Besok BKD Inhil Umumkan Hasil Tes CPNS

Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin
Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada halangan, esok, selasa (30/12) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil akan mengumumkan hasil kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pengumuman itu akan dipajang disejumlah tempat seperti kantor BKD dan Gedung Tasik Gemilang, Tembilahan.

“Insya Allah, kalau tidak ada halangan besok sudah bisa kami umumkan,” Ujar Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin, Senin (29/12).

Dari 100 kuota CPNS, hanya 98 formasi yang terisi. Sedangkan 2 formasinya tidak bisa terpenuhi, hanya karena masalah passing grade. Hal itu hendaknya menjadi catatan bagi peserta ke depannya.

“Kita tak miliki kewenangan apa-apa. Kelulusan sepenuhnya berada ditangan masing-masing peserta. Kalau mereka bisa melampauan passing grade, Insya Allah mereka bisa lulus menjadi CPNS,” jelas Syaifuddin.(dro*1)




Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

sembako1Tembilahan (detikriau.org) – Harga sejumlah kebutuhan pokok di di kota Tembilahan menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 bergerak naik.

Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikkan di antaranya beras, ikan, telur ayam ras, kacang tanah, daging ayam potong, bawang putih, bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit serta sejumlah kebutuhan lainnya.

“Biasa bang setiap menjelang akhir tahun seperti ini. Apalgi belakangan ini memang sudah dipengaruhi kenaikan BBM,” Ujar salah seorang pedagang dipasar kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu, Amat, selasa (29/12).

Untuk daging ayam ras menurut amat memang biasanya akan mengalami peningkatan permintaan apalagi menjelang malam pergantian tahun. Sedangkan sejumlah sayur mayur lebih disebabkan sedikit berkurangnya pasokan karena penurunan produksi akibat pengaruh cuaca. “Itu menurut sejumlah pemasok sayur mayur dari sumbar,” Kata Amat

Salah seorang pembeli warga setempat, Ny. Imis mengakui kenaikkan beberapa kebutuhan keseharian ini cukup berat dirasakan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah seperti diriya.

“Sudah berat dengan adanya kenaikkan BBM dan listrik akhir tahun 2014 ini nanti bakal ditambah dengan rencana pemerintah menaikkan harga gas dan lainnya,” keluh ibu dua anak yang mengaku bingung membagi biaya hidup sehari-hari termasuk kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya ini.(dro)




Yayasan Tasik Gemilang Rencanakan Pendirian Universitas di Pekanbaru

Salah satu prosesi Wisuda Sarjana  UNISI Tembilahan yang berada dibawah Naungan yayasan Tasik Gemilang.
Salah satu prosesi Wisuda Sarjana UNISI Tembilahan yang berada dibawah Naungan yayasan Tasik Gemilang.

Tembilahan (detikriau.org) – Yayasan Tasik Gemilang Tembilahan kembali menggagas upaya pendirian sebuah Universitas yang direncanakan akan berdiri di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Untuk rencana ini, YTG dibawah pimpinan H Edy Syafwannur semakin kokoh dengan meleburnya Yayasan Laman Emas Riau Bangkit.

Berdasarkan keterangan Sekretaris YTG, Elda Suhanura kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, jum’at (26/12), Wacana pendirian Universitas baru ini sudah disepakati seusai dilaksanakannya pertemuan antara Ketua YTG, H. Edy Syafwannur SE, MP dengan Ketua Dewan Pembina YTG Dr. H. Indra Muhclis Adnan SH, MH, MM dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Laman Emas Riau Bangkit Dr. Ir. H.M. Lukman Edy M.Si di Pekanbaru kemaren. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua YTG Kiai Jayadi, Sekretaris YTG Elda Suhanura SH, MH dan sejumlah pengurus lainnya.

Menurut Elda, Meleburnya Yayasan Laman Emas Riau Bangkit yang kini sedang mengelola Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) H.M. Lukman Edy di Pekanbaru ini dilatarbelakangi kepercayaan bahwa YTG Tembilahan telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi.

Jika rencana ini terwujud maka YTG selain memiliki Universitas Islam Indragiri (UNISI)  di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir  juga nantinya akan memiliki Universitas lainnya di Ibu Kota Provinsi Riau.

“Saat ini kita sedang dalam tahap persiapan dan studi kelayakan untuk pendirian Universitas baru tersebut” Sampaikan Elda sambil berharap agar proses dan tahapan-tahapan berjalan sesuai dengan apa yang telah direncakan. (dro)




IKAMI SULSEL Cabang Inhil Komit Satukan Tali Persaudaraan

Ketua IKAMI SULSES Cabang Inhil bimbing pengucapan Sumpah terhadap Koperti UNISI dan STAI Auliaurrasyidin
Ketua IKAMI SULSES Cabang Inhil bimbing pengucapan Sumpah terhadap Koperti UNISI dan STAI Auliaurrasyidin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL) Cabang Indragiri Hilir (Inhil) komit mempersatukan tali persaudaraan seluruh mahasiswa Inhil dari keturunan suku Bugis.

Hal ini disampaikan Ketua IKAMI SULSEL Cabang Inhil, Hermansyah usai melantik pengurus Koordinator Perguruan Tinggi (Koperti) UNISI dan STAI di aula kampus STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Kamis (25/12/2014).

“Kami tetap berkomitmen dan berupaya maksimal untuk mempersatukan mahasiswa dari keturunan suku Bugis di Inhil ini,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa disetiap kampus itu ada pengurus koordinator untuk mendata dan membuat berbagai kegiatan internal yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama keturunan dari Sulawesi Selatan.

Untuk sementara, pihaknya telah mendata pada awal 2014 lalu telah mencapai 130 mahasiswa keturunan suku Bugis dan hingga akhir 2014 ini jumlah total keseluruhan mahasiswa tersebut meningkat dari sebelumnya.

Dari sekian banyak anggota yang terdata itu, diharapkannya bisa bekerjasama untuk membangun tujuan organisasi. Terlebih, ia sangat mengharapkan ada upaya-upaya dari senior dan atasan mereka dari pengurus Cabang Provinsi bahkan pengurus Cabang Pulau Sumatra untuk lebih bisa memperhatikan penuh terhadap mahasiswa keturunan Bugis yang ada di Kabupaten Inhil ini.(mirwan)




Kasus Dugaan Korupsi DKP Inhil, Penyidik tetapkan 8 Tsk

willy jaksa copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kasus dugaan korupsi pengadaan 2 Unit Kapal Motor (KM) 5 GT APBD Inhil tahun anggaran 2012 pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) masih tahap pendalaman pihak Kejaksaan Negeri Tembilahan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan Lulus Mustofa SH MH, melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Wiliyamson SH di ruang kerjanya, Rabu (24/12), Untuk kasus ini penyidik telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka. Bahkan 1 berkas diantara tsk sudah memasuki P21, yakni untuk Tsk dengan inisial md. Sedangkan untuk 7 berkas TSK lainya masih dalam tahap pelengkapan.

“Masing-masing TSK memiliki peranan berbeda-berada sesuai dengan tugas dan fungsinya,”ungkap Wiliyamso sambil menjelaskan bahwa Ke 8 TSK lainnya berinisial, SL, NY, GR, HY. SL. MF dan YD.

Berdasarkan hasil perhitungan pihak BPKP, untuk kasus ini menurutnya negera telah mengalami kerugian sekitar Rp 110 juta. Untuk itu Wily menegaskan tak menutup kemungkinan akan ada TSK tambahan yang juga memiliki peran menimbulkan kerugian negara.

Ke delapan tsk dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU nomor 21 tahun 1999 jo pasal UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Ancaman ini minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak hingga Rp 1 milyar,” Tandasnya .(dro/*1)




Akhir Desember, PLN Rayon Tembilahan Catat Rp 2,1 Milyar Tunggakan Pelanggan

Supervisor ADM PT PLN Rayon Tembilahan, Anton Ardianto. Foto: dro/mirwanTembilahan (detikriau.org) – Hingga akhir tahun 2014, PLN Rayon Tembilahan mencatat adanya tunggakan pembayaran pelanggannya sebesar Rp 2,1 Milyar. Jumlah tungakan ini meningkat sebesar Rp 1,2 Milyar jika dibandingkan dengan akhir tahun 2013 yang lalu yang hanya tercatat sebesar Rp 900 juta.

Berdasarkan penjelasan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman melalui Supervisor ADM, Anton Ardianto kepada detikriau.org, rabu (24/12/2014), dari total jumlah tunggakan itu, RP 713 juta merupakan tunggakan dari pelanggan umum. Sedangkan sisanya merupakan tunggakan kantor pemerintah dilingkungan Pemkab Inhil.

“Untuk tunggakan Pemda, itu sudah dijanjikan akan dilunasi dalam waktu dekat dan ini saya yakini tidak ada masalah,” Ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anton meminta kepada para pelanggannya yang masih menunggak pembayaran untuk segera melunasi.

Agar permintaan itu dapat dipatuhi pelangganya, pihak PLN mengaku dengan terpaksa akan melakukan pemutusan sementara bagi pelanggan yang belum melunasi tunggakan 1 atau 2 bulan, dan akan dilakukan pembongkaran Kwh Meter serta migrasi keprabayar bagi pelanggan yang menunggak hingga 3 bulan keatas.(dro/mirwan)