Satpol PP Mulai Tertibkan Pedagang Yos Sudarso

“Diawali dengan Pedagang disekitar lokasi pelabuhan LLASDP”

Kakansatpol PP Inhil, TM Syaifullah
Kakansatpol PP Inhil, TM Syaifullah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir mulai melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan disepanjang jalan Yos Sudarso Tembilahan. Penertiban diawali terhadap pedagang yang mangkal disekitar pelabuhan LLASDP.

Dalam oprerasi ini petugas Satpol PP bekerja sama dengan pihak Kepolisian Polsek KPPP dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

“Kita sengaja mengawali penertiban pedagang di lokasi dermaga LLASD karena besok, rabu (3/9/2014), dermaga ini akan menjadi tempat pelepasan JCH Inhil menuju embarkasi Batam,” Ujar Kakansatpol PP Inhil, TM Syaifullah, selasa (2/9/2014)

Secara bertahap, dtambahkan mantan sekretaris Dinas Perhubungan Inhil ini, Satpol PP juga akan melakukan penertiban pedagang dilokasi lainnya sepanjang jalan Yos Sudarso. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk menciptakan ibu kota Kabupaten Inhil ini menjadi bersih dan rapi.

“ Sebelumnya kita akan terus melakukan sosialisasi kepada para PKL agar adanya pemahaman bahwa berdagang dilokasi yang memang bukan peruntukannya itu menyalahi aturan. Secara prosedur kami akan bekerja sesuai ketentuan dan perudang-udangan yang berlaku,” Tandas TM Syaifullah. (dro/*1)




Peringati HUT TNI ke 69, Kodim Inhil Taja Donor Darah

dandim-0314-indragiri-hilir-letkol-inf-firalta-paksana-tarigan2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sempena peringatan HUT ke 69 TNI, Kodim 0314 Inhil taja bhakti sosial (Baksos) donor darah  bertempat di Makodim setempat jalan Ahmad Yani Tembilahan, Selasa (2/9).

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami prajurit TNI terhadap kebutuhan sosial kesehatan kemasyarakat. Dengan donor darah ini kita berharap dapat sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan darah di PMI,”ungkap Dandim, Letkol Inf FP tarigan, selasa (2/8/2014).

Selain donor darah yang melibatkan sekitar 150 prajurit, Kodim 0314 juga akan menggelar kegiatan pembuatan lubang resapan air (Biopori), Anjangsana ke panti asuhan, Ziarah Nasional ke Makam Pahlawan (TMP) Yuda Bhakti dan puncaknya upacara HUT TNI akan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2014 mendatang.

Selain melibatkan prajurit TNI jajaran Kodim 0314 Inhil, baksos ini juga dihadiri ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana, Wakil Ketua Pelayanan Sosial PMI Markas Inhil, Irianto, mahasiswa , anggota Pramuka dan Persatuan Pemuda Pancasila.(dro/*1)




Sakit, 7 JCH Inhil Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan

JCH  saat menjalani tes kesehatan di Diskes Inhil
JCH saat menjalani tes kesehatan di Diskes Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Karena sakit, 7 dari 573 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk dalam pengawasan para petugas medis yang mendampingi.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil Hj Alvi Furwanti Alwi.  “Alhamdulillah semua proses pemeriksaan selesai dilaksanakan, namun ada 7 JCH kita yang masuk dalam pengawasan petugas,” ujar Alvi melalui selulernya, senin (1/9/2014)

7 JCH yang masuk dalam daftar pengawasan ketat itu diketahui setelah melalui sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan. Dimana ada diantara JCH menderita penyakit dalam seperti jantung.

“Kita berupaya agar JCH yang dimaksud bisa berangkat dan menunaikan ibadah haji. Karena keberangkatan ke tanah suci memang merupakan harapan mereka para JCH,” paparnya.

Dijelaskan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Inhil itu, JCH yang akan diberangkatkan sebanyak 567 namun setelah ditambah 6 petugas jumlah itu menjadi 573.

1 orang petugas TKHD, 3 petugas TKHI, 1 PPIH dan 1 lagi TPHD. Mereka ini bertugas mendampingi JCH sejak keberangkatan hingga pulang lagi ke Tanah Air.(dro/1)




Kadis PU Pinta Rekanan Pasang Plang Nama Proyek

Kadis Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Fauzar
Kadis Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Fauzar

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhil, H Fauzar membenarkan bahwa pihaknya masih menemukan adanya kontraktor yang tidak mengindahkan kewajiban untuk memasangkan plang nama proyek pada pengerjaan yang dilakukannya. Ia menyatakan telah memerintahkan agar ketentuan ini dipatuhi.

“kita memang ada mendapatkan informasi itu. Tadi dalam rapat saya sudah mintakan staff untuk lakukan pantauan dan perintahkan agar rekanan pelaksana proyek untuk mengindahkan aturan ini,” Ujar Fauzar menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya, senin (1/9/2014)

Ditambahkan Fauzar, pemasangan papan nama proyek memang sebuah keharusan agar setiap pekerjaan proyek yang didanai pemerintah diketahui masyarakat sekaligus melibatkan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan.

“kita berharap masyarakat juga ikut melakukan pengawasan agar kualitas proyek yang dilaksanakan dapat sesuai dengan harapan dan dapat memberikan manfaat yang lebih lama bagi masyarakat,” Tandas Fauzar.

Sebelumnya, salah seorang warga Tembilahan Indra Gunawan menyatakan bahwa dari sekian banyak pengerjaan perbaikan ruas jalan dalam kota Tembilahan tidak satupun terlihat terpasang plang proyek.

Indra menyayangkan dengan tidak ditaatinya keharusan itu. “Harusnya ini menjadi perhatian pemerintah terutama instansi terkait,” Ingatkan Indra saat itu.

Ketentuan pemasangan plang nama proyek wajib dilakukan oleh rekanan pelaksana sebelum pengerjaan kegiatan dimulai. Keharusan ini tertuang dalam Perpress no 54 tahun 2010 bahwa setiap kegiatan proyek yang didanai APBD maupun APBN harus memasangkan plang nama proyek yang ditujukan untuk memberitahukan kepada masyarakat beberapa informasi penting atas kegiaan yang dilakukan termasuk agar masyarakat juga bisa aktif untuk melakukan pengawasan.(dro)




3 September, JCH Inhil Berangkat Ke Embarkasi Batam

gambar ilustrasi
gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tanggal 3 September 2014 mendatang Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 4 akan diberangkatkan menuju Embarkasi Batam.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Inhil, H Azhari Syukur, melalui Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh, H Harun. JCH Kabupaten Inhil sendiri tergabung dalam dua kloter 4 dan 8.

“Untuk kloter 4 masuk dalam kloter penuh dengan jumlah JCH sebanyak 445. Akan diberangkatkan ke Batam pada 3 September mendatang. Sedangkan kloter 8 sebanyak 122 JCH yang tergabung dengan JCH Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Bengkalis akan diberangkatkan ke Batam pada tanggal 8 September 2014.” ujar Kasi Haji, H Harun, senin (1/9) melalui sambungan selularnya

Setibanya di Batam, JCH akan diinapkan selama 1 malam di Asrama Haji. Kemudian kemebali diterbangkan ke Tanah Suci Makkah pada 4 September. Demikian pula bagi JCH yang tegabung dalam kloter gabungan.

“Mudah-mudahan jadawal pemberangkatan JCH ini dapat berjalan lancar tanpa adanya suatu halangan. Untuk itu para JCH juga diminta agar tetap menjaga kesehatan supaya dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna,”pesanya.(dro)




Jaga Mutu Pekerjaan Proyek Pemerintah, Masyarakat diminta Ikut Berperan

“Plang nama proyek dalam kota Tembilahan tak satupun terpasang”

Pengerjaan perbaikan jalan Batang Tuaka Tembilahan copyTembilahan (detikriau.org) – Tekad Bupati Inhil, HM Wardan untuk menghitamkan seluruh ruas jalan terutama yang berada dalam kota Tembilahan di awal tahun kepemimpinannya patut untuk mendapatkan sokongan dan kerjasama yang baik dari semua pihak.

Dukungan itu diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan yang sedang berjalan saat ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu serta kualiatas pekerjaan yang dihasilkanpun sesuai dengan mutu yang disyaratkan.

Pantauan lapangan detikriau.org, beberapa ruas jalan dalam kota Tembilahan saat ini sudah mulai dilakukan pengerjaan perbaikan oleh rekanan. Mulai jalan Batang Tuaka, H Sadri, Abd Manaf, Jendral Sudirman, RA Kartini, Kapten Muchtar, gadjah mada, H Said dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya.

Ditahap ini, diperlukan perhatian dari semua pihak, termasuk masyarakat terutama dalam melakukan pengawasan agar rekanan pelaksana benar-benar melaksanakan seluruh item pekerjaan sesuai dengan ketentuan bestek.

“kita tentunya ingin pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak. Tujuan ini bisa dicapai jika pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan baik sesuai ketentuan yang disyaratkan,” Sampaikan Andi salah seorang warga Tembilahan saat berbincang dengan detikriau.org di lapangan. Ahad (31/8/2014)

Dikatakan Andi, sebelum pengerjaan proyek kali ini, ditahun-tahun sebelumnya pekerjaan serupa juga sudah pernah dilakukan. Namun hasilnya dilapangan, ia meyakini kualitasnya tidak bagus karena belum lama selesai, badan jalan sudah kembali rusak dan dipenuhi lubang disana-sininya.

Tidak hanya Andi, Warga Tembilahan lainnnya, Indra juga menggantungkan harapan yang hampir senada. Namun yang menjadi pertanyaannya, sekian banyak pengerjaan ruas jalan dalam kota menurutnya ia tidak mendapati satupun adanya terpasang plang proyek.

“Bagaimana masyarakat mau lakukan pengawasan jika mereka tidak mengetahui apa pengerjaan yang sedang dilakukan saat ini bahkan kontraktor pelaksananyapun kita tidak tau. Informasi penting ini biasanya tercantum pada plang nama setiap pekerjaan proyek yang didanai oleh pemerintah. Kita tidak ada temukan disatu tempatpun papan plang ini terpasang. Harusnya ini menjadi perhatian pemerintah terutama instansi terkait,” Ingatkan Indra.

Untuk sekedar diketahui, ketentuan pemasangan plang nama proyek wajib dipasangkan oleh rekanan pelaksana sebelum pengerjaan kegiatan dimulai. Keharusan ini tertuang dalam Perpress no 54 tahun 2010 bahwa setiap kegiatan proyek yang didanai APBD maupun APBN harus memasangkan plang nama proyek yang ditujukan untuk memberitahukan kepada masyarakat beberapa informasi penting atas kegiaan yang dilakukan termasuk agar masyarakat juga bisa aktif untuk melakukan pengawasan. (dro)