Puluhan Alumni Hadiri Malam Keakraban dan Silaturrahmi IKAPTK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Puluhan Alumni APDN dan IPDN menghadiri malam keakraban dan silaturrahmi Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan, di Bumi Sri Gemilang, Kamis (21/11) malam.

Kegiatan yang digelar di Gedung Puri Cendana Tembilahan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Inhil periode 2013-2018, HM Wardan, Ketua IKAPTK Provinsi Riau, H Achmad, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, serta para sesepuh, alumni dan pengurus IKAPTK Provinsi Riau.

Bupati Inhil terpilih, HM Wardan dalam sambutannya berharap, agar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan (IKAPTK) yang telah terbentuk ini, dapat terus dipertahankan dan lebih dikembangkan lagi di masa mendatang.

“Kita harus saling bahu-membahu dalam membesarkan IKAPTK ini, sehingga mampu ikut serta dalam memajukan daerah, khususnya di bidang pembangunan,” tutur Alumni APDN Pekanbaru tahun 1985 ini.

Ungkapan senada juga disampaikan Ketua IKAPTK Provinsi Riau, H Achmad. Menurutnya, para sesepuh dan alumni dari APDN dan IPDN harus bisa memberikan bimbingan kepada adik-adik tingkat, yang nantinya akan menjadi penerus perjuangan para seniornya.

“Sudah seharusnyalah, para senior membimbing dan memberikan petunjuk kepada juniornya, agar estafet perjuangan dapat terus dilanjutkan, dalam rangka membangun negeri yang kita cintai ini,” terang Achmad, yang juga Bupati Rokan Hulu ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Pahrolrozy menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan tradisi dan agenda rutin yang dilaksanakan setiap ada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

“Kegiatan ini, bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi dan rasa kekeluargaan antar para alumni, yang tergabung dalam IKAPTK,” imbuhnya.(dro)




Pedangan Cabutan “Judi” Marak. Orang Tua Pinta Pihak Sekolah Lakukan Pengawasan

Tembilahan (www.detikriau.org) – Maraknya pedagang yang menjajakan dagangan cabutan yang mengarah kepada perjudian membuat resah para orang tua. Apalagi dagangan seperti ini diperjualbelikan secara bebas disekitar lingkungan sekolah. Jika tidak diantisipasi, masyarakat khawatir hal ini akan memberikan efek buruk kepada anak-anak.

Berdasarkan penjelasan orang tua siswa disalah satu Sekolah Dasar (SD) dikota Tembilahan, Fitri (27), pedagang cabutan ini setiap harinya mendapatkan perhatian istimewa dari para murid-murid SD. Dengan membayar Rp 500,- pembeli berhak mendapatkan selembar kupon yang kemudian menggosok beberapa buah lingkaran bulatan, jika bulatan tersebut hanya tertinggal satu buah dan gambar bom belum keluar, pembeli berhak mendapatkan uang Rp 2 ribu.

“Ini jelas bentuk perjudian, walalupun dalam skala kecil. Jika tidak segera ditertibkan, pastinya akan merusak mental anak-anak. Kita takutnya jika sejak kecil mereka sudah terbiasa untuk mengadu peruntungan, judi menurut mereka bukan lagi menjadi tabu dan larangan agama. Harus ada tindakan antisipasi yang jelas, terutama dari apartur pemerintah termasuk pihak sekolah,” Sampaikan Fitri, jum’at (22/11).

Yunita, (24) seorang wali murid lainnya juga mulai mengaku resah. Setiap hari biasanya putra semata wayangnya cukup diberikan jajan Rp 2 ribu, tapi saat ini kerap sang anak memintakan tambahan. Menurutnya untuk membeli cabutan disekolah. Ia juga meminta pihak sekolah untuk benar-benar melakukan pengawasan bagi pedagang disekitar sekolah terutama yang akan memberikan efek tidak baik bagi kejiwaan anak-anak. (dro)




Masyarakat Harapkan Warohmah Jadi Pemimpin Yang Amanah

Tembilahan (www.detikriau.org) – Esok, Jum’at (22/11/2013), pukul 14.00 Wib, Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013 – 2018 digelar. Sejak esok hari hingga lima tahun kedepan, Kabupaten Indragiri Hilir akan berada dibawah pimpinan H Muhammad Wardan dan H Rosman Malomo. Masyarakat berharap dibawah kepemimpinan pasangan bejargon WAROHMAH ini, Inhil akan semakin gemilang.

Kepada detikriau.org, beberapa warga kota Tembilahan menggantungkan beribu harapan bagi pemimpin baru inhil ini. Menurut mereka, tugas utama seorang pemimpin tentulah tidak lain dari mengupayakan kesejahteraan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Janji-janji kesejahteraan itu sudah terucap dan besar harapan mereka kedua pemimpin pasangan birokrat dan politisi ini akan amanah.

“Banyak hal yang masih harus dibenahi, terutama dibidang pendidikan, kesehatan dan berbagai pelayanan publik lainnya. Kami hanya berharap kedua pemimpin Inhil ini akan bekerja maksimal dan memenuhi harapan masyarakat,” Sampaikan Rahman (41) salah seorang warga kota Tembilahan

Menurut Rahman, sosok Wardan yang lebih kental dalam dunia pendidikan, tentulah menjadi alasan kuat bagi masyarakat agar ianya lebih mampu membenahi dunia pendidikan, khususnya di Inhil. Pembenahan terutama terkait begitu banyaknya kerusakan berbagai fasilitas pendidikan hingga pemerataan sebaran jumlah tenaga pengajar. Saat ini dinilai Rahman, di daerah perkotaan, tenaga guru kadang melebihi dari jumlah mata pelajaran sementara dibeberapa daerah pelosok, masih banyak yang kekurangan tenaga guru.

Marwan (38) warga Tembilahan lainnya juga berharap pergantian pemimpin Inhil ini akan memberikan dampak perubahan kearah yang lebih baik. Ia berharap pemimpin Inhil 5 tahun kedepan ini akan mampu untuk melakukan pembenahan terhadap mental aparatur pelayan masyarakat.

“tugas utama seorang PNS adalah memberikan pelayanan bukan dilayani. ini yang saya rasakan masih jauh dari harapan masyarakat. Semoga hal ini dapat dijadikan prioritas selama masa kepemimpinan beliau,” Pesan Marwan.

Sementara Aam, warga Kecamatan Tembilahan hulu mengaku tidak ingin berpanjang kata. Janji kedua pasangan ini menurutnya sudah terikrarkan dalam masa kampanye beberapa waktu lalu. Ia hanya berharap rantaian kalimat pemikat hati masyarakat ini dapat dijaga dan ditepati.

“Tinggal pemimpinnya, Amanah ataukah tidak. Saya rasa tidak perlu lagi untuk berpanjang kata ,”Lontarkankan Aam dengan singkat, , kamis (21/11)

Pasangan HM Wardan dan H Rosman Malomo yang hari ini dilantik sebagai pemimpin Inhil untuk periode 2013-2018 melangkah dengan Visi “Spirit Baru INHIL Menuju Kabupaten yang Maju, Bermartabat dan Bermarwah” dengan mengemban Misi yang terbagi kedalam 5 Pilar, 5 Kisi dan 8 Program Utama Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir.

5 pilar tersebut yakni, pertama: meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepemimpinan kepemerintahan lewat praktik tata kelola yang bersih dan baik (good governance) dengan “meningkatkan kepemerintahan daerah yang amanah” dan masyarakatnya partisipatif dalam pembangunan. Kedua: mengembalikan kejayaan masyarakat Inhil yang didalam sejarahnya dikenal sebagai daerah maju dan terdepan dengan mengoptimalkan pengelolaan potensi SDA dan SDM. Ketiga: memperkokoh pelaksanaan demokrasi, semangat kegotongroyongan, memelihara kerukunan, ketentraman dan ketertiban serta mendukung supremasi hukum. Keempat: Meningakatkan keterpaduan dan keharmonisan anatar para pemangku kepentingan (pemerintah, masyarakat dan dunia usaha) didaerah, maupun dalam hubungan dengan lintas kota/kabupaten lain, Provinsi, Nasional dan Internasional dalam rangka menata pembangunan untuk kejayaan Kabupaten Inhil, dan Pilar Kelima: mendorong terwujudnya prestasi-prestasi pembangunan yang mengutamakan partisipasi dan manfaat kemaslahatan bagi masyarakat Inhil seluas-luasnya sehingga Kabupaten Inhil menjadi barometer baru pencapaian pembangunan Propinsi Riau.

Adapun 5 Kisi Pembangunan yang dijanjikan pasangan Warohmah adalah, pertama: meningkatkan pembangunan sarana prasarana infrastruktur daerah (jalan desa, jembatan, pasar, perhubungan desa-kota, listrik, tata air, fasilitas umum, dsb) secara lebih merata dan berkeadilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Inhil. Kedua: meningkatkan kualitas SDM yang tawakal, berahlak mulia, professional, unggul dan sehat sehingga berdaya saing lebih tinggi melalui inovasi pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau. Ketiga: memajukan perekonomian daerah yang bertumpu pada pengelolaan ekonomi pertanian (termasuk perkebunan, perikanan dan peternakan), perdagangan, industri dan pariwisata berlandaskan potensi setempat, memanfaatkan kemajuan iptek dan didukung investasi dunia usaha yang diselaraskan dengan penjagaan martabat masyarakat dan jatidiri daerah Kab Inhil. Keempat: mengembangkan ekonomi kreatif guna menghasilkan nilai tambah ekonomi keluarga dan masyarakat Inhil. dan Kelima: meningkatkan kualitas penataan pembangunan sarana prasarana infrastruktur ibukota kabupaten secara lebih rapi, modern dan indah guna mendukung pelayanan dasar maupun umum, sehingga kota Tembilahan menjadi kota yang lebih dicintai dan dibanggakan masyarakat Inhil.

Sedangkan 8 Program Utama yang dijanjikan pasangan yang terpublikasi sebagai tokoh agamis ini dalam masa pemerintahan 5 tahun kedepan yang dimottokan sebagai “spirit baru menabur kemaslahatan untuk masyarakat dan daerah Kabupaten Indragiri Hilir” adalah, pertama: reformasi pelayanan birokrasi warohmah yang bersih, mudah, cepat, adil dan ramah dalam melayani warga sejalan dengan pembinaan aparatur dengan sistem meritokrasi yang objektif, professional, bersih dan sejahtera. kedua: program Desa Maju Inhil Jaya lewat percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara integrasi, berkualitas dan merata hingga seluruh penjuru desa. Termasuk perbaikan harga dan diversifikasi ekonomi perkebunan kelapa rakyat dimulai dengan penataan regulasi yang lebih menguntungkan petani dan masyarakat Inhil. Ketiga: pendidikan berkualitas dan terjangkau serta meningkatkan akses pendidikan masyarakat usia sekolah. Keempat: Inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau. Kelima: peningkatan peluang kesempatan kerja lewat program Inhil Bergerak yang dilakukan dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Keenam: program kewirausahaan sosial melalui Pemberdayaan Masyarakat Inhil kreatif berahlak mulia dengan program sosial keagamaan, organisasi pemuda, kelompok perempuan dan kelompok usaha ekonomi kreatif , membina kewirausahaan sosial berbasi program terintegrasi (terpadu) lintas SKPD. Ketujuh: penataan pembangunan ibukota kabupaten yang rapi, modern, indah dan bermartabat. Serta yang Kedelapan: pengelolaan daerah aliran sungai secara terintegrasi dengan fungsi ketahanan ekonomi masyarakat, manajemen mitigasi bencana serta penerapan iptek dan pembangunan pariwisata. (dro)




Esok, Wardan dan Rosman Akan di Lantik Dirjen Otda Kemendagri RI

Tembilahan (www.detikriau.org) – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013 – 2018, HM Wardan dan H Rosman Malomo dipastikan akan dilakukan secara langsung oleh Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kementrian Dalam Negri (Kemendagri),Prof Dr H Djoehermansyah Djohan yang sekaligus menjabat sebagai penjabat Gubernur Riau menggantikan HM Rusli Zainal yang telah habis masa jabatannya hari ini, Kamis (21/11)

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM ditemui saat melakukan tinjauan persiapan pelaksanaan prosesi pelantikan di venue futsal, jalan lingkar II Tembilahan.

Sehubungan dengan persiapan, menurut Sekda seluruhnya sudah tidak ada masalahh, hanya memerlukan beberapa penyempurnaan agar jalannya prosesi catatan sejarah Kab Inhil ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, tertib dan sukses.(dro)




Amankan Prosesi Pelantikan, Polres Kerahkan 300 Personil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Amankan jalannya proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018, Polres Inhil terjunkan 300 personil

Menurut Wakapolres Inhil, Kompol Devy Firmansyah, ditemui saat melakukan peninjauan dilokasi pelantikan Venue Futsal, rabu (20/11), 300 personil pengaman ini merupakan petugas gabungan dari Polres Inhil dengan BKO Brimob Polda Jambi terdiri dari Pasukan Huru Hara (PHH) dan Anti Anarkis (AA).

“personil yang kita kerahkan berasal dari berbagai unsur kepolisian, termasuk intelijen. Petugas diploting melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Semua menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing”Terang Delvi. (dro)




Abrasi Ancam Kawasan Pesisir Inhil

GambarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hutan mangrove (bakau) di Kabupaten Indragiri Hilir, kondisinya kini semakin mengkhawatirkan. Hal itu dikarenakan masih belum adanya upaya rehabilitasi yang dilakukan oleh Pemerintah secara maksimal serta semakin diperparah dengan adanya ekploitasi secara terus menerus yang dilakukan oleh warga ataupun pihak perusahaan.

Akibat perihal tersebut diatas, akhirnya memberikan dampak negatif yang cukup signifikan, mulai dari rusaknya habitat ekosistem mangrove termasuk fauna yang hidup di dalamnya, lebih-lebih lagi kerusakan mangrove tentunya makin mempercepat abrasi daratan terutama di  daerah pesisir.

Seperti dikatakan oleh Nurbaini (45) seorang pemerhati hutan warga Kecamatan Pelangiran, makin cepatnya proses abrasi dikawasan tepi sungai seperti yang terjadi di perairan Mandah hingga menuju Desa Teluk Lanjut hampir bisa dipastikan diakibatkan  terus berkurangnya kawasan hutan mangrove. Karena salah satu fungsi hutan mangrove adalah penahan sungai dari serangan abrasi.

“Jika hutan mangrove terus di eksploitasi seperti sekarang ini tanpa memikirkan pelestariannya, kedepan sudah barang tentu akan semakin banyak daratan yang tenggelam oleh terjangan abrasi.”katanya.

Saat ini dikatakan Nurbaini, tanaman mangrove di sepanjang bibir pantai dan sungai hanya berjarak sekitar 30 hingga 50 meter dari bibir pantai. Sedangkan bagian dalamnya hampir semuanya sudah ludes.

“mulai dari sekarang harusnya ada upaya menyeleluruh dari seluruh elemen untuk menyelamatkan hutan mangrove. Kalau tidak, kedepan nantinya jangan sampai kita menyesali buah dari perbuatan pembalakan liar,”jelasnya.

Pantauan lapangan, kondisi mangrove kawasan pesisir Inhil kini memang sudah sangat mengkawatirkan. Meski sudah ada upaya dari Dinas Kehutan Inhil untuk melakukan kegiatan reboisasi, namun dinilai masih belum mampu mengimbangi lajunya ekploitasi. Untuk melestarikan kawasan hutan bakai perlu adanya tindakan yang lebih tegas dan serius dari semua pihak. Reboisasi harus diimbangi dengan adanya pengawasan agar tindakan ekploitasi yang tidak memperhatikan dampak lingkungan dapat ditekan. (dro/tok)