Terseret Arus Sungai, Siswa SD Tewas Tenggelam

gbr ilustrasiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rahim (11) Siswa kelas V SDN 013 Sungai Guntung, Kecamatan Kateman tewas tenggelam akibat terseret arus Sungai, Kamis (30/5). Kejadian itu bermula ketika korban dan beberapa orang temanya bermain sampan kecil.

Menurut keterangan Kapolsek Kateman Kompol Hotasi Purba melalui Kanit Reskrim Polsek Kateman, Ipda Erizal sepulang sekolah sekitar pukul 12. 00 WIB korban dan teman-temanya bermain sampan, namun entah karena apa koban langsung menuju bagian tengah sungai. Setibanya disana sampan yang ia tumpangi terbalik.

“Menurut keterangan yang kita terima korban belum bisa berenang. Sehingga saat sampanya terbalik korban hanyut terseret arus,”Terang Erizal, Jumat (31/5).

Saat peritiwa itu terjadi beberapa orang temanya, lanjut Erizal berusaha menolong, namun derasnya arus sungai membuat upaya teman-temanya itu tidak membuahkan hasil.

“Ada salah seorang temanya yang berhasil memegang bagian tubuh korban. Namun tidak berhasil karena postur tubuh korban dan temanya yang akan menolong sama besar. Lalu korban hanyut terbawa arus,” paparnya.

Setelah dilakukan pencarian oleh aparat dan dibantu warga setempat, jasad korban akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 16.30 WIB.
“Setelah dilakukan visum, jasad Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan sebagaimana mestinya,” tandasnya sambil mengatakan agar para orang tua berhati-hati dan selalu mengawasi aktivitas anak.(dro/*1)




Diperiksa Selama 10 Jam, KPK Belum Tahan RZ

RZ saaat tiba di Gedung KPK sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi memnuhi panggilan penyidik. Gambar: MetroTv
RZ saaat tiba di Gedung KPK sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi memenuhi panggilan penyidik KPK. Gambar: MetroTv

Jakarta – Meski sudah menetepakan Gubernur Riau (Gubri) Rusli Zainal (RZ) sebagai tersangka, KPK belum melakukan penahanan. Jum’at ini (31/5) Ia hanya menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka.

Politisi Partai Golkar itu menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sepuluh jam. Rusli berlalu tanpa banyak berkomentar. “Beberapa pertanyaan awal saja, baru mengenai data,” ujar Rusli menjawab pertanyaan wartawan.

Pengacara Rusli, Rudy Alfonso menjelaskan pemeriksaan kliennya belum masuk ke subtansi perkara. Hanya ditanya seputar data-data seperti riwayat pribadi, jabatan dan kewenangannya.

Kliennya akan kooperatif apabila KPK kembali memanggil untuk melakukan pemeriksaan. Terkait penahanan Rusli, kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya pada KPK.” KPK sudah mempunyai alat bukti yang cukup untuk menetapkan klien saya sebagai tersangka. Konsekuensinya ditahan dan beliau tidak masalah,” Tegas Rudy.

Juru Bicara KPK, Johan Budi menjelaskan, penyidik mempunyai pertimbangan tersendiri untuk melakukan penahanan. Menurut pimpinan KPK, berkas pemeriksaan Rusli belum sampai 50 persen. Sehingga, dianggap belum perlu dilakukan penahanan. Namun, ia mengatakan, bukan berarti KPK kekurangan bukti untuk menahan Rusli. Akan tetapi untuk melengkapi berkas..”Sampai Jumat ini, penyidik menyatakan belum perlu dilakukan penahanan,” kata Johan.(rol/dro)




Penyidik KPK Kembali Panggil RZ. Berkemungkinan Langsung di Tahan

pilkada 004Jakarta (www.detikriau.org) – hari ini, jum’at (31/5),Gubernur Riau, Rusli Zainal kembali dipanggil penyidik KPK. Rusli diperiksa sebagai tersangka dalam dua kasus yang menjeratnya. Jika dihubungkan dengan trend ‘Jumat Keramat’, ada kemungkinan RZ akan langsung ditahan.

“Besok ada panggilan untuk RZ, untuk diperiksa sebagai tersangka. Namun apakah langsung ditahan atau tidak, selaku humas saya tidak diberitahu.” ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2013) semalam.

KPK menetapkan Rusli sebagai tersangka untuk dua kasus sekaligus. Dalam kasus dugaan korupsi PON Riau, Rusli diduga memberikan uang sekaligus menerima uang terkait perubahan Perda PON Riau. Sedangkan dalam kasus dugaan korupsi kehutanan, Rusli diduga melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang terkait pengesahan bagan kerja IUPHHK-HT 2001-2006 di Pelalawan, Riau.

Petinggi Partai Golkar ini diduga mengesahkan rencana kerja tahunan atau RKT UPHHKHT untuk 10 perusahaan di Pelalawan pada 2004. Kasus ini telah menjerat mantan Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jafar, dan mantan Bupati Siak, Arwin AS, yang divonis bersalah beberapa waktu lalu.(dtc/dro)




Pertengahan Juli, KPUD Tentukan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil

kpudTembilahan (www.detikriau.org) – Pertengahan Juni 2013, tepatnya tanggal 17 – 19 Juni, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hiilr akan menetapkan nomor urut dan mengumumkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 4 September 2013 mendatang.

Setelah melewati masa pendaftaran pada 20 – 26 Mei yang lalu, dari 4 pasang Bakal Calon yang sudah mendaftarkan diri, saat ini pihak KPUD sedang melakukan penelitian pemenuhan syarat calon peserta pemilukada yang dijadwalkan selama 21 hari kerja.” Hasil penelitian terhadap masing-masing syarat bakal calon peserta pemilukada Inhil akan kita sampaikan pada tanggal 18 -21 juni 2013 mendatang,” Ujar Anggota KPUD Inhil, Rukhiyat, Kamis (30/5)

Usai menyampaikan pemberitahuan, masing-masing balon akan diberikan waktu selama 4 hari kerja untuk melakukan perbaikan ataupun melengkapi persyaratan yang salah ataupun tidak mencukupi.

Kemudian pada tanggal 22 juni – 5 juli 2013 atau selama 14 hari kerja, KPUD akan melakukan penelitian ulang terhadap kelengkapan dan perbaikan persyaratan pasangan calon sekaligus hasil penelitian.

“Tanggal 28 juni – 7 juli-nya, masing-masing pasangan calon akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada rumah sakit pemerintah yang ditetapkan oleh KPUD mengacu pada rekomendasi IDI Provinsi Riau yang akan dilakukan oleh Tim Dokter Pemeriksa Khusus. Hasil pemeriksaan akan disampaikan oleh Tim Dokter tersebut kepada KPUD yang sesuai jadwal diagendakan pada tanggal 8 – 13 Juli 2013,” Tambah Rukhiyat sambil menyebutkan bahwa pada tanggal 14-16 Juli 2013, KPUD mengagendakan untuk mengumumkan pasangan calon yang memenuhi persyaratan.

Setelah semua prose situ dilalui, diagendakan terhitung dari tanggal 17 – 19 Juli 2013-nya, KPUD akan menetapkan, menentukan nomor urut dan mengumumkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil peserta pemilukada Inhil 4 September 2013 mendatang. (dro)




RZ: Pembangunan Harus Dilaksanakan Secara Terintegrasi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal menyebutkan pemimpin Riau kedepan harus memiliki visi dan misi yang jelas serta mempunyai perencanaan pembangunan yang terintegrasi.

“Memilih pemimpin harus orang yang benar-benar memiliki komitmen kuat bagi kelangsungan kebijakan pembangunan,” kata Rusli saat berkunjung ke Inhil, Selasa (28/5) kemarin.

“Saya berbicara atas nama Gubernur Riau. Siapapun yang terpilih pada Pilgubri mendatang harus mampu untuk terus melanjutkan pembangunan di Bumi Melayu ini menuju Riau Baru,” harapnya.

RZ juga berharap pondasi pembangunan yang telah ia tancapkan diberbagai bidang harus dilanjutkan dan lebih ditingkatkan oleh para penggantinya. Selain itu, menurutnya, tantangan pemimpin Riau kedepan akan semakin berat.

“Riau Baru adalah agar semua infratsruktur harus dipastikan dapat terbangun dengan baik. Dengan industri hulu yang sudah dibangun harus dilanjutkan pula dengan industri hilir yang diharapkan akan memiliki nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan Negara.”Tutupnya. (dro/*1)




Penuhi Hak Demokrasi, RZ Himbau Masyarakat Untuk Berikan Suara

Gubernur Riau, HM Rusli Zaenal
Gubernur Riau, HM Rusli Zaenal

Tembilahan (www.detikriau.org) – Gubernur Riau, HM Rusli Zainal (RZ) meminta, untuk suksesnya pemilihan kepala daerah agar seluruh masyarakat dapat menyalurkan suara dalam Pilkada Inhil dan Pilgubri September mendatang. Kepemimpinan 5 tahun kedepan suatu daerah akan ditentukan siapa yang menjadi kepala daerahnya.

Pernyataan ini disampaikan RZ menjawab pertanyaan detikriau.org saat ditemui di Tembilahan, Selasa (28/5). Rz juga berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk membangun, mempunyai visi yang jauh kedepan serta memiliki kinerja yang selama ini dinilai sudah baik.

“Siapapun yang akan menjadi pemimpin, ia yang jadi penentu warna daerah. Makanya saya berharap, kebetulan pilkada Inhil dan Pilgubri kali ini dilaksanakan secara serentak kita harus berikan suara kita dalam rangka memenuhi hak demokratis. Perkembangan sebuah daerah akan sangat ditentukan siapa yang menjadi pemimpinnya,” Ujar RZ

Ketika kembali dipertanyakan apakah dibalik kunjungannya ke Inhil kali ini lebih kepada moment pelaksanaan Pilkada, Gubri mengelak. Pengakuannya, kedatangannya murni sebatas kunjungan kerja.

“Saya hanya ingin memantau secara langsung beberapa program yang sudah dijalankan di Kab Inhil. Seperti sarana jalan, kesehatan dan program bagi masyarakat kecil. hari ini saya sengaja membawa beberapa orang kepala dinas terkait.” Elak RZ. (dro)