterangan yang disampaikan Camat Mandah kepada awak media, Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes memaparkan latar belakang dibentuknya Inovasi Pasma Mandah.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan bentuk ekonomi kerakyatan yang memberikan kontribusi besar terhadap pilar perekonomian di Indonesia, sehingga ketahanan dan kelangsungan hidup pasar tradisional akan berpengaruh terhadap kondisi perekonomian nasional.

“Maka dari itu, pemerintah harus tetap menjaga keberadaan pasar tradisional,” imbuh Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes, Jum’at (23/6/2023).

Lanjutnya, peran pemerintah daerah merupakan hal mutlak yang menjadi tolak ukur berlangsungnya pembangunan pasar tradisional, karena dalam paradigma good governance pemerintah daerah punya peran penting dalam pembangunan daerahnya.

“Pasar tradisional dalam sebuah daerah merupakan sarana yang menjadi tolak ukur mutlak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah pedesaan atau kecamatan yang jauh dari pusat kota yang perkembangan ekonomi masyarakatnya melonjak dengan cepat,” ungkap Camat Mandah.

Lebih lanjut kata Matzen bahwa pasar tradisional akan berjalan dengan optimal apabila terdapat manajemen pengelolaan di dalamnya. Pengelolaan bertujuan untuk menciptakan pasar yang dapat mensejahterakan pedagang, selain itu juga pengelolaan diterapkan untuk menciptakan kenyamanan bagi pembeli dalam berbelanja.

“Pengelolaan pasar yang dimaksud seperti pengaturan pedagang kios dan los, pengelolaan sampah dan limbah, penyediaan lahan parkir, pemeliharaan gedung dan pengaturan fasilitas penunjang lainnya yang menjadi kunci penting untuk mengubah citra kumuh, jorok pasar tradisonal,” paparnya.

Dalam memfasilitasi sarana dan prasarana kios atau tempat berjualan bagi pedagang, Matzen menyatakan bahwa pemerintah dapat menerapkan sistem pembangunan pasar melalui Swadaya Masyarakat, cara ini merupakan solusi yang baik dalam memenuhi kebutuhan pedagang akan tempat berjualan.

Pasar swadaya merupakan pasar yang dibangun atas swakarya masyarakat, sehingga segala bentuk kreativitas masyarakat dan sumber daya yang dimiliki dapat di tampung dan dijual belikan di pasar ini.

“Mengingat pentingnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pasar tradisional, maka Pemerintah Kecamatan Mandah dalam hal ini melakukan suatu terobosan inovasi yang diberi nama PASMA MANDAH (Pasar Swadaya Masyarakat Mandah-red),” tututnya.

Salah satu pedangan yang mengisi kios Pasma Mandah yang menjual suku cadang mesin disel. ist

“Inovasi ini dibuat dengan tujuan agar terciptanya pasar tradisional dengan pengelolaan yang baik dengan memfasilitasi berupa pembangunan kios pasar dengan menggunakan sistem swadaya masyarakat,” tambah Camat Manda, Matzen.

Lebih jauh Matzen mengatakan bahwa sistem ini didukung dengan pengelolaan yang langsung dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Mandah.

Pengelolaan pasar yang dimaksud seperti pengaturan pedagang kios dan los, pengelolaan sampah dan limbah, penyediaan lahan parkir, pemeliharaan gedung dan pengaturan fasilitas penunjang lainnya.

Salah satu pedangan yang mengisi kios Pasma Mandah yang menjual pakaian dan lainnya. Ist

“Selian itu juga untuk menertibkan pasar, untuk mengurangi pasar yang kumuh, untuk membuat lingkungan pasar menjadi ASRI, untuk membantu pedagang yang tidak punya modal dengan subsidi silang dan kerjasama bagi hasil serta untuk membuat jual beli menjadi terarah dan teratur,” tutup Camat Mandah Ns.Matzen, S.Kep, MSi, MM.Kes. (Redaksi/Arb)