Kebakaran kantor Bupati, Polisi Periksa Enam Saksi

DSC_0203 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasca kebakaran yang menghanguskan gedung utama komplek Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) pada Jum’at dini hari kemarin, enam orang saksi sudah dimintai keteranganya oleh pihak kepolisian.
“Polres Inhil telah memeriksa enam orang saksi. Baik dari petugas Satpol PP yang kala itu mendapat giliran jaga malam, maupun terhadap masyarakat yang melihat kejadian itu,”sampaikan Kapolres Inhil, AKBP Suwooyo SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK, saat dimintai keterangan dalam pantauannya dilokasi kebakaran akhir pekan kemarin.
Untuk menguatkan penyelidikan, tim Labfor dari Medan Sumatra Utara (Sumut) juga sudah melakukan olah TKP. Proses ini sangat cepat, pasalnya dua hari sebelum musibah tersebut tim sedang berada di Tembilahan untuk melakukan olah TKP di PT Coco Nako.
Hasilnya olah TKP belum dapat diketahui saat itu juga. Sebab, harus melalui pemeriksaan di Medan. Sekitar 15 hari setelahnya baru hasilnya dapat diketahui.(dro)




Ada yang Mau Ikutan Operasi Bibir Sumbing? Gratis

bibir sumbingTEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis oleh RSUD Puri Husada (PH) ditunda. penundaan ini dikarenakan quota peserta belum terpenuhi.
“Awalnya kita agendakan akhir maret 2014. tapi terpaksa kita tunda karena jumlah peserta belum cukup 15 pasien,” Sampaikan Direktur RSUD PH, dr Irianto kemaren
Irianto berpendapat belum terpenuhinya quota jumlah peserta mungkin dikarenakan jumlah penderita bibir sumbing minim atau disebabkan kurangnya publikasi. untuk itu, pihaknya mencoba menginformasikan kegiatan ini melalui Camat.
“Kita sudah surati Camat agar dapat membantu meneruskan hal ini kepada warga dimasing-masing wilayah kerjanya,” tambah Irianto.
Diterangkan Irianto, pelayanan operasi bibir sumbing ini diberikan secara gratis. Peserta tidak akan dikenai biaya sepeserpun. Semua biaya ditanggung penyelenggara. (dro)




Kantor Bupati Ludes, Masyarakat Kritik Kinerja Damkar

damkarTembilahan (detikriau.org) — Kebakaran hebat yang meluluhlantakkan bangunan utama komplek gedung perkantoran Bupati Inhil menimbulkan keheranan masyarakat. bukan disebabkan apa-apa. Hanya terpisah jalan selebar beberapa meter, Pasukan pengawal musibah yang menjadi langanan tetap kab inhil ini dinilai masyarakat tidak mampu berbuat banyak.
“Kita hanya heran saja. jarak hanya terpisahkan oleh jalan, tapi tetap terlambat dan terlihat tidak siap,” tanya Andi salah seorang warga Tembilahan. Jum’at (11/4/2014)
Dikatakan Andi, malam kejadian, ia juga berada dilokasi kebakaran karena rumah kediamannya tidak seberapa jauh dari komplek perkantoran Bupati Inhil ini.
“Jam persisnya saya kurang ingat. tapi saya menyaksikan mobil damkar yang pertama tiba akhirnya tidak mampu berbuat banyak, tangki air mobil dalam keadaan kosong.” Tutur Andi.
Hal serupa ini menurutnya sangatlah disayangkan. harusnya kendaraan itu siap siaga 24 jam. Kalau seperti ini bagaimana masyarakat bisa mengandalkan damkar untuk mengendalikan musibah kebakaran jika rumahnya sendiri saja tidak mampu ditangani dengan baik.
Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Inhil, Yusfik menyatakan, untuk mengani musibah kebakaran gedung utama kantor bupati inhil pihaknya sudah menurunkan kekuatan personil secara penuh ditambah 2 unit mobil damkar dan 3 kendaraan pemadam Viar. Namun yang menjadi kendala tidak lebih dikarenakan sulitnya sumber air.
“Kita sudah turunkan kekuatan penuh. tapi sumber air yang menjadi kendala. Kolam persediaan kita kering karena seluruh unit kendaraan damkar mengambil air di kolam itu.” Ujar Yusfik menjawab komfirmasi wartawan
Untuk mendapatkan pasokan air, Damkar menurutnya terpaksa memintakan bantuan pasokan dari PDAM dan mobil penyiram bunga.
“kita terpaksa mengambil air cukup jauh itupun masih dibantu pasokan air pdam dan armada mobil penyiram bunga.”Pungkasnya. (dro)




Gedung Kantor Bupati Terbakar, Dokumen Berharga Ikut Hangus

gedungTembilahan (detikriau.org) — Disamping menimbulkan kerugian material yang ditaksir hingga milyaran rupiah, kebakaran gedung utama kantor Bupati Inhil juga meludeskan banyak dokumen berharga.
Hal ini diakui Bupati Inhil, HM Wardan, Namun menurut Bupati, apa dokumennya belum bisa diketahui.” Inikan kantor, jadi jelas banyak dokumen berharga. tapi kita belum mengetahui apa saja dokumen yang ikut hangus terbakar,” Sampaikan Bupati saat ditemui wartawan disela tinjauannya di lokasi kebakaran, Jum’at (11/4/2014) pagi
Dijelaskannya, Bangunan gedung utama komplek perkantoran Bupati Inhil ini telah berusia lebih dari 30 tahunan. Pembangunan awalnya dilakukan pada jaman Bupati Bakir Ali. Hampir seluruh bagian gedung masih berbahan kayu.
“Umur bangunan sekitar 30 tahun lebih dan berbahankan kayu. oleh karenanya api sangat cepat menyebar,” Tambahkan Bupati
Bupati juga menyatakan kebakaran gedung utama Kantor Bupati Inhil tidak akan mengganggu pelayanan publik. meski seluruh ruangan di Gedung Kantor Bupati lama ini tidak bisa diselamatkan.
“Pelayanan harus tetap jalan, pegawai yang ada akan kita evakuasi dan ditempatkan pada bagian basemen gedung baru,” Jelas Bupati. (dro)




Bagian Umum Diduga Titik Awal Timbulnya Api

Sayap kanan bawah bangunan utama gedung komplek kantor Bupati Inhil dimana keberadaan ruang kantor bagian Umum Setdakab Inhil ini Titik Awal keberadaan api.
Sayap kanan bawah bangunan utama gedung komplek kantor Bupati Inhil dimana keberadaan ruang kantor bagian Umum Setdakab Inhil ini diduga menjadi Titik Awal keberadaan api.

Tembilahan (detikriau.org) — Gedung Utama Komplek Perkantoran Bupati Inhil Jalan Akasia itupun akhirnya ludes. Bangunan yang didirikan diera tahun 80an jaman Bupati Bakir Ali itu kini hanya tinggal kenangan. Titk Awal api diduga bermula di ruang kantor Bagian Umum Setdakab Inhil.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dilapangan dari salah seorang satpol PP yang mendapat tugas jaga malam, Iwan, memperkirakan kebakaran terjadi sekira pukul 01.20 Wib, Jum’at (11/4/2014) dinihari.  Dikatakannya, kobaran api pertama kali dilihatnya pada bagian lantai  satu ruas kanan bangunan gedung berlantai dua itu.
“Saya melihat kobaran api sekira pukul 01.30 an. pastinya saya kurang ingat karena situasi sempat membuat saya panik. namun saat pertama saya ketahui, lantai satu bagian sayap kanan gedung, api sudah berkobar cukup besar. sontak saya berteriak mencoba mencari bantuan,” Ujar Iwan saat ditemui detikriau.org dilokasi kejadian sekira pukul 02.15 Wib.
Titik awal timbulnya api ini juga dibenarkan oleh salah seorang warga Tembilahan yang secara  kebetulan melintas didepan kantor Bupati. Menurut penjelasan warga yang mengaku bernama edy ini, malam itu, sekira pukul 01.00 Wib, ia beranjak dari lokasi pujasera jalan kapten Muchtar Tembilahan. Sekira pukul 01. 20 Wib, saat melintas didepan kantor Bupati Inhil, ia melihat pada bagian depan lantai satu gedung utama kantor Bupati inhil terlihat kobaran api.
“Api belum terlalu besar. hanya pada bagian bawah gedung bersebelahan dengan kantor Bappeda. Karena penasaran saya berhenti persis didepan pintu masuk yang dalam keadaan tertutup. saat itu saya berusaha untuk memberitahukan kepada petugas jaga namun saya tidak melihat seorangpun,” Sampaikan Edy saat bertemu detikriau.org didepan kantor Bupati Inhil saat kejadian musibah kebakaran.
Pantauan lapangan detikriau.org, setibanya dilokasi kebakaran di kantor Bupati Inhil sekira pukul 01.55 Wib, detikriau.org menyaksikan kobaran api sudah sangat besar. semburan api yang disertai kepulan asap dan bara api membumbung tinggi ke udara.
saat itu terlihat petugas damkar dibantu anggota satpol PP dan beberapa PNS berusaha mengendalikan amukan api agar tidak menyebar kebagian gedung lainnya komplek perkantoran Bupati Inhil ini. Namun karena besarnya kobaran api diiringi dengan hembusan angin yang cukup kencang membuat upaya pemadaman tidak membuahkan hasil maksimal.
Pukul 02.40 Wib, Kobaran api sudah merembet ke bagian belakang gedung utama kantor Bupati. diselasar penghubung ke gedung kantor Bupati baru, tampak petugas damkar berjibaku dengan segala upaya menghambat agar api tidak  menyeberang. Usaha keras ini membuahkan hasil baik. Kobaran api dapat dibendung agar tidak menyebelah ke gedung kantor Kesbangpol, gedung kantor Bappeda dan gedung kantor baru.
Pukul 03.13 Wib, Api mulai meredup setelah hampir meludeskan seluruh bagian bangunan. pukul 03.17 Wib, sudah hampir dapat dipastikan api tidak lagi mengancam keberadaan gedung berhampiran. Namun petugas damkar yang dibantu damkar swadaya PSMTI secara  terus menerus menyirami api dengan semburan air untuk memastikan api tidak kembali
membesar.
Kemudian sekira pukul 03.22 Wib hampir seluruh bagian gedung utama kantor bupati sudah menjadi arang. detikriau.org hanya melihat kobaran api yang masih cukup besar pada bagian teras depan gedung utama kantor Bupati Inhil dan semakin lama semakin meredup. (dro)




Api Hanguskan Gedung Kantor Bupati Inhil

Gedung Kantor Bupati 3Tembilahan (detikriau.org) — Hanya dalam hitungan kurang dari 2 jam, gedung utama kantor Bupati Inhil ludes dilalap api.
Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan dilapangan, kobaran api diketahui pertama kali terjadi pada lantai dasar gedung utama kantor Bupati Inhil  sekira pukul 1.20 wib, Jum’at (11/4/2014) dinihari.
“Sekira pukul 1.20 Wib. tapi saat itu api sudah cukup besar menjilati lantai bagian bawah gedung,” Ujar seorang Pamong yang mendapat giliran jaga malam, Iwan kepada detikriau.org di lokasi
Api baru mulai berhasil dikuasai sekira pukul 3.22 Wib setelah hampir seluruh bagian Gedung Utama Kantor Bupati Inhil ini hangus menjadi arang.
Dengan kejadian ini, Beberapa ruang digedung utama ini diantaranya, Ruang Bupati, Ruang Wakil Bupati Inhil dan Ruang Sekda ludes.
Hingga berita ini dirilis, belum diketahui secara pasti penyebab timbulnya api. (dro)
Gedung Kantor BupatiGedung Kantor Bupati 4Bupati dan Sekda Ikut Menyaksikan Api melalap Gedung Kantor Bupati