Situs Resmi MTQ Riau ke 33 Dijahili Hackher

mtq situsTembilahan (detikriau.org) – Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai informasi seputar pelaksanaan helat religius MTQ Riau ke 33, panitia melounching situs resmi beralamat http://mtqriau.inhilkab.go.id/. Sayangnya kini pusat informasi itu dijahili hackher dan tidak bisa diakses.

Pantauan detikriau.org, jum’at (12/12) sekitar pukl 16.30 Wib, situs resmi MTQ Riau ke 33 ini masih mudah diakses. Ba’da magrib, sekitar pukul 19.20 Wib, laman MTQ yang dikelola Kabupaten Indragiri Hilir ini tidak bisa lagi diakses untuk mendapatkan informasi.

Dihalam hacker tertera tulisan: fahriezaer

#InhilHackerlink ikut memeriahkan perayaan perayaan MTQ riau ke 33

Dibaik selanjutnya tertulis kalimat yang berbunyi “Internet adalah tempat kebebasan berekpresi, kebebasan berinovasi, kebebasan berbagi, kebebasan belajar, kebebasan berpendapat, kebebasan berekperimen dan kebebasan berkomunikasi. internet adalah rumah kedua dalam kepenatan hidup di dunia.”

Dibarisan terakhir tertulis, admin. you have a serious vurnerability in your site, pleas patch or i will back again.(dro)




Disdik Inhil Bayarkan Dana Sertifikasi untuk 2.326 Guru

gambar: republika
gambar: republika

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pencairan dana sertifikasi bagi 2.326 guru mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK serta penjaga sekolah sebesar Rp 48 miliyar. Dana itu nantinya akan dibayarkan untuk triwulan III dan IV yang proses pencairanya melalui Bank BRI, BNI dan Bank Riaukepri.

“Dana akan masuk ke rekening guru masing-masing. Jadi tidak perlu kawatir mengenai apapun itu,” Sampaikan Helmi sambil berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi memotivasi para guru penerima sertifikasi.

Meningkatnya mutu pendidikan tidak terlepas dari kualitas, komptensi serta kinerja para guru dalam melaksanakan tugas. Untuk itu kaum guru penerima sertifikasi sepantasnya tidak mengendorkan semangat mereka. Sedangkan yang belum menerima harus tetap berjuang keras.

“Kami hanya bertugas memfasilitasi para guru untuk mendapatkan hak-hak mereka, namun dengan catatan jika segala bentuk persyaratan pencairan telah dipenuhi yang bersangkutan,” tambahnya.(dro/*1)




Sukses Tidaknya Sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan MTQ, Taruhannya adalah Marwah Daerah

mtqTembilahan (detikriau) – Belum dimulai pelaksanaan iven religi MTQ tingkat Provinsi Riau ke 33 di Kabupaten Indragiri Hilir, berbagai masukan cukup banyak disampaikan oleh masyarakat. Baik itu masukan yang bersipat kritikan, saran maupun dukungan.

Salah seorang anggota Dewan Presidium Fokus Ornop Kabupaten Indragiri Hilir, Zulkifli menyampaikan sambutan baik dan syukurnya dengan dijadikannya Inhil khususnya kota Tembilahan sebagai tuan rumah helat religi tingkat provinsi riau ini. Keberhasilan Inhil sebagai tuan rumah menurutnya akan menentukan berhasil atau tidaknya panitia mempertahankan marwah daerah.

Sejauh ini ia menilai berbagai persiapan yang sudah dijalankan panitia berjalan cukup baik dan iapun berharap semua usaha dan upaya ini dapat berjalan lancar. Hanya saja dalam kesempatan perbincangan dengan detikriau.org ia juga menyampaikan kritikan dengan tidak dimanfaatkannya fasilitas Islamic Centre.

“Untuk kepentingan masyarakat banyak kenapa fasilitas ini tidak kita manfaatkan? Jika hanya persoalan serah terima pekerjaan yang menjadi halangan, bukankah itu hanya masalah administrasi? Intinya tidak ada salahnya bangunan yang sudah susah payah didirikan itu dimanfaatkan,” Ujar Zulkifli.

Ditambahkan Pili panggilan Akrab laki-laki bertubuh kecil ini, Islamic Centre merupakan fasilas agama khususnya agama islam dan pastinya sejalan dengan helat MTQ. Jika sebelumnya panitia memanfaatkan Islamic centre, ia berkeyakinan tidak sedikit penghematan biaya bisa dilakukan.

“Penghematan itu bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan lainnya yang sejalan dengan kegiatan MTQ.” Nilai Pili

Warga Tembilahan Hulu, Ridwan dalam perbincangannya dengan detikriau.org juga menyatakan rasa syukurnya dengan ditunjuknya Inhil sebagaituan rumah. Ia berharap seluruh panitia bekerja maksimal agar iven ini dapat berjalan dengan sukses.

“Saya setuju bahwa keberhasilan Inhil sebagai tuan rumah adalah pertaruhan marwah daerah. Jangan sampai gagal,” Pesannya

Jika gagal, ditambahkannya, bukan hanya pihak panitia tetapi nama daerah dan nama masyarakat Inhil juga pastinya akan tercoreng. (dro)




Indra Muchlis Nilai Rektor UNISI sebelumnya KW 3

H Indra Muclis Adnan melantik Rektor UNISITEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah dua bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Dr Sri Handayani SE MM resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan hingga 4 tahun kedepan.

Pengukuhan pimpinan akademik UNISI pengganti Dr Ririn Handayani ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Tasik Gemilang, Dr H Indra Muklis Adnan di Lapangan Fakultas Ekonomi Unisi jalan Soebrantas Tembilahan, Kamis (11/12/2014).

Dalam sambutannya, Ketua Pembina Yayasan Tasik Gemilang menyebutkan bahwa pergantian Rektor Unisi sebelumnya itu merupakan suatu pembelajaran bagi perjalanan UNISI kedepannya. Pergantian rektor menurutnya terpaksa dilakukan dikarenakan ada beberapa hal yang dilakukan rektor sebelumnya yang tidak sesuai dengan apa yang diatur oleh yayasan.

“Kemaren itu Rektor KW 3, jauh dari kata Original, wajar saja Universitas ini tidak jalan sesuai aturan, dari pada dibiarkan, lebih baik kita ganti dengan yang baru dan ini merupakan murni sebuah kebijakan dalam pengabdian kepada Universitas,” kata Indra.

Selain itu, Mantan Bupati Inhil dua periode ini juga sempat menyinggung persoalan tudingan ketidakjelasan Yayasan Tasik Gemilang dari beberapa oknum mahasiswa dan dosen. Ditegaskan pria yang akrab disapa “Mok” ini bahwa sejak awal berdirinya UNISI sudah disahkan oleh Mentri Hukum dan HAM sesuai dengan PP nomor 2 tahun 2012 tentang Yayasan. Selanjutnya persoalan selanjutnya hanyalah sebatas pergantian pengurus, dan itu merupakan kebijakan Pembina.

“Unisi ini bukan asset daerah, tapi asset Negara. Meskipun hanya 5 mahasiswa yang aktif, unisi tidak akan tutup,” sebut mantan Bupati Inhil 2 periode ini.

Acara Pelantikan rector baru UNISI ini juga dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan yang diwakili oleh Asisten III Setdakab Inhil Drs H Afrizal MM, Ketua Yayasan Tasik Gemilang H Edy Syafwannur SE MP, serta seluruh civitas akademika.. (mirwan)




Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Inhil Gelar Operasi Pekat

mirasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, Polres Inhil akan menggelar operasi Pekat Siak yang dijadwalkan selama lebih kurang sepuluh hari sejak tanggal 11 hingga 20 Desember 2014.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kabag Ops Kompol Bob Indra Martin menjelaskann agar nantinya dalam pelaksanaan kegiatan itu dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, 35 personel dari berbagai kesatuan yang terlibat diberikan pelatihan. Meski hanya satu hari di yakini pelatihan itu akan dapat memberikan dampak positif terhadap personel.

Menurut yang bersangkutan, operasi pekat sangat penting dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang nyaman, khusunya di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir.

Meski sifatnya imbangan, namun operasi tersebut tidak sekedar formalitas. Ditegaskan Bob operasi digelar secara menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polres Inhil. Adapun  teknis pelaksanaan dengan menyisir wilayah yang dianggap rawan terjadinya potensi Pekat.

“Operasi ini akan menyasar penyakit-penyakit masyarakat seperti perjudian, prostitusi, premanisme, curas, curat, narkoba dan miras oplosan. Kita akan bertindak serius dalam menjalankan kegiatan diatas,” jelasnya.

Apa yang disampaikan Bob, merupakan pemberitahuan kepada masyarakat supaya tidak kaget ketika sewaktu-waktu personel kepolisian menjalankan tugasnya. Maka dari itu ia juga mengharapkan dukung dari seluruh eleman masyarakat.(dro/*1)




KTP Siak Masih Berlaku Sebagai Identitas Kependudukan

ktpTembilahan (detikriau.org) – KTP Siak masih berlaku sebagai identitas kependudukan yang sah meskipun undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan membunyikan pemerlakukannya hanya sampai 31 Desember 2014.

Berdasarkan keterangan Kadisdukcapil Inhil, H Tengku Edy Efrizal, hasil rapat kerja nasional (Rakernas) terkait administrasi kependudukan di Yogyakarta akhir November kemarin, proses perekaman e-KTP hingga saat ini masih tetap dilanjutkan.

“Proses perekaman e-KTP terus dilakukan oleh masing-masing daerah. Selesai direkam, datanya kita kirim ke pusat untuk validasi. Setelah proses validasi selesai, barulah daerah masing-masing melakukan pencetakan,” ungkap Tengku Eddy Efrizal, Rabu (10/12).

Saat ini lanjut mantan Kepala Dinas PU Inhil itu, pihaknya telah memiliki 2 unit alat pencetak e-KTP. 1 unit diantaranya sudah siap dipergunakan.

Namun meskipun setelah direkam dan datanya selesai divalidasi, e-KTP masih belum dibenarkan untuk diedarkan kemasyarakat hingga tuntasnya proses evaluasi oleh pemerintah pusat terutama pada kolom agama yang saat ini mejadi perdebatan.

“Secara tertulis memang pemerintah belum menegaskannya perpanjangan pemberlakuan KTP Siak. Namun secara lisan dengan kondisi saat ini, KTP Siak masih diperpanjang karena belum semua penduduk memiliki e-KTP,” Tambah Tengku Edy

Diakhir penjelasannya, ia juga menjelaskan bahwa hingga hari ini sebanyak 46 ribu data penduduk Inhil sudah direkan dan divalidasi namun blangko e-KTP yang diterima dari pemerintah pusat baru sebanyak 3.192 lembar. “jadi yang mana harus kami dahulukan untuk dicetak karna blangkonya tidak mencukupi.” Tandas Tengku Edy. (dro/*1)