100 Aparat kepolisian Amankan Pelaksanaan UN

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK M.Si
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK M.Si

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Sebanyak 100 personil Kepolisian Resort Indragiri Hilir diterjunkan, untuk melakukan pengawalan dan pengamanan jalannya tahapan Ujian Nasional tahun 2014, tingkat SMA sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir.
pengawalan dan pengamanan dilakukan mulai dari pendistribusian naskah soal hingga pelaksanaan UN di masing-masing sekolah sebagai upaya menjaga kelancaran dan ketertiban termasuk sebagai upaya menghindari terjadinya kebocoran soal.
“Seratus personil telah kita kerahkan untuk mengamankan jalannya UN dan mengawal distribusi soal-soal hingga ke sekolah-sekolah di Kabupaten Inhil. Ratusan personil keamanan ini terdiri dari jajaran Polres dan Polsek di setiap daerah,” Sampaikan kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi. Kamis (10/4/2014)
Berdasarkan penjelasan kadisdik Inhil, Helmi, Pendistribusian soal akan dilakukan pada H-2 UN ke masing-masing Polsek di Inhil. Setelah itu, dari Polsek baru didistribusikan ke masing-masing sekolah pada hari pelaksanaan ujian,” terangnya.
Untuk sekedar diketahui, naskah soal UN tiba di Kantor Disdik Inhil pada Senin (7/4) malam kemarin, sekira pukul 19.30 WIB.
Jumlah naskah soal UN tingkat SMA sederajat yang telah diterima ini sebanyak 198 kotak , terdiri dari SMA Jurusan IPA 35 kotak dan IPS 47 kotak. Kemudian, untuk tingkat SMK sebanyak 28 kotak, MA jurusan IPA 7 kotak, IPS 57 kotak, Pendidikan Agama 4 kotak. Sedangkan, untuk ujian susulan 1 kotak, ujian paket C 13 kotak, serta ditambah kaset dan amplob yang masing-masingnya 1 kotak.(dro)




Desk Pileg 2014 Kantor Kesbangpol Inhil Baru Kumpulkan 2,51% Suara

desk pemilu 2014Tembilahan (detikriau.org) — Hingga pukul 17.00 Wib, Kamis (10/4/2014) Pengumpulan hasil perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 pada Desk Pemilu Legislatif (pileg) 2014 Kantor Kesbangpol Inhil baru terinput  sebanyak 12.363 atau 2,51 % dari total sebanyak 492.254 pemilih. Lambannya pengumpulan data ini disebabkan lambatnya proses penghitungan dan perekapan di tingkat PPS.
“Kita masih tunggu laporan data di tingkat PPS. rumitnya proses penghitungan dan perekapan data menjadi penyebab lambatnya data yang berhasil dikumpulkan.” Sampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Inhil, Sugiyanto saat dikomfirmasi detikriau.org diruang Desk Pemilu 2014, kamis (10/4/2014)
Sugianto memberikan gambaran, untuk kelurahan Tembilahan Kota, dari total 65 TPS, baru diselesaikan sebanyak 6 TPS.” Gambarannya pada kelurahan terdekat saja. artinya seluruh tingkatan PPS saat ini masih menjalankan proses yang sama dengan Kelurahan Tembilahan Kota” tambah Sugiyanto.
Dari total sebanyak 12.363 suara untuk DPRD Inhil yang terkumpul, perolehan suara partai secara berurutan adalah sebagai berikut, Partai Nasdem 12,7%, PKB 13,4%, PKS 5,7%, PDIP 17,2%, Golkar 18,4%, Gerindra 3,5%, Demokrat 4,1%, PAN 4,3%, PPP 11,9%, Hanura 1,3%, PBB 6,5% dan PKPI 0,6%. (dro)




Gerindra Riau Raih Perolehan Suara Terbesar Kedua Setelah Golkar

gerindraTembilahan (detikriau.org) – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Riau diprediksi kuat mencatat perolehan suara mebanggakan. Berdasarkan quick count “Indra Institute” , Gerindra meraih perolehan suara kedua terbesar setelah Partai Golongan Karya. Kamis (10/4/2014)
 
Secara keseluruhan perolehan suara untuk Provinsi Riau, Partai Golkar 21%, Gerindra 12,1%, Demokrat 11,9%, PDIP 11%, PAN 8,4%, PKB 7,8%, Nasdem 6,8%, PKS 6,6%, PPP 6,4%, Hanura 4,2%, PBB 3,3% dan PKPI 1%.
 
Hasil penghitungan Pileg 2014 untuk provinsi Riau ini berdasarkan Publikasi dari exit roll kerjasama Indra Institut, Cyrus Network dan CSIS dengan penggunaan Metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Error 1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen dengan total suara 75% (dro)
 




Bupati Nilai Pernyataan Disperindag Inhil "Bodoh"

Bupati dan Istri saat pantauan pelaksanaan pileg di TPS 13 jalan Sederhana Kec Tembilahan Hulu
Bupati dan Istri saat pantauan pelaksanaan pileg di TPS 13 jalan Sederhana Kec Tembilahan Hulu

Tembilahan (detikriau.org) — Bupati Inhil, HM Wardan menegaskan bahwa rencana pembangunan pasar kayu jati di Kecamatan Tembilahan Hulu tidak ada persoalan. Pemkab Inhil sudah memiliki site plan yang jelas. Pernyataan disperindag inhil dalam menanggapi permintaan disperindag Provinsi dinilai Bupati sebagai pernyataan “bodoh”.
“tidak ada masalah. tidak akan terjadi tumpang tindih pengerjaan. kita sudah memiliki site plan yang jelas terkait rencana pembangunan pasar kayu jati” Ujar Bupati menjawab komfirmasi detikriau.org saat ditemui disela kegiatan pantauan pelaksanaan pileg di TPS 13 Jalan Sederhana Kecamatan Tembilahan Hulu, rabu (9/4/2014)
Diakui Bupati, untuk rencana pembenahan pasar kayu jati, Inhil mendapatkan dua sumber pendanaan diluar dana APBD Inhil. kucuran dana itu berasal dari APBD Murni Provinsi Riau dan APBN. Peruntukan kedua bantuan sumber pendanaan itu menurut Bupati sudah sangat jelas. tidak akan ada benturan yang menyimpang dari aturan. “meskipun masih didalam satu lokasi tetapi ada dua pekerjaan, apakah itu salah?” Tanya Bupati.
Pernyataan disperindag Inhil melalui kasi pasar, Zainuddin yang meminta Disperindag Provinsi untuk turun ke lokasi guna menentukan lokasi pekerjaan, saat itu tampak membuat wajah Bupati Inhil ini memerah. menurut mantan Kadisdik Provinsi Riau ini, sangat aneh kita yang punya pekerjaan tetapi kita tidak mengetahui apa yang akan dikerjaan.
“Ini pernyataan ngawur. “Bodoh” itu namanya. rencana pembangunan pasar kayu jati sudah jelas. site plan kita juga sudah jelas.” ” Pertegas Bupati dengan nada suara sedikit tinggi.
Sebelumnya, melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.org, Kadisperindag Provinsi  Riau, Nizhamul, SE MM juga terkesan kecewa dengan penolakan undangan darinya kepada Disperindag Inhil untuk menyampaikan ekspos rencana pembangunan pasar Kayu jati ke Pekanbaru.
Disebut Among, panggilan akrab Kadisperindagprov ini. kedatangan Disperindag Inhil amat sangat penting. terutama dalam menentukan dimana lokasi pengerjaan yang harus dibantu pendanaannya oleh pihak Provinsi untuk menghindari terjadinya tumpang tindih pekerjaan.
“Saya nilai Disperindag Inhil tidak serius. Kita lihat dulu, bisa saja dananya kita pindahkan  ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan,” Jawab Amonk kala itu. (dro)
Zainuddin: Harusnya Provinsi Dulu Yang Langsung Ke Lokasi




Hingga Larut malam, Sejumlah TPS Masih Lakukan Perekapan Hasil Penghitungan Suara

TPSTembilahan (detikriau.org) — Hingga malam ini, rabu (9/4/2014) sejumlah TPS, khususnya di dalam kota Tembilahan masih belum menyelesaikan perhitungan dan perekapan hasil pileg 2014. Banyaknya jumlah partai dan caleg DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR Pusat dan DPD menjadi penyebab lambatnya penghitungan suara.
“Ini masih melakukan perekapan pak. memang lambat karena data yang dihitung cukup banyak,” Sampakan salah seorang petugas KPPS di TPS 58 jalan Batang Tuaka Tembilahan saat dimintai komfirmasi sekira pukul 22.53 Wib oleh detikriau.org.
dikatakannya, selesai melakukan penghitungan dan perekapan data, seluruh surat suara kembali dimasukkan  ke dalam kotak suara dan digembok. selanjutnya diserahkan ke kantor kelurahan.
Di kantor Kelurahan Tembilahan Kota, staff kelurahan, Amat menjelaskan bahwa hinga jam 23.08, dari 65 TPS, 59- diantaranya sudah mengembalikan seluruh surat suara. sementara 6 TPS masih dibelum selesai.
“Kita akan tunggu sampai seluruh TPS selesai mengembalikan. Nantinya kotak suara yang dalam keadaan tergembok langsung ditempatkan digudang penyimpanan,” Ujar Amat
Pantauan detikriau.org. Suasana di Kantor Lurah Kota cukup ramai. beberapa petugas dari kepolisian tampak masih berjaga.
“Sudah tiga hari kita kerja lembur. meskipun berat, karena ini tugas kami tetap harus selsaikan,” Tandas Amat. (dro)




Amankan Pileg, Polres Inhil Terjunkan 529 Personil

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik MSi bersama Asistem I Setdakab Inhil, Darussalam saat pantauan Pileg di TPS 13 Jalan Sederhana Kec Tebh Hulu
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik MSi bersama Asistem I Setdakab Inhil, Darussalam saat pantauan Pileg di TPS 13 Jalan Sederhana Kec Tebh Hulu

Tembilahan (detikriau.org) — Amankan jalannya Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Kabupaten Indrahiri hilir, jajaran kepolisian Polres Inhil menurunkan sebanyak 529 personil yang terdiri dari 146 personil BKO Polda, 23 personil Brimob, 169 personil Polsek dan 127 personil Polres Inhil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi saat diminta komfirmasi disela tinjuannya bersama Bupati Inhil di TPS 13 Jalan Sederhana Kecamatan Tembilahan Hulu. rabu (9/4/2014)
“Mudah-mudahan pelaksanaan pemilu 2014 ini dapat berjalan dengan aman dan sukses. untuk PAM TPS Kita turunkan sebanyak 529 personil gabungan, Polres Inhil, Polsek ditambah personil dari BKO Polda Riau dan brimob,” Ujar Kapolres.
Sedangkan TPS khusus, yakni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan, ditambahkan Kapolres, ada penambahan personil pengamanan. Dimana, selain personil dari PAM TPS, juga ditambah 1 pleton Brimob dan Dalmas.
“Dalam melaksanakan tugas di lapangan, kita akan lebih mengedepankan dan bertindak secara professional dan berkomitmen menjaga netralitas,” pungkasnya. (dro)