Batas waktu habis, PKL Terpaksa ditertibkan

IMG-20140613-00129Tembilahan (detikriau.org) – Gabungan Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP), Disperindag dan Dishubkominfo Inhil akhirnya harus membongkar paksa puluhan lapak-lapak Pedagang Kaki Lima yang membandel setelah diberi peringatan sebelumnya, operasi pembongkaran paksa ini dilakukan mulai dari Jalan Baharudin Yusuf, M Boya dan Juga Kapten Mukhtar Tembilahan.

“Yang jelas kita sudah melakukan sesuai SOP agar tidak menyalah pada saat pembongkaran. kita sudah berikan batas waktu kepada PKL untuk membongkar lapak milik mereka, namun mereka tidak mengindahkan” ujar Kakan Satpol PP Inhil TM Syaifullah melalui Kasi Penyuluhan dan Penegakan Hukum Hadi Rahman. Jum’at (13/6/14).

Meski jelas sudah melewati batasan waktu, sebagian pedagang masih saja ada yang mengungkapkan perasaan kecewa dengan sikap yang dilakukan satpol PP. mereka menilai satpol pp arogan dan terkesan pilih kasih.

“Memang mereka sudah beri waktu kepada kita untuk membongkar, bagaimana mau membongkar kalau suami saya sedang sakit,” sebutnya

Tidak hanya itu saja, pedagang martabak yang berada dijalan baharudin yusuf ini juga mengatakan kalau Satpol PP Inhil terkesan memilih-milih dalam menertipkan lapak.

“Rumah makan Mbak itu kenapa tidak dibongkar, dan kenapa punya saya harus dibongkar,” sebutnya kecewa.

Sambungnya lagi”Kita ini sama-sama cari makan, liat saja kalau punya saya dibongkar dan punya dia (rumah makan mbak, red) tidak dibongkar,” ancamnya.

Tidak hanya itu saja, pedagang buah-buahan juga mengeluh dengan sikap yang di tunjukkan oleh Satpol PP Inhil saat menertipkan lapak PKL yang ada di M Boya Tembilahan.

“Kita bisa bongkar sendiri, jangan seperti ini,” sebut pedagang buah-buahan tersebut dengan nada tinggi.(ahmad tarmizi)




Truk fuso terpuruk, puluhan kendaraan terjebak macet

“Akibat kondisi Kerusakan jalan Provinsi yang Tak Kunjung diperbaiki”
IMG_2627Tembilahan (detikriau.org) – Lebih dari 10 jam, puluhan kendaraam roda empat di jalan lintas Provinsi Kecamatan Tembilahan Hulu terjebak macet. Kemacetan yang terjadi Kamis (12/6/2014) sekira pukul 03.00 hingga pukul 14.00 Wib ini diakibatkan terpuruknya kendaraan truk fuso dibadan jalan.

“Awal terperosoknya ban Truk fuso itu dibadan jalan sejak jam 3 subuh tadi “. Ujar salah seorang sopir mobil yang juga ikut terjebak dalam kemacetan tersebut kepada detikriau.org (Kamis (12/6/2014)
Pantaun detikriau.org dilapangan, tidak hanya puluhan mobil yang terjebak kemacetan tetapi juga termasuk puluhan sepeda motor. Apalagi tidak jauh dari lokasi terpuruknya truk barang tersebut terdapat sebuah Universitas sehingga para mahasiswa yang ingin kekampus menjadi terhambat. Terlihat sejumlah Polantas Polsek Tembilahan Hulu sibuk mengatur jalannya lalulintas diruas jalan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Zaidir menyatakan bahwa kemacetan tersebut dipicu karena kondisi jalan yang selama dua tahun belakangan tidak pernah diperbaiki, dan menurutnya tidak hanya mobil fuso yang bisa terpuruk dengan kondisi badan jalan yang penuh lobang tersebut bahkan mobil dengan ukuran yang lebih kecil dari itu juga bisa terpuruk

“Jangankan mobil fuso, mobil biasa aja kesulitan untuk melintasi jalan tersebut karena kondisi jalannya yang sudah rusak”. Sebutnya. (Ahmad Tarmizi)




KPA Inhil Bentuk LKB

Tembilahan (detikriau.org) – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan pertemuan Pembentukan Layanan Kesehatan Berkesinambungan (LKB) yang dilaksanakaan di Puskesmas Tembilahan Kota. Kamis (12/7/14).

“Kegiatan dilaksanakan untuk membentuk layanan satu atap yang berkesinambungan yang terdiri dari pengobatan HIV, TBC dan juga Infeksi Menular seksual (IMS),” kata Sekretaris KPA Inhil, Umar Pulungan.

KPA bersama dinkes dan puskesmas tembilahan kota mngadakan pertemuan yang juga dihadiri oleh LSM, Kader HIV (Kader yang merujuk pasien, red) Tembilahan Kota dan tenaga kesehatan.

peserta yang berjumlah 20 orang ini diberikan materi-materi mengenai kesehatan oleh KPA, Dinkes Inhil dan juga Puskesmas Tembilahan Kota

“Pembicara dari KPA Umar Pulungan, Dinkes Inhil dr Saud Pakpahan dan Kepala Puskesmas Tembilahan Drg Wahyu Winda,” Tandasnya.(ahmad tarmizi)




PKL Diberi Tenggat Waktu hingga Pukul 00.00 Wib Dinihari Untuk Tertibkan Lapak

Tembilahan (detikriau.org) – Dalam rangka menyambut kedatangan Gubri serta pelaksanaan milad dan MTQ, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Indragiri Hilir (Inhil) telah melakukan pemberitahuan akan larangan berjualan dibadan jalan kepada pedagang kaki lima (PKL) khususnya dikota Tembilahan, seperti yang disampaikan Kakan Satpol PP TM Syaifullah, Kamis (12/6/14).

“Kita tadi malam telah menyampaikan pemberitahuan kepada para PKL untuk tidak mengelar dagangan mereka di badan jalan,” sebut TM Syaifullah.

Menurut penyampaiannya kepada PKL yang berada pada jalan M Boya, Kapten Mukhtar dan Sudirman, jika pemilik tidak menertipan dagangannya hingga Pukul 00.00 Wib nanti malam maka pihaknya akan menertibkan pada hari Jum’at (13/7/14). “Kita beri waktu mereka hingga Pukul 00.00 nanti malam, jika tidak dirapikan maka akan kita tertipkan pada Jum’at Sore,” tegasnya

Terakhir ia menyebutkan bahwa tindakan ini tidak akan sampai disini saja. Ia juga berharap Inhil akan lebih tertata rapi dan bersih. “Bukan hanya karena alasan beberapa hal diatas, penertiban ini kita lakukan untuk menata Kota Tembilahan agar lebih rapi dan indah dipandang,” tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Eddywan Syasby : PDAM TI Dalam Kondisi Kronis

Kantor-PDAM-Tirta-Indragiri-680x365Tembilahan (detikriau.org) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri Kab Inhil yang menjadi tambatan sebagian besar masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih kini berada dalam kondisi kronis. Hal ini diungkapkan oleh Plt Dirut PDAM TI, Eddywan Syasby, Selasa (10/6/2014).

“Jika diistilahkan, PDAM TI saat ini sudah kronis. Tahun 2012 lalu hasil temuan BPK, PDAM ini sudah sakit, sekarang sakitnya makin parah,” ujarnya

Menurut Eddywan, ada 4 aspek persoalan yang sedang terjadi di PDAM, yaitu aspek teknis, keuangan, manajemen dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Seperti aspek teknis, banyak peralatan kita yang rusak dan tidak lagi bisa diperbaiki sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, dari aspek keuangan, biaya operasional PDAM dibandingkan dengan pendapatan hasilnya minus sehingga perusahaan daerah ini terus menerus merugi.

“Kita memiliki 15 ribu sambungan ke rumah-rumah penduduk, termasuk yang di kecamatan, seharusnya pendapatan kita pertahun tidak kurang dari 11 Milyar (M), namun nyatanya pada tahun 2013 lalu pendapatan hanya sekitar 8,5 M,” tambah Eddywan.

Jika dibagi perbulan dari 8,5 M itu maka pendapatan PDAM hanya sekitar 700 juta sedangkan sedangkan biaya operasional diatas 900 juta.

“Ini bukan persoalan saya menjabat terus terjadi masalah. Saya baru 1 bulan disini jadi sifatnya masih melakukan konsilidasi internal termasuk mencoba mempelajari persoalan-persoalan mendasar yang saat ini ada pada PDAM,” jelas Staff Ahli Bupati ini.(Ahmad Tarmizi)




Pintu lift Kantor Bupati Inhil diduga dijahili OTK

IMG-20140610-01065Tembilahan (detikriau.org) – Asisiten I Setdakab Inhil, Darussalam menduga lift kantor Bupati Inhil sengaja dirusak orang yang tidak dikenal (OTK). Kondisi ini cukup mengganggu aktifitas PNS dan masyarakat yang akan berurusan.

“Sepertinya sengaja dirusak ,” Jawab Darussalam saat ditanyakan mengenai penyebab kerusakan yang terjadi pada satu-satunya lift digedung kantor Bupati Inhil itu kemaren

Pada saat yang sama ia juga menuturkan bahwa kerusakan pada pintu lift tersebut akan segera diperbaiki agar dapat dipergunakan oleh masyarakat dan para PNS yang berkepentingan

“Secepatnya akan kita perbaiki, karena dengan adanya Lift ini memudahkan masyarakat untuk berurusan dan tidak perlu lagi naik turun tangga,” Tandasnya (Ahmad Tarmizi)