Lukman Edy: Selalu Berdo’a Agar Cita-Cita Terkabulkan

H Lukman Edy Saat menyampaikan pidatonya pada peringatan zikir dan istighozah bersempena milad ke 48 Inhil baru-baru ini di Tembilahan
H Lukman Edy Saat menyampaikan pidatonya pada peringatan zikir dan istighozah bersempena milad ke 48 Inhil baru-baru ini di Tembilahan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Selama menjalankan ibadah puasa ramadhan, anggota DPR RI, Ir H Lukman Edy menghimbau masyarakat Inhil untuk selalu memanjatkan doa agar apa yang dicita-citakan dikabulkan oleh Allah SWT.

Himbauan ini disampaikan LE dalam kesempatan pidatonya pada pelaksanaan zikir dan istighozah bersempena Milad ke 48 Kab Inhil bertempat di lapangan upacara jalan Gadjah Mada, Tembilahan belum lama ini.

“Selalu berdoa kepada allah agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai ,” Pesan LE dihadapan ribuan peserta zikir dan istighosah.

Menurut calon Gubernur Riau ini, saat ini belum waktunya pelaksanaan pilgubri. Jadi ia belum berbicara soal pemilihan.  Ramadhan menurutnya  adalah waktu yang tepat untuk beribadah dan berdoa.

Dalam kesempatan itu, Calon Gubernur Riau periode 2013-2018 yang sekaligus adik kandung Bupati Inhil ini menyampaikan pujian bagi tanah kelahirannya, Inhil. Menurutnya, meski Inhil dihuni dengan penduduk multi etnis, keanekaragaman tidak berbuah perpecahan. Tetapi keberagaman justru semakin mempererat rasa kebersamaan.

“Saya berharap agar masyarakat Inhil dapat terus bersatupadu. Semoga kekompakan ini dapat terus memberikan manfaat bukan saja bagi Inhil sendiri tetapi untuk Riau kedepannya,” Pungkas LE.(dro)




Imigrasi Tembilahan Rampungkan 772 Paspor JCH

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Koantor Imigrasi Kelas II Tembilahan, rampung mencetak 772 paspor Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Indragiri (Inhil) dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Hal itu sudah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Secara umum pelayanan pembuatan paspor JCH oleh Imigrasi Tembilahan untuk dua kabupaten yakni Inhil dan Inhu. Namun jumlah JCH yang besar berada pada Kabupaten Inhil yang mencapai 595 orang. Sedangkan untuk kabupaten tetangga Inhu hanya berjumlah 177.

Kepala Tata  Usaha Kantor Imigrasi Tembilahan Sahlan menyebutkan pihaknya telah memproses seluruh berkas permohonan paspor haji yang masuk dari dua Kabupaten tersebut diatas. “Berkas yang dinyatakan sudah lengkap dan memenuhi persyaratanya langsung dilakukan percetakan buku paspor,” ungkap Sahlan, Selasa (9/7).

Paspor yang telah selesai di cetak kata Sahlan langsung diserahkan kepada pemililknya masing-masing. Semuanya bertujuan untuk proses selanjutnya oleh kantor Kementrian Agama (Kemenag) setempat. Dengan demikian pihaknya tentu menutup loket pelayanan khusus bagi paspor.

“Untuk melayani pembuatan paspor haji petugas kami sedikit menambah jam kerja agar proses pembuatan paspor dapat berjalan sesuai harapan dan tepat waktu,” tandas Sahlan.

Pada musim haji tahun 2013/1434 Hijriah, pihaknya mendapat tugas melakukan pelayanan pembuatan paspor 772 orang JCH untuk dua kabupaten. Sedangkan JCH dari kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing) pada tahun ini tidak. Karena mereka melakukan proses pembuatan di Imigrasi Pekanbaru.

Sebelumnya Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kemenag Inhil H Harun menjelaskan pertimbangan jarak tempuh antara Kabupaten Kuansing dengan Kabupaten Inhil menjadi alasan kuat bagi JCH Kuansing untuk membuat paspor di Imigrasi Kota Pekanbaru.

“Memang Kuansing salah satu kabupaten yang masuk dalam wilayah kerja Imigrasi kita. Tapi ada pertimbangan lain, yakni jarak. Mereka menilai untuk efisiensi waktu lebih tepat dilakukan di Pekanbaru. Bagi kita tidak ada masalah, semua tergantung dari mereka,” ujarnya.

Paspor yang selesai di cetak dan yang sudah diterima pihak Kemenag akan diserakan ke Provinsi untuk diperiksa. Kemudian dikirimkan ke Jakarta untuk dibuatkan visa oleh pemerinta pusat. Setelah semua rampung baru dikembalikan ke daereah masing-masing.(dro/*1)




Protes DPS, Warga Datangi KPU

masyhrakat mengadu ke KPUD Inhil terkait Deaftar Pemilih SementaraTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Belasan warga Kecamatan Keritang, Selasa (9/7) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terkait penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS)  Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati setempat.

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua KPU Inhil, Drs Joni Suhaidi dan anggota H Herdian Asmi SH. Warga menilai banyak kekeliruan data DPS yang dikeluarkan KPU. Sehingga mereka mengambil inisiatif untuk meminta klarifikasi.

“Dari DPS yang sudah dikeluarkan KPU terdapat beberapa kesalahan. Dimana banyak warga yang sudah meninggal dan pindah alamat namun masih tercantum dalam DPS,” kata kordinator masyarakat Keritang, Mahmuddin.

Menurut Mahmuuddin lebih dari seratus DPS di kecamatan mereka tidak seuai dengan fakta. Persoalanya mulai dari nama pemilih ganda sampai dengan daftar nama warga yang sudah meninggal namun masih tercantum dalam DPS. Jika persoalan tersebut tidak diselesaikan, maka kata Mahmuddin banyak suara yang tidak tersalur.

“Banyak lebih dari seratus yang harus diperbaiki. Apa yang kita sampaikan ini adalah fakta sebenarnya. Jadi kami mohon segera diperbaiki sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT) mendatang,”harapnya.

Sementara itu Ketua KPU Inhil, Joni menyebutkan seharusnya persoalan tersebut disampaikan terlebih dahulu di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sebab, secara jelas PPS lebih mengetahui kondisi sebenarnya. Karena mereka berada dimana persoalan tersebut benar-benar terjadi.

“Panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) kita di lapangan kan ketua RT setempat. Saya rasa beliau lebih tahu dengan kondisi sebenarnya. Namun bukan berarti kami tidak mau menindaklanjutinya. Masalah ini tetap akan dilakukan pemutahiran kembali. Supaya semua tuntas,” jelas Joni.

Dalam hal itu KPU tidak akan langsung mengubah seluruh DPS yang telah ada. Tentu harus melalui beberapa tahapan antara lain dilakukanya pemutahiaran data kembali oleh Panparlih dilapangan. Dengan begitu tidak terjadi kekeliruan yang membuat hak suara seseorang tidak tersalur.

“Kenapa DPS tersebut kami serahkan kepada tim pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati. Tujuanya ya ini, menerima masukan kalau ada warga yang namanya tercecer dan belum tercantum ke dalam DPS,” kata Joni mengakhiri.(dro/*1)




Operasi Pekat Jelang Ramadan, Polisi Jaring Pesakitan

Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si(foto: Lucky Humas)
Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si(foto: Lucky Humas)

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Operasi Pekat ( Penyakit Masyarakat) yang dilakukan secara serentak oleh Jajaran Polres Inhil, membuahkan hasil.

Dalam keterangannya, Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK, mengatakan sesuai dengan intruksi pimpinan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan kita sudah melakukan Operasi Pekat secara serentak termasuk di tingkat Polsek.

Adapun sasaran kita yakni, mulai dari razia perhotelan dan penginapan guna memberantas pasangan mesum bukan suami istri, serta warung penjual minuman keras dan penjual petasan tanpa ijin.

“Kita berharap dengan dilakukan Operasi Pekat ini, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir bagi umat muslim bisa tercipta kenyamanan dan ketertiban, selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan,”ujar Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK.

Adapun hasil Operasi Pekat yang sudah dilaksanakan, untuk tingkat Polres Indragiri Hilir sudah melakukan razia seperti di Pasar Rakyat serta beberapa hotel dan penginapan yang ada di Kota Tembilahan. Dalam kegiatan ini kita sudah berhasil mengamankan barang bukti berupa minuman keras tanpa ijin.

Sedangkan untuk tingkat Polsek, antara lain untuk Polsek Kateman Operasi Pekat yang sudah dilakukan berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan petasan tanpa ijin. Kemudian untuk Polsek Kempas berhasil mengamankan pelaku perjudian togel.

“Untuk Polsek Kateman berhasil mengamankan ratusan petasan tanpa ijin lalu untuk di Polsek Kempas berhasil menangkap pelaku judi togel yakni Sabirin (39). Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp255.000,- dan kertas rekapan serta sebuah Hp milik pelaku,”jelasnya. (dro/*e)




59 Brigadir Jalani Tes Keterampilan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dalam rangka meningkatkan keterampilan diri, 59 personil Polisi berpangkat Brigadir di jajaran Polres Inhil mengikuti tes menjadi pendamping calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil priode 2013-2018.

Tes tersebut terdiri dari beberapa materi seperti tes kesehatan dan jasamani, uji kemahiran menembak, teknik mengendaraai kendaraan roda empat dan roda dua serta penampilan (Perporman) dan pisikotes.

Kapolres Inhil, AKBP Dedy Rahman Dayan melalui Kasat Lanatas Polres Inhil, AKP Karyono saat menguji kepampuan mengedaraai kendaraan roda dua dan roda empat terhadap sejumlah Brigadir, di Jalan Veteran, Sabtu (6/7) petang mengatakan tes itu khusus bagi Polisi yang berpangkat Brigadir.

“Satu orang calon akan diberikan dua pendamping, baik yang bertugas menjadi sopir maupun ajudan. Intinya kedua personil ini harus siap menjadi sopir maupun ajudan. Makanya kami awali dengan seleksi semacam ini,”kata Kasat Lantas Polres Inhil.

Para pendamping calon Bupati dan Wakil Bupati, ungkap Karyono harus memiliki keterampilang yang lebih. Sebab, yang bersangkutan bertugas menjadi pengawal ketika calon bupati terpilih menjadi kepala daerah. Namun dengan itu, Calon Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa memilih siapa personil dari kepolisian yang akan mendampingi mereka kelak.

Karena sesuai mekanisme, Polres yang akan menunjuk langsung siapa anggota ditugaskan. “Kecuali calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih masih mau memakai jasa personil tersebut saat sudah menjabat. Semua tergantung beliau,” tuturnya.

Personil yang  mengikuti seleksi tidak hanya diambil dari berbagai kesatuan dan bagian-bagaian di Polres Inhil, tetapi juga diambil dari seluruh Polsek  yang ada dimasing-masing kecamatan se Inhil. Tujuanya memberikan keadilan dan kesempatan sama bagi setiap anggota. Namun hasilnya merekalah yang menentukan.(dro/*1)




155 Unit Kendaraan Terjaring Operasi Patuh, 72 diantaranya Ranmor

raziaTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hingga memasuki Ahad (7/7) pelaksanaan Operasi Patuh Siak, oleh Jajaran Polres Indragiri Hilir tercatat sudah ada 155 unit kendaraan yang ditilang lantaran melakukan pelanggaran lalulintas.

Untuk kegiatan tersebut, dilakukan oleh petugas gabungan antara lain di kawasan Jalan Sudirman, Jalan Mandala serta kawasan Jalan Telaga Biru Kota Tembilahan.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK.M.si melalui Paur Humas Ipda Warno Akman mengatakan bahwa sampai saat ini, pelaksanan Operasi Patuh Siak masih berjalan aman dan lancar.

“Total kendaraan yang terkena tilang akibat melanggar lalulintas tercatat sudah ada 155 kendaraan. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah mengingat pelaksaan Operasi Patuh Siak masih terus berlangsung,”ujar Ipda Warno Akman.

Adapun untuk barang bukti yang ditilang  yakni pelanggaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ada 52, kemudian pelanggaran Ranmor sebanyak 72 dan terakhir Surat Ijin Mengemudi (SIM) 52 kendaraan, serta 1 ranmor kendaraan roda empat.

Operasi Patuh 2013 yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak  tanggal 4 hingga 17 Juli mendatang. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi angka keelakaan lalulintas (lalin) di wilayah hukum Polres setempat.

Mengawali operasi patuh jajaran Polres Inhil beberapa hari lalu tepatnya 4 Juli, menggelar apel operasi patuh yang dipusatkan di Mapolres Inhil, Jalan Gajah Mada Tembilahan. Menurut Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, melalui Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Karyono, dilaksanakan operasi patuh sesuai dengan perintah Korlantas Mabes Polri.

“Dalam ranggka menciptakan kondisi situasi ketertiban berlalulintas yang kondusif menjelang Bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1434 H tahun 2013 kita menggelar Operasi Patuh 2013 selama kurang lebih 14 hari kedepan,” ungkap mantan Kasat Lantas Inhu ini, Jumat (5/7) yang lalu.

Operasi Patuh 2013 ini juga bermaksud menurunkan tingkat pelanggaran yang terjadi dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Sehingga jajaran Polres Inhil menempatkan anggota-anggota di titik kemacetan. Selanjutnnya mereka bertugas mengurai kemacetan pada jam-jam padat lalulintas.

“Petugas mengedepankan tertib berlalulintas serta penindakan jika terjadi pelanggaran. Kita juga akan mencoba meminimalisir kecelakaan berlalu lintas di jalan dan kami harapkan agar masyarakat penguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada,”harapnya.

Secara selektif prioritas terhadap pengemudi yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan laka lantas. Serta penekanan dalam keamanan. Dimana operasi patuh ini di laksanakan secara serentak di seluruh indonesia maka itu operasi ini akan dilakukan di sejumlah titik yang selama ini dianggap rawan kecelakaan.(dro/*e)