Hasil Labfor Polda Sumut, “Open Flame” Pemicu Kebakaran Kantor Bupati

damkarTEMBILAHAN (detikriau.org) – Hasil Tim Labfor Polda Sumut atas kejadian kebakaran Kantor Bupati Inhil disebabkan open flame atau nyala api terbuka bukan adanya konsleting listrik.

Dikatakan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Msi melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah, Senin (20/10/14), “Open flame ini dapat bersumber dari puntung rokok, obat anti nyamuk dan lain-lain, yang kemudian tersulut bahan yang mudah terbakar, sehingga menimbulkan api dan menyebabkan terjadinya kebakaran,”

“Kita akan dilakukan olah TKP untuk melakukan pencocokan atau singkronisasi dilapangan agar ditemukan hasil yang benar-benar akurat.” Ujar Ade

Selain itu, dalam waktu dekat ini pihaknya juga menyatakan akan memanggil kembali 8 orang saksi yang telah dimintai keterangan beberapa waktu lalu.

Untuk sekedar mengingatkan, peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung utama komplek perkantoran Bupati Inhil itu terjadi pada jum’at (11/4/2014) yang lalu. Akibat kejadian kebakaran itu, seluruh ruangan dibangunan itu, diantaranya ruang Bupati, Ruang Wakil Bupati, ruang Sekda, ruang para Asisten, Ruang Staff Ahli, Ruang Bagian Umum, Ruang Bagian Perlengkapan, Ruang bagian Keuangan dan beberapa ruang lainnya ludes menjadi arang. Dalam peristiwa itu seluruh asset termasuk dokumen penting tidak satupun dapat diselamatkan.(dro)




Cabor Tinju Inhil Rebut Juara Umum Porprov ke VIII Riau di Rengat

“Sabet 4 Emas, 3 Perak dan 1 Perunggu.”

Ketua Umum Pengcab Pertina Inhil, Drs H Sirajuddin MM
Ketua Umum Pengcab Pertina Inhil, Drs H Sirajuddin MM

Tembilahan (detikriau.org) – Tim Cabang Olahraga (Cabor) tinju Kabupaten Inhil berhasil merebut 4 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu pada kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau ke VIII yang diselenggarakan di kabupaten Inhu yang berakhir jum’at (17/10/2014) malam.

‘Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan prestasi gemilang. Target 4 medali emas kita terpenuhi. Ditambah 3 perak dan 1 perunggu. Dengan perolehan ini kita keluar sebagai juara umum untuk cabor tinju” Ujar Ketua Umum Pengcab Pertina Inhil, Drs H Sirajuddin MM melalui sambungan selularnya, sabtu (18/10/2014)

Ditambahkannya, 4 medali emas seluruhnya direbut oleh atlit tinju wanita yakni, Herlina Chirtiawati Sirait kelas 45 Kg, Warni Halawa Kelas 51 Kg, Khalifa kelas 54 Kg dan Fifit Nova kelas 57 Kg.

Untuk medali perak direbut oleh Fuji Firmasyah kelas 46 Kg Putra, Gigih Pratama pada kelas 58 Kg dan Rian pada kelas 69 Kg. Sedangkan 1 medali perunggu direbut oleh Taupan Agung pada kelas 54 Kg.

Masih menurut Kepala Kesbangpol Inhil ini, untuk cabor tinju, Inhil turun dengan kekuatan 12 atlit (7 pria dan 5 wanita), 1 official dan 2 orang pelatih. Seluruh atlit adalah Putra dan Putri Inhil yang berlatih di sasana beberapa kecamatan di Inhil diantaranya sasana Pulau Burung dan Tembilahan.

“Semoga keberhasilan ini dapat membawa harum nama inhil dan menjadi motivasi untuk lebih berhasil lagi dimasa yang akan datang,” Syukuri Sirajuddin. (dro)




UPTD Pendidikan Minta Dilibatkan Proses Mutasi Kasek dan Guru

47jangan mutasi1TEMBILAHAN (detikriau.org)– Sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) minta dilibatkan dalam proses mutasi Kepala Sekolah (Kasek) dan Guru.

UPTD dikatakan merupakan orang yang sering dilapangan dan mengentahui kondisi ril yang terjadi. Sehingga tak salah kalau proses mutasi terhadap satuan pendidikan melibatkan mereka.

“Kami minta seluruh UPTD yang ada turut dilibatkan, sebab kita tidak ingin ada perbedaan perlakuan satu sama lain,” sampaikan UPTD Pendidikan KEcamatan Tembilahan Hulu Darman pada rapat dan sosialisasi Barang Milik Daerah(BMD) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan setempat Jumat (17/10)

Saat itu Darman juga mempertanyakan apakah proses mutasi yang terjadi baru-baru ini melalui proses normatif atau pertimbangan lainnya. Karena selama ini UPTD Pendidikan tidak pernah dilibatkan, baik sekedar meminta pendapat maupun memberikan usulan.

Hal senadan juga disampaikan beberapa Kepala UPTD Pendidikan lainnya, dimana mereka berharap kedepan jika ada mutasi bagi Kasek dan guru melibatkan pihak-pihak yang benar-benar mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Inhil, H HelmiD, melalui Sekretarisnya, Ahmad Ramani, menjelaskan proses mutasi Kasek dan guru berbeda. Bagi Kasek jabatan itu tidak lain hanya tugas tambahan, bukan jabatan struktural.

Pertimbangan mutasi, telah berdasarkan usulan UPTD. Usulan tersebut pastinya ditanggapi dan ditindaklanjuti namun, sipatnya hanya usulan ada yang diterima dan ada yang tidak atau usulan sipatnya ditunda.

“ Disdik dan BKD bukan pihak pengambil keputusan mutlak. Usulan dibawa ke tim mufakat yang selanjutnya diputuskan oleh Bupati,” Ujar Ahmad Ramani.

Dalam kesmepatan itu, Ramani juga berpesan kepada seluruh PNS agar bersedia dan siap untuk ditempatkan dimana saja. Ia meminta agar mutasi yang terjadi tidak perlu mendapat sorotan sorotan berlebihan. (dro/*1)




Tertib Berlalu Lintas, Polres Inhil Gelar Razia Rutin Cipta Kondisi

raziapolresTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kesadaran masyarakat Tembilahan dalam berlalu lintas masih sangat jauh dari harapan. Untuk itu, polres inhil tak henti-hentinya mengajak agar seluruh masyarakat taat dan mengindahkan aturan.

Menurut Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik, Msi melalui Kasatlantas, AKP Ahmad Salmi, kesalahan pengendara kebanyakan tidak mengenakan helm serta tidak melengkapi kendaraan sesuai ketentuan aturan berlalu lintas.

“Kami melakukan razia rutin Cipta Kondisi  kepada masyarakat dalam berlalu lintas.,” ujar Ahmad Salmi, Jumat (17/10).

Dikatakan Salmi, bagi pengendara yang kedapatan tidak melangkapi kendaraanya dengan surat kelengkapan berkendaraan, langsung kami tilang. Sedangkan yang melakukan kesalahan ringan, masih diberikan kesempatan untuk memperbaikinya..

Menurutnya, selama ini masyarakat Tembilahan enggan menggunakan helm, khususnya pada petang dan malam hari. Polres Inhil akan berupaya agar penggunaan peralatan pengaman bagi pengendara itu dipatuhi. (dro/*1)




MTQ Ke 33 Riau dilaksanakan Tanggal 13 Desember mendatang

membaca-alquranTembilahan (detikriau.org) – Pelaksanaan MTQ ke 33 Riau diagendakan akan dilaksanakan pada, sabtu tanggal 13 Desember 2014 mendatang.

Dikatakan oleh Ketua LPTQ Inhil, H Syamsurizal Awi dalam rapat terbatas unsur Muspida dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ ke 33 Riau di Aula lantai dua Mapolres Inhil jumat (17/10/2014), Pihak Provinsi awalnya memintakan Inhil untuk memilih tanggal pelaksanaan yakni dari tanggal 12 hingga 20 Desember. Pada rapat bersama Bupati Inhil sebelumnya, dipilih tanggal pembukaan pada 12 Desember.

“namun padatnya agenda pelaksanaan acara pembukaan, kita nilai tanggal 12 yang bertepatan dengan hari jum’at kurang tepat. Keputusannya, kita kembalikan ajukan usulan pengunduran jadwal 1 hari yakni tanggal 13 desember,” Ujar Syamsurizal Awi

Ditambahkan Mantan Asisten III Setdakab Inhil ini, secara keseluruhan jadwal pelaksanaan MTQ diperkirakan akan berlangsung selama 6 hari yakni 1 hari pelaksanaan pembukaan, 1 hari penutupan dan 4 hari untuk pelaksanaan pertandingan.(dro)




Rakor Muspida Bahas Persiapan MTQ Ke 33 Riau

suasana jalannya rapat unsur muspida. depan. Ketua PA Tembilahan, Moh Nur, Wakil Bupati, H Rosman Malomo dan Wakapolres Inhil, Devy Firmansyah.
suasana jalannya rapat unsur muspida. depan. Ketua PA Tembilahan, Moh Nur, Wakil Bupati, H Rosman Malomo dan Wakapolres Inhil, Devy Firmansyah.

Tembilahan (detikriau.org) – Bertempat di aula lantai dua Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan diadakan Rapat Koordinasi terbatas Unsur Muspida dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ ke 33 Riau. Disamping Muspida, juga hadir dalam kesempatan tersebut beberapa kepala Instansi terkait, Camat Tembilahan dan Camat Tembilahan Hulu serta pihak-pihak terkait. Jum’at (17/10/2014)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), H fauzar memaparkan bahwa sejauh ini untuk bidang sarana prasarana dalam rangka mensukseskan helat religi tahunan ini, rencana pengecatan jembatan sudah dilakukan koordinasi oleh pihaknya dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Persoalan anggaran menurutnya sudah tidak ada masalah hanya saja saat ini proses lelang pekerjaan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Namun ia berkeyakinan tugas ini akan mampu dirampungkan sebelum pelaksanaan MTQ nantinya termasuk juga untuk melakukan penomoran jembatan.

Beberapa hal lainnya terkait persoalan kebersihan kota, pekerjaan perbaikan ruas jalan provinsi menuju Tembilahan, lokasi bazar, astaka dan tribun serta pengaspalan seluruh badan jalan dalam kota Tembilahan juga diyakininya akan dapat dirampungkan sebelum tibanya pelaksanaan MTQ mendatang.

“Insyaallah kami yakini tidak ada masalah dan seluruh tugas dan tanggungjawab ini akan mampu kami selesaikan tepat waktu,” Sampaikan Fauzar.

Hal-hal lainnya yang juga menjadi pembahsan adalah terkait persoalan kebersihan kota, perparkiran, rekayasa lalui lintas, penertiban pedagang dan tranportasi lokal selama pelaksanaan MTQ.

“Saya berharap semua pihak terkait untuk segera menyelesaikan seluruh tugas-tugasnya dengan baik dan benar agar pelaksanaan MTQ ke 33 Riau nantinya dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” Pesan Wabup.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat ikut ambil peduli dan terlibat secara bersama-sama dalam mensukseskan Inhil sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ini. (dro)