Warga jalan batang Tuaka, Gg Keluarga harapkan Perbaikan jalan

Penganggaran diharapkan atas dasar skala prioritas, bukan dikarenakan faktor lain

jalan-rusakTembilahan (detikriau.org) – Warga jalan Batang Tuaka gang Keluarga Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan berharap agar pemerintah kabupaten melalui Dinas terkait bersedia untuk melakukan perbaikan kerusakan badan jalan lingkungan ditempat tinggal mereka. Ruas jalan lingkungan dengan lebar 2 meter dan panjang 135 meter itu sudah mengalami kerusakan cukup lama dan dirasakan sudah menggangu kelancaran aktifitas warga sekitar.

Menurut pengakuan tokoh warga setempat, M Syafi’i, kerusakan semenisasi jalan dilingkungan mereka itu menyebabkan kerapnya warga terjatuh akibat terperosok ke lobang jalan.

“Jangankan warga lainnya, kami yang setiap harinya melintasi ruas jalan inipun kerap terjatuh karena terperosok ke dalam lobang,” Sampaikan Syafii.

Ditambahkannya, kerusakan badan jalan ini sudah beberapa kali mereka sampaikan kepada pemerintah setempat namun sayangnya masih juga belum juga ditanggapi.

Tidak hanya Syafi’i. Ujang, warga setempat juga menyampaikan haraaan yang senada. Kesediaan pemerintah untuk melakukan perbaikan ruas jalan lingkungan ini sudah sangat dinanti-nanti oleh masyarakat sekitar.

“Banyak badan jalan yang dinilai masih layak sudah kembali diperbaiki. Tetapi jalan yang benar-benar membutuhkan belum juga ditanggapi. Harusnya penganggaran dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas bukan didasari faktor lainnya,” Kritik Ujang.

Berdasarkan pantauan lapangan, hingga hari ini, masih cukup banyak ruas jalan lingkungan warga yang kondisinya sudah cukup parah dan masih belum juga dilakukan perbaikan. Padahal harus diakui seperti penuturan warga, ada badan jalan yang masih sangat layak, tetapi karena dilokasi sekitar ada tempat tinggal orang penting, kerusakan sedikit saja, jalan sudah kembali diperbaiki.

Bahkan ada juga kegiatan semenisasi jalan yang dilakukan dengan dana pemerintah, padahal diruas jalan itu baru satu, dua berdiri perumahan warga. “katanya ada pejabat yang punya tanah disitu bang. Wajar aja belum dibangun rumah, jalannya sudah disemenisasi. Padahal masih banyak lingkungan jalan warga lainnya yang masih sangat membutuhkan,” Sampaikan salah seorang warga Tembilahan, yadi, ahad (2/11/2014). (dro)




Kadisperindag Inhil Ancam Berikan Sanksi Bawahannya yang Nakal

Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy saat memimpin rapat perdana dengan Tim Pembinaan dan penertiban Pedagang pasar
Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy saat memimpin rapat perdana dengan Tim Pembinaan dan penertiban Pedagang pasar

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil meminta kepada seluruh bawahannya untuk bekerja serius dan benar. Jika kedapatan ada yang bermain, ia mengancam akan berikan sanksi tegas.

 

Peringatan keras ini disampaikan kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy disela rapat perdana bersama Tim Pembinaan dan Penertiban Pedagang Pasar bertempat diruang rapat Disperindag Inhil kemaren. Menurutnya, upaya penertiban pedagang haruslah dikerjakan secara bersama dan terbuka dengan didasari kepentingan masyarakat umum bukan pribadi.

 

“bekerja dengan jujur dan serius. Jangan ada yang berani bermain dengan mengambil keuntungan pribadi,” Peringati Fahrolrozy

 

Mantan Kadis Perhubungan Inhil ini dengan gamblang juga melarang kepada bawahannya untuk tidak menarik retribusi mengatasnamakan Disperindag kepada pedagang yang menggelar dagangan diluar lokasi yang sudah diperuntukan. Jika ini dilakukan, ia khawatir akan timbul kesan “pelegalan”.

 

Disamping hal ini, Fahrolrozy juga meminta bawahannya untuk memberikan laporan yang benar. Ia juga mengaku mendapatkan informasi bahwa ada beberapa pedagang yang sebenarnya sudah membayar retribusi tetapi tidak dilaporkan.

 

“Saya akan cek hal ini, jika benar ada yang bermain, saya tidak akan segan untuk berikan sanksi.” Pungkas Fahrolrozy. (dro)




Polres Inhil Bekuk DPO Kasus Tindak Pidana Korupsi BLM PUAP Tahun 2011 di Kemuning

gariTembilahan (detikriau.org) – Kepolisian Polres Inhil berhasil meringkus DPO kasus tindak pidana korupsi di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Jum’at (31/10/2014) sekira pukul 01.45 Wib dnihari.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Jamrah, DPO diburu dalam perkara Tindak Pidana Korupsi dana BLM PUAP Tahun 2011 Gapoktan Sumber Rezeki Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil sebesar Rp. 100 juta sesuai dengan DPO/10/III/2014/Reskrim tertanggal 22 Maret 2014 atas nama Samsul Bahri Alias Sam Bin Ahmat Bual, warga Dusun Gading Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning.

“Laki-laki kelahiran tahun 1974 ini sebelumnya menjabat sebagai bendahara Gapoktan Sumber Rezeki , Jl Penunjang RT 02 RW 02 Desa Limau Manis Kec. Kemuning Kab. Inhil – Riau.” Terang Kasat Reskrim.

Dipaparkannya, Kronologis tertangkapnya DPO kasus Korupsi ini berawal dari hasil lidik anggota yang ditugaskan untuk mencari keberadaan DPO. Samsul Bahri yg melarikan diri ke propinsi jambi ini masih sering kembali melihat keluarganya di kec kemuning.

jum’at (31/10/2014) sekitar pukul 01.45 wib dinihari, aggota opsnal melakukan penyergapan di rumah keluarga tsk dan tsk langsung diamankan. Ketika ditangkap, tsk sedang bersiap-siap akan pergi ke jambi lagi.

“ tsk saat ini sudah diamankan di polres inhil untk proses lebih lanjut.” Tandas Kasat Reskrim, AKP Ade Jamrah. (dro)




Terjadi Kerusakan Selama Masa Pemeliharaan, Rekanan Pelaksana Wajib Lakukan Perbaikan

Kendaraan lebihi tonase juga biang kerusakan jalan
Kendaraan lebihi tonase juga biang kerusakan jalan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Fauzar menegaskan untuk ruas jalan yang masih berada dalam masa pemeliharaan namun sudah kembali rusak, sepenuhnya masih menjadi tanggungjawab pihak rekanan pelaksana untuk kembali melakukan perbaikan.

“perbaikan tetap masih tanggung jawab kontraktor pelaksana. Apalagi jika kerusakan itu terjadi saat masih dalam masa pengerjaan. “kata Kepala Dinas PU Inhil, HM Fauzar, Kamis (30/10).

Diakui Fauzar, beberapa penyebab kerusakan jalan diakibatkan kendaraan yang melebihi tonase, termasuk kondisi topografi Inhil sebagai daerah rawa. Sehingga jalan yang baru diaspal bisa kembali mengelupas.

”Inilah masalah yang selama ini kita temukan. Meski baru diaspal sebahagian ruas jalan itu sudah kembali rusak. Kondisi ini semakin diperparah dengan aktivitas kendaraan berat. setahu saya kendaraan yang dibenarkan masuk kota maksimal 8 ton, tapi faktanya masih banyak kendaraan bertonase lebih besar tetap emmasuki kota,”  katanya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Inhil ini juga mengakui kualitas aspal yang digunakan untuk pembangunan jalan bukan aspal nomor 1. Dikarenakan tingginya harga aspal kualitas tersebut. Lalu solusinya digunakan aspal sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Kalau kita bercerita mengenai faktor penyebab kerusakan jalan cukup banyak. Namum yang penting bagaimana kita bisa mengatasi kondsi teknis maupun non teknis,”tandas Fauzar.(dro/*1)




Kebutuhan Listrik di Lokasi Ujian CPNS dipastikan Aman

tes cpnsTembilahan (detikriau.org) – Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman memberikan jaminan pasokan listrik dilokasi pelaksanaan ujian seleksi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) akan aman.

Pernyataan ini disampaikannya kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (30/10/2014). Dikatakannya, meskipun mesin cadang milik PLN Rayon Tembilahan tidak bisa dimanfaatkan tetapi jalur ditribusi listrik dimana kegiatan ujian dilaksanakan dipastikan tidak akan terjadi pemadaman.

“Mesin cadangan kita kemaren dipergunakan untuk cadangan pelaksanaan Porprov di kabupaten Inhu,. Hingga saat ini masih disana dan belum dimobilisasi ke Tembilahan. Namun kita memberikan jaminan pasokan listrik dimana lokasi pelaksanaan ujian akan aman,” Jawab Budi Warman.

Sebelumnya, saat membuka kegiatan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang Jalan baharuddin Jusuf Tembilahan, rabu (29/10/2014) kemaren, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo menyampaikan harapan agar kepala PLN Rayon Tembilahan untuk meningkatkan daya dan mengupayakan tidak terjadinya pemadaman listrik pada siang hari selama pelaksanaan ujian terhitung sejak tangal 29 oktober hingga 8 November 2014.

“pelaksanaan ujian kita memanfaatkan computer yang seluruhnya membutuhkan pasokan listrik, jika sampai terjadinya pemadaman, pastinya akan menggangu kelancaran pelaksanaan ujian. Oleh karenanya kita berharap hal ini menjadi prioritas pihak PLN Rayon Tembilahan untuk memastikan keamanan pasokan listrik.” Pinta Wabup saat itu.

Untuk sekedar menginatkan, formasi CPNS Kab Inhil dari pelamar umum TA 2014 berjumlah sebanyak 100 formasi dengan rincian, tenaga pendidik  19 formasi, Tenaga kesehatan 17 formasi serta tenaga teknis dan penyuluh sebanyak 64 formasi.

Berdasarkan data, peserta seleksi CPNS formasi umum berjumlah sebanyak 5.213 orang dengan strata pendidikan S1 dan S2 berjumlah 2.302 orang serta pendidikan D III dan SLTA sederajat sebanyak 3.079. (dro)




Siswa MAN 039 Tembilahan Raih Prestasi PIK Tingkat Provinsi Riau

Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal
Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Sony Ihsan Marta, siswa Madrasyah Aliah Negeri (MAN) 039 Tembilahan, mampu meraih juara ke II Pusat Informasi dan Konseling (PIK) bidang forum temu dan tukar pengalaman remaja generasi berencana tingkat Provinsi Riau.

Kepala MAN 039 Tembilahan, H Afrizal, menyatakan prestasi itu merupakan motivasi bagi kalangan siswa lain untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan sejenisnya.

“Hendaknya prestasi ini dapat dijadikan contoh bagi siswa dan siswi lainya. Tidak perlu takut dan malu untuk meraih perstasi, karena prestasi sebuah kebanggan tersendiri. Sebab tidak semua orang mampu untuk melakukanya,” kata Afrizal.

Apa yang didapat Sony, kata Afrizal bukan sebuah kebetulan, melainkan buah kerja keras dan perjuangan dirinya sejak lama. Siswa dan siswi lain dikatakanya juga mampu mendapatkan apa yang ditorehkan Sony, dengan catatan mereka mau bekerja keras dan disiplin dalam belajar.(dro/*1)