LCKI Sebut Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di Reteh

logo LCKITembilahan (detikriau.org) – Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Indragiri Hilir menenggarai adanya ketidakberesan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dugaan penyimpangan pengunaan dana bantuan pendidikan itu ditemukan pada SD 04 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Keterangan penasehat LCKI Inhil, Amin Rullah kepada detikriau.org di Tembilahan, selasa (11/11), berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya, dana BOS untuk SD 04 Pulau kijang tahun anggaran 2014 sejumlah Rp 32 juta. Namun dana ini dipotong sebesar Rp 8,5 juta dengan rincingan, Kepala sekolah Rp. 3 jt, Pembayaran Pajak 4,5 juta serta keperluan dana monitoring Rp 1 juta.

“ini keterangan yang kita dapat dari bendahara sekolah saat kita mintai komfirmasi di pulau kijang. Pemotongan itu katanya dilakukan kepala sekolah saat melakukan pencairan pada Bank Riau Kepri di Tembilahan,” Terang Amin Rullah

Ditambahkannya, Dana sebesar Rp 8,5 juta itu dipotong oleh Kepala sekolah sebelumnya, NW yang kini sudah pindah tugas ke SD 026 Desa Sanglar Kec Reteh. Bahkan menurut Bendahara sekolah juga, ditambahkan Amin Rullah, dana monitoring Rp 1 juta itu disebutkan NW untuk keperluan jika nanti ada wartawan atau pihak-pihak lain yang mempertanyakan terkait penggunaan dana BOS ini.

“Kita berharap pihak terkait, terutama Dinas Pendidikan inhil untuk segera menindaklanjuti temuan kami ini. Kalau memang benar ada penyimpangan, kita minta persoalan ini dituntaskan sesuai aturan hukum agar kedepannya tidak ada lagi yang berani bermain-main.” Pinta Amin Rullah

NW dan Bendahara sekolah belum bisa dimintakan komfirmasi karena telepon selularnya dalam keadaan off. Sementara kepala SD 04 pengganti NW, Mastuti ketika dikomfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti adanya dugaan pemotongan dana BOS ini.

“Saya baru saja menjabat sebagai Kepsek di sekolah ini. Jadi saya belum mengetahui secara pasti. Yang jelas, pertanggungjawaban penggunaan dana BOS tentunya harus disertai dengan SPJ. Kita masih menungu SPJ itu diserahkan oleh NW. mungkin saja dana itu memang diperlukan untuk keperluan sekolah,” Ujar Mastuti menjawab komfirmasi sambil menjelaskan bahwa hingga saat ini memang SPJ itu belum diserahkan oleh NW.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org juga belum berhasil melakukan komfirmasi dengan Dinas Pendidikan setempat. (dro)




Dinsos Inhil “TO” Pelajar dan Anak Putus Sekolah di Warnet

Dinsos Inhil saat  mendata sejumlah anak-anak putus sekolah disalah satu warnet di kota Tembilahan
Dinsos Inhil saat mendata sejumlah anak-anak putus sekolah disalah satu warnet di kota Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir merazia sejumlah warnet di dalam kota Tembilahan untuk memantau keberadaan anak-anak sekolah disaat jam belajar berlangsung. Disamping anak-anak sekolah, anak-anak putus sekolah juga dijadikan target operasi.

“Jika kedapatan, kita akan data dan berikan nama-nama mereka kepada Dinas Pendidikan setempat untuk ditindaklanjuti. Bagi anak-anak putus sekolah yng kita temukan, juga akan kita data. Disdik juga punya program dibidang pendidkan untuk mereka,” Ujar Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosoal Inhil, H Burhan ditemui dilokasi, selasa (11/11)

Ia mengaku, anak sekolah yang berhasil ditemui diwarnet kali ini kebanyakan berdalih mencari tugas yang disarankan guru-guru mereka di sekolah.

Burhan meminta agar pihak sekolah sebaiknya tidak memberikan tugas kepada anak didik yang berkaitan dengan penggunaan jaringan sosial apalagi pada jam-jam aktif belajar. Selain penilaian negatif akan timbul, anak-anak juga dikhawatirkan dapat menyalahgunakan sarana tesebut.

“Kita kan tidak tahu apa kah anak ini benar-benar mencari tugas yang diberikan gurunya. Atau hanya iseng ingin main ke warnet. Yang kita kawatirkan mereka mengakases hal-hal yang tidak baik bagi anak seusia mereka,” Tandasnya.(dro/*1)




Gesa Serapan APBD, Sekda Larang Pimpinan SKPD Bepergian

Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM
Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gesa serapan APBD 2014, Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM tidak membenarkan pimpinan SKPD untuk berpergian keluar kota. Hal ini ditegaskannya usai menghadiri rapat evaluasi serapan APBD tahun 2014 di Balai Utama Kantor Bupati setempat, Senin (10/11) kemaren.

“Terkecuali ada hal yang sangat mendesak. Kita harus fokus untuk kejar target realisasi APBD,” Kata Sekda.

Selain itu lanjut Sekda, Bupati juga menginginkan agar hasil pemeriksaan keuangan tahun ini mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk dapat memenuhi apa yang diinginkan Bupati dibutuhkan kerja keras seluruh Satker.

“Kuncinya seluruh satker harus berkomitmen untuk bekerja keras,” Tandasnya. (dro/*1)




Waduh! di Tembilahan, Surau Juga Jadi Sasaran Pencuri

Surau Al-Kahfi jalan Soebrantas Lorong Perwira
Surau Al-Kahfi jalan Soebrantas Lorong Perwira

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekarang ini, tidak hanya rumah ataupun tempat usaha yang menjadi sasaran maling, tempat ibadahpun tak luput dari target, seperti yang kerap terjadi di Surau Al-Kahfi Jalan Soebrantas Lorong Perwira Tembilahan kota.

Kabarnya Surau ini tidak hanya sekali atau dua kali terjadi pencuriani. Barang yang jadi incaran berupa peralatan elektronik yang selalu digunakan untuk keperluan surau, seperti yang diceritakan Wais Alqarni, penunggu Surau Al-Kahfi kepada detikriau.org, Selasa (12/10/2014).

“Fasilitas di Surau ini sudah beberapa kali dicuri orang saat saya tidur malam ataupun saat pergi beraktivitas, apalagi ketika warga sekitar sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing,” sebut Wais.

Kata Wais, awalnya ia sangat tidak menyangka kejadian serupa ini akan terjadi, apalagi fasilitas tersebut merupakan milik bersama untuk keperluan Surau tersebut.

“Sudah beberapa kali kami berupaya agar hal ini tidak lagi terjadi, namun selalu saja ada cara pelaku bertindak yang lebih hebat,” kesalnya.

Sementara itu, Ketua pengurus Surau Al-Kahfi,Sirajuddin juga membenarkan hal ini Menurutnya sejauh ini tidak ada upaya yang lebih sempurna selain membeli barang baru. “Kita beli yang baru saja, dan akan kami pikirkan bagaimana supaya ini tidak terulang terus-menerus,” katanya.(mirwan)




Kata Budi, Angin Juga Jadi Biang Kerap Terputusnya Pasokan Listrik PLN

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bukan hanya disebabkan kerusakan mesin, manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman juga berdalih kerap terputusnya pasokan listrik PLN juga karenakan faktor alam.

“Beberapa hari belakangan ini kita memang mengalami gangguan jaringan yang disebabkan oleh angin ribut, makanya listrik sering mati secara mendadak,” tutur Budi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (10/11).

Selain ulah angin, Budi juga mengakui bahwa PLN Tembilahan sedang mengalami devisit daya sebesar 2 MW yang mengharuskan pemadaman bergilir-pun masih diberlakukan. Durasinya 5 : 1 (lima malam hidup dan 1 malam mati).

Terkait dengan persiapan Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014, untuk menjamin terpasoknya kebutuhan listrik, PLN menggunakan fasilitas genset mobile di lokasi-lokasi vital agar tidak terganggu jika ada pemadaman listrik mendadak.

“Kita belum bisa memastikan sampai kapan pemadaman bergilir ini dilakukan, karena beberapa mesin sewa yang rusak masih dalam perbaikan, dan kita juga masih menunggu kedatangan mesin sewa yang baru,” terangnya.

Pelayanan yang diberikan oleh pihak PLN Rayon Tembilahan memang kerap menuai keluhan, apalagi dalam beberapa hari belakangan ini pihak PLN sering kali melakukan pemadaman secara mendadak dan tidak sesuai dengan durasi pemadaman bergilir yang telah dilakukan sebelumnya.

“Sudah tiga malam belakangan ini di tempat kami mati lampu, padahal katanya dimatikan secara bergiliran, tapi masa iya tempat kami terus yang mati setiap malam, itu namanya bukan giliran,” keluh Yani, salah seorang warga Kecamatan Tembilahan Hulu.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil melalui Wakil Ketua Komisi III, Edi Harianto juga sudah melontarkan kritikan terhadap kinerja manajemen PLN Rayon Tembilahan. Kritikan tersebut terkait dengan tidak kunjung tuntasnya persoalan pemutusan pasokan listrik ke rumah-rumah pelanggan.

“Terputusnya pasokan listrik seperti saat ini bukan terjadi kali pertama, tetapi kejadian ini sudah terjadi secara berulang-ulang dan tidak pernah ada penyelesaian. saya nilai permasalahan ini tentunya berada di manajemen PLN sendiri,” ujar Edi harianto kepada awak media melalui sambungan selularnya, Minggu (9/11).

Oleh karena itu, Edi berharap kondisi seperti ini sesegera mungkin harus dituntaskan. Ia tidak ingin PLN dari dulu selalu terkesan lepas tangan dan menyandarkan kesalahan dengan ketidakmampuan mesin pembangkit.

“Kita minta persoalan ini untuk segera dituntaskan, apalagi tidak lama lagi kita akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi. Jangan nantinya persoalan listrik ini justru akan mempermalukan kita sebagai tuan rumah,” Kritiknya kala itu. (dro)




Pemkab Inhil Akan Gelar Kompetisi Futsal Antar Kecamatan

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menyelenggarakan Kompetisi Pertandingan Futsal antar kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 23 November 2014 di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Organisasi Olahraga Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Indragiri Hilir, Saiful Bahri, “Ya, kita akan menggelar Kompetisi Pertandingan Futsal antar kecamatan se-Inhil, kompetisi ini merupakan program tahunan Disporabudpar Indragiri Hilir yang diselenggarakan disetiap tahunnya,” kata Saiful

Dijelaskan, untuk 20 kecamatan yang ada di lingkungan Kabupaten Inhil ini sudah mendaftarkan pesertanya dalam pertandingan nanti dan akan digelar acara pembuakaan pada hari Jum’at (14/11/2014) di Stadion Venue Futsal.

Untuk tahap persiapan, diterangkan Saiful bahwa pada saat ini pihaknya sudah melaksanakan pembagian jadwal pertandingan untuk babak penyisihan dan seluruh peserta perwakilan masing-masing kecamatan sudah mencabut undian.

“Kemaren hari minggu (09/11) kami sudah melaksanakan Teknical Meteeng di ruang Persih Stadion Beringin bersama perwakilan kecamatan,” sebutnya .

Dalam pelaksaan pertandingan nanti, Saiful berharap kepada masyarakat Indragiri Hilir untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan program tahunan ini dan menjaga sportifitas pemain yang akan berlaga nantinya. Selain itu, ia juga berharap untuk Pemerintah Kecamatan mengirimkan peserta yang benar-benar pemain terbaik dilingkungan masing-masing kecamatan.

“Dengan adanya  program seperti ini akan kelihatan bibit-bibit olahragawan Kabupaten Inhil, khususnya dibidang Futsal,” tutupnya.(Mirwan)