Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

bbm SOLAR

Pemanfaatan BBM subsidi berjenis solar seperti ini diduga diselewengkan. Puluhan ton setiap harinya dimanfaatkan untuk kegiatan operasional alat berat perusahaan perkebunan. diminta aparat hukum tidak hanya tutup mata.
Pemanfaatan BBM subsidi berjenis solar seperti ini di kabupaten Indragiri Hilir kerap tidak tepat sasasaran. Puluhan ton setiap harinya diduga dimanfaatkan untuk kegiatan operasional alat berat perusahaan perkebunan. Diminta aparat hukum untuk tidak hanya tutup mata.



Panwaslu Inhil Janjikan Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu di Desa Sungai Bela

“Tidak Masuk dalam DPT dan Pemilih Tambahan, bisa gunakan KTP, KK Atau Surat Keterangan Domisili” —
Tembilahan (detikriau.org) — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan akan menindaklanjuti adanya informasi dugaan pelanggaran pemilu di Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra.

Menurut Panwaslu melalui anggotanya, Bapadal, apapun bentuk informasi pelanggaran, Panwaslu pastinya akan menyikapi dengan serius dan segera.
“Secepatnya kita akan mintakan keterangan dari Panwas Kecamatan setempat. Jika memang benar adanya pelanggaran, kita akan tindak sesuai ketentuan aturan,” Ujar Bapadal menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, selasa (8/4/2014).
Bapadal juga mengaku kaget jika memang benar hanya dalam satu desa ada 300 an warga yang tidak terdata sebagai pemilih. Menurutnya, jauh-jauh hari Panwas selalu mengingatkan agar masyarakat yang tidak terdata sebagai pemilih untuk segera mendaftarkan diri.
Ketua KPU Inhil, Joni Suhaidi ketika dikomfirmasi juga mengaku kaget. namun jika informasi ini benar, Suhaidi menegaskan bahwa mereka masih dapat menyalurkan hak pilihnya cukup dengan melampirkan bukti identitas diri.
“Mereka masih bisa memilih. cukup dengan menunjukkan KTP, KK ataupun surat keterangan domisili yang dikeluarkan pejabat setempat,” Sampaikan Suhaidi melalui sambungan selularnya. (dro)
Ciptakan Pemilu Jurdil, KPU dan Panwaslu diminta Bekerja Lebih Maksimal

 




2014, PDAM TI Targetkan Capai 20 Ribu Pelanggan

Tembilahanpdam ti(detikriau.org)- 2014, PDAM Tirta Indragiri (TI) Tembilahan targetkan capai 20 ribu pelanggan. Pencapaian tersebut dimungkinkan untuk direalisasi jika beberapa waduk yang akan dibangun selesai tepat pada waktunya.

“Pelanggan kita sampai saat ini baru mencapai 17 ribu, kita targetkan tahun 2014 ini mencapai 20 ribu pelanggan,” Ujarimbuh Kemas Yusferi
Kepada detikriau.org Kemarin
Direktur PDAM TI Tembilahan ini berani mengatakan hal tersebut bukan tidak berdasar, karena saat ini sudah ada waduk yang berada di Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang telah berfungsi.
“Selain itu, nantinya juga kita akan membangun waduk di Lahang Kecamatan Gaung, Waduk di Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka dan waduk diKelurahan Pulau Kijang Kecamtan Reteh,” papar Kemas.
“Jika 4 waduk ini berfungsi secara maksimal maka saya yakin pelanggan kita akan mencapai 20 ribu pelanggan,” sebutnya.
Saat ditanyakan mengenai keluhan warga Kecamatan GAS yang mengatak air PDAM yang dialirkan ke rumah warga bergetah, Ia menjelaskan bahwa PDAM tersebutbelum berfungsi secara maksimal.
“Air bergetah dikarenakan belum diolah dengan maksimal karena saat ini karyawan kita tengah melakukan pemasangan kepelanggan sambil membersihkan pipa,” jelasnya.
“Insyaallah, dalam waktu dekat semua akan berjalan secara maksimal,”tandasnya.(Ahmad Tarmizi)




Jago Merah Amuk Gudang PMK Milik PT Kokonako

---- copyTEMBILAHAN (detikriau.org)-Musibah kebakaran kembali terjadi. Kali ini, jago merah menghanguskan gudang Produksi Minyak Kelapa milik PT Kokonako, di Dusun Sungai Sirih, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (8/4) sekitar pukul 06.00 WIB ini.
Menurut keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, Ipda Warno, kronologis kejadian tersebut bermula sekitar pukul 06.00 WIB, Syahril, salah seorang security PT Kokonako sedang melakukan pengecekan dan control areal perusahaan.
“Saat itu, ia melihat api sudah membesar di dalam gudang Produksi Minyak Kelapa (PMK) dan kemudian menuju ke dermaga untuk memberitahukan kepada rekannya yang lain. Kemudian, Syahril bersama rekannya kembali menghubungi security yang berada di pos jaga depan perusahaan,” tutur Ipda Warno.
Lanjut Ipda Warno, karyawan PT Kokonako berusaha memadamkan api dengan alat pemadam milik perusahaan, dan ditambah bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Inhil, yang tiba sekitar pukul 06.45 WIB. Sehingga, akhirnya api dapat dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, dan asal api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kerugian juga masih belum bisa ditaksir” pungkasnya. (dro)
 
 
 




Warga BATAM Ungkap Politk Uang. Beranikah Warga Inhil Meniru?

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

Tembilahan (detikriau.org) — Permainan poitik uang setiap pelaksanaan pemilu bukanlah hal baru. Ada, tapi keenganan masyarakat menjadikan ianya sulit untuk dibuktikan. Namun hal itu berbeda dengan apa yang terjadi di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Masyarakat mengungkap dan melaporkan permainan yang diharamkan MUI ini. Kapan warga Inhil berani mencontoh hal seperti itu?
Sebagaimana yang dilansir JPNN.com, Selasa (8/4/2014), masyarakat di pemukiman ruli Baloi Kolam RT 07/RW 16 Kelurahan Sei Panas, kota Batam berani mengungkapkan permainan Caleg Provinsi, SS dan Istrinya, caleg DPRD Kota Batam, GT dari PDI Perjuangan.
Dalam pemberitaan itu, diberitakan sebanyak 30 kepala keluarga di RT 07 mengaku menerima uang sebesar Rp200 ribu per KK dari Ernita yang disebutkan warga sebagai tim sukses (Timses) SS dan GT.
Ia mendatangi rumah-rumah warga. Warga kemudian diberi uang Rp200 ribu sebagai jaminan agar warga mencoblos SS dan GT pada Pemilu 9 April, besok.
“Nama-nama kami dicatat sebulan lalu, ada 80 kepala keluarga, tapi yang terdaftar di DPT hanya separuh saja, dan Minggu (5/4) malam, ibu Ernita datang lagi, bagikan uang ini,” ujar Vr salah satu ibu rumah tangga di Ruli Baloi Kola RT07 kepada JPNN.com
Timses SS dan GT ini sudah mendata nama warga disana sejak sebulan lalu. Nama-nama itu dicek ke DPT dan setelah pastikan data-data warga itu ada di DPT, timsus SS dan GT memberikan uang itu kepada warga supaya warga mencoblos SS dan GT.
“Makanya kami mau lapor ke Panwaslu ini, buktinya ada, uang itu sudah dikumpulkan kembali warga dan saksi-saksi ada,” kata Jhoni Situmorang, toko masyarakat di Baloi Kolam RT07.
Di Inhil, permainan seperti ini juga ada, bak kentut, bau ada tapi sulit mencari sumbernya. Masyarakat Batam berani menolak permainan politik uang. bagaimana dengan warga Inhil ? (dro)




Panwaslu Inhil: Caleg Golkar dan PKPI di Temukan lakukan Pelanggaran

kampanyeTembilahan (detikriau.org) — Panwaslu Kabupaten Indragiri Hilir menemukan dua pelanggaran dalam pelaksanaan sosialisasi pileg 2014. pelanggaran ini dilakukan oleh caleg Partai Golongan Karya (Golkar) dan PKPI.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua panwaslu Inhil, Nely Weny Susanty melalui Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) Gulam Muhammad kepada detikriau.org Senin (7/4/2014) diruang kerjanya.
“Pelanggaran itu dilakukan oleh caleg dari PKPI dan Golkar,” Ujar gulam Muhammad Disampaikannya, berdasarkan temuan dari Panwascam di Kecamatan Mandah, salah seorang caleg PKPI kedapatan membagikan barang, berupa pakaian dan sejumlah uang kepada kelompok pemuda sebesar Rp 1 juta dan Ibu-Ibu PKK sebesar Rp 500 ribu. Namun temuan ini menurutnya tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi persyaratan kelengkapan dari pelapor serta batasan waktu.
Disamping pelanggaran oleh caleg PKPI, Panwaslu juga menemukan pelanggaran oleh caleg dari Partai Golkar. Dalam sosialisasi di Kecamatan GAS, dikatakan Gulam, caleg Golkar, diduga melibatkan PNS.
“Kita sudah memintakan kedua PNS untuk menyampaikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam sosialiasi itu. Pengakuan caleg, dirinya tidak pernah melibatkan PNS dan dibuktikan dengan SK tim kampanyenya.” tandas Gulam Muhammad. (Ahmad Tarmizi)