Peringatan Buat Hidung Belang, Hingga September 2014, 105 Warga Inhil Terjangkiti HIV/AIDS

pertemuan 3 ssr bahas masalah perkembangan HIV AIDS di Inhil. kamis (2/10/2014)
pertemuan 3 ssr bahas masalah perkembangan HIV AIDS di Inhil. kamis (2/10/2014)

Tembilahan (detikriau.org) – Dari total 102 kasus pengidap HIV/AIDS di kab Inhil yang terdata hingga akhir agustus 2014, pengidap terbanyak tercatat di Kecamatan Tembilahan dengan jumlah total sebanyak 44 Kasus HIV dan 30 diantaranya positif AIDS.

Diperingkat terbanyak kedua adalah Kecamatan Tembilahan Hulu dengan 13 penderita HIV dengan 9 orang diantaranya positif Aids. Disusul Kecamatan Kempas dengan 9 kasus HIV dan 4 orang diantaranya positif Aids, Kecamatan tanah merah dengan 7 kasus HIV yang keseluruhannya positif Aids. Kateman dengan 6 kasus HIV dan 2 diantaranya positif Aids. Kecamatan Gaung dan Keritang masing-masing kecamatannya terdata 4 kasus HIV dan seluruhnya sekaligus positif Aids.

Selanjutnya Kecamatan Concong 4 kasus HIV dan 1 diantaranya positif Aids. Demikian juga dengan Kecamatan Kuindra dengan 4 kasus HIV dan 1 diantaranya positif Aids. Kemudian Kecamatan GAS dengan 2 kasus HIV dan kedua-duanya juga positif Aids.

Empat Kecamatan lainnya, Enok, Pelangiran, Reteh dan Tempuling masing-masing Kecamatannya terdata 1 kasus HIV dan seluruhnya sekaligus positif Aids.

“Total pengidap HIV/AIDS yang tersebar di 14 dari 20 Kecamatan di Inhil ini tercatat 64 orang pria dan 38 orang wanita,” Sampaikan Ketua Sub Sub Recipien (SSR) Bangun Desa Payung Negeri (BDPN) Kab Inhil, Zainal Arifin Hussein melalui sambungan selularnya kepada detikriau.org. Kamis (2/10/2014)

Ditambahkan Zainal, dalam pertemuan 3 SSR, kamis (2/10) yang juga diikuti oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, KPA, Klinik vct, RSUD, PKIM Tembilahan kota dan PKIM Tembilahan Hulu dikantor BDPN Tembilahan ini digendakan untuk membahas perkembangan kasus hiv aids di Inhil.

“dibulan September 2014, berdasarkan informasi Dinas Kesehatan (diskes) Inhil, 3 penderita baru kembali terdeteksi. Artinya hingga diakhir September 2014 untuk seluruh kab Inhil terdata sebanyak 105 orang pengidap HIV/AIDS.” Tandas Zainal. (dro)




Jamaah Haji Inhil Persiapkan Diri Menuju Padang Arafah

 wukufMakkah(detikriau.org) – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini tengah disibukan dengan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Wukuf di Padang Arafah.

Hal ini disampaikan Petugas Haji, Harun, mulai dari dikumpulkanya para jemaah untuk mendapatkan pejelasan secara umum tentang ibadah wukuf di arafah.

“Penjelasan disampaikan langsung oleh opetugas haji seperti, TPIH, TPIHI dan Dokter berkaitan dengan persiapan arafah,” ujar Harun, Rabu (1/9) melalui sambungan selularnya

Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan ibadah, mulai dari tawaf ifadah, sa’i dan tawaf wadak semuanya dijelaskan oleh petugas. Dengan demikian diharapkan jemaah terhindar dari berbagai bentuk kesalahan.

Menurut Harun, jemaah akan berangkat menuju Arafah untuk melakukan ibadah wukuf pada 2 Oktober pagi waktu setempat. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi, ibadah puncak haji, yaitu wukuf akan dilakukan pada 3 Oktober mendatang.

“saat ini seluruh jemaah dalam keadaan sehat meski ada sebagian yang mengalami sakit namun itu hanya sakit kecil pengaruh dari cuaca.” Tutupnya. (dro/*1)




Sudah Lajim, PLN Tembilahan Kembali Berlakukan Pemadaman Bergilir

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – PLN Rayon Tembilahan kembali berlakukan pemadaman bergilir. Hal ini disebabkan gangguan sejumlah mesin pembangkit.

“kita alami defisit sekitar 1,5 MW. Ada gangguan dibeberapa unit mesin sewa,” sampaikan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman, rabu (1/100/2014)

Giliran pemadaman mulai diberlakukan sejak 30 September kemaren dengan interval waktu pukul 17.00 – 23.00 WIB. Hal itu dikatakan Budi sudah disesuaikan dengan kondisi beban yang ada sampai saat ini.

“Durasinya 1 : 6. Artinya 1 mati 6 malam hidup,” Tambahkan Budi.

Pemadaman bergilir yang dilakukan perusahaan plat merah itu jelas menjadi keluhan sebagain besar warga kota Tembilahan yang menjadi pelanggan PLN. Menurut warga kondisi ini sudah sering terjadi.

Helmi menilai kontruksi kelistrikan daerah itu cukup rapauh. Salah satu bukti bisa dilihat dari adanya pemadaman yang diakibatkan gangguan jaringan maupun persoalan teknis lainya. Semestinya hal itu tak sampai terjadi.

“Kalau sudah seperi ini yang dirugikan kami sebagai pelanggan. Artinya kami tidak merasa puas atas apa yang diberikan, sementara kami meski bayar mahal dari jasa yang diberikan PLN,” katanya dengan nada kecewa.(dro/*1)




Tak Ingin jadi kambing Hitam, Disdik Inhil Pinta Tenaga Pendidik Jangan Mudah Tertipu

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Akhir-akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Helmi D sebut kerap terjadinya upaya penipuan dengan mengatasnamakan Disdik Inhil untuk memintakan sejumlah uang. Ia berharap kepada seluruh tenaga pendidik untuk lebih hati-hati dan tidak mudah percaya.

“Kalau ada sms atau telpon meminta sesuatu silahkan komfirmasi langsung kepada dinas atau pihak yang membidangi hal tersbut,” kata Helmi, kemarin.

Beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Helmi mengaku banyak menerima laporan dari kalangan guru terutama menyangkut pungutan mengenai dana sertifikasi. Umumnya yang menjadi korban guru dan kepala sekolah penerima dana itu.

Ia menilai pungutan liar (pungli) ini dilakukan oleh pelaku secara terorganisir. mereka selalu mengambil kesempatan dari setiap moment. Apalagi pelaku selalu mengatasnamakan dinas, sehingga tak ada kecurigaan dari kalangan guru.

“Sekali lagi saya ingatkan kepada para guru dan kepala sekolah untuk tidak menghiraukan apapun bentuk pungutan atau penipuan itu. Kami tidak ingin menjadi kambing hitam, padahal yang melakukan pungli oknum namun selalu mengatasnamakan dinas,”tandasnya. (dro/*1)




Peringati HUT TNI Ke 69, Kasdim 0314 Inhil Sekar Bunga di TMP Yudha Bhakti

???????????????????????Tembilahan (detikriau.org) – Sempena peringatan HUT TNI ke 69, Dandim 0314 Inhil Letkol Inf FP Tarigan diwakili Kasdim 0314 Mayor Kav Ibnu Yarsis Iskandar melaksanakan sekar bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Yudha Bhakti Jalan lintas provinsi parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Usainya, Abdi pengawal Bangsa ini juga melakukan anjangsana ke panti Asuhan Puri kasih Jalan Subrantas Tembilahan. Selasa (30/9/2014)

Dikatakan Kasdim, ziarah ke TMP ini dimaksudkan untuk mengenang arawah para pahlawan yang telah membela Bangsa dan Negara baik itu yang berasal dari TNI maupun Sipil.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan dalam berbagai kesempatan. Tentunya agar kita dapat selalu mengenang apa yang sudah dilakukan oleh pahlawan bagi Bangsa dan Negara ini,” Ujar Kasdim

Sempena peringatan HUT TNI ke 69 ini Kasdim menyampaikan harapan semoga kedepannya TNI akan lebih professional dan berintegritas dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya sesuai dengan Motto TNI berkarya hingga mati.

Selesai melakukan sekar bunga di TMP Yudha Bhakti, Kasdim didampingi istri juga melakukan anjangsana ke Panti asuhan Puri Kasih serta memberikan bantuan berupa sembako untuk keperluan Panti Asuhan. (dro/way)




Ingin Segera Mekar, 5 Kecamatan Inhut Tak lagi Persoalkan Letak Ibukota Kabupaten

pemekaranTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim Kecil pemekaran Kabupaten Inhil Utara (Inhut) menegaskan bahwa mereka tidak mempersoalkan dimana nantinya akan diletakkan Ibukota Kabupaten. Yang mereka inginkan Inhut secepatnya bisa mekar.

Penegasan ini disampaikan oleh salah seorang perwakilan Tim kecil, Ruslan dalam pertemuan dengan Bupati Inhil, Senin (29/9/2014)

Dalam kesempatan itu, Ruslan juga menyampaikan keinginan Tim kecil untuk kembali segera mengaktifkan badan Pekerja (BP) rencana pemekaran Inhut tahun 2004-2008. Hal ini menurutnya memberikan gambaran keinginan bulat 5 Kecamatan Inhil dibagian Utara untuk segera bisa berdiri sendiri sebagai sebuah Kabupaten.

Ruslan juga menyatakan bahwa proses pemekaran Inhut saat ini sudah berjalan, bahkan prosesnya sudah berada di Provinsi Riau dan selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Pusat. Sementara untuk persoalan ditingkat Kabupaten ditegaskannya sudah tidak ada masalah.

Sementara itu Bupati Inhil, HM Wardan membenarkan bahwa rekomendasi pemekaran Inhut sudah ia tandatangani seminggu pasca dilantiknya sebagai Bupati Inhil priode 2013-2018.

“Masalah pemekaran itukan salah satu janji saya saat kampanye. Artinya saya sudah memenuhi apa yang menjadi harapan masyarakat.,” katanya menjelaskan.

Penunjukan Guntung sebagai calon ibukota Inhut, jelas Bupati ditetapkan berdasarkan kajian akademisi oleh Universitas Indonesia (UI). Tak ada sedikitpun keiinginan Bupati untuk menentukan letak ibukota. Kalau memang kajian itu dinilai salah, silahkan diperbaiki secara prosedur.

“Saya tak punya kepentingan apapun terhadap letak ibukota. Secara prosedur memang harus berdasarkan kajian. Silahkan masyarakat yang menentukanya. Tugas saya hanya memberikan rekomendasi saja,” Tandas Bupati.(dro/*1).