Mahasiswa Pelaku Ranmor Terancam diberhentikan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemberhentian seorang mahasiswa bisa dilakukan jika yang bersangkutan melakukan pelanggaran berat dan pelanggaran kode etik. Keputusan itu bisa dilakukan melalui pertimbangan rapat senat.

Hal disampaikan oleh Pembantu Rektor (Purek) Satu bidang Akademi Universitas Islam Indragiri (UNISI) Dr Edy Susrianto menjawab komfirmasi wartawan terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor oleh salah seorang Mahasiswa UNISI baru-baru ini

“Untuk kasus yang satu itu, kami akan mengambil tindakan tegas hingga ketahap pemecatan,” jelasnya.

Sementara itu Pembantu Rektor tiga Bidang Kemahasiswaan, HM Yunus Hasby menambahkan, pelaku ranmor, Afrinal Gunawan adalah mahasiswa Unisi Tembilahan. Yang bersangkutan tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi semester 8.

“Kami selaku dosen mereka tetap akan menyerahkan masalah ini kepada  pihak yang berwajib. Kalau memang terbukti, tentunya sanksi pemberhentian bisa saja dilakukan. Sebab tidakannya sudah mecoreng nama baik Unisi,” cetusnya.(dro/*1)




Pertamina Jamin Stok BBM Masih Aman

stok bbm pertamina seberang tembilahanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sementara ditunda,  meski demikian Pertamina Rayon Tembilahan, menjamin stok BBM  jenis solar, premium dan minyak tanah (Mitan) aman hingga beberapa hari kedepan.

“Dari catatan kami belum ada lonjakan serius konsumsi BBM.. Pasokan berjalan normal seperti biasa, kita tidak mengalami kekurangan distribusi,”kata Kepala Pertamina Rayon Tembilahan Abd Halim, Selasa (7/5).

Saat ini saja Pertamina Rayon Tembilahan, masih memiliki stok BBM jenis Premium sebanyak 797 ton yang diperkirakan akan mampu bertahan sekitar 10 hari kedepan. Sedangkan BBM jenis Solar masih terdapat 3.500 ton dan kekuatannya diperkirakan bisa mencapai hingga 15 hari kedepan.

“Kalau untuk minyak tanah (Mitan) masih sangat banyak, belum laku-laku. Mungkin ini karena pengaruh dicabutnya subsidi oleh pemerintah,”jelasnya.

Dalam waktu  dekan kata Abd Halim, pihaknya akan kembali mendapat jatah BBM jenis Premium sebanyak 1.000 ton dan Solar sebanyak 1.400 ton. Hal itu menunjukan bahwa untuk stok BBM tidak berpengaruh terhadap rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar tersebut.

“Tanggal 12 Mei nanti Premiun dan Solar masuk lagi.Untuk itu, masyarakat tidak usah terlalu khawatirlah mengenai pasokan BBM,”harapnya.

Saat ditanya mengenai pembatasan BBM, kata Abd Halim semua itu merupakan wewenangan bagian Retail Feul Marketing Pertamina. Sedangkan pihaknya hanya sebatas menjalankan stok yang sudah ada. Sehingga tidak terlalu etis kalau dirinya terlalu berkomentar mengenai masalah yang bukan menjadi kewenanganya.

“Pembatasan itu sudah di plot oleh bagian ritail, kalau kita disini sipatnya menjaga stok gudang untuk keperluan masyarakat sekitar,”pungkasnya.




Masyarakat Petalongan Butuh Pengerasan Jalan

KERITANG (Inhil)– Sepanjang 5 Km jalan Desa Petalongan, Kecamatan Keritang dalam keadaan rusak parah dan butuh pengerasan. Hingga saat itu warga setempat masih memanfaatkan jalan tanah yang kalau hujan menjadi becek dan susah untuk dilalui.

Menurut keterangan warga jalan desa setempat sudah sangat membutuhkan perhatian pemerintah, mengingat kondisnya yang rusak. Apalagi desa tersebut merupakan desa baru hasil pemekaran dari Desa Sencalang Kecamatan Keritang.

“Pernah kami perbaiki dengan cara swadaya tapi hasilnya tentu tidak akan maksimal,” jelas Poniman warga Desa Petalongan, Selasa (7/5).

3.700 warga Desa Petalongan, mayoritasnya berprofesi sebagi petani sawit. Maka itu sangat memerlukan akses jalan darat yang dapat menunjang perekonomian. Jalan yang saat ini berupa batuan dan bergelombang sangat sulit dilalui apalagi dalam keadaan musim hujan.

Sekretaris Desa Petalongan Toni Fuddin, ketika dihubungi mengatakan, jalan yang perlu dilakukan pengerasan dengan sirtu sekitar 10 Km, namun untuk tahap awal, dia berharap jika ada pengerasan cukup 5 Km dulu. “Mau kami seluruhnya. Tapi kalau pemkab tidak mampu setengahnya saja pun tak apa,” harap Toni.

Apa yang disampaikanya itu, merupakan aspirasi warga Petalongan dan perlu ditindak lanjuti. Sebab, selam ini warga mengalami kesulitan untuk mengangkut hasil-hasil bumi seperti sawit, karet, sayuran dan lainnya.

“Kondisi sebagian jalan masih berupa tanah dan setiap datang hujan ibarat kubangan,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, dana desa mandiri saat ini baru bisa mereka manfaatkan untuk pembangunan fasilitas perkantoran desa.(dro/*1)




Dishub Inhil Ancam Cabut Ijin Truk pasir Ugal-ugalan

Kadishubkominfo Inhil, H Fahrolrozy
Kadishubkominfo Inhil, H Fahrolrozy

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Pahrolrozy mengingatkan armada pengangkut pasir yang melintas dalam Kota Tembilahan tidak ugal-ugalan. Aksi seperti itu banyak mendapat keluhan warga.

“Kita tidak mau lagi mendengar ada keluhan masyarakat tentang hal itu. Kalau memang petugas mendapati dilapangan, kami tidak akan segan-segan mencabut izinya.” kata Kepala Dishubkominfo Inhil, H Pahrolrozy kemarin.

Aksi ugal-ugalan yang dilakukan para sopir truk khusus bagi pengangkut pasir, lanjut Pahrolrozy bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan para pengguna jalan serta diri pribadi sopir.(dro/*1)




Wakapolres Inhil Pimpin Upacara Operasi Simpatik 2013

wakpolres inhilTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jajaran Polres Indragiri Hilir menggelar apel upacara gabungan dalam rangka Operasi Simpatik 2013. Upacara dilakukan di halaman Mapolres Inhil Senin (6/5) dipimpin secara langsung oleh  Waka Polres Indragiri Hilir, Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK.

Ikut terlibat dalam upacara gabungan tersebut antara lain, Dinas Perhubungan, Anggota TNI Kodim 0314 Inhil, Sat Pol PP Pemkab Inhil, serta ratusan personil Polres Indragiri Hilir.

Dalam sabutannya Waka Polres Indragiri Hilir Kompol Yuniar Ari SIK menyebutkan, bahwa pada Operasi Simpatik Tahun 2013 akan digelar selama 21 hari. Mulai 6 Mei dan berakhir pada 21 Mei mendatang. Hal ini dilakukan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban serta kelancaran berlalu lintas.

“Dalam Operasi dengan kode Simpatik ini diawali dengan sosialisasi dan tindakan edukatif, terkait peraturan kelalulintasan bagi setiap pengguna jalan,” ujar Waka Polres

Dikatakannya, dengan adanya penyuluhan kepada masyarakat ini  diharapkan saat dilakukan penegakan hukum secara tegas, masyarakat dapat memahami dan menerimanya.  “Ini juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” lanjutnya.

Waka Polres juga berharap operasi ini bisa mendorong kesadaran masyarakat untuk disiplin dan tertib berlalu lintas semakin tinggi. “Potensi kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas banyak disebabkan kurang disiplinnya pengendara sepeda motor dan pengemudi angkutan umum,” pungkasnya. (dro/*5)




Kakak Adik Gembong Ranmor di Bui Polisi

iTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tim Opsnal Polres Inhil, Senin (1/5 yang lalu di TKP jalan Subrantas Tembilahan berhasil membekuk gembong pelaku curanmor. Dari tangan pelaku kakak adik ini, berhasil diamankan 5 unit kendaraan bermotor roda dua hasil aksi pelaku.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK, ketika dikomfirmasi, Senin (6/5) mengatakan, untuk menangkap gembong ranmor, Novi (24) dan Afrinal Gunawan (22) warga Kecamatan Mandah ini tim butuh waktu kurang lebih 3 bulan. Panjangnya waktu ini guna memastikan bahwa mereka adalah benar pelaku yang kerap beraksi di Kota Tembilahan.

“Kali pertama yang diringkus petugas adalah Novi saat mereka mengendarai sepeda motor Satria FU warna putih di Jalan Soebrantas,” Terang Kasat Reskrim

Setelah pelaku mengakui perbuatannya, Lanjut Kasat,  petugas langsung menggelandang ke tempat kosnya. Disana petugas semakin curiga sebab dirumah kosnya ditemukan gerenda serta peralatan bengkel, bahkan pelaku juga mengaku dalam melakukan aksinya Ia tidak sendirian namun berdua dengan adiknya.

“Dari hasil pengembangan, kedua pelaku mengaku sudah mencuri motor sebanyak 9 kali. 4 diantaranya sudah dijual kedaerah.”Terang AKP Ade Zamrah SIK.

Dari pengakuan kedua pelaku, Afrinal Gunawan (22) tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ekonomi sebuah Universitas di Tembilahan serta kakaknya, Novi (24) droup out dari kuliah. Dalam menjalankan aksinya mereka terbilang cukup professional. Sebab selain menggunakan kunci T juga bisa merubah nomor kerangka serta cat kendaraan agar pemiliknya terkecoh.

5 unit kendaraan bermotor yang berhasil diamankan, antara lain Satria FU BM 4710 GW warna putih, kemudian Satria FU BM 3012 GT warna hitam, lalu Kawasaki Ninja warna abu-abu tanpa BM, serta sebuah motor metic, Mio warna hitam BM 8588 GR.

“Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengetahui sampai sejauh mana aksi perbuatan kedua pelaku yang sudah dilakukan. Termasuk untuk mengungkap apakah mereka punya jaringan Curanmor,”akhiri Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK. (dro/*5)