Tertimpa Kayu, Tug Boat Asenho Tenggelam

Kempas (detikriau.org) –Tug Boat Asenho 296 yang di nahkodai TB Pakpahan tenggelam, setelah tertimpa ratusan kayu cip ketika bersandar di salah satu sisi tongkang di perairan Indragiri Desa Bayas Kecamatan Kempas.

Dikatakan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kasat Polair AKP Supendi mengatakan bahwa saat kejadian 8 anak buah kapal (ABK) sedang berada di sekitar tug boat malang tersebut.

“Untungnya tidak ada korban jiwa. Sesaat sebelum kejadian para ABK berhasil menyelamatkan diri,” kata Supendi, Rabu (7/1).

Dugaan sementara, kecelakaan tersebut akibat kelalaian nakhoda. Karena tidak terdapat unsur kriminal, Polair menyerahkan kasus ini kepada pihak yang berwenang seperti Syehbandar.

Menurut informasi, sebelumnya tug boat ini akan menarik Tongkan Java Sea Horse. Karena sesuatu dan lain hal, nakhoda mengarahkan tugboat untuk merapat ke bagian sisi tongkang yang sarat dengan muatan kayu.

“Serkitar 00.30 WIB tongkang terlihat miring karena ditimpa kayu, hingga akhirnya tenggelam setelah tak mampu menopang beban itu,” katanya. (dro/*1)




Kasus Narkoba 2014 Alami Penurunan

narkobaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sepanjang tahun 2014 Polres Inhil mencatat terjadinya sebanyak 41 kasus tindak penyalahgunaan Narkoba dengan 70 tersangka. Jumlah ini mengalami mengalami penurunan dibangingkan tahun 2013 sebelumnya sebanyak 60 perkara dengan 85 tersangka.

Menurut Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Narkoba AKP Detis Mayen, Rabu (7/1/14), dari 60 kasus di tahun 2013 terdata jumlah tersangka 80 pria dan 5 wanita yang bekerja diberbagai bidang seperti 5 PNS, 1 TNI-AD, 8 Swasta, 8 Petani, 1 Mahasiswa, 1 Pelajar, 8 Buruh, dan 7 Pengangguran serta Wiraswasta 45.

Sedangkan pada 2014 dengan jumlah tersangka 68 pria dan 2 wanita yang terdiri 2 PNS, 1 TNI-AD, 18 Swasta, 26 Wiraswasta, 9 Tani, 1 Pelajar, 10 Buruh dan 3 orang pengangguran.

Untuk upaya yang dilakukan Polres Inhil dalam mencapai tujuan untuk penekanan penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini, mulai dari melakukan penyuluhan terhadap pelajar dan masyarakat. Selain itu juga dilakukannya kerja sama dengan instansi terkait lainnya.

“termasuk melakukan penyuluhan dan dan monitor terhadap napi yang tersandung kasus narkoba yang kini mendekam di Lapas Tembilahan. “ Tandasnya. (mirwan)




Mahasiswa Sebut Pelayanan PLN Tembilahan Mengecewakan

DSC_1586TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mahasiswa menilai pelayanan yang diberikan pihak PLN Rayon Tembilahan masih sangat jauh dari harapan.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Mahasiswa, Firman didampingi oleh 8 Mahasiswa lainnya yang tergabung dalam organisasi Badan Eksikutif Mahasiswa (BEM) UNISI, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tembilahan saat menyambangi kantor PLN Rayon Tembilahan di jalan Gunung Daek Tembilahan. Kedatangan mahasiswa ini sehubungan kerapnya terjadi pemadaman listrik oleh perusahaan milik Negara ini. Selasa (7/1)

“Terus terang kita menilai pelayanan yang diberikan PLN kepada masyarakat masih sangat jauh dari harapan,” Sampaikan Firman

Firman juga meminta agar PLN Rayon Tembilahan dapat memberikan penjelasan secara tranparan mengenai kondisi satu-satunya perusahaan yang menjadi pemasok listrik untuk masyarakat itu.

Senada, Ketua DPM Unisi, Said Aniel Osman juga memintakan penjelasan dengan kerap terjadinya pemutusan pasokan listrik bagi pelanggan.

Dalam pertemuan itu, Supervisor ADM PLN Rayon Tembilahan, Anton Ardhianto mengakui bahwa dalam beberapa waktu belakangan pihaknya telah lalai memberikan kenyamanan kepada pelanggan. Penyebabnya sehubungan adanya kerusakan mesin sewa milik PT Bima Golden, PT Mega Power dan PT Tiga Bintang Mas Abadi. (mirwan)




Pemadaman Bergilir, PLN Rayon Tembilahan Alami Defisit 3.363 Kw

plnTEMBILAHAN (detikriau.org) – Lagi yang katanya akibat kerusakan mesin pembangkit, PLN Rayon Tembilahan kembali lakukan pemadaman begilir. Tidak hanya satu kali, dalam 1×24 jam, masyarakat akan mendapatkan pemadaman hingga beberapa kali.

Berdasarkan penjelasan Manajer PLN Rayon Tembilahan Budi Warman melalui Supervisor ADM, Anton Ardhianto, Rabu (7/1/2015) penyebab kerap terjadinya pemutusan suplay listrik kerumah-rumah pelanggan disebabkan adanya gangguan 3 unit mesin sewa yang dimulai terjadi sejak tanggal 3 Januari 2015 kemaren.

“Ke 3 jenis mesin sewa yang terdapat gangguan itu yakni milik PT Bima Golden, milik PT Mega Power, dan PT Tiga Bintang Mas Abadi,” sampaikannya melalui sambungan selular.

Dijelaskan Anton, untuk PT Bima Golden dengan daya mampu 1000 kw itu terdapat unit 3 gangguan yang disebabkan paristor pecah dan unit 2 gangguan autobreaker yang terbakar, sedangkan untuk PT Mega Power dengan daya mampu 1100 kw itu terdapat unit 1 dan 6 block bocor serta unit 7 block pecah, dan yang terakhir untuk mesin sewa PT Tiga Bintang Mas Abadi dengan daya mampu 5000 kw itu terdapat unit 9 gangguan radiator dan unit lainnya yang sedang beroperasi sering trip karena temperature air pendingin tinggi.

Dari ketiga mesin sewa itu, hingga kini terus diupayakan pihaknya dipercepat dalam penyelesaian perbaikan, bahkan untuk mesin sewa PT Tiga Bintang Mas Abadi segera beroperasi kembali mulai hari kamis (8/1), karena perbaikannya sudah rampung.

Namun, untuk mesin sewa PT Bima Golden dan PT Mega Power masih dalam proses pekerjaan berbaikan oleh teknisinya. “Mesin sewa PT Bima Golden ini teknisinya masih mempelajari penyebab kerusakannya, sedangkan mesin sewa PT Mega Power itukan terdapat kerusakan block bocor dan pecah, dan ini harus diganti dengan alat baru,” ujar Anton.

Biasanya pada kondisi normal dengan beban 13.143 kw, pemadaman bergilir sudah diberlakukan dengan defisit daya hingga 800 kw. Apalagi dengan gangguan yang terjadi saat ini, defisit daya yang terjadi hingga sebesar 3.363 kw.

Masih menurutnya, pihaknya telah mengirimkan surat yang ditujukan kepada PT PLN Area Rengat prihal Percepatan Mengatasi Gangguan Mesin Sewa dengan nomor 003/150/TTBL/2015. Jadi saat ini katanya, teknisi yang mengatasi gangguan mesin sewa tersebut sedang diupayakan. “Teknisinya sudah datang, materialnya saja yang masih ditunggu,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Mengatasnamakan PLN Rayon Tembilahan Anton meminta maaf kepada seluruh pelanggan PLN akibat timbulnya ketidaknyamanan. Selain itu, ia juga menghimbau untuk mengurangi serta penghematan pemakaian listrik dengan harapan bisa mengurangi durasi pemadaman bergilir.

Sebel;umnya, beberapa masyarakat kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu mengeluhkan kerap terjadinya pemadaman listrik PLN. Tidak jelasnya jadwal pemutusan pasokan daya menyebabkan masyarakat menjadi repot. Tidak hanya sekedar menggangu aktifitas keseharian masyarakat, kondisi ini juga menyebabkan timbulnya kerugian oleh sejumlah konsumen dunia usaha disebabkan tambahan biaya yang harus dikeluarkan untuk menghidupkan mesin diesel belum lagi kerusakan beberapa peralatan elektronik. (mirwan)




4 Upaya Disperindag Inhil Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

fahrolTEMBILAHAN (detikriau.org)– Untuk mencapai target dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil H Pahrurrazy menyebutkan 4 macam upaya yang akan dikerjakannya mulai tahun 2015 ini.

“Tidak perlu banyak-banyak, cukup 4 macam upaya saya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Inhil ini,” katanya, Rabu (7/1/2015).

Dari 4 macam upaya tersebut dikatakannya, yang pertama adalah dengan memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Inhil ini, kedua ia akan memberikan dukungan dan bantuan berupa hibah kepada kelompok masyarakat pedesaan, ketiga dengan memfungsikan kelompok-kelompok pedesaan dalam industri kecil melalui pelatihan-pelatihan yang menggunakan bahan baku dan SDM dari masyarakat pedesaan, dan terakhir adalah dengan memberdayakan kelompok-kelompok industri sandang seperti salah satu contohnya usaha jasa jahit.

Upaya yang akan dikerjakannya dalam mencapai tujuan peningkatan perekonomian masyarakat tersebut menurutnya sesuai dengan misi Bupati Inhil untuk menjadikan Kabupaten Inhil sebagai Kabupaten Kelapa. Sebab dalam upaya tersebut juga akan tercipta peningkatan pengembangan kelapa.

Dari sejumlah upaya Disperindag kedepan ini ia juga mengharapkan dukungan dari sejumlah instansi-instansiterkait termasuk masyarakat pada umumnya, sebab, jika ini gagal akan dirugikan bersama.

“kita menyediakan dana sekitar Rp 6 Milyar untuk melakukan beberapa upaya itu,” Tandasnya. (mirwan/adv pemkab inhil)




Naker Diharapkan Juga Mampu Ciptakan Peluang Kerja

kerjaTEMBILAHAN (detikriau.org) –  Angkatan Kerja diharapkan tidak hanya bisa memburu lapangan kerja tetapi lebih diharapkan untuk dapat menciptakan peluang usaha.

Menurut Kepala Dinsnakertrans Inhil, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Ranelfiandi, belakangan ini masyarakat kerap hanya fokus mencari pekerjaan. Padahal peluang kerja bisa lahir dari kegiatan berwirausaha yang bisa dilakukan oleh siapapun.

“Kemampuaan seseorang bukan saja dilihat dari bagaimana ia sukses menjalankan pekerjaan, tapi bisa dilihat dari kemapuan mengelola sesuatu menjadi pekerjaan,” ujarnya.

Berdasarkan data ditambahkannya, saat ini, dari 272 perusahaan swasta yang tersebar diseluruh kabupaten Indragiri Hilir tercatat sebanyak 426.072 orang tenaga kerja.

Dari jumlah perusahaan itu, 57 diantaranya dikategorikan sebagai perusahaan besar, 127 perusahaan menengah dan 88 perusahaan skala kecil.

Dalam legalitas yang diatur, tenaga kerja memiliki hak dan kewajiban. Hak, meliputi terhadap penghasilan dan jaminan sosial. Sedangkan kewajiban, yakni menjalankan tugas dan beban sebagaimana fungsi mereka. (dro/*1)