Amankan Pilpres 2014, Polres Inhil Siagakan 527 Personil

TEMBILAHAN (detikriau.org)- Mengamankan penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014, Kepolisian Resor Indragiri Hilir menyiagakan sebanyak 527 personil, untuk .

Pernyataan ini disampaikan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kabag Ops, Kompol Kurnia Setyawan usai Gelar Apel Pasukan Operasi Mantab Brata tahun 2014, Senin (2/6).

Apel Pasukan Operasi Mantab Brata yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini, turut dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, H Eddiwan Shasby, Unsur Muspida, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan seluruh jajaran Polres Inhil.

Kabag Ops Polres Inhil, Kompol Kurnia Setyawan mengatakan, 527 personil yang telah disiapkan tersebut, terdiri dari berbagai satuan yang nantinya akan ikut dan terlibat langsung dalam pengamanan jalannya berbagai tahapan Pilpres.

“Pengamanan ini dilakukan mulai dari tahapan kampanye, distribusi logistik, pemungutan suara hingga proses penetapan hasil perolehan suara pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, yang dilakukan oleh Komisi Pemiluhan Umum (KPU),” tutur Kurnia.

Sementara itu, terkait pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), dijelaskan Kurnia bahwa hingga saat ini pihak Polres masih menunggu keputusan dari KPU, tentang berapa banyak jumlah TPS yang disiapkan dalam pelaksanaan Pilpres nanti.

“Dari jumlah TPS yang akan ditetapkan KPU, barulah kita bisa mengetahui berapa jumlah personil yang disiagakan untuk pengamanan pemugutan suara di masing-masing TPS,” terangnya.

Selanjutnya, ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, untuk mendukung dan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi ini, dengan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

“Jangan Golput, mari gunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya, untuk menentukan pemimpin kita ke depan, yang bisa membawa Indonesia menuju ek arah yang lebih baik,” imbuhnya.(Ahmad Tarmizi)




Disperindag Inhil Agendakan Sidak Pedagang Gorengan

“Terkait Isu Gorengan Berbahan Lilin dan Plastik”

indexTembilahan (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap seluruh pedagang gorengan di kota Tembilahan untuk memastikan kebenaran isu yang berkembang ditengah masyarakat akan adanya gorengan berbahan campuran lilin dan plastik oleh oknum pedagang nakal yang ingin meraup keuntungan lebih besar.

“hari ini kita lakukan lakukan pertemuan dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau untuk membahas permasalahan ini,” sebut Kadisperindag Inhil Fahrolrozy kepada Vokal Senin (2/6/14).

Fahrolrozy juga menegaskan dalam waktu secepatnya pihaknya akan melakukan sidak kepada pedagang-pedagang gorengan ini. “Kapan waktu pastinya belum bisa kita sampaikan, yang jelas segera,” tambah mantan Kadishubkominfo Inhil ini.
Ia juga menegaskan nantinya para pedagang yang terbukti menggunakan bahan-bahan tersebut akan ditindak tegas. “Kalau mau cabut izinnya, mereka tidak punya izin. Jadi, sekali lagi kita akan bawa BPOM untuk ambil sample dan kalau mereka terbukti kita akan seret ke ranah pidana,” tegasnya.

Diakhir pembicaraan ia berpesan agar masyarakat jeli dalam memilah-milah pakanan yang akan dibeli untuk konsumsi keluarga.

“Kita harapkan kepada masyarakat untuk tidak membeli makan sembarangan diluar,” tandas Fahrolrozy.

Gorengan yang sengaja dicampuri bahan plastik dan lilin ini akan menjadi renyah dan lebih digemari oleh konsumen. (Ahmad Tarmizi)




Operasi Simpatik, Polsek Tembilahan Tilang 23 Pengendara Sepeda Motor

IMG-20140531-00074-1Tembilahan (detikriau.org) – Sebanyak 23 kendaraan roda dua ditilang Polsek Tembilahan Kota saat melakukan razia simpatik di Jalan Swarna Bumi Tembilahan. Sabtu (31/5/14) Malam.

“Razia ini kita lakukan untuk menimalisir aksi curanmor,” sebut Kapolsek Tembilahan Kota IPTU Edi S.

Dari razia ini, mulanya kita menilang 23 kendaraan roda dua. Akan tetapi, 5 dari 23 kendaraan roda dua tersebut diganti dengan STNK.

“Jadi kita tilang 18 unit sepeda motor roda dua dan 5 lembar STNK,” paparnya.

Ia juga mengakui adanya beberapa pengendara yang sempat kabur memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi.

Ditambahkan Iptu Edi, pihaknya sedianya ingin membentuk tim pemburu untuk menangkap pengendara yang kabur. Namun, hal itu tidak dilakukan dengan mempertimbangkan terjadinya sesuatu hal yang tidak diingini.

“Kita berharap pengguna jalan untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara, mulai dari Spion, Helm termasuk STNK dan juga SIM,” tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Warga Pungkat Berharap Keputusan Dewan Berpihak Ke Masyarakat

“Terkait Penolakan Kehadiran PT SAL”

DPRD dan Dinas Perkebunan Inhil saat meninjau lokasi sengketa masyarakat Desa Pungkat dan PT SAL akhir pekan kemaren.
DPRD dan Dinas Perkebunan Inhil saat meninjau lokasi sengketa masyarakat Desa Pungkat dan PT SAL akhir pekan kemaren.

Tembilahan (detikriau.org) — Masyarakat Desa Pungkat Kecamatan Gaung berharap agar Pemkab dan DPRD Inhil untuk mengambil kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Mereka menilai kehadiran anak perusahaan Sinar Mas Group, PT Setia Agrindo Lestari (SAL) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini hanya menimbulkan kerugian bagi masyarakat setempat.

“akhir pekan Kemaren, Anggota DPRD Inhil gabungan Komisi I dan II beserta Dinas perkebunan turun langsung melihat ke lokasi. Kita berharap lembaga penyampai aspirasi masyarakat dan Pemkab Inhil arief dan memberikan keputusan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” Sampaikan perwakilan masyarakat pungkat, Zacky Hasan melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.org, selasa (27/5/2014)

Komisi II DPRD Inhil, melalui anggotanya, Edi Haryanto ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya terkait harapan masyarakat pungkat ini, selasa (27/5/2014) memberikan jaminan bahwa tindakan yang mereka lakukan pastinya dilatarbelakangi pembelaan terhadap kepentingan masyarakat.

DPRD dan Dinas Perkebunan Inhil saat meninjau lokasi sengketa masyarakat Desa Pungkat dan PT SAL akhir pekan kemaren (2)“kemaren kita sudah turun kelokasi. apa yang disampaikan masyarakat, kami nilai benar adanya. ini bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk bekerja dan menjadi pelindung masyarakat. pastinya, kebijakan kami lebih didasari keberpihakan kepada masyarakat. tidak ada yang lain,” Jawab politisi Partai Golkar Inhil ini.

Dari hasil kunjungan itu, Edi Sindrang sebagaimna ia akrab disapa juga kembali menegaskan agar PT SAL, sementara waktu bersedia untuk menghentikan segala aktifitasnya sampai adanya kesepakatan dengan masyarakat secara jelas.

“Dalam hal ini kami juga meminta kepada Kepala Desa setempat untuk legowo. permintaan penolakan ini hemat kami memang aspirasi masyarakat setempat. Kades harus lebih memikirkan kepentingan masyarakat bukan pengusaha,” Pinta Edi Sindrang.(dro)




Martha Juga Sebut Ingin Segera Dirikan Media Center

Tembilahan(detikriau.org) – Disamping menjalin silaturahmi, Kepala Bagian (Kabag) Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Inhil juga berencana menidirikan Media Center diruangan Humas Setda Inhil dan ini dilakukan bukan karena adanya protes dari teman-teman awak media, akan tetapi ini dilakukan untuk memudahkan teman-teman media bekerja dan mencari informasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabag Humas Setda Inhil Marta Haryadi kemaren kepada detikriau.org diruang kerjannya.

“Dalam waktu dekat, sebulan atau dua bulan ini, kita akan usahakan membangun media center di ruangan humas,” sebut Marta.

Nantinya, kata Marta kembali, ruangan kasubag-kasubag akan disekat, disanalah untuk sementara waktu teman-teman pers baik media cetak, online dan sebagainya bekerja.

Mengenai perlengkapan, sambung Mantan Kakan Satpol PP ini, akan duusahakan selengkap mungkin. “Kalau dananya cukup, kita akan lengkapkan semua fasilitas yang ada. Jika tidak, akan kita sediakan secara bertahap,” paparnya.

Ia juga menegaskan, bahwa ini dilakukannya bukan karena ‘diserang’ oleh rekan-rekan pers di Inhil mengenai dirinya yang dianggap terlalu tertutup ini.

“Ini tidak ada hubungannya dengan kejadian penolakan pengangkatan saya sebagai kabag humas,” sebutnya.

Kita lakukan ini karena benar-benar ingin membuat teman-teman pers merasa mudah saat bekerja dan mencari informasi. Tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Martha Haryadi Katanya Ingin Jalin Silaturahmi Dengan Pers

bbm__1400731591382Tembilahan(detikriau.org)-Marta Haryadi rencanakan akan menggelar pertemuan dengan organisasi pers di Inhil untuk jalin silaturahmi.

“Dalam waktu dekat saya akan coba melakukan pertemuan dengan kawan-kawan media,” sebut Marta Haryadi kepada detikriau.org saat ditanyakan penolakan dirinya sebagai Kabag Humas Inhil.

Penolakan ini duga Marta  mungkin disebabkan teman-teman pers tidak suka dengan dirinya dikarenakan sewaktu menjabat Kakan Satpol PP selama 5 tahun yang terkesan tertutup. katanya, itu hanyalah tuntutan tugas.

“Dulu dan sekarang tentu beda, jika waktu menjadi Kakan Satpol PP saya harus tegas dan disiplin dan tentu saat saya ditugaskan menjadi Kabag Humas Inhil cara itu tidak digunakan lagi,” sebut Juru Penerangan ini.

Yang jelas, katanya lagi, dalam waktu dekat ini ia akan melakukan pertemuan dengan kawan-kawan pers. Asisten I Setda Inhil, Darussalam sudah menyatakan kesediaan untuk memfasilitasi pertemuan ini. Tandasnya

Sebagimana diketahui sebelumnya, usai pelantikan Martha Haryadi sebagai Kabag Humas Setdakab Inhil, seluruh organisasi wartawan di Kabupaten Indragiri Hilir sepakat menyatakan penolakan. Mereka meminta agar Bupati Inhil kembali melakukan evaluasi.

Penolakan ini berasal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Anggota Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) dan Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI). (Ahmat Tarmiji)