Petani Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan

gantungTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Entah karena apa, Ujang Supriadi (30) petani Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran ditemukan tewas gantung diri dipohon rambutan lahan perkebunanya sendiri, Ahad (30/6) sekitar pukul 23.35 WIB.
Menurut pengakuan istri korban dihadapan petugas, sekitar pukul 19.00 WIB korban berpamitan dengan istrinya untuk keluar rumah. Tanpa menyebutkan tujuanya, korban langsung meninggalkan rumahnya. Sekitar pukul 21.00 WIB, sang istri mencoba menghubungi, namun seluler korban dalam keadaan tidak aktif.

“Keluarga berupaya mencari dengan meminta bantuan para tetangga sekitar. Akhirnya sekitar pukul 23.35 WIB korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sekitar perkebunan tersebut,”kata Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Pelangiran Ipda Syaiful, Senin (1/7).

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan. Kuat dugaan korban murni gantung diri akibat masalah pribadi yang dialaminya selama ini. Setelah itu, petugas langsung menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.

“Beberapa saksi juga sudah kami periksa, termasuk keluarga korban. Demikian pula dari hasil visum, kami tidak menemukan bekas atapun tanda-tanda penganiayaan yang menyebabpkan korban meninggal,” jelasnya.(dro/*1)




PN Tembilahan Kebanjiran Kasus Narkoba

TEMBIALAHAN (www.detikriau.org) – Kasus narkotika dan obat-obatan  terlarang (Narkoba) kembali mendominasi. Pasalnya kurang dari enam bulan, Pengadilan Negeri Tembilahan telah menerima 50 berkas perkara kejahatan narkoba dari 159 kasus yang masuk.

Kemudian urutan kedua ditempati oleh kasus tindak pidanan pencurian dengan rincian 32 perkara, selanjutnya penganiayaan 24 perkara, perjudian 11 perkara, penadahan 10 perkra, asusila 9 perkara, kehutanan 7 perkara, laka lantas 6 perkara kemudian pengancaman, dan KDRT masing-masing 2 perkara.

“Yang terkahir adalah kasus penipuan dan undang-undang kesehatan. Masing-masingnya satu perkara,” jelas Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, Djoni Witanto, Senin (1/7).

Menurut dia, kasus yang mendominasi persidangan di PN adalah kasus narkoba sekitar 60 persen. Disusul kasus penipuan dan penggelapan sekitar 30 persen. Sisanya, kasus-kasus lainnya seperti pencurian dan lain-lainya. Umumnya kasus narkoba yang masuk persidangan adalah jenis sabu dan ganja.

“Beda-bedan ada yang terdakwanya hanya sebagai pemakai adapula sebagai bandar. Semua tergantung bukti-bukti yang telah diajukan oleh penyidik dari Kepolisian mapun Kejaksaan,” tuturnya.

Berdasarkan undang-undang narkonba nomor 35 tahun 2009, apabila terbukti pelaku dapat dihukum berat sesuai dengan penerapan UU tersebut.Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran.

“Sebagai mana kita ketahui dampak dari pengaruh narkoba selain menghilangkan rasa sadar juga membuat seseorang menjadi ketergantungan,” imbuhnya.(dro/*1)




HUT Bhayangkara Ke 67 di Polres Inhil Berjalan Khidmat

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si ketika menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Bhyangkara ke 67
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si ketika menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Bhyangkara ke 67

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Jajaran Polres Indragiri Hilir menggelar Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 67 di halaman Mapolres Inhil, pada Senin, (01/7). Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si dan Komandan upacara Iptu Faisal Syam SH.

Peringatan perayaan HUT ke 67 Tahun 2013 ini bertemakan “ Sinergitas Kemitraan dan Anti KKN, Wujudkan Pelayanan Prima, Penegakan Hukum, dan Keamanan Dalam Negeri, Mantap Sukseskan Pemilu 2014”.

Tampak hadir pada acara tersebut, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf. Firalta Paksana Tarigan, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan Djoni Witanto SH.MH, Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan Ferziansyah Sesunan SH, Sekdakab Indragiri Hilir H Alimuddin, Waka Polres Kompol Yuniar Ari Darmawan SIK, seluruh Kabag dan Kasat, Bhayangkari, serta sejumlah tokoh masyarakat dan purnawirawan Polri.

Dalam amanatnya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si ketika  membacakan  amanat Kapolri Jenderal Timur Pradopo berharap Polri mengoptimalkan kemampuan dan mengembangkan polmas dengan kemitraan masyarakat. Diharapkan melalui pendekatan polmas masyarakat dapat ikut berpartipasi sekaligus dapat bersinergi dengan masyarakat.

Selain itu Kapolres juga mengajak kepada seluruh Jajarannya, untuk selalu meningkatkan kemitraan dengan masyarakat, sebab dengan kondisi jumlah personil yang ada di Polres Inhil dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada sudah tidak ideal, oleh karena hubungan kemitraan dengan masyarakat sangat diperlukan

“Kemitraan bersama masyarakat kedepan perlu terus ditingkatkan, sebab jika melihat jumlah Personil yang ada serta letak georafis Kabupaten Inhil dan jumlah penduduk sudah tidak sesuai, makanya demi terciptanya keamanan yang kondusif peran dari masyarakat sangat diperlukan” ujar Kapolres.

Usai pelaksanaan upacara resmi, diisi dengan peragaan aksi ketangkasan mengendarai roda dua Satlantas, dan peragaan Unit Shabara menghalau masa. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara syukuran serta pemotongan nasi tumpeng di Aula Polres Inhil oleh Kapolres didampingi oleh Ibu.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pemberian hadiah dan tropi bagi mereka yang sudah berhasil menjadi juara pada kegiatan perlombaan yang sudah digelar oleh Polres Inhil diantaranya,   domino, bulu tangkis dan tenis meja serta juara lainnya.(dro/*e)




BLH : Karhutla di Luar HGU PT BNS

hutanTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hasil investigasi  Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir bersama Kantor Kementrian Lingkungan Hidup, KLH Riau  dan petugas dari Polda Riau terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang disebutkan terjadi di areal  PT.Bhumireksa Nusa Sejati (BNS) Kecamatan Pelangiran disebutkan tidak benar. Titik api yang sempat terpantau satelit NOAA 18 beberapa waktu lalu terjadi di luar HGU milik PT.BNS.

Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil melalui Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, Ahad (30/6). Ia katakan sesuai dengan hasil vertifikasi hotsport di PT.BNS yang sudah dilakukan, ternyata adanya titik api tersebut berada diluar HGU artinya dilakukan oleh masyarakat setempat. Diduga untuk membuka lahan guna menanam seperti jagung dan tanaman lainnya.

“Dari hasil investigasi lapangan yang sudah dilakukan oleh Tim pemantau pada sekitar HGU milik PT.BNS tidak ditemukan adanya titik api. Diduga timbulnya titik api yang sempat terpantau oleh satelit NOAA 18  dilakukan warga setempat guna membuka lahan,”ujar Ardi Yusuf.

Bahkan dari hasil turun langsung kelapangan di PT.BNS Kecamatan Pelangiran, untuk menghindari terjadinya kebakaran, Kini perusahaan tersebut sudah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 5 kelompok yang sudah terlatih, selain itu pada kawasan HGU juga sudah didirikan 11 titik menara api, guna memantau jika terjadi kebakaran lahan.

Ardi Yusuf meminta kepada seluruh pihak, Perusahaan maupun warga masyarakat, terutama yang akan membuka areal lahan perkebunan hendaknya tetap memikirkan dampak dari kerusakan lingkungan. Apalagi seperti kabut asap yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan selalu menjadi isu nasional, sampai-sampai kita mendapat teguran dari Negara tetangga.

“Saya berharap kepada seluruh pihak, Perusahaan maupun warga masyarakat khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, harus tetap menjaga lingkungan jangan sampai membakar hutan tanpa memikirkan dampaknya,”tegas Ardi Yusuf.

Sumono (42) warga Desa Parit Asia Kecamatan Pelangiran wilayah terdekat kawasan HGU PT.BNS membenarkan bahwa di dekat kebunnya diluar HGU PT.BNS, telah terjadi pembakaran hutan namun siapa pelakunya  ia mengaku tidak mengetahui.

“Memang betul, kurang lebih seminggu yang lalu persis didepan kebun saya ini terjadi kebakaran hutan, tapi pelakunya saya tidak tahu. Pada saat terjadi kebakaran sayapun sempat panik karena asapnya cukup pekat   hingga anak saya yang kecil sempat sesak nafas,”kata Sumono.(dro/*e)




Ribuan Personil dan Bhayangkari Polres Inhil Ikuti Jalan Santai

Bersempena  HUT Bhayangkara ke-67

Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si ketika memberangkatkan peserta jalan santaiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ribuan peserta Keluarga Besar Mapolres Inhil,  mengikuti kegiatan jalan dalam acara rangkaian HUT Bhayangkara ke-67, pada Sabtu pagi (29/6).

Kegiatan ini selain dihadiri oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si dan Waka Polres Kompol Yuniar Ari SIK, Kabag, Kasat, Kapolsek serta seluruh personil Polres Inhil bersama keluarganya.

Dalam kegiatan tersebut, bagi peserta yang beruntung, mendapatkan Doorprize hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor.

Dalam sambutannya Kapolres Inhil melalui Ketua Panitia Pelaksana, Kasat Pol Air AKP.Supandy mengatakan pada intinya kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih meningkatkan kemitraan dan ajang silahturahmi khususnya bagi keluara Polri Polres Inhil.

“Kegiatan ini, sekaligus ajang silaturrahim antara Polisi Polres Inhil dengan masyarakatnya dalam membangun kemitraan. Dengan begitu diharapkan akan tercipta kedekatan untuk bersama-sama membangun ketertiban umum dan kenyamanan lingkungan, sesuai dengan tugas pokok Polisi dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat” kata Supandy.

Ditambahkannya, dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 67 ini, Jajaran Polres Inhil menggelar beberapa rangkaian kegiatan mulai dari pertandingan olah raga seperti bulu tangkis, permainan domino, kegiatan sosial berupa gotong royong, anjang sana di panti asuhan dan malam renungan suci di makam Pahlawan serta kegiatan lainnya.

Hadiah utama Doorprize berupa 1 unit sepada motor yang pencabutannya dilakukan langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si berhasil dimenangkan oleh Briptu Petrus Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir.(dro/*e)




FPI Himbau Semua Pihak Hormati Bulan Suci Ramadhan

fpiTembilahan (www.detikriau.org) – Front Pembela Islam (FPI) kabupaten Indragiri Hilir menghimbau kepada semua pihak untuk menjaga kesucian bulan ramadhan yang akan tiba tidak lama lagi.

“Himbauan ini juga sudah kita sampaikan dalam aksi konvoi damai rabu malam kemaren. kita hanya mengingatkan  kepada masyarakat khususnya umat muslim agar benar-benar menghormati dan menjaga kesucian bulan ramadhan. Kami tegaskan agar tidak adanya praktik maksiat selama bulan suci bagi umat islam ini,”Sampaikan Ketua Dewan Syuro FPI Inhil, H Ali Azhar yang saat itu didampingi Ketua Dewan Tanfizs FPI, Asmadi Dubli dan Panglima Laskar, M, Margono, Jum’at (28/6) di Tembilahan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Ali Azhar juga menegaskan bahwa FPI tidak akan mentolerir berbagai perbuatan maksiat apalagi yang berpotensi dapat mengganggu kesucian bulan ramadhan dan merusak kekhusukan ibadah umat islam.

Pesan ini diaktakannya nantinya juga akan disampaikan secara tertulis kepada pihak-pihak terkait terutama pengelola penginapan, tempat-tempat hiburan dan warung-warung kopi untuk menghentikan semua aktifitas yang dapat mengotori kesucian bulan ramadhan. “Kita berharap hikmbauan ini agar dapat ditaati dan dipatuhi,” Tutup Ustadz Ali Azhar.(dro)