142 MTs Negeri dan Swasta Laksanakan Ujian USBN

H Jisman Arif/ Foto: Mirwan
H Jisman Arif/ Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 142 sekolah  MTs Negeri dan Swasta dibawah naungan kementrian Agama (Kemenag) melakukan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) secara serentak se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

“USBN ini dilaksanakan selama empat hari, dimulai hari ini (23 Maret, red) hingga kamis 26 Maret mendatang,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Inhil Azhari, melalui Kasi Pendidikan Madrasah H Jisman Arif di ruang kerjanya, Senin (23/3/2015) kemaren.

Dikatakannya, dari awal pelaksanaannya pihaknya telah menurunkan beberapa petugas yang akan melihat secara langsung pada proses USBN ini. Selain itu, Kemenag juga memberi amanat langsung kepada seluruh kepala Madrasah untuk saling menjaga integritas sewaktu pelaksanaan ujian.

Ia menegaskan untuk para pengawas ujian, dimintanya kepada masing-masing madrasah memanajemen bahwa setiap mata pelajaran yang diujiankan tidak dibenarkan pengawasnya dari guru bidang pelajaran tersebut.

Dicontohkannya seperti, mata pelajaran MTK, tentu yang guru yang mengawas bukan dari guru bidang itu, bisa saja diserahan kepada guru bidang mata pelakaran IPS ataupun bidang lainnya.

“Dengannya kita berharap hasil yang didapat benar-benar murni hasil dari pelajar itu sendiri,” pungkasnya.(mirwan)




Sekali Tabrakan, 6 Orang Masuk Rumah Sakit

Gbr Ilustrasi: gresnews.com
Gbr Ilustrasi: gresnews.com

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kecalakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di depan Kantor DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (23/3/2015) kemaren. Naasnya, kecelakaan itu mengakibatkan 6 orang masuk Rumah Sakit.

Dari 6 orang tersebut, diantaranya 2 Wanita, 1 remaja dan 3 anak-anak. Dimana pada saat itu seorang wanita berinisial TT (31) mengendarai sepeda motor dengan membonceng 2 sanaknya yang masih berumur 5 dan 1 tahun serta seorang sanaknya yang sudah dewasa berumur 24 tahun.

Menurut keterangan kepolisian, TT datang dari jalan SKB menuju ke Jalan Prof M Yamin. Sebelum sampai ketujuan yang dimaksud, kendaraan TT malah bertabrakan dengan sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang remaja Ha (19) yang berboncengan dengan seorang bocah Fi (6) dengan arah yang berlawanan sekitar pukul 19.30 WIB.

“Saat itu juga keenam korban Lakalantas langsung dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Salmi.

Akibat kecelakaan ini lanjut Salmi, TT mengalami luka robek di kepala bagian kening sebelah kanan dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, begitu juga dengan korban lainnya masing-masing mengalami luka lecet dibeberapa bagian tubuhnya.

“Ada juga yang mengalami luka lecet pada bagian tangan, bahkan ada juga yang luka memar pada bagian kepala,” tukasnya.(mirwan)




Hadirkan Anak Panti, HUT Radio Senada FM Ke-12 Meriah

Kru Radio Senada FM saat foto bersama dengan pemimbing serta anak panti asuhan.TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hari Ulang Tahun (HUT) Radio Senada 105.2 FM yang ke-12 tampak meriah dengan kehadiran sejumlah anak panti asuhan puri husada ke studio Radio Senada FM Jalan Kembang Tembilahan, Senin, (23/3/2015) malam.

Menurut Direktur Senada, Andy Hirfandy bahwa 4 tahun belakang ini pihaknya selalu menghadirkan anak panti asuhan pada HUT media audio yang dipimpinnya itu, dengan harapan mampu menciptakan Radio bersosial tinggi.

“Beberapa tahun belakangan ini kami selalu undang anak panti ketika HUT Radio untuk membacakan doa bersama, memang kami rasakan banyak manfaat yang didapatkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pimpinan radio senada fm juga memberikan santunan berupa bingkisan yang dinilai cukup bermanfaat bagi kehidupan anak panti asuhan.

Setelah 12 tahun mengudara, sampai hari ini menurut Andi masih banyak masyarakat yang menggemari siaran Radio. Ini diyakinkannya dari hasil pantauan disejumlah beberapa daerah di Kabupaten Inhil khususnya.

“Ketika ditanya tentang Radio Senada, mayoritas masyarakat dibeberapa  kecamatan masih sangat familliar dan tetap cinta dengan Radio,” sampaikannya.(mirwan)




Perlu Dukungan Masyarakat Jadikan Kota Tembilahan Bersih dan Indah

jalan-m-boya-salah-satu-ruas-jalan-dalam-kota-tembilahan-juga-masih-bersih-dari-atribut-berbau-pon-xviii-riauTembilahan (detikriau.org) – menjadikan kota Tembilahan sebagai kota yang bersih dan terbebas dari sampah sangat diperlukan peran aktif dari semua lapisan masyarakat. Tanpa semua itu, cita-cita ini akan sangat berat untuk diwujudkan.

Menurut pengakuan salah seorang warga kota Tembilahan, Wirman, selama ini ia menyaksikan dukungan masyarakat itu masih sangat jauh dari harapan.

“Harus adanya kesadaran masyarakat. Seperti misalnya membuang sampah pada tempat dan waktu-waktu yang telah ditentukan agar mudah terangkut oleh petugas,” Ujarnya, senin (23/3)

Wirman juga mengharapkan agar masyarakat juga sudah mulai membiasakan untuk memilah-milah jenis sampah dan membungkusnya dengan kantong berbeda. Hingga hari ini menurutnya masih cukup banyak masyarakat yang tidak memperdulikan hal ini. Akibatnya, sampah-sampah plastik dan sampah rumah tangga lainnya kerap dibuang dilokasi penumpukan sampah sementara dengan seenaknya. Sampahpun berserakan dan menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap.

“Tanpa kesadaran dan dukungan kita, menjadikan kota Tembilahan yang bersih pastinya menjadi sebuah pekerjaan yang sangat berat.” Masukan Wirman

Anto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu juga melontarkan harapan yang hampir senada. Ia juga berharap agar kesadaran ini diawali oleh seluruh lapisan masayrakat.

“Kasihan petugas kebersihan bertungkas lumus menjalankan kewajibannya. Dengan gaji yang tidak seberapa, mereka diwajibkan membebeaskan ibukota Kabupaten Inhil ini dari sampah. Harus ada dukungan masyarakat agar tugas berat itu menjadi pekerjaan yang mudah,’ Imbuhnya

Dalam kesmepatan itu, Anto juga menyarankan agar aparatur pemerintah, khususnya kalangan PNS untuk menjadi motor kebersihan dilingkungannya masing-masing. Diharapkan dengannya akan menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk ikut terlibat menjaga kebersihan kota.

“PNS harus bisa menjadi motovator. Ada suatu daerah yang notabene penduduknya dari kalangan PNS. Tapi tumpukan sampah dan drainase sangat kotor. Ini tentunya menjadi contoh yang tidak baik.” Tandasnya(aam)




Kemenag Inhil Yakinkan Buku Pelajara Mirip Paham ISIS Tidak Beredar di Inhil

H Jisman Arif/ Foto: Mirwan
H Jisman Arif/ Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yakinkan buku pelajaran mirip paham militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tidak beredar di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Inhil H Azhari melalui Kasi Pendidikan Madrasah, H Jisman Arif kepada awak media, Senin (23/3/2015).

“Kami bisa menjamin kalau Madrasah-madrasah dibawah naungan kami tidak akan menemukan buku mata pelajaran yang pembahasannya mirip dengan paham militan ISIS,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dijaminnya tidak akan ditemukan buku mirip paham tersebut karena setiap pendistribusian buku-buku pelajaran terlebih dahulu diteliti seselektif mungkin oleh Kementrian Agam RI.

“Oleh karena itu, kami dari Kemenag tidak menurunkan Tim atau siapa saja untuk melacak disejumlah buku-buku agama di Inhil ini,” tukasnya.

Selain itu, ia juga mengaku, belakangan ini belum pernah menerima laporan adanya indikasi pembahasan buku yang penyimpangan paham Islam yang sebenarnya itu. (mirwan)




Warga Nilai Janji PLN Sebatas “Pepesan Kosong”

foto net
foto net

Tembilahan (detikriau.org) – Warga Tembilahan menilai janji pihak PLN untuk menormalkan pasokan listrik hingga saat ini masih terkesan “pepesan kosong”. Semakin merosotnya pelayanan perusahaan pemasok tunggal kebutuhan listrik milik Negara ini kian memperburuk citranya dimata masyarakat.

Menurut warga Kecamatan Tembilahan Hulu, Nani, kerap terputusnya pasokan PLN membuat ia terpaksa harus kehilangan tambahan penghasilan keluarga. Dengan pekerjaan sampingan membuat balok es yang akan dipergunakan sebagai pendingin oleh pedagang ikan, matinya listrik artinya es tidak bisa membeku.

“kita tidak bisa memenuhi permintaan pelanggan. Kami terpaksa harus kehilangan tambahan penghasilan. Padahal saat ini biaya hidup semakin tinggi,” Ungkap kekecewaan Nani kepada detikriau, ahad (22/3)

Sebagai masyarakat, nani mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak PLN. Ia berharap agar PLN jangan hanya berani tegas menuntut kewajiban pelanggannya sementara kewajibannya justru belum terpenuhi.

Warga Tembilahan lainnya, Andre justru menilai pihak PLN selama ini hanya banyak berjanji untuk kembali menormalkan pasokan listrik. Menurutnya, beberapa kali janji PLN masih belum ada bukti.

“dimedia kita sudah beberapa kali mendapatkan informasi akan janji-janji PLN. Beberapa hari yang lalu katanya listrik giliran 16 jam hidup dan 8 jam mati, kemudian 2 hari hidup dan 8 jam mati. Tapi sejauh ini semua itu masih sebatas omong kosong. Kita tunggu nanti tanggal 25 maret yang katanya sudah berganti giliran menjadi 4 hari hidup dan 8 jam mati. Apakah ini masih sekedar omong kosong PLN kembali, ” Kesalnya.(Aam)

 

PLN Tembilahan diperkirakan Baru Normal pada 15 April Mendatang