Pelarangan Pungli Uang Raport di Inhil Masih Terkesan Basa-basi

Gambar ilustrasi pemberian rapor disebuah sekolah setingkat SMP
Gambar ilustrasi pemberian rapor disebuah sekolah setingkat SMP

Tembilahan (detikriau.org) – Himbauan Disdik Inhil untuk tidak lagi memberlakukan pungutan penerimaan uang rapor kepada anak didik disemua jenjang pendidikan tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi.

Berdasarkan pengakuan seorang warga Kempas, pada penerimaan rapor baru-baru ini, ia mendapatkan informasi bahwa setidaknya masih ada 12 sekolah negri mulai dari jenjang pendidikan setingkat SD hingga SMA di empat Kecamatan yang melakukan pungutan dengan nilai bervariasi, Rp 10 – Rp 50 ribu.

“Kita menerima informasi langsung dari orang tua siswa yang kapan saja siap memberikan pernyataan. Dan informasi pungli di sekolah ini sudah saya sampaikan kepada Dinas Pendidikan Inhil.” Sampaikan Oyonk kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, rabu (24/12)

Dengan disampaikannya praktik pungli itu ia berharap ada tindakan nyata dari Kadisdik untuk memberikan sanksi tegas. “Setidaknya dalam pemberitaan dibeberapa media  Kadisdik sudah melontarkan kalimat akan memberlakukan sanksi tegas jika masih ada sekolah yang melakukan pungli uang raport. Tolong pernyataan ini dibuktikan,” Tuntut Oyonk

Menurut Oyonk, untuk sebagian orang, nilai uang sebesar Rp 10 – Rp 50 Ribu mungkin tidak berarti apa-apa namun ia meyakini masih ada ribuan masyarakat yang menilai sebaliknya.

“Intinya kalau memang benar pungutan uang raport dilarang, tegaskan dan beri sanksi bagi pelanggarnya. Jangan malah pelarangan terkesan hanya dilakukan hanya sekedar basa-basi.” Kritik Oyonk. (dro)




Pria Sebatangkara Ditemukan Dalam Kondisi Tubuh dipenuhi Belatung

imagesTEMBILAHAN HULU (detikriau.org) – Belum diketahui penyebab pastinya, Abdul hamid (50) warga Jalan Mandiri RT 01 RW 1 Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu ditemukan warga sudah dalam keadaan membusuk di dalam gubuk tempat tinggalnya, selasa (23/12) sekira pukul 10.00 Wib.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, Iptu Faisal Syam,  jika melihat dari kondisi si mayat, laki-laki yang hidup sebatangkara itu sudah meninggal sekitar 3 hari lalu. Disebahagian jasad korban sudah dipenuhi dengan ulat belatung.

Menurut Faisal, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya Musa (30) dan Piare (50). Ke dua saksi bermaksud berkunjung untuk melihat kondisi korban. Namun setibanya di TKP mereka cukup terkejut melihat tubuh korban sudah tak bernyawa dan membusuk dalam kondisi tertelentang.

“Saksi hanya melihat jasad korban dari balik jendela. Merasa kurang percaya mereka memberitahukan kepada warga lain dan petugas kepolisian,” jelas mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) itu.

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengidentivikasi mayat korban dan mebawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit tanpa adanya pertolongan.(dro/*1)




Sambut Natal dan Tahun Baru 2015, Polres Inhil Gelar Pasukan Operasi Lilin

Bupati Inhil didampingi Kapolres saat melihat kondisi kendaraan Petugas Keamanan
Bupati Inhil didampingi Kapolres saat melihat kondisi kendaraan Petugas Keamanan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka pengamanan hari Natal dan menyambut tahun baru 2015 mendatang, Polres Inhil gelar apel Pasukan Operasi Lilin di depan Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (23/12/2014).

Pasukan Operasi Lilin ini digelar atas dasar himbauan kapolri bahwa hari hari ini (23/12) dilaksanakan secara serentak oleh polda dan polres diseluruh Indonesia. Operasi lilin ini akan dilaksanakan selama 10 hari dimulai dari tanggal 24 Desember 2014 hingga tanggal 2 januari 2015 mendatang.

DSC_1344Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi saat dikonfirmasi mengatakan operasi lilin kali ini akan menerjunkan sedikitnya 300 personil dan dibantu oleh TNI dan instansi terkait lainnya yang ditujukan untuk pengamanan diberbagai titik rawan kejahatan yang mengganggu pelaksanaan hari raya natal maupun dalam menyambut tahun baru Masehi 2015.

“kita akan mengamankan mengayomi dan melindungi warga kita yang melaksanakan natal dan tahun baru dari berbagai ganguan nyata seperti Curas dan Curanmor termasuk ancaman teroris dan lain sebagainya,” sebutnya.

Diterangkan Kapolres lebih lanjut bahwa pihaknya juga menggelar pos pengamanan dan pelayanan ditiga titik, yakni Sungai Guntung, Tembilahan dan Lintas Timur kecamatan Komuning. Untuk itu, dalam pelaksanaannya nanti Polres Inhil akan selalu memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Saya mengajak untuk bersama-sama menjaga keamanan agar perayaan keagamaan umat kristiani dan pergantian tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancer dan kondusif,” tutup Kapolres Inhil.(mirwan)




Belum Genap 1 Bulan Selesai dikerjakan , Aspal Jalan Kayu Jati Sudah Mulai Rusak

keretakan seperti ini cukup banyak dijumpai pada badan jalan yang belum genap 1 bulan rampung dikerjakan.
keretakan seperti ini cukup banyak dijumpai pada badan jalan yang belum genap 1 bulan rampung dikerjakan.

Tembilahan (detikriau.org) – Belum genap 1 bulan sejak selesainya pekerjaan proyek pengaspalan hotmix jalan kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir kini kondisinya sudah mulai kembali rusak. dibadan jalan yang dikabarkan dikerjakan melalui dana APBD Provinsi Riau tahun 2014 itu disana sini sudah terlihat retak dan mengelupas.

Pantauan lapangan detikriau.org, jum’at (19/12/2014), memasuki jalan kayu jati dari persimpangan jalan Baharuddin Jusuf parit X, keretakan dibadan jalan yang dikabarkan dibangun dengan dana milyaran itu terlihat cukup parah. Bukan hanya retak, permukaan badan jalan juga sudah tampak bergelombang dan terasa lemah jika terinjak.

Menyusuri badan jalan sepanjang lebih kurang 700an meter itu, setidaknya detikriau.org mendapati keretakan badan jalan lebih dari 20 titik.

“Banyak bang. Hampir sepanjang jalan sangat jelas terlihat keretakan disana-sini. Jika terlambat diperbaiki, kami yakin tidak akan lama jalan ini akan kembali rusak,” Sampaikan Anto, warga setempat kepada detikriau.org di lokasi.

Menurut Anto, sejak awal mulai dikerjakan, ia sekalipun tidak pernah melihat adanya terpasang plang proyek, sehinga ia mengaku tidak mengetahui seara pasti darimana sumber pendanaan proyek ini. “Kalau cerita beberapa orang dananya melalui APBD Provinsi sekitar 2 Milyar lebih. Tapi pastinya saya tidak tau karena memang tidak pernah terlihat ada plang proyeknya,” Tegas Anto

Amrullah, warga setempat lainnya mengaku sebagai masyarakat ia sangat bersyukur dengan dilakukannya perbaikan ruas jalan Kayu Jati. Sebab jalan ini nantinya akan menjadi salah satu akses utama menuju pasar kayu Jati yang kini dinamai Pemerintah Kabupaten dengan pasar “Umbut Kelapa”.

Hanya saja, dengan pekerjaan yang menurutnya terkesan dikerjakan seadanya, pastinya badan jalan ini juga ditaksirnya tidak akan mampu bertahan lama. “Setidaknya penanggungjawab proyek harus segera memintakan kepada rekanan untuk kembali melakukan perbaikan. Tidak perlu waktu lama, jika kondisi ini tetap dibiarkan, jalan ini saya yakini akan kembali rusak dan pastinya dana yang dikucurkan oleh pemerintah akan terbuang percuma.” Pintanya. (dro)




Ya Ampung, Tiang Listrik di Tembilahan Hulu Masih Banyak yang Hanya Berbahan Kayu

28420173656-tiang_listrik_kayuTembilahan (detikriau.org) – Warga Jalan Kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu berharap agar pemerintah melalui satker terkait memasangkan tiang listrik untuk beberapa ruas jalan dilingkungan pemukiman penduduk. Ketiadaan sarana pelengkap distribusi kebutuhan listrik kerumah warga ini dikhawatirkan akan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan dan membahayakan masyarakat.

Penuturan salah seorang warga setempat, Rizal, hampir diseluruh lorong disepanjang jalan kayu jati kabel-kabel listrik hanya ditunjang dengan tiang kayu seadanya.

“Kita khawatir jika hal ini tidak segera diperbaiki, dengan daya tahan tiang kayu yang sangat tidak memadai akan menjadi rawan terjadinya kecelakaan jika sewaktu-waktu tiang penopang itu patah. Kita berharap agar kondisi ini segera mendapatkan perhatian pemerintah,” Sampaikannya melalui detikriau.org dilokasi, jum’at (19/12)

Aam, warga setempat lainnyapun menyampaikan keluhan yang senada. Menurutnya, jumlah pemukiman penduduk semakin hari semakin padat, sementara sarana vital untuk penerangan masyarakat itu masih ditopang dengan fasilitas yang sangat memprihatinkan.

“Kita hanya merasa heran saja, kebutuhan listrik pastinya saat ini mejadi salah satu kebutuhan vital bagi masyarakat. Harusnya persoalan ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Jangan nanti setelah timbulnya musibah baru ada tindakan,” Keluhnya.

Pantauan disekitar lokasi, untuk mengalirkan listrik kerumah-rumah penduduk, salah satunya di jalan kayu jati lorong kelapa muda, untuk badan jalan sepanjang lebih kurang 250 meter, hanya tampak berdiri dua tiang penyangga kabel listrik berbahan kayu. Bentangan kabel yang menghubungkan dari satu rumah kerumah lainnya tampak sangat lentur karena tidak ditopang dengan sarana pelengkap semestinya. Dikhawatirkan jika tiang penopang patah pastinya akan sangat membahayakan penduduk setempat. Apalagi dengan voltage listrik yang begitu tinggi. (dro)




Kabupaten SIAK Akan Menjadi Tuan Rumah Helat MTQ Tahun 2015 Mendatang

Plt. GUBRI, Arsyadjuliandi Rachman beserta Istri melambaikan tangan saat pelaksanaan pawai taaruf pembukaan MTQ ke XXXIII Riau kemaren di Tembilahan
Plt. GUBRI, Arsyadjuliandi Rachman beserta Istri melambaikan tangan saat pelaksanaan pawai taaruf pembukaan MTQ ke XXXIII Riau kemaren di Tembilahan

Tembilahan (detikriau.org) – Kabupaten Siak Sri Indrapura ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXIV tahun 2015 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua LPTQ Provinsi Riau, Suryan Al Jambarah dalam penyampaian kata sambutannya saat malam penutupan MTQ ke XXXIII di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (18/12) malam

“MTQ tingkat provinsi Riau tahun 2015 mendatang insyaallah akan diadakan di Kabupetn Siak,” Ujar Surya Al Jambarah Kala Itu.

Dalam pentupan tanda tuntasnya pelaksanaan MTQ di bumi seribuparit itu, Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh peserta terutama Kabupaten Indragiri Hilir yang dinilai telah berhasil melaksanakan tanggungjawab yang baik sebagai tuan rumah.

“Kita akui helat MTQ tahun 2014 ini berlangsung dengan sukses dan meriah. Selamat atas keberhasilan Inhil sebagai tuan rumah,” Sampaikan Sekdaprov kala itu.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menysukuri pelaksanaa MTQ yang digelar tahun ini lancar tanpa kendala, dan pastinya menjadi suatu kebanggaan. Selain itu, ia juga berharap MTQ ini dapat menjadi Syi’ar Islam yang mampu membangun generasi muda yang Islami kedepannya. (mirwan)