Ponton Apung Dermaga RSUD PH Rusak, Mobilisasi Pasien Terganggu

foto bg faisalTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hampir satu bulan belakangan dermaga ponton apung pelabuhan RSUD Puri Husada, parit 15 Kecamatan Tembilahan Rusak. Ketiadaan ponton, untuk turun naik penumpang hanya dilakukan dengan memanfaatkan tangga belalai pelabuhan yang ditopang dengan tiang pancang kayu seadanya. Kondisi itu tentunya sangat menyulitkan dan membahayakan bagi para pengguna pelabuhan.
Menurut pengakuan Zacky Hasan, salah seorang keluarga pasien, dirinya merasa khawatir memanfaatkan dermaga ini untuk membawa keluarganya yang sedang mengalami sakit akibat keguguran dan harus dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan .
“Saya sudah cukup lama tidak kesini, namun ketika sampai tadi saya terkejut, karena ponton pelabuhan tidak ada di tempat sebagaimana biasanya,” tutur Zacky saat ditemui dipelabuhan RSUD Puri Husada Tembilahan, Rabu (26/2).
Menurut masyarakat sekitar, ketiadaan ponton apung dermaga ini jelas menyulitkan. disaat pasang tinggi, turun naik penumpang tentunya tidak mengalami kendala berarti  karena permukaan air terbilang dekat dengan lantai jembatan. namun air sedang surut, dermaga tidak bisa dimanfaatkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Inhil, melalui Kabid Perhubungan Laut dan Sungai, Irsan S Pohan membenarkan bahwa ponton pelabuhan RSUD Puri Husada Tembilahan tersebut sedang diperbaiki.
“Insya Allah, dalam minggu ini perbaikannya sudah selesai dan dapat kembali dimanfaatkan,” terang Irsan saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Rabu (26/2). (dro)




2014, Polres Inhil Targetkan Ungkap Kasus Narkoba Lebih banyak Dari Tahun Sebelumnya

Ketua BNK Kab. Inhil H.Rosman Malomo di Dampingi Polres Inhil. memusnahkan Barang bukti Narkotika.Tembilahan (www.detikriau.org) — Bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK), tahun ini, Polres Inhil bertekad untuk lebih banyak mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Untuk mencapainya, Kapolres meminta kepada seluruh jajaran dibawahnya untuk tidak pernah putus semangat dalam memerangi peredaran barang terlarang ini.
Permintaan ini disampaikan Kapolres inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi dalam amarannya pada pelaksanaan pemusnahan BB narkotika berupa 151,1 Gr Sabu dan 5.612,2 Gram Ganja Kering oleh sat narkoba bertempat dihalaman Mapolres Inhil, rabu (26/2).

Kapolres inhil Menujukkan BB Narkoba kepada Ketua BNK Kab. Inhil, H. Rosman Malomo
Kapolres inhil Menujukkan BB Narkoba kepada Ketua BNK Kab. Inhil, H. Rosman Malomo

Menurut Kapolres, sepanjang tahun 2013 yang lalu, Polres Inhil hanya berhasil memperoleh sitaan sebanyak 131 Gram Sabu-sabu. Namun tahun 2014, baru diawal, satnarkoba sudah meraih prestasi yang cukup menggembirakan.
“Ini sebuah prestasi yang cukp baik. Tetap jalin kerjasama yang baik dengan seluruh personil lainnya dan yang terpenting jangan pernah putus asa dalam memerangi barang terlarang ini. Saya bersama Kepala BNK Inhil bertekad, tahun ini harus lebih banyak lagi kasus kasus narkoba lainnya yang dapat diungkap” Kata Kapolres.
Hadir pada acara pemusnahan tersebut, selain Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK.M.si, juga dihadiri oleh Ketua BNK Kabupaten Inhil H.Rosman Malomo, Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, Dedy Hermawan SH.MH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tembilahan, Irvan SH, serta Kabag, Kasat, Perwira dan Brigadir kepolisian dijajaran Mapolres Inhil.(dro)




Listrik PLN Seperti Kunang-Kunang, Pengusaha Kecil Merugi

indexTembilahan (www.detikriau.org) — Pemadaman mendadak yang semakin tidak kenal waktu oleh pihak PLN rayon tembilahan membuat kalangan usaha kecil menengah terus merugi. Selain harus menambah biaya ekstra untuk bahan bakar genset, sejumlah peralatan elektronik juga ikut rusak.
Pemadaman terjadi setiap hari dan berlangsung sudah cukup lama. Belum ada kepastian dari pihak PLN setempat terkait pemadaman bergilir ini.
Pemadaman terjadi hingga berkali-kali dalam sehari dengan durasi pemadaman juga tidak menentu.
“Pemadaman kerap kali terjadi, bahkan sampai berkali-kali. Kesal juga. PLN Kok Seperti Kunang-Kunang,” Kritiks Tengku, pengusaha warung internet di Tembilahan.
Dia berharap agar pihak PLN segera mengatasi masalah krisis listrik ini agar usaha kecil seperti dirinya tidak terus merugi.”Akibat pemadaman ini kami terus merugi. kami harus mengeluarkan tambahan biaya untuk genset ” terangnya.
Tidak hanya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk bahan bakar genset, sejumlah peralatan elektronik warga juga ikut rusak.
“Pemadaman mendadak dan terjadi berkali-kali dalam sehari membuat beberapa peralatan elektronik kita rusak. Komputer dan mesin fotocopy kita sudah ngadat. ini pastinya akan merugikan kami,” Ujar Ridwan, salah seorang pengusaha percetakan di Tembilahan.
Terkait persoalan ini, Anggota DPRD Inhil, H Yusuf Said meminta agar pihak PLN Rayon Tembilahan dapat bekerja lebih profesional. Jika memang persoalan ini disebabkan kerusakan mesin dan memang mengharuskan dilakukannya pemadaman, harusnya pemadam itu dilakukan secara terjadwal agar masyarakat yang akan mendapat giliran dapat bersiap-siap. “Satu dua kali mungkin saja belum diketahui. tapi jika sudah berkali-kali, harusnya PLN dapat mengantisipasi dan memastikan jadwal pemadaman. kasihan masyarakat. mereka membayar untuk mendapatkan pelayanan PLN tetapi hak mereka tidak diberikan dengan baik,” Pinta Yusuf
Dalam kesempatan itu, politisi dari partai Golkar ini juga meminta, untuk melakukan penambahan mesin pembangkit listrik, PLN kiranya dapat mempertimbangkan dengan baik kebutuhan listrik kedepan. “Penyebab terhambat masuknya Investor ke Inhil, salah satunya adalah persoalan ketersediaan listrik. kita berharap hal ini juga menjadi perhatian pihak PLN dalam melakukan perencanaan penambahan mesin-mesin pembangkit dengan mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang,” Pungkas Yusuf Said. (dro)




KESIAPAN CALEG PPP MENUJU AEC 2015

Caleg PPP Inhil Dapil 5 Nomor urut 5, Ilyas. Skom Mkom
Caleg PPP Inhil Dapil 5 Nomor urut 5, Ilyas. Skom Mkom

Tembilahan (www.detikriau.org) — Calon Anggota Legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir (INHIL) nomor urut 5 pada Daerah Pemilihan (DAPIL) Lima, Ilyas .Skom Mkom mengatakan kesiapannya untuk  menuntun masyarakat Inhil agar mampu bersaing pada pasar bebas.
“Insya Allah apabila terpilih nanti saya akan siap untuk menuntun serta mengawasi masyarakat agar mampu bersaing pada pasar bebas ”. Sampaikan Ilyas melalui detikriau.org, Selasa (25/2)
Ia juga menyebutkan strategi atau langkah persiapan untuk menghadapi AEC kedepan. Menurut pemaparannya, untuk menghadapi AEC tersebut dibutuhkan Strategi-strategi yang bisa dipakai misalnya lebih meningkatkan pemeriksaan ekspor-impor secara bersih, perlunya stabilitas politik, pemerintah harus bersikap bersih jauh dari korupsi, ketertiban sosial, adanya inovasi teknologi dan ketersediaan infrakstruktur yang memadai.
”Sudah jelas kesiapan untuk menghadapi AEC ini diperlukan strategi-strategi yang bisa  digunakan seperti meningkatkan pemeriksaan ekspor-impor secara bersih, stabilitas politik, pemerintah harus bersikap bersih jauh dari korupsi, ketertiban sosial, adanya inovasi teknologi dan ketersediaan infrakstruktur yang memadai”. Imbuhnya
Pada saat yang bersamaan ia juga menyampaikan harapannya kedepan apabila nantinya terpilih. Jika semua bisa berjalan dengan baik maka tentunya masyarakat akan lebih sejahtera. Ilyas juga menyatakan akan selalu siap terjun kelapangan untuk meninjau dan menanggapi segala aspirasi masyarakat Inhil.
dijelaskan Ilyas, Asean Economic Community (AEC), telah disepakati oleh negara anggota ASEAN dalam Bali Concord II tahun 2003. AEC merupakan salah satu tujuan integrasi ekonomi regional pada tahun 2015. ASEAN Economic Community merupakan agenda bersama negara-negara ASEAN dengan tujuan menjadikan ASEAN sebagai pasar dan basis produksi tunggal, kawasan ekonomi yang kompetitif,  wilayah pengembangan ekonomi yang merata, dan  daerah sepenuhnya terintegrasi ke dalam ekonomi global
Sebagai konsep integrasi ekonomi ASEAN, ASEAN Economic Comunity akan menjadi babak baru dimulainya hubungan antarnegara ASEAN sebagai single market dan single production base meliputi free trade area, penghilangan tarif perdagangan antar negara ASEAN, pasar tenaga kerja dan modal yang bebas, serta kemudahan arus keluar-masuk prosedur antarnegara ASEAN. Melalui ASEAN Econimic Comunity ini juga, ASEAN akan mengukuhkan ekonomi yang berbasis kesejahteraan.
“Indonesia harus mulai menyiapkan strategi apa yang dipakai agar mampu bersaing di pasar bebas nantinya yang hanya menghitung hari. Tentunya dibutuhkan kesadaran dari masing-masing pribadi apa yang akan dilakukan agar mampu bersaing. Terutama bagi orang-orang yang memiliki kekuasaan bagaimana ia menuntun masyarakat-masyarakatnya agar mampu bersaing dengan negara-negara Asia lainnya di pasar bebas nanti” Pungkasnya.  (Ahmad Tarmizi).




Dugaan Pemalsuan Data Honorer K2, MPI Sampaikan Laporan Tertulis Ke Kapolres Inhil

Juru Bicara Masyarakat Peduli Inhil, Tengku Suhandri
Juru Bicara Masyarakat Peduli Inhil, Tengku Suhandri

Tembilahan (www.detikriau.org) — Masyarakat Peduli Inhil (MPI) sampaikan laporan tertulis kepada Kepala Kepolisian Resort Inhil. Laporan yang ditembuskan kepada Bupati Inhil dan Kapolda Riau ini terkait dugaan adanya pemalsuan data honorer K2.
Juru bicara MPI, Tengku Suhandri didampingi dua rekannya, zacky Hasan dan Ryan Ryadi yang ditemui detikriau.org di Mapolres Inhil, senin (24/2) sekira pukul 15.30 Wib menyatakan bahwa didasarkan hasil investigasi, kuat dugaan telah terjadinya indikasi pemalsuan data honorer K2 dimaksud.
“hasil investigasi, dilapangan kita temui adanya indikasi kuat pemalsuan data honorer K2. Ada tenaga Honorer yang baru diangkat diatas tahun 2009 tetapi sudah tercatat dalam Data Honorer K2 hasil Validasi Aplikasi Data dari Badan Kepegawaian Negara dan bahkan mereka lulus ujian test CPNS,” Sampaikan Tengku Suhandri
Dugaan pemalsuan data ini ditambahkan Comel panggilan Akrabnya sengaja tidak disampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Inhil karena mereka mengindikasikan tindakan pemalsuan data merupakan sebuah tindakan yang telah memenuhi unsur pidana. yakni melanggar ayat 1 dan 2 pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.
Awalnya dipaparkan Comel, didasarkan pemberitaan dibeberapa media cetak dan elektronik tertanggal 15 Feb 2014 , MPI mendapatkan Informasi adanya indikasi tenaga honorer K2 yang tidak memenuhi syarat ternyata lulus pada ujian tes CPNS
Esok harinya, tanggal 16 Februari, mereka mendapat laporan adanya dua tenaga honorer yang bertugas di salah satu SD di Kecamatan Tembilahan Hulu lulus ujian seleksi CPNS, padahal mereka baru tercatat sebagai tenaga honorer tahun 2009.
Tanggal 17, ia bersama beberpa anggota MPI mendatangi sekolah dimaksud. Saat itu Kepala Sekolah’ Taslim membenarkan bahwa kedua nama dimaksud benar bertugas sebagai tenaga honorer disekolah yg dipimpinnya. Hanya saja menurut Taslim, ia baru bertugas sebagai Kepsek tahun 2011 sedangkan pemberkasan honorer K2 dilaksanakan tahun 2010. Jadi ia mengaku tidak mengetahui. Saat itu menurut Taslim Kepseknya Suhaimi.
Tanggal 18, MPI kembali mendapatkan informasi bahwa mengenai data tenaga pengajar tertera pada papan data guru diruang Kepsek. Informasi ini segera mereka tindaklanjuti dan ternyata benar dua nama tenaga honorer terduga terdaftar sebagai honorer tahun 2009.
“Fakta ini yang menguatkan kami akan adanya dugaan pemalsuan data. Mereka baru honor tahun 2009 namun sudah bisa ikut tes honorer K2. Harusnya sesuai ketentuan, tenaga honorer yang berhak adalah yang diangkat per 1 januari 2005” ungkap Comel
Diakhir penyampaiannya, Comel mengatakan bahwa MPI berharap pihak aparat hukum menindaklanjutinya. Tidak menutup kemungkinan masih ada nama-nama tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat yang juga lulus dalam tes CPNS. pungkasnya (dro)




Pemkab Inhil Upayakan Secepatnya Kirim Bantuan Bagi Korban Kebakaran Tanjung Simpang

kebakaranTembilahan (www.detikriau.org) — Pemerintah Kabupaten inhil secepatnya akan salurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kecamatan pelangiran. Namun untuk bantuan tanggap darurat sudah disampaikan melalui pihak Kecamatan
“Bantuan dari PMI dan Dinas Sosial sudah siap, kita sekarang sedang upayakan bantuan kebutuhan pokok, terutama beras. kita punya persediaan yang khusus diperuntukan untuk itu. namun untuk mengeluarkannya, setidaknya harus mendapatkan persetujuan Sekda. Kita sedang koordinasikan. Mudah-mudahan secepatnya bisa kita salurkan,’ sampaikan Pihak Pemkab Inhil melalui Kepala BPMPD Inhil, H Tantawi Jauhari kepada detikriau.org melalui sambungan selular, senin (24/2)
Mengingat jauhnya lokasi kebakaran, tentu diperlukan berbagai persiapan. Namun setakat ini, bantuan tanggap darurat sudah disampaikan melalui pihak Kecamatan. Tambah Tantawi
Camat Kecamatan Pelangiran, Tarno membenarkan bahwa bantuan tanggap darurat sudah disalurkan. Seluruh korban saat ini untuk sementara diungsikan di rumah-rumah tetangga terdekat dan sanak keluarga. “Kita berharap masyarakat yang terkena musibah dapat bersabar dan bertawakal kepada Tuhan. Dibalik semua musibah pasti ada hikmah yang dapat dipetik,” Nasehat Camat
Musibah kebakaran yang menghanguskan 70 rumah penduduk dengan 90 kepala keluarga dan 300 jiwa ini terjadi di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran sekira pukul 13.15 Wib, sabtu (22/2) kemaren
“Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 Milyar,” jawab Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalaui paur humas ipda warno, senin (22/2)
Ditambahkan Paur Humas, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari rumah kediaman Toni Sitorus dan kemudian merembet kerumah warga lainnya. Meski sempat melakukan upaya pemadaman namun dikarenakan hembusan angin yang cukup kencang upaya itu tidak membuahkan hasil. Bahkan api juga sempat menyebrang anak sungai dan ikut membakar puluhan rumah penduduk lainnya.
Pungkas Paur Humas. (dro)