Polres Inhil Musnahkan 37,6 Gram Sabu-Sabu

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  –  Bersempena peringatan Hari Narkotika Sedunia, Sedikitnya 37,6 gram narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan oleh Satuan Unit Narkoba Polres Indargiri Hilir yang pelaksanaannya sekaligus disejalankan dengan kegiatan penutupan Pondok Pesantren Kilat dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 67.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Mapolres Indragiri Hilir, dihadiri Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si, Waka Polres Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK, Ketua PN Tembilahan Djoni Witanto SH.MH, Kasipidum Boy Martin SH , para Kabag dan Kasat serta 47 peserta pesantren kilat.

Dalam sambutannya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si sebelum pelaksanaan pemusnahan mengakui bahwa untuk kasus narkoba selama dirinya bertugas di Polres Inhil, ternyata angkanya selalu mengalami peningkatan. Sebab hampir setiap bulan selalu ada pengungkapan kasus narkoba dan pelakunya mulai dari pengedar serta pemakai barang haram tersebut

“Acara pemusnahan barang bukti sabu hari ini sungguh istimewa, sebab bersamaan dengan penutupan kegiatan pesantren kilat yang diikuti 47 personil yang pelaksanaannya selama 3 hari kemaren,”kata Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si

Selain itu, Kapolres juga meminta kepada jajarannya untuk selalu konsisten dalam rangka memberantas peredaran narkoba. Untuk itu diperlukan jalinan kemitraan dengan masyarakat, sebab jika sudah ada hubungan baik dengan masyarakat nantinya bisa memberi segala informasi terkait dengan pelaku kejahatan narkoba di lingkungan masyarakat

“Pola kemitraan dengan masyarakat harus lebih kita tingkatkan, sebab melalui informasi dari masyarakat pihak Kepolisian bisa mengetahui aktifitas terjadinya kejahatan narkoba, sehingga pemberantasan narkoba akan semakin terungkap pelakunya” tambah Kapolres.

Usai acara penutupan, Kasat Narkoba AKP Imron Teheri S.sos menambahkan kejahatan narkoba di wilayah hukum Polres Inhil termasuk sudah cukup sifinikan. Pasalnya hingga saat ini hingga memasuki triwulan I dan II, sudah terdapat 30 LP dengan berkas perkara 43 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 43 orang.

Bahkan dari jumlah tersangka tersebut diatas, 3 orang diantaranya perempuan serta yang berstatus Pegewai negai Sipil sebanyak 2 orang. Lalu untuk sisanya dari masyarakat kalangan umum. Tegasnya.(dro/*e)




Tabrakan Maut, Dua Balita Meninggal Dunia

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebuah kecelakaan maut adu kambing antara sepeda motor dengan mobil Kijang Inova terjadi di Jalan Lintas RT.04 tepatnya di depan Pondok Pesantren Darus Salam Desa Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Selasa (25/6) sekitar pukul 08.45 Wib. Akibat kejadian ini, 2 orang balita kehilangan nyawa.

Dua orang korban yang meninggal dunia, diketahui bernama Taibatus Soleha (6) menghembuskan nafas ketika dilarikan ke Puskesmas Tempuling. Sedangkan korban Bunaeya Salamah (3) meninggal di TKP. Kedua korban naas tersebut, sebelum terjadi kecelakaan di bonceng sepeda motor Honda Astrea Grand BA 2110 GA yang dikendarai orang tuanya, Eliyas Muktar (42) warga Kecamatan Tempuling.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Paur Ipda Warno Akman mengatakan krnologi kecelakaan maut yang merenggut 2 korban jiwa  berawal saat motor Astrea Grand Astrea melintas dari arah Rumbai Jaya hendak menuju arah ke Tembilahan.

Pada saat itu pengendara motor Eliyas membonceng tiga penumpang,  yakni Syahyadi (37) warga Desa Sungai Salak duduk dibelakang, kemudian duduk ditengah Bunaeya Salamah (3) dan duduk didepan Taibatus Soleha (6).

Namun naas ketika sampai di TKP, tiba-tiba dari arah depan secara berlawanan melintas sebuah mobil Inova BM 1991 LS warna hitam yang dikemudikan oleh Miswar (53) warga Lorong Blida Kecamatan Tembilahan Hulu.

Akibat kelalaian, laga adu kambing tidak bisa dihindarkan dan terjadi benturan keras. Akibatnya, pengendara motor berikut ketiga penumpangnya harus terpelanting di tengah jalan aspal.

“Diduga akibat terbentur aspal setelah jatuh, akhirnya korban Taibatus Soleha meninggal dunia ditempat, sedangkan satu korban meninggal lainnya ketika dalam perjalanan menuju Puskesma yaitu Bunaeya Salamah (3),”ujar Paur Humas Ipda Warno Akman.

Bahkan ketika pengendara motor berikut penumpangnya sudah jatuh di tengah jalan setelah terjadi tabrakan, dari arah belakang juga melintas sebuah kendaraan motor Honda Supra X BM 6673 GS yang dikendari Edy Purwanto (36) dari arah Rumbai menuju Tembilahan. “Karena pengendaranya berusaha mengelak akhirnya juga terjatuh dan mengalami luka lecet,”tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tempuling, AKP P.Pardosi juga membenarkan terjadinya kecelakaan maut hingga memakan 2 korban jiwa. Untuk kondisi kedua kendaraan terutama sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup serius, sedangkan mobil Inova pada bagian kacanya juga rusak.(dro/*e)




Pemprov Riau Diminta Serius Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Inhil-Inhu

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) melalui Camat Kecamatan Keritang, A Ramani meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk segera menyikapi dengan tindakan nyata terkait penanganan tapal batas kab Inhil dan kab inhu. Jika persoalan yang sebelumnya sudah berbuntut jatuhnya korban jiwa ini tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan peristiwa serupa yang tentunya sama-sama tidak diinginkan akan kembali berulang.

Pernyataan ini disampaikan Camat saat bertemu harian vokal di kantor Bupati inhil, kemaren. Menurut Camat, Pemprov Riau melalui bagian tata Pemerintahan (Tapem) sebelumnya sudah menjanjikan untuk langsung turun ke lapangan untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Namun hingga hampir 1 bulan melewati batas yang sudah dijanjikan, janji itu tidak juga dipenuhi.

“Ini persoalan yang sangat krusial dan sepatutnya mendapatkan perhatian serius. Kalau sekedar rapat, kita sudah beberapa kali melakukan bersama pihak pemprov. Tapi ini tidak cukup sebatas itu. Saat ini yang kita butuhkan adalah tindakan nyata,” Kritik Camat.

Disamping hal itu, ditambahkan Camat, tapal batas kedua kabupaten itu hingga hari ini terus mendapatkan pengawalan dari aparatur kepolisian. dinilai camat, jika penyelesaian persoalan ini bisa disegerakan kenapa harus dibiarkan berlarut-larut.”Mohon segera turun kelokasi. Jangan hanya janji. Kami siap memberikan bantuan untuk segera menyelesaikan persoalan ini,” Pinta Camat.

Terkait persoalan ini, kabag tapal batas tata pemerintahan Provinsi Riau, Huzaimi Ibrahim ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya menjelaskan bahwa belum direalisasikannya kunjungan kelokasi dikarenakan kesibukan berbagai agenda. Namun untuk hal itu, ia menyatakan sudah menugaskan kepada kasubag untuk segera menjadwalkan.” Sudah, kita sudah perintahkan kasubag, Suhardiman untuk segera menjadwalkan,” Jawab Huzaimi.

Kasubag Komplik lahan tata pemerintahan pemprov Riau, Suhardiman ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya membenarkan. Menurutnya, kunjungan diagendakan sekira tanggal 2 bulan juli 2013 mendatang.

Keseriusan pihak Pemprov Riau untuk segera menyelesaikan persoalan ini juga dimintakan salah seorang masyarakat Inhil, Rahman. Ia meminta persoalan ini jangan dianggap enteng dan dibiarkan berlarut-larut. Bahkan kesan tidak serius Pemprov Riau ini menrut penilaiannya bisa saja menimbulkan dugaan dikarenakan rasa sungkan dengan pihak perusahaan. “kecurigaan masyarakat mengarah kesana, saya rasa tidak ada salahnya. Soalnya kan mungkin saja karena sudah menerima imbal jasa tertentu, rasa sungkan membuat segala upaya menjadi canggung dan berat untuk dilakukan.” Kata Rahman.

Diakhir kata, rahman kembali mempertegas agar semua pihak menyikapi penyelesaian persoalan ini dengan serius dan segera sebelum hal-hal yang tidak diinginkan kembali mencuat dan tentunya masyarakat juga yang pada akhirnya akan menjadi korban. (dro)




Kodim 0314 Inhil Buka Posko Karhutla

Dandim 0314 Inhil, Letnan Kolonel Inf, Firalta Paksana Tarigan
Dandim 0314 Inhil, Letnan Kolonel Inf, Firalta Paksana Tarigan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sebagai bentuk kepudulian terhadap musibah dan bencana alam, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314 Indragiri Hilir (inhil) membuka posko bencana alam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Sejak dibukanya posko tersebut pada 21 Juni yang lalu, sudah beberapa kali Kodim melalui Koramilnya ikut terlibat secara langsung melakukan pemadaman karhutla. Seperti  Koramil 02 Tanah Merah, Koramil 03 Teluk Pinang, Koramil 04 Kuindra, Koramil 05 Gaung Anak Serka (GAS), Koramil 06 Kateman, Koramil 07 Reteh dan Koramil 08 Mandah.

Komandan Kodim (Dandim) 0314 Inhil, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Firalta Paksana Tarigan menyatakan, sebelum melakukan upaya pemandaman titik api, terlebih dahulu pihaknya melakukan pendataan jumlah hutan dan lahan yang terbakar. Kemudian kegiatan antisipasi dan pencegahan terhadap kemungkinan kebakaran hutan dan lahan di lokasi lainnya.

”Makodim merupakan posko induk sedangkan koramil masing-masing merupakan posko-posko yang ada diwilayah. Maka dari itu sampai saat ini kami masih siaga satu menghadapi bencana karhutla,”ungkap Dandim FP. Tarigan, Senin (24/6) kemaren.

Menurut yang bersangkutan, perintah untuk menanggulangi dan melaporkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0314 Inhil merupakan perintah lisan Danrem 031 Wirabima. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak menjalankan tugas yang sudah diembankan demi meciptkan kondisi yang aman dan tentram.

Dalam rangka penanggulangan bencana alam karhutla, Kodim 0314 Inhil telah menyiapkan Poskout dan Poskotis guna mempercepat upaya penanggulangan bencana, adapun penempatan posko tersebut selain di Makodim juga terdapat di beberapa wilayah Koramil dimana titik api ditemukan.

“Posko demikian kami buka bukan hanya kali ini saja, tapi setiap saat selalu siaga terutama dalam membantu korban bencana alam serta kebakaran hutan dan lahan yang sering kali  terjadi di Inhil dan sekitarnya,” jelasnya.

Adapun tim yang tergabung dalam aksi tersebut, selain Makodim 0314 Inhil terdapat pula petugas Kepolisian, pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan dan kelompok anggota masyarakat sekitar. Tim bekerja sesuai kebutuhan.(dro/*1)




4 Pasang Calon Pemimpin Inhil Nyatakan Kesediaan Hadiri Debat kandidat Tajaan KNPI dan Fokus Ornop

Wakil Ketua DPK KNPI Inhil, Hidayat Hamid
Wakil Ketua DPK KNPI Inhil, Hidayat Hamid

Tembilahan (www.detikriau.org) – Acara debat kandidat tajaan DPK KNPI Inhil dan Fokus Ornop yang sedianya akan diselenggarakan pada tanggal 1 juli mendatang dipastikan akan diundur. Pengunduran ini disebabkan adanya benturan waktu dengan jadwal pemeriksaan kesehatan pasangan calon di Pekanbaru. 4 kandidat sudah menyatakan kesediaan untuk menghadiri.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPK KNPI Inhil, Hidayat Hamid melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (21/6). “Kita sudah mendapatkan komfirmasi. 4 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013 – 2018 sudah nyatakan kesediaan untuk hadir,” Ujar Hidayat

Kabar gembira ini, dijelaskan Hidayat tentunya sebagai gambaran bahwa 4 pasangan calon pemimpin Inhil kedepan ini sangat peduli dengan keberadaan kaum muda dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Hidayat mengaku, sikap ini juga sekaligus menunjukkan bahwa pasangan calon benar-benar orang yang siap untuk diuji sebelum mendapatkan restu masyarakat sebagai pemimpin Inhil kedepan.

‘Sikap yang patut kita acungi jempol. Kami berkeyakinan, seluruh pasangan calon ini adalah orang-orang yang layak untuk tampil sebagai pemimpin. Tinggal masyarakat yang menentukan siapa yang mereka pilih.”Pendapat Dayat.

Terkait dengan jadwal pelaksanaan yang sedianya akan digelar pada tanggal 1 Juli mendatang menurut dayat terpaksa dilakukan penundaan karena adanya benturan waktu.” Kebetulan awal juli itu juga merupakan jadwal pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati di Rumah Sakit Arifin Achmad, Pekanbaru. Jadwal yang sudah kita tentukan terpaksa harus kita ralat. Insyaallah kegiatan akan kita laksanakan pada tanggal 4 Juli-nya,” Pungkas Dayat. (dro)




Polres Inhil Tanam 300 Pohon

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) Rangkaian Bulan Bakti menyambut HUT Bhayangkara ke 67, Jajaran Mapolres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan penanaman sekitar 300 pohon berbagai jenis, di Kuala Getek Kelurahan Beringin, Jum’at (21/6).

Dalam acara tersebut, selain dihadiri Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si, Waka Polres Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK. Juga dihadiri oleh Kabag Ren Kompol Efri Yanuri SH, Kabag Sumda Kompol Suprapto S.sos.M.si serta para Kasat dan beberapa Mahasiswa Mapala Unisi dan elemen masyarakat setempat.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si, pada sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai wujud kepedulian Polres Inhil terhadap lingkungan dalam upaya untuk senantiasa menjaga kelestariannya. Oleh karena itu Kapolres mengajak warga dan Mahasiswa hendaknya untuk tetap memelihara setelah dilakukan penanaman.

“Kita berharap kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial saja, akan tetapi perlu dilakukan secara berkesinambungan, termasuk merawat supaya pohon yang sudah tertanam bisa tumbuh subur dan bermanfaat bagi lingkungan,”ujar Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan saat ini merupakan rangkaian kegiatan bulan bhakti menyambut HUT Bhayangkara ke 67. Sebab sebelumnya juga sudah dilaksanakan seperti gotong royong, lalu donor darah dan berbagai perlombaan, termasuk sunatan massal.

Sementara itu, tokoh pemerhati peduli lingkungan M.Khalid yang turut serta dalam kegiatan penaman pohon, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir untuk tetap peduli terhadap lingkungannya, salah satunya dengan cara menanam pohon disekitar lingkungan masing-masing. Melalui usaha itu diharapkan  kelastarian alam tetap terjaga dan bisa terhindar dari bencana.

“Yang jelas kita selalu mengajak warga agar tetap peduli terhadap lingkungannya. Sebab dengan menanam 1 pohon saja disekitar lingkungan kita, tentu manfaatnya sangat besar di kemudian hari,”ujar M.Khalid yang sudah kerap menerima penghargaan atas kepeduliannya terhadap lingkungan.(dro/*5)