Kemarau, Jumlah Hotspot di Inhil Terpantau Alami Peningkatan

gambar ilustasi
gambar ilustasi

Tembilahan (detikriau.org) – Satellite NOAA 18 mendeteksi 1 titik api di Desa Sungai Salak Kecamatan Tempuling. Senin (4/8/2014) Sedangkan dihari yang sama, satellite TERAA mendeteksi 11 titik api yang tersebar disejumlah wilayah di Kabupaten Inhil. Jumlah hotspot ini mengalami peningkatan dibandingkan dua hari sebelumnya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Badan Lingkungan hidup (BLH) Inhil, H Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Pengendalian Kerusakan Lingkungan Ardi Yusuf kepada detikriau.org Selasa (5/8/14)

“Tanggal 4 terdeteksi 1 titik hotspot di Kecamatan Tempuling Desa Sungai Salak oleh satellite NOAA 18, sedangkan berdasarkan pantauan dengan satellite Teraa sebanyak 11 titik”. Sebut Ardi

Dari jumlah 11 titik hotspot tersebut, 4 titik diantaranya terdapat di Kecamatan Pulau Burung tepatnya didesa Sempadan Jaya, Manunggal Jaya, Teluk Nibung, Bukit Sari Intan Jaya. Untuk titik hotspot selanjutnya terletak di Kecamatan Teluk Belengkong Desa Sumber Makmur Jaya sebanyak 1 titik, Kecamatan Mandah Desa Bente 1 titik, Kecamatan Gaung Anak Serka Desa Rambaian 2 titik, Kecamatan Tembilahan Hulu 1 titik, Kecamatan Tempuling 1 titik dan terakhir Kecamatan Keritang Desa Pebenaan sebanyak 1 titik.

Ditambahkan Ardi, 2 hari sebelumnya satellite NOAA 18 mendeteksi 1 titik hotspot di Kecamatan Gaung Desa Teluk Kabung dan 4 titik lagi terdeteksi oleh satellite Teraa, dimana 4 titik tersebut terbagi diwilayah yang berbeda yaitu 2 titik di Desa Simpang Gaung Kecamatan Gaung, 1 titik di Desa Batang Tumu Kecamatan Mandah dan terakhir 1 titik terdeteksi di Desa Kempas Kecamatan Kempas Jaya.

“Pada tanggal 2 Agustus 2014 Inhil terdeteksi satu titik hotspot di Kecamatan Gaung Desa Teluk Kabung dan 4 titik terdeteksi oleh satellite Teraa. “. Ujarnya

Terakhir ia menyampaikan bahwa pada tanggal 5 Agustus belum mendapatkan laporan adanya titik hotspot

“Sekarang belum dapat kabar, dan mungkin agak sore baru bisa diketahui”. Tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Bersihkan Lambung Ponton, Kapten Kapal Kehilangan Nyawa

Berniat-Bersihkan-Tongkang-Sayuti-Warga-Inhil-Tewas-370x260Tembilahan (detikriau.org) – Kapten kapal tongkang pengangkut BBM, Sayuti (40) ditemukan pingsan bersama rekannya taher saat membersikan ponton bekas pengangkut premium. Ironisnya, dalam perjalanan menuju Rumah Sakit, nyawa Sayuti tak dapat diselamatkan. Selasa (5/8/2014)

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum detikriau.org dari sesama rekan korban yang enggan namanya dipublikasikan di RSUD Puri Husada Tembilahan menjelaskan bahwa sebelum ditemukan pingsan, Sayuti bersama Taher sedang membersihkan lambung ponton setelah membongkar muatan premium.

Rekan korban menduga, Sayuti dan Taher pingsan disebabkan kehabisan oksigen. “Mungkin kehabisan oksigen, untung ada yang menemukan dan segera melarikan ke Rumah Sakit. Sayangnya dalam perjalanan, Nyawa Sayuti tak tertolong lagi,” Ujarnya memberikan penjelasan.

Ditambahkannya, biasanya Sayuti tidak pernah ikut membersihkan lambung ponton sebagaimana yang dilakukannya hari ini. Dalam beberapa hari belakangan ini, ia mengaku kerap melihat Sayuti duduk melamun seorang diri tanpa sebab yang jelas.

“Mungkin saja itu sebuah pertanda,” Duganya.

Terkait kejadian ini, petugas medis yang melakukan perawatan kepada kedua korban enggan memberikan penjelasan.

Sampai berita ini dirilis, detikriau.org belum berhasil mendapatkan komfirmasi dari pihak kepolisian. (ahmad tarmiji)




Usai Idul Fitri, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Melonjak

ayam potong burasTembilahan (detikriau.org) – Usai hari raya Idul Fitri 1435 H, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan. Lonjakan harga ini menurut pedagang lebih disebabkan belum lancarnya suplay barang dari pemasok. Senin (4/8/2014)

“kondisi seperti hampir lazim terjadi setiap tahunnya, barang belum dikirim dari pemasok sementara jumlah pembeli mulai meningkat. Akibatnya pasti terjadi lonjakan harga,” Ujar Herman, salah seorang pedagang di pasar terapung Tembilahan

Rita, salah seorang pembeli kepada detikriau.org saat diminta tanggapan dipasar terapung jalan Yos Sudarso Tembilahan mengatakan bahwa kenaikan beberapa bahan pokok ini dirasakan cukup memberatkan.

“berat bang, apalagi usai lebaran gini ditambah sebentar lagi anak-anak sudah mulai masuk sekolah yang semuanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” Ujarnya.
Rita berharap kenaikan harga bahan pokok ini tidak berlangsung lama dan dapat segera stabil sebagaimana sebelumnya.

Berdasarkan pantauan, beberapa kebutuhan masyarakat yang mengalami kenaikan diantara Ayam potong. Daging ayam buras menjelang Idul Fitri hanya dipasarkan pada kisaran Rp 28 ribuan usai lebaran harga melonjak menjadi Rp 35 ribu. Bawang merah dibulan ramadhan dipasarkan Rp 24 ribu kini melonjak menjadi Rp 28 ribu.

Lonjakan harga yang cukup tinggi terjadi pada ikan basah. Kenaikan rata-rata berkisar pada 20 – 40 persen.

“hari raya Idul Fitri nelayan biasanya belum melaut, makanya pasokan berkurang. Tapi kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama,” Kata Anto, pedang ikan laut dipasar yang sama. (dro)




Disdik Inhil Wajibkan Pelajar Baca Shalawat Nariyah Saat KBM

Tembilahan (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil membuat program baru untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk sekolah-sekolah se Kabupaten Inhil yakni mewajibkan kepada sekolah dari tingkat SD hingga SMA untuk membaca shalawat nariyah ketika memulai dan mengakhiri kegiatan belajar mengajar.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Inhil, H Helmi D kepada wartawan beberapa waktu lalu. Dijelaskannya, bahwa dirinya sudah menandatangani surat edaran yang sudah disebarkan keseluruh sekolah .

“Hal tersebut kita lakukan untuk menanamkan kegemaran bershalawat kepada generasi muda kita agar mereka semakin mencintai Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan umat Islam diseluruh dunia,” katanya.

Dijelaskannya lagi, Dalam shalawat Nariyah terkandung banyak sekali fadilah atau keutamaan yang sangat baik bagi yang mengamalkannya.
“Banyak sekali keutamaan shalawat nariyah bagi siapa saja yang mengamalkannya, karena itu kita menanamkan kegemaran bershalawat ini kepada generasi muda kita sejak dini agar mereka menjadi individu yang berbakti kepada agama dan bangsa,” katanya.

Dengan adanya program membaca shalawat Nariyah saat memulai dan mengakhiri kegiatan belajar mengajar disekolah ini, ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat.

“Kita beharap dengan adanya program ini maka ilmu yang dipelajari bermanfaat sehingga bisa menjadi generasi yang handal, cerdas, kreatif, amanah dan berakhlakul qarimah sehingga bisa membawa Kabupaten Inhil menjadi daerah yang maju dan berbudaya yang baik,” harapnya. (Ahmad Tarmizi)




Di Inhil Masih Banyak Barang Makanan Dan Minuman Ilegal

55110_ekspor_ilegal_663_382Tembilahan (detikriau.org) – Dari hasil penertiban barang makanan dan minuman yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil Selasa (22/7/2014), di Inhil masih banyak ditemukan barang makanan dan minuman yang diduga ilegal

“Kita menemukan beberapa jenis makan dan minuman yang kita ragukan layak atau tidak beredar di pasaran,” papar Kadisperindag Inhil Fahrorozy.

Dari minuman-minuman tersebut juga terdapat minuman yang memalsukan kode dari BPOM baik itu MD (Minuman Lokal, red) ataupun ML (Minuman Luar, red).

“Diminuman itu tertera tetapi setelah kita cek disitus http://www.pom.go.id/mobile/ kode itu tidak terdaftar,” sebut Mantan Kadishubkominfo inhil ini. Jadi, sambungnya lagi minuman-minuman tersebut sudah pasti ilegal.

“untuk saat ini para pemilik akan kita panggil untuk dimintakan keterangan asal barang-barang tersebut. Jika terbukti bersalah maka akan kita berikan sanksi,” imbuhnya. (Ahmad Tarmizi)




Jelang dan Sesudah Arus Mudik Lebaran, Polres Inhil Siapkan 350 Personil

Foto: Lucky
Foto: Lucky

Tembilahan (detikriau.org) – Dalam upaya pengamanan dan kelancaran serta kenyamanan untuk melakukan arus mudik lebaran Idul Fitri 2014 ini, Polres Inhil menerjunkan sebanyak 350 personil yang diharapkan bisa membantu masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK Msi kepada detikriau.org Rabu (23/7/14). Dikatakannya, tidak hanya 350 personil yang harus aktif akan tetapi sebanyak 800 personil kepolisian yang ada di Inhil hendaknya ikut serta dalam pengamanan arus mudik lebaran ini.

“Kita menerjunkan sebanyak 350 personil untuk melakukan pengamaan-pengamanan dibeberapa titik yang ada di kabupaten Inhil,” ungkap AKBP Suwoyo.

Pada waktu yang sama ia juga mengatakan bahwa keberadaan petugas polisi untuk menjaga keamanan arus mudik ini tidak hanya dilakukan di kota Tembilahan, akan tetapi juga terdapat di Kecamatan.

“Nanti kita akan siagakan personil di Pasar Keritang untuk antisipasi kemacetan, pos di Reteh, Pelabuhan Pelindo, Guntung, jalan Jendaral Sudirman Tembilahan, semua sudah siap untuk melakukan pengamanan arus mudik,” tandasnya. (Ahmad Tarmizi)