Kado Akhir Tahun, 84 Personil Polres Inhil Terima Kenaikan Pangkat

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Sebanyak 84 personel polisi jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) memperoleh kenaikan pangkat. 11 diantaranya mendapat reward atau penghargaan karena dinilai memiliki etos kerja tinggi, disiplin, terampil serta mempunyai dedikasi baik dalam menjalankan bertugas.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Msi dalam arahannya pada upacara kenaikan pangkat yang dilaksanakan dihalaman kantor Mapolres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan, pada malam pergantian tahun 2014/2015 kemaren berpesan agar hendaknya kenaikan pangkat juga disertai dengan peningkatan kinerja.

“Anugerahnya ini tentunya menjadi kado membanggakan bagi diri sendiri dan keluarga pada tahun baru 2015 dan selayaknyalah untuk disyukuri” Pesan Kapolres.

Apa yang terjadi sepanjang tahun sebelumnya lanjut Kapolres hendaknya meski direnungkan. Pasalnya ke depan masih banyak tugas-tugas dan tanggung jawab yang jauh lebih berat, mau tidak mau wajib untuk dilaksanakan.

84 personel yang naik pangkat, 7 perwira dari pangkat Iptu menjadi AKP, 15 lainnya dari pangkat Ipda naik ke Iptu sedangkan sisanya dari Briptu ke Aiptu. Sedangkan mereka yang naik menjadi AKP, yakni Kapolsek Tanah Merah, AKP Bachtiar, Kapolsek Tembilahan Hulu,  AKP Faisal Syam, Kadal OP Polres Inhil AKP Zahari, Kasi Propam, AKP Sianipar.(dro/*1)




Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Inhil Masih Jadi PR

damkarTEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga dipenghujung tahun 2014, pihak kepolisian Polres Inhil nyatakan bahwa penyebab kebakaran yang menghanguskan gedung utama komplek perkantoran gedung Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan pada jum’at (11/4/2014) silam belum bisa dipastikan.

Hal ini diterangkan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah kepada sejumlah awak media di aula Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan dipenghujung tahun 2014.

“Penyidik masih diminta mendalami kasus ini, meski sebelumnya telah memaparkan hasil penyidikannya selama ini secara maksimal,” kata Ade Zamrah.

Berdasarkan hasil penyidik ditambahkan Ade, api diduga disebabkan kelalaian pegawai setempat. Untuk arus pendek tidak ada tanda-tanda, begitu juga jejak kaki mencurigakan sebelum terjadinya kebakaran tersebut.

Meski telah meminta keterangan 8 orang saksi, namun pihaknya masih belum menemukan bukti-bukti konkrit atas terjadinya kasus itu. Selain itu lanjutnya, terjadinya peristiwa kebakaran di Kantor Bupati Inhil tersebut bertepatan ketika Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) berada di Inhil. (mirwan)




2014, Jalan Raya di Inhil Pinta Tumbal 21 Nyawa

Korban lakalalin yang merengut nyawa salah seorang Mahasiswa UNISI Tembilahan beberapa waktu yang lalu.
Korban lakalalin yang merengut nyawa salah seorang Mahasiswa UNISI Tembilahan beberapa waktu yang lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sepanjang tahun 2014, Polres Inhil mencatat 47 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 21 korban meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan 37 kasus dan 20 korban meninggal dunia.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Salmi, menerangkan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan diantaranya disebabkan kelalaian manusia dan lain sebagainya.

“Harus ada kesadaran tinggi dari masyarakat untuk mematuhi aturan berlalulintas termasuk perhatian pemerintah untuk lebih memperbaiki kondisi badan jalan,”ujar Ahmad Salmi, Rabu (31/12).

Sedangkan untuk kasus pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2014 , satlantas mencatat sebanyak 2.988 perkara.(dro/*1)




2014, Polres Inhil Catat 339 Tindak Kejahatan

DSC_1450 copyTembilahan (detikriau.org) – Hingga akhir tahun 2014, jumlah kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah Hukum Polres Kabupaten Indragiri Hilir tercatat sebanyak 339 kasus dengan 44 jenis kejahatan. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2013 sebelumnya yang hanya tercatat sebanyak 334 kasus dengan 36 jenis kejahatan.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi dalam keterangan Pers-nya dihadapan awak media, rabu (31/12/2014), dari 339 kasus di tahun 2014, Polres Inhil mampu menyelesaikan sebanyak 258 kasus. Jumlah penyelesaian kasus ini meningkat dari tahun 2013 sebelumnya yang hanya terselesaikan sebanyak 234 kasus.

Kedepan, ditambahkan Kapolres, jajarannya akan memprioritaskan penyelesaikan perkara yang dinilai begitu penting pada keamanan masyarakat umum serta mengupayakan meningkatkan kemitraan kepada semua pihak.

.“Dengan upaya itu kita berharap jumlah tindak kriminal di tahun 2015 mendatang akan dapat lebih ditekan,” Ujar Kapolres.

Untuk sekedar diketahui, beberapa kasus yang terjadi sepanjang tahun 2014 yakni Curas 8 kasus, Curat 20 kasus, Curanmor 34 kasus, Aniaya 21 kasus, Anirat 4 kasus, Aniaya Ringan 1 kasus, Pembunuhan 2 kasus, Penggelapan 10 kasus, Pengeroyokan 22 kasus, Perjudian 29 kasus, Penipuan 5 kasus, Pemerkosaan 9 kasus, Pembakaran 1 kasus dan Pengrusakan 1 kasus.

Selanjutnya adalah Kebakaran 8 kasus, Pencabulan 4 kasus, Pemerasan 2 kasus, Penemuan Mayat 3 kasus, Pengancaman 1 kasus, Pertolongan jahat 1 kasus, Pencurian 12 kasus, Prilaku tidak menyenangkan 1 kasus, penculikan 1 kasus, Senpi 2 kasus, Gantung diri 4 kasus, KDRT 3 kasus, Kehutanan 2 kasus, Perlindungan anak 20 kasus, Minuman beralkohol 10 kasus, Lingkungan hidup 7 kasus, Korupsi 2 kasus, Migas (tanpa dokumen) 2 kasus, Melawan petugas 1 kasus, Tipiting 2 kasus, Karantina 1 kasus, Kejahatan terhadap perkawinan 1 kasus dan terakhir Penemuan bayi 1 kasus.(mirwan)




Polres Inhil Musnahkan 5908 Botol Miras dan 331 Liter Tuak

Wabup dan Kapolres Inhil melakukan pemusnahan pertama terhadap Miras.TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polisi Resost (Polres) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan sebanyak 5.908 botol minuman keras (miras) dan 331 leter air tuak bertempat di halaman Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (30/12/2014).

Pemusnahan 12 merk miras ini merupakan hasil operasi pekat siak yang dilaksanakan sejak tanggal 11 hingga 20 Desember 2014 di seluruh Polsek jajaran wilayah hukum Polres Inhil dari berbagai tempat hiburan serta hasil patroli di tempat umum yang rawan dengan penyakit masyarakat termasuk hasil penyelidikan di tempat-tempat yang dimungkinkan terjadinya berbagai tindak pidana.

“Termasuk kita juga perlu mengantisipasi peredaran miras oplosan, tidak sedikit korban yang meninggal dunia. Kita mengharpkan kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi ini jangan sampai masyarakat inhil yang jadi korban,” kata Suwoyo.

Untuk proses pelaksanaan pada operasi pekat siak yang dilakukan kurang lebih 10 hari itu diterangkan bahwa terdapat tindak lanjut sebanyak 14 orang pelaku dalam pembinaan, proses penyidikan sebanyak 11 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curas 1 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curat sebanyak 7 orang, penangkapan pelaku tindak pidana Curanmor sebanyak 1 orang, penangkapan pelaku tindak pidana perjudian sebanyak 10 orang, dan penangkapan pelaku tindak pidana Narkotika sebanyak 11 orang.

Hal ini dilakukan atas 3 dasar diantarnya UU RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Telegram Kapolda Riau nomor: STR/647/XII/2014 tanggal 9 Desember 2014 tentang perintah pemberlakuan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Pekat Siak-2014” serta Sprin Kapolres Inhil Nomor: Sprin/1356/XII/2014 tanggal 10 Desember 2014 tentang Pelaksanaan Tugas Operasi Kepolisiam Kewilayahan dengan sandi yang sama pada dasar kedua. (mirwan)




BNI Tembilahan Salurkan CSR Untuk Lembaga PAUD

Penyerahan Batuan oleh Bank BNI kepada Bunda PAUD Kabupaten InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tembilahan menyerahkan bantuan dana CSR yang diperuntukan bagi pembangunan Posyandu dilingkungan TK Pembina Kecamatan Kempas sebesar 75 juta dan bantuan alat peraga edukatif (APE) PAUD sebesar 50 juta. Bantuan yang diserahkan secara langsung oleh Kacab BNI Tembilahan, Firdaus ini diterima oleh Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan didampingi Kadisdik Inhil, Helmi, Senin (29/12/2014) kemaren.

Pimpinan BNI Tembilahan, Firdaus SE menyatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bukti peduli BNI kepada dunia pendidikan di Inhil. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk menjadikan anak-anak inhil yang berguna bagi bangsa dan negara.

Sementara itu Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan menyatakan bahwa bantuan ini akan menjadi motivasi untuk meraih APK 85 persen. Iapun berharap agar bantuan serupa ini dapat berlanjut dan diikuti pelaku usaha lainnya.

“Kita memang sangat dibutuhkan bantuan pendanaan untuk pengembangan PAUD yang ada di Inhil.” Sampaikan istri Bupati Inhil ini. (mirwan/adv pemkab inhil)