Amankan Prosesi Pelantikan, Polres Kerahkan 300 Personil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Amankan jalannya proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018, Polres Inhil terjunkan 300 personil

Menurut Wakapolres Inhil, Kompol Devy Firmansyah, ditemui saat melakukan peninjauan dilokasi pelantikan Venue Futsal, rabu (20/11), 300 personil pengaman ini merupakan petugas gabungan dari Polres Inhil dengan BKO Brimob Polda Jambi terdiri dari Pasukan Huru Hara (PHH) dan Anti Anarkis (AA).

“personil yang kita kerahkan berasal dari berbagai unsur kepolisian, termasuk intelijen. Petugas diploting melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Semua menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing”Terang Delvi. (dro)




Abrasi Ancam Kawasan Pesisir Inhil

GambarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hutan mangrove (bakau) di Kabupaten Indragiri Hilir, kondisinya kini semakin mengkhawatirkan. Hal itu dikarenakan masih belum adanya upaya rehabilitasi yang dilakukan oleh Pemerintah secara maksimal serta semakin diperparah dengan adanya ekploitasi secara terus menerus yang dilakukan oleh warga ataupun pihak perusahaan.

Akibat perihal tersebut diatas, akhirnya memberikan dampak negatif yang cukup signifikan, mulai dari rusaknya habitat ekosistem mangrove termasuk fauna yang hidup di dalamnya, lebih-lebih lagi kerusakan mangrove tentunya makin mempercepat abrasi daratan terutama di  daerah pesisir.

Seperti dikatakan oleh Nurbaini (45) seorang pemerhati hutan warga Kecamatan Pelangiran, makin cepatnya proses abrasi dikawasan tepi sungai seperti yang terjadi di perairan Mandah hingga menuju Desa Teluk Lanjut hampir bisa dipastikan diakibatkan  terus berkurangnya kawasan hutan mangrove. Karena salah satu fungsi hutan mangrove adalah penahan sungai dari serangan abrasi.

“Jika hutan mangrove terus di eksploitasi seperti sekarang ini tanpa memikirkan pelestariannya, kedepan sudah barang tentu akan semakin banyak daratan yang tenggelam oleh terjangan abrasi.”katanya.

Saat ini dikatakan Nurbaini, tanaman mangrove di sepanjang bibir pantai dan sungai hanya berjarak sekitar 30 hingga 50 meter dari bibir pantai. Sedangkan bagian dalamnya hampir semuanya sudah ludes.

“mulai dari sekarang harusnya ada upaya menyeleluruh dari seluruh elemen untuk menyelamatkan hutan mangrove. Kalau tidak, kedepan nantinya jangan sampai kita menyesali buah dari perbuatan pembalakan liar,”jelasnya.

Pantauan lapangan, kondisi mangrove kawasan pesisir Inhil kini memang sudah sangat mengkawatirkan. Meski sudah ada upaya dari Dinas Kehutan Inhil untuk melakukan kegiatan reboisasi, namun dinilai masih belum mampu mengimbangi lajunya ekploitasi. Untuk melestarikan kawasan hutan bakai perlu adanya tindakan yang lebih tegas dan serius dari semua pihak. Reboisasi harus diimbangi dengan adanya pengawasan agar tindakan ekploitasi yang tidak memperhatikan dampak lingkungan dapat ditekan. (dro/tok) 




Amankan Pilgubri Putaran Ke Dua, Polres Inhil Turunkan 508 Personil

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo, Sik, M.SiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Untuk melakukan pengaman Pemilihan Gubernur Riau periode 2013 – 2018 putaran ke dua, Jajaran Polres Inhil mengerahkan sebanyak 508 personil.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIk.M.si melalui Kabag Ops AKP Kurnia Styawan SIK menjelaskan, pada prinsipnya seluruh personil sudah dipersiapkan untuk mengemban tugas melakukan pengamanan. Bukan hanya di Kota Tembilahan saja, namun di seluruh TPS, yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kita sudah menyiapkan 508 personil untuk mengamankan pelaksanaan pilgubri putaran kedua”kata Kabag Ops

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Inhil, Joni Suhaidi mengatakan sesuai dengan hasil sidang pleno yang digelar KPU Riau, Minggu (13/10) yang lalu ditetapkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau Putaran II akan dilakukan pada 27 November 2013 mendatang. Penetapan ini dilakukan setelah KPU menang melawan gugatan pasangan Achmad-masrul dan WIN.

Sebelumnya, KPU Riau sempat menetapkan Pilgubri Tahap II akan digelar 30 Oktober yang lalu. Namun karena adanya gugatan dari dua pasang calon yakni Achmad-Masrul dan Wan Abubakar-Isjoni (WIN) akhirnya jadwal pelaksanaan Pilgubri Putaran II diundur sampai ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Yang jelas segala Persiapan sudah matang. Semoga pelaksanaannya hingga sampai perhitungan nantinya akan lebih sukses dari pilgub putaran pertama yang lalu.”kata Ketua KPU Inhil. (dro/tok)




Mahasiswa UNISI Ikuti Seminar Entrepreneurship dan Leadership

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI), mengikuti seminar entrepreneurship dan leadership, di Aula Fakultas Pertanian Parit 1, Kecamatan Tembilahan Hulu, Rabu (13/11).

Kegiatan yang ditaja Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil bekerjasama dengan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri (Unisi) ini menghadirkan narasumber dari kalangan dosen dan pengusaha.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Inhil, melalui Sekretaris, Suwardi mengatakan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneurship dan leadership yang memiliki potensi untuk mengembangkan kreatifitas, saling berbagi dan memotivasi semangat berwirausaha.

“Melalui kegiatan ini, kita harapkan para peserta dapat menerapkan ilmu yang telah didapatnya sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga, setelah menyelesaikan kuliahnya, mereka bisa hidup mandiri dengan menjadi pengusaha atau wiraswasta yang handal dan tidak hanya bergantung kepada pemerintah, apalagi hanya berharap menjadi PNS saja,” tutur Suwardi.

Dijelaskan Suwardi, pada era globalisasi saat ini hidup penuh dengan persaingan dan perjuangan, maka yang paling utama untuk disiapkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu kemampuan diri untuk mengolah dan menciptakan lapangan pekerjaan bukan mencari pekerjaan saja ketika lulus kuliah.

“Negara yang dikatakan sejahtera dan demokrasi yang tinggi, yakni Negara yang memiliki SDM dan tingkat ekonomi tinggi. Oleh karena itu, kita harus mampu meningkatkan SDM kita, sehingga mampu bersaing di masa depan,” terang mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil ini.

Sementara itu, Rektor Unisi dalam sambutannya, yang diwakili Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Edwar berharap para peserta dapat mengikuti seminar entrepreneurship (kewirausahaan) dan leadership (kepemimpinan) tersebut dengan sebaik mungkin, dengan mengambil ilmu dan manfaatnya. Untuk selanjutnya, dijadikan modal dalam menumbuhkan potensi diri untuk terus berwirausaha.

“Jadilah mahasiswa yang punya keahlian dan mampu menimbulkan potensi diri, terutama dalam berwirausaha agar bisa bersaing di zaman yang serba modern seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, berjumlah sebanyak 100 orang, terdiri dari mahasiswa Fakultas Pertanian semester 5,6 dan 7.(dro)




Di Demo Warga, Pemilik Warung Tuak pastikan Tutup Usaha

Tembilahan (www.detikriau.org) – Ratusan Masyarakat Kelurahan Tembilahan hulu mendesak aparat pemerintah untuk menertibkan warung minuman tuak jalan Baharuddin Jusuf, Parit 10 Kecamatan Tembilahan Hulu. Aktifitas warung tuak ini dinilai masyarakat sudah sangat mengganggu ketenangan warga.

Pantauan lapangan, kerumunan masa yang berasal dari dua Rukun Tetangga (RT) 04 dan 13 Kelurahan Tembilahan Hulu ini sudah mulai terlihat sejak pukul 15.00 Wib. Masa yang juga tampak didampingi laskar Front Pembela Islam (FPI) Inhil ini sempat melakukan orasi menyatakan keberatan dengan keberadaan warung yang dinilai menebar maksiat.

Menurut salah seorang masyarakat dalam orasinya, masyarakt sudah berulang-ulang kali memperingatkan agar aktifitas diwarung ini dihentikan.  Selama ini, setiap harinya pengunjung warung selalu penuh, bahkan hingga larut malam dan membuat suara ribut yang mengganggu ketenangan masyarakat setempat.

“mereka mengkonsumsi minuman haram. Kami dilingkungan masyarakat muslim, kami tidak ingin ada maksiat ditengah-tengah kami,” Ujar Orator yang saat itu diikuti dengan teriakan massa yang ingin melakukan pembakaran warung tuak tersebut

Suasa mulai agak mereda setelah jajaran kepolisian dari polsek Tembilahn Hulu didampingi pihak kelurahan. Orang nomor satu dari kepolisian ditingkat Kecamatan Tembilahan Hulu ini, AKP Zaidir meminta pemilik warung tuak untuk melakukan rembukan dengan massa.

Dalam perundingan tersebut. Didapat keputusan bahwa pemilik warung akan melakukan pembongkaran sendiri tempat usahanya pada keesokan harinya, kamis (14/11).

“Kita berharap janji ini bukan hanya sekedar janji tetapi harus dipenuhi karena ini sudah kesepakatan bersama,” Ujar Kapolsek

Kesepakatan yang dilakukan saat itu diberikan dalam pernyataan tertulis dengan disaksikan masyarakat di dua RT, pihak Kelurahan dan Polsek Tembilahan Hulu. (dro)




Polres Inhil Gelar Kegiatan Samapta

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Jajaran Mapolres Indragiri Hilir, mulai Rabu (13/11) hingga Jum’at (15/11) mendatang, menggelar  kegiatan Samapta untuk Semester 2 pada tahun 2013 yang dilaksanakan di lapangan Polres Inhil.

Menurut keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIK.M.si melalui Kabag Sumber Daya, Kompol Suprapto, Rabu (13/11), kegiatan Samapta yang dilaksanakan 6 (enam) bulan sekali wajib di ikuti oleh seluruh anggota Polres Inhil mulai Perwira, Bintara, dan Tamtama.

“Kegiatan kesamaptaan yang kita gelar dalam waktu 6 bulan sekali ini hukumnya wajib di ikuti oleh seluruh anggota, baik untuk yang berpangkat Perwira, Bintara maupun Tamtama,”kata Kompol Suprapto.

Tujuan dilaksanakan samapta rutin ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan serta stamina masing-masing personel, baik yang bertugas di Polres Inhil maupun di Polsek sehingga dengan demikian tetap terjaga kebugaran dan kesehatannya yang pada gilirannya setiap personel tersebut dalam kondisi selalu siap menghadapi tugas-tugas yang diemban, baik tugas operasional, pendidikan maupun tugas-tugas lainnya setiap saat.

“Dengan kondisi kesehatan yang prima diharapkan akan dapat menunjang kelancaran tugas serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang prima, baik untuk saat ini maupun menghadapi tugas ke depan,”tegasnya.

Lebih jauh Kabag Sumda menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan samapta pada 6 bulan pertama tahun ini bukan hanya di pusatkan di Polres Inhil saja akan tetapi juga digelar di tingkat Polsek, dengan maksud untuk memberikan kemudahan bagi personil yang bertugas di tingkat Polsek yang jaraknya jauh dari Tembilahan

“Semua tentunya untuk memberi kemudahan bagi anggota yang bertugas di tingkat Polsek terutama yang keberadaannya cukup jauh dari Tembilahan. jadi tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kegiatan samapta.”pungkasnya.(dro/tok)