Disdik Inhil Mulai lakukan Pendataan Fasilitas Pendidikan

Tahun ini Inhil dapatkan bantuan 10 RKB dari Kementrian dan 5M dari Provinsi Untuk SMA 1 Tembilahan Hulu

Dibutuhkan perhatian pemerintah untuk melakukan pembenahan kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah sangat tidak layak seperti ini.
Dibutuhkan perhatian pemerintah untuk melakukan pembenahan kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah sangat tidak layak seperti ini.

Tembilahan (detikriau.org) — Esok, sabtu (26/4/2012) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Helmi melakukan kunjungan ke Desa Tanjung pasir Kecamatan tanah Merah. kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau kondisi fasilitas pendidikan di wilayah Inhil bagian selatan itu.

“Kita akan tinjau kondisi fasilitas pendidikan diwilayah itu, secara bertahap, kita akan coba lakukan pendataan berbagai fasilitas pendidikan di Inhil termasuk di Kecamatan tanah Merah ini,” Kata helmi kepada detikriau.org saat ditemui diruang kerjanya, kemaren.
Diakui Helmi selama ini Disdik Inhil memang belum memiliki databade pendidikan secara keseluruhan. Hal ini yang menjadi penyebab kurang tepatnya sasaran penganggaran. “Kadang-kadang karena tidak adanya database yang jelas, kita tidak mengetahui ada sekolah yang seharusnya mendapatkan prioritas dalam penganggaran. kita akan mulai lakukan pendataan agar kedepannya penganggaran akan lebih tepat sasaran.
tahun 2014, masih menurut Kadisdik, dari pihak Kementrian, Inhil juga mendapatkan bantuan untuk pembangunan 10 ruang kelas baru yang diperuntukan kepada 5 sekolah dasar di Inhil.
Meski saat itu ia mengaku kurang hapal nama SD-nya, setidaknya Helmi menyebut 3 nama SD yang mendapatkan bantuan pembangunan RKB yakni, SD 10 Sungai Rawa, SD 7 Pekan Tua dan SD 10 Bayas Jaya. “yang dua lagi saya lupa,” kata helmi
Disamping bantuan dana dari kementrian, tahun ini juga menurut Helmi Inhil kebagian luncuran dana dari pemerintah Provinsi Riau. Bantau dana sebesar Rp 5 Milyar itu diperuntukan bagi SMA 1 di Kecamatan Tembilahan Hulu.
“Bantuan sebesar Rp 5 Milyar itu hanya untuk pembangunan pondasinya. penyelesaian akan dilakukan secara bertahap,” Tandasnya.(dro)




Pertandingan voly ball O2SN berlangsung meriah

volly ballTembilahan (detikriau.org) – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang dibuka oleh Bupati Inhil HM Wardan dilapangan Gajah Mada Kabupaten Inhil beberapa waktu yang lalu dengan mempertandingkan beragam jenis olahraga mulai dari lomba Catur, Voly Ball, karate, futsal, bulu tangkis, sepak takrau dan banyak lagi yang lainnya berlangsung dengan baik dan meriah.

Salah satunya pada pertandingan voly ball antara siswi SD Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) melawan SD Kecamatan Batang Tuaka yang berlangsung dihalaman sekolah dasar (SD) 004 Tembilahan.
“Kami kalah pak tapi seru pertandingannya dan kalau boleh main lagi kami semua mau main lagi”, Ujar Riska salah satu perwakilan dari SD 007 Teluk Sungka Kecamatan GAS kepadadetikriau.org seusai pertandingan
Sementara itu, Fika, salah satu guru pembimbing dari Kecamatan Gas tersebut menyatakan bahwa pertandingan tersebut selain melatih siswa-siswinya dalam berolahraga, juga melatih mental anak-anak didik untuk bertanding kedaerah yang masih asing bagi mereka
” Walaupun kita kalah tapi setidaknya kita bisa melatih keberanian mereka (siswi-siswi red) untuk beradaptasi dengan kawasan yang berbeda”. Sampaikannya
Dari pantauan detikriau.org, acara tersebut juga banyak terlihat para jajaran guru beserta anak didiknya yang memakai kostum olahraga dari berbagai perwakilan, selain itu para orangtua siswi dan masyarakat setempat juga turut menyaksikan berlansungnya pertandingan yang dimenangkan oleh SD dari Kecamatan Batang Tuaka tersebut. (Ahmad Tarmizi)




Kemarau, Panen Padi di Kempas Anjlok diatas 30 Persen

Petani padi di Kecamatan Kempas, Dahlan Sujana memperlihatkan hasil panennya yang merosot
Petani padi di Kecamatan Kempas, Dahlan Sujana memperlihatkan hasil panennya yang merosot

Tembilahan (detikriau.org) –Hasil panen petani padi di Kecamatan Kempas mengalami penurunan drastis. Penurunan produksi diatas 30 persen ini dinilai mereka lebih disebabkan imbas terjadinya kemarau panjang diawal musim tanam beberapa waktu yang lalu.

“Hasil panen kami mengalami penurunan. mungkin ini diakibatkan kemarau panjang saat awal musim tanam kemaren,” Akui Dahlan Sujana salah seorang petani di Kecamatan Kempas. Kamis (24/4/2014)
Dikatakan Dahlan, produksi padi disawahnya mengalami penurunan yang cukup tajam. produksi gabah kering rata-rata 3,5 Ton perhektar disaat normal, panen kali ini hanya diperoleh sebanyak 2 – 2,5 ton gabah kering/ha. ‘Pastinya keuntungan akan merosot jauh. hasil panen anjlok ditambah lagi besarnya biaya tambahan untuk kebutuhan pengairan disaat musim kemarau yang lalu,” Tambah Dahlan.
Petani Kempas lainnya, Oyong berharap hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah terutama dengan lebih menggiatkan tugas PPL dalam memberikan tambahan ilmu kepada petani untuk menghindari kejadian serupa dimasa tanam yang akan datang.
“Penyediaan mesin pompa dan sumur resapan mungkin juga perlu menjadi perhatian pemerintah untuk mengurangi efek kejadian serupa,” Saran oyong. (dro)




Dana Kesra Baru Bisa Dibayarkan Untuk guru di 5 Kecamatan

kesraTembilahan (detikriau.org) — Pembayaran Tunjangan Kesra guru termasuk Honor Guru Bantu akan dilakukan melalui system tranfer rekening. namun hingga hari ini, dari 20 Kecamatan di Inhil, baru guru di 5 Kecamatan yang menyerahkan nomor rekening.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Helmi D kepada detikriau.org saat ditemui diruang kerjanya, kemaren. Dijelaskan Helmi, Secara teknis, pembayaran tunjangan kesra termasuk honor bagi guru bantu langsung ditranferkan oleh Bank yang ditunjuk (BNI. red) ke nomor rekening masing-masing guru.
Namun hingga saat ini sebahagian besar guru belum menyerahkan nomor rekening. dari 20 Kecamatan di Inhil, baru guru di Kecamatan kateman, Keritang, Pulau Burung, Tembilahan dan Tembilahan Hulu yang sudah memberikan nomor rekening dimaksud.
“Pastinya dana itu baru bisa ditranfer kepada guru yang sudah menyerahkan nomor rekening. yang belum harusnya segera menyerahkan ” kata Helmi.
Pembayaran melalu tranfer rekening ini menurut Helmi memiliki beberapa keuntungan. diantaranya, para tenaga pendidik tidak perlu lagi harus mengantri berjam-jam di kantor Disdik Inhil. Untuk guru di daerah, juga tidak lagi harus meninggalkan tugas wajibnya hanya dengan alasan mencairankan tunjangan kesra. Keuntungan lainnya, evisiensi anggaran dan faktor keamanan.
Dulu Helmi juga mengaku kerap mendengar keluhan guru akan adanya potongan setiap kali pencairan dana kesra dan honor guru bantu. dengan cara tranfer langsung, hal ini diyakini dapat dihindari karena Dinas tidak lagi terlibat secara langsung. Pembayaran ditranfer langsung oleh pihak Bank ke rekening masing-masing guru.
“Yang jelas Dinas tidak lagi seperti pasar pagi akibat banyaknya antrian guru,” Canda Helmi
Untuk guru bantu, menurut Helmi dananya sudah ditranfer ke rekening Kasda, setelah disiapkan perbup, dana kemudian ditranfer ke rekening giro Dinas dan juga sudah siap ditranfer ke rekening masing-masing guru bantu.
Untuk daerah yang belum memiliki kantor cabang Bank BNI, ia berharap jangan dijadikan alasan untuk meninggalkan tugas. pengambilan dana bisa dilakukan melalui Bank yang memiliki fasilitas ATM terdekat. “Kalau melalui ATM, hari minggu juga bisa diambil. jadi tidak ada lagi alasan untuk meninggalkan tugas,” Kembali diingatkan Helmi.(dro)




Terobosan DTPHP Inhil Kenalkan Padi Pada Anak Usia Dini Patut Dapatkan Dukungan

dtphp8
Ya Allah, Tumbuhkan padi yang kami tanam untuk bahan pangan kami setiap hari ini agar memberi manfaat yang baik untuk kehidupan kami. Amin
 
detikriau.org — Padi merupakan bahan makanan yang menghasilkan beras. Bahan makanan ini merupakan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Meskipun padi dapat digantikan oleh makanan lainnya, namun padi memiliki nilai tersendiri bagi orang yang biasa makan nasi dan tidak dapat dengan mudah digantikan oleh bahan makanan yang lain.

Padi adalah salah satu bahan makanan yang mengandung gizi dan penguat yang cukup bagi tubuh manusia, sebab didalamnya terkandung bahan yang mudah diubah menjadi energi. Oleh karena itu padi disebut juga makanan energi.
Dengan begitu pentingnya peran padi khususnya bagi masyarakat Indonesia, keberadaan tanaman ini sangatlah perlu untuk mendapatkan tempat teristimewa. Untuk menumbuhkan pemahaman akan pentingnya panganan pokok ini, pengenalan sejak dini kepada anak-anak SD sebagaimana yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPHP) ini kiranya patut untuk mendapatkan dukungan dan partisipasi semua pihak.(dro)
dtphpdtphp3dtphp4dtphp6

Tak perduli lumpur dan terik matahari, puluhan anak-anak tampak asyik mencoba mempergunakan alsintan penunjang bercocok tanam padi
Tak perduli lumpur dan terik matahari, puluhan anak-anak tampak asyik mencoba mempergunakan alsintan penunjang bercocok tanam padi

dtphp7
Petugas lapangan DTPHP Inhil memberikan contoh menanam padi kepada anak-anak SD di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Tembilahan
Petugas lapangan DTPHP Inhil memberikan contoh menanam padi yang benar kepada anak-anak SD di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Tembilahan




Buah Buruan Penggemar Judi Jalanan di Inhil Kini Merambah Manca Negara

manggisTembilahan (detikriau.org) – Buah manggis yang sangat familiar bagi masyarakat Inhil ini kini merambah ke Manca Negara. Disamping rasa daging buah yang berasa asam manis ini cukup digemari, kulit buahpun kini menjadi bahan obat herbal yang banyak diburu.

Dulunya di inhil, Manggis dengan jumlah daging buah beragam dimanfaatkan sebahagian masyarakat menjadi salah satu objek taruhan kaki lima. Tebak-tebakan isi daging buah menjadi permainan tersendiri bagi pencinta judi jalanan.
Sebagaimana dilansir kompas.com, kini manggis sudah merambah ke Manca Negara, Negara tujuan ekspor buah manggis terus bertambah. Setelah akhir tahun lalu, manggis berhasil masuk ke pasar Selandia Baru, dalam waktu dekat, buah manggis juga akan diekspor ke Turki.
Emilia Harahap, Dirjen Pengeloan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, ekspor manggis akan mulai dilakukan pada bulan Mei 2014 atau bulan depan.
Berhasilnya manggis Indonesia masuk ke Turki tak lain dari permintaan dari Turki yang sebelumnya telah datang ke Indonesia dan menyatakan minatnya untuk mengimpor manggis dari Indonesia.
“Tidaknya hanya mengenalkan produk. Kami juga akan tawarkan untuk investor turut membangun pabrik pengelolaan di Indonesia. Kalau hanya ekspor buah segarkan terbatas karena usia buah. Tapi jika olahan buah bisa tahan lebih lama,” kata Emilia lagi.
Buah manggis dari dulu menjadi salah satu buah andalan di Kelurahan Pulau palas Kecamatan Tembilahan hulu. Habitat hidup manggis sangat sesuai dengan kondisi alam Inhil. Dengan semakin terbukanya peluang ekspor, budidaya manggis tentunya dapat menjadi salah satu peluang ekonomi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat Inhil jika dikelola dengan budidaya intensif.(dro)