Dipandang Tidak Kompeten, Seluruh Organisasi Pers di Inhil Tolak Pengangkatan Kabag Humas

2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh organisasi wartawan di Kabupaten Indragiri Hilir sepakat menolak pengangkatan Kepala Bagian Humas Setdakab Inhil yang baru. Bupati Inhil diminta mengevaluasi kembali pengangkatannya.

Penolakan ini berasal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) dan Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI).

Para jurnalis menilai, pejabat Kabag Humas yang baru, Martha Haryadi selama ini tidak bisa menjalin komunikasi yang baik dengan kalangan wartawan di Inhil. Padahal, jabatan yang diemban ini memerlukan sosok yang familiar dan dapat merangkul semua elemen wartawan.

“Kami menolak Kabag Humas Pemkab Inhil yang baru, karena dinilai tidak dapat menjalin komunikasi dan pendekatan dengan rekan-rekan wartawan di Inhil,” ungkap Ketua PWI Inhil, Muhammad Yusuf.

Sebutnya, jabatan humas di pemerintahan sangat penting, karena merupakan ujung tombak penyampaian berbagai program dan kebijakan pemerintah kepada publik. Sehingga patut dipertanyakan sosok Kabag Humas yang sepertinya ‘alergi’ dengan wartawan, mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Muhammad Faisal, dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga mempertanyakan penunjukan pejabat Kabag Humas yang selama ini tidak dapat menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan jurnalis, padahal posisi ini jelas-jelas selalu dekat dengan jurnalis.

“Maka, kami minta bupati melakukan evaluasi atas pengangkatan Kabag Humas yang tidak bisa menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan wartawan,” tegasnya.

J Marbun, Ketua FKWI menyebutkan, Kabag Humas harus merupakan sosok yang mampu melakukan pendekatan dan koordinasi yang baik dengan semua elemen, khususnya wartawan.

“Kita khawatir tidak jalan kegiatan publikasi program dan kegiatan Pemkab Inhil, kalau pejabat Kabag Humasnya selama ini tidak bagus hubungannya dengan wartawan,” cetus Marbun.

Untuk itu, Bupati Inhil diharapkan arif dan dapat menyaring dan mengakomodir serta menerima masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat terkait pengangkatan pejabat, bukan hanya dalam hal pengangkatan Kabag Humas Setdakab Inhil. Masyarakat, termasuk wartawan memiliki hak melakukan kontrol dan mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang dipandang tidak mengakomodir kepentingan publik.

Untuk diketahui, Kabag Humas yang baru, Martha Haryadi dilantik Wabup Inhil, H Rosman Malomo bersama 15 pejabat eselon III lainnya, Senin (19/5) di aula Dispenda Inhil. Sebelumnya ia menjabat Kakan Satpol PP Inhil. (rls)




Kecewa Dengan Pelayanan, Keluarga Pasien laporkan RSUD PH Ke Dewan

Tembilahan (detikriau.org) – Senin (19/5/2014) RSUD Puri Husada Tembilahan dilaporkan ke Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil dengan alasan pelayanan yang dinilai mengecewakan.

Pelapor, Sodiqin menilai, pelayanan sangat tidak memuaskan ini terjadi pada istrinya yang hendak melahirkan. Akibat tindakan ini, hampir saja memberikan akibat fatal pada istrinya.

“tidak ada maksud lain. kita melaporkan ini ke Dewan agar adanya tindakan. paling tidak pelayanan kepada pasien harus dilakukan dengan lebih profesional. Cukup kami yang mengalami ini. jangan ada lagi masyarakat lainnya,” Ujar Sodiqin yang saat itu didampingi kakak iparnya, oyonk kepada detikriau.org saat bertemu di gedung DPRD Inhil, senin (19/5/2014)

Menurut penuturan kakak kandung pasien, oyonk, selama masa kehamilan, adiknya rutin memeriksakan kandungan pada petugas kesehatan di Puskesmas Kecamatan kempas. Setelah hitungan hari kelahiran cukup, ahad 917/5/2014) saat dilakukan pemeriksaan, petugas medis di Kempas menilai waktu kelahiran janin sudah hampir tiba, hanya saja bukaan rahim tidak bisa maksimal. Untuk menghindari sesuatu hal yang tidak diingini, adiknyapun diusulkan untuk mendapatkan pertolongan medis ke ibu kota kabupaten Inhil, Tembilahan.

“Surat rujukan hanya dibuatkan sebatas catatan. hal ini sudah saya pertanyakan, tapi katanya tidak ada masalah. cukup diperlihatkan kepada petugas RSUD PH di Tembilahan,” Cerita Oyonk

Menurut Oyonk persoalan mulai timbul saat mereka sudah tiba di RSUD PH. petugas medis bukannya langsung memberikan pertolongan tetapi lebih memfokuskan kepada persoalan administrasi. menurut mereka, surat rujukan Puskesmas Kempas tidak dibuatkan menurut prosedur yang ada.

Persoalan administrasi ini menurut oyonk baru selesai setelah ia meminta bantuan salah seorang pejabat di Dinas Kesehatan yang dikenalnya.”Namun saat diperiksa, mereka bilang adik saya belum saatnya melahirkan. kita disarankan untuk pulang dan menunggu dirumah keluarga di Tembilahan.” tambah Oyonk.

Merasa iba melihat adiknya terus kesakitan, oyonk dan suami pasien, sodiqin bersepakat untuk membawa ke rumah bersalin swasta. hasil pemeriksaan dokter, jika tidak segera dilakukan tindakan medis akan dapat menyebabkan resiko fatal. Dokter kembali merujuk ke RSUD PH dan tindakan operasipun segera dilakukan.

“Ini yang membuat kami kecewa. kesannya pemeriksaan petugas medis RSUD PH seadanya dan jelas tidak profesional. belum lagi sikap pelayanan yang terkesan menganggap kami dari daerah dengan pandangan sebelah mata. kami bukan minta berobat gratis. kami masih sanggup untuk membayar.” Kritik oyonk.

Pengaduan ke DPRD Inhil ini, setidaknya oyonk menyampaikan beebrapa permintaan untuk ditindaklanjuti diantaranya, pelayanan pasien yang dinilai sanngat tidak memuaskan, prosedur yang terlalu kaku, perawat yang tidak ramah, meja siaga kosong dan kurangnya petugas jaga.

“Kita pastinya berharap pengaduan ini dapat ditindaklanjuti agar kedepannya apa yang kami alami tidak lagi harus dialami pasien lainnya,” Pungkas oyonk. (Ahmad Tarmizi)




Sabtu Mendatang, 784 Mahasiswa UNISI Akan di Wisuda

wisuda unisiTEMBILAHAN (detikriau.org)- Bertempat di Venue Futsal, Sabtu (24/5/2014) yang akan datang direncanakan sebanyak 784 mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan akan mengikuti rapat senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana strata satu (S1) tahun 2014.

Wisuda sarjana ini nantinya juga akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina dan Pendiri Universitas Islam Indragiri (Unisi), H Indra M Adnan, Ketua Yayasan Tasik Gemilang, H Edy Syafwannur, perwakilan Kopertis Wilayah X Padang, UNRI, UIR dan UIN Suska Riau, serta seluruh civitas akademika Unisi Tembilahan akan .

Rektor Unisi Tembilahan melalui Pembantu Rektor I, Edi Susrianto mengatakan, wisuda akan diikuti sekitar 784 mahasiswa dari seluruh fakultas di Unisi Tembilahan, diantaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi (Fekon), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Fakultas Hukum (FH), serta Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI).

“Wisuda ini untuk membuktikan eksistensi Unisi. Kita berharap agar setiap lulusan universitas ini mendapat tempat di dunia kerja,” tutur Edi saat ditemui di sela-sela penutupan Pemilihan Bujang Dara 2014, di Gedung Puri Cendana Tembilahan, Sabtu (17/5) malam.

Selain itu, lanjut Edi, melalui wisuda tersebut diharapkan dapat menjadi ajang promosi di tengah-tengah masyarakat. Sehingga ke depan universitas ini akan lebih dikenal dan bisa bersaing dengan universitas lainnya, baik di tingkat daerah maupun nasional, serta sekaligus untuk menepis isu dan keragu-raguan di masyarakat bahwa Program Studi (Prodi) di Unisi Tembilahan tidak terakreditasi.

“Saat ini, jumlah mahasiswa kita sudah lebih dari 6.000 orang. Sumber daya yang sebesar ini kita harapkan dapat bersaing di semua sektor dan diterima di semua bidang pekerjaan, sesuai dengan jurusannya masing-masing,” terang Edi.

Kemudian, Edi juga menjelaskan bahwa prosesi wisuda tersebut akan kembali dilaksanakan pada Bulan November dan Desember mendatang. Oleh karena itu, ia berharap jumlah mahasiswa Unisi Tembilahan dapat terus meningkat setiap tahunnya dalam upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap pakai. (dro)




BKD Inhil Ajukan 435 Formasi CPNS 2014

setkabTembilahan(detikriau.org)-Badan Kepegawan Daerah (BKD) Inhil telah mengusulkan sebanyak 435 untuk mengisi formasi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) 2014 untuk Kabupaten Inhil.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKD kepada detikriau.org kemaren. Dikatakannya, pihak BKD Inhil sudah mengajukan formasi tersebut kurang lebih 1 bulan yang lalu.

“Benar, kita sudah mengajukan jumlah formasi CPNS 2014 Inhil ke Provinsi,” kata Drs H Syaifuddin MP.

dari jumlah sebanyak 435 formasi itu terdiri dari 167 Guru, 115 Tenaga kesehatan dan 153 Tenaga Teknis, dikatakannya lagi, ini sesuai dengan pengajuan SKPD terkait.

“Ini sesuai dengan permintaan SKPD terkait, bukan kita yang mengada-ada,” jawabnya.

Pengusulan CPNS ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SKPD termasuk kuota yang ditetapkan Menpan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kitakan diberikan kuota setiap daerah-daerah oleh Menpan,” tendasnya. (Ahmad Tarmizi)




Bangun Terminal Desa, 49 Rumah Depan RSUD PH Tembilahan Akan di Bongkar

Tembilahan(detikriau.org)- Sebanyak 49 unit rumah Kepala Keluarga (KK) yang berada di Jalan Pangeran Hidayat RT 01 RW 04 tepatnya didepan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan akan di bongkar. Dilokasi ini direncanakan akan dibangun terminal angkutan desa.

“Ya benar, ada sebanyak 49 KK yang berada di depan RSUD PH akan dibongkar,” sebut Asisten 1 Setda Kabupaten Inhil Darussalam kepada
detikriau.org, Rabu (14/5/14) kemaren

Masyarakat setempat berada di lokasi tersebut sudah puluhan tahun, akan tetapi tanah itu milik pemerintah. mau tak mau mereka harus
siap kapan saja jika disuruh pindah.

Pemkab Inhil saat ini tengah melakukan pembahasan mengenai berapa jumlah sagu hati atau upah bongkar yang akan diberikan kepada masyarakat yang rumahnya terpaksa digusur.

“Ini bukan ganti rugi, tapi sagu hati atau upah bongkar rumah tersebut. Saat ini masih kita bahas,” kata Darussalam.(Ahmad Tarmizi)




277 Bujang Dara ikuti Pemilihan

bujang daraTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 277 peserta akan mengikuti Pemilihan Bujang dan Dara Sri Gemilang 2014. Dari jumlah peserta ini terdiri dari 3 tingkatan mulai dari Anak-anak, Remaja hingga tingkatan Dewasa.

“Pendaftaran sudah ditutup, ada sebanyak 277 peserta yang terdiri dari tingkat anak-anak 68 peserta, Remaja 97 dan Dewasa 112,” kata Ketua Panitia, Dharmasetiawan kepada detikriau.org, Rabu (14/5/14) kemaren.

Berdasarkan penyampaiannya, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari mulai dari kamis hingga sabtu tepatnya dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2014 dan akan dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil.

“Pembukaan kegiatan secara resmi pada Kamis (15/5/14) di Puri Cendana. Insya allah Bupati Inhil HM Wardan yang akan membukanya,” terang Dharma.

Pada saat yang sama ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan Bujang dan Dara untuk tingkat anak-anak akan dilaksanakan pada pagi pukul 09.00, remaja siang 14.00, dan dewasa pukul 20.00.

“Itu semua sudah sesuai dengan jadwal yang dibuat”. Imbuhnya

Sistem penilaian dibagi dalam beberapa kriteria, diantaranya adalah keunikan dalam berbusana serta make up dan atribut pendukung lainnya yang digunakan saat pementasan, tandasnya. (Ahmad tarmizi)