TKP Perkosaan, Ratusan KTP Siak Juga ditemukan Berserakan

DSC_2775 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dibalik persitiwa tragis pemerkosaan siswi SMA juga ditemukan kejadian ganjil. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) disebuah rumah kosong berwarna hijau di Jalan Pendidikan Tembilahan itu juga ditemukan tumpukan ratusan KTP Siak dalam kondisi berserakan.

Dari pantauan awak media di lapangan, Senin (30/3/2015) kemaren, sejumlah KTP Siak itu berserakan layaknya sampah. Padahal, banyak dari KTP tersebut masih berlaku hingga beberapa tahun kedepan.

Namun banyak juga beberapa KTP yang sudah tidak berlaku lagi atau masa aktifnya sudah berakhir. Dari ratusan KTP itu juga ditemukan adanya KTP Elektronik atau e-KTP. Sayangnya hingga hari ini awak media belum mendapatkan informasi pasti siapa penghuni terakhir rumah yang menjadi saksi bisu peristiwa tragis itu.

Ketiak dikomfirmasi, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Inhil pun menyatakan tidak mengetahui adanya temuan sejumlah KTP Siak tersebut. Menurut pejabat Disdukcapil mengaku bahwa seharusnya setiap warga yang mengganti KTP, KTP sebelumnya harus dimusnahkan, minimal disimpan di tempat khusus.

“Saya tak tau, nanti saya coba koordinasikan dulu kepada pimpinan dinas terkait persoalan ini,” kata Sekretaris Disdukcapil Inhil, Bastian Yunus, Selasa (31/3/2015).

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah saat dihubungi, senin (31/3) menegaskan, petugasnya akan melakukan penyelidikan atas penemuan sejumlah KTP Siak di TKP pemerkosaan tersebut.(mirwan)




Pria Bejat Perkosa Siswi SMA dihadapan Kekasihnya

 

Rumah Kosong tempat pelaku melakukan aksi perkosaan
Rumah Kosong tempat pelaku melakukan aksi perkosaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – PS (17) salah satu Siswi SMA di kota Tembilahan tampak trauma. Kenapa tidak, remaja ini diperkosa di rumah kosong jalan Pendidikan Tembilahan, tepatnya seberang kantor BPMPD Kabupaten Inhil, Ahad (29/3/2015) kemaren.

Mirisnya lagi, wanita belia asal kecamatan Enok ini diperkosa secara terang-terangan di depan pacarnya sendiri EN warga Jalan Soebrantas Tembilahan.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pada waktu itu sekitar pukul 04.30 EN selaku saksi bersama korban berniat ingin jogging bersama. Sesampainya ke TKP sekitar pukul 05.00 WIB secara tiba-tiba mereka berdua dihentikan oleh 2 orang tidak dikenal.

“Saat itu pelaku mengancam dengan sebilah badik panjang ke leher korban dan meminta untuk masuk ke dalam rumah kosong itu,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalu PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman kepada sejumlah awak media, Senin (30/3/2015).

Lebih lanjut ia menerangkan, sesampainya di TKP, korban malah diajak melakukan hubungan intim. Waktu itu, korban sempat menolak, namun apalah daya wanita dan si saksi yang masih berstatus pelajar ini dan akhirnya terpaksa menuruti kehendak pelaku.

Atas kejadian pemerkosaan pagi itu, si korban melaporkan ke Mapolres Inhil dengan nomor: LP/36/III/2015/Riau/Res-Inhil tertanggal 29 Maret 2015.

Sampai saat ini, jajaran Polres Inhil telah membekuk 1 orang pelaku berinisial B, dan diketahui si B inilah pelaku pemerkosaannya. “Menurut keterangan korban, pelaku satunya hanya mengancam. sampai hari ini masih dalam buruan petugas,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, disampaikan Paur Humas Polres Inhil bahwa pelaku pemerkosaan ini bisa dijerat Pasal 81 UU 23 Tahun 2002 jo Pasal 285 KUHP tentang perlindungan anak dan pemerkosaan ancaman 15 tahun penjara.(mirwan)




Upacara HUT Satpol PP dan Linmas Tahun 2015 Tingkat Provinsi Riau Sukses

DSC_2713 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Upacara puncak rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-53 tingkat Provinsi Riau sukses terlaksana di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (30/3/2015).

Pada upacara pagi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Zaini Ismail tampil sebagai inspektur upacara dan dihadiri Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau, kasatpol PP se-Riau serta ratusan personil Satpol PP dan juga tampak sejumlah Linmas.

Sekda Riau Zaini Ismail saat dikonfirmasi mengungkapkan, suksesnya HUT Satpol PP dan Linmas tahun ini menjadikan satu motivasi baginya selaku Pemprov dalam mengembangkan potensi para personil yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Riau.

“Salah satunya sarana yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang bisa menunjang pelaksanaannya dengan baik, itu memang harus kita perhatikan lagi, karena sampai hari ini dari pantauan kita secara umum, Satpol PP di Riau ini jika terkendala dalam bertugas itu mayoritas persoalan saranannya,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini keberadaan Satpol PP ini masih menjadi kebanggaannya, seperti bertugas meningkatkan kedesiplinan, dan sangat bermitra terhadap seluruh instansi selagi bernilai positif.

Namun demikian, Sekdaprof Riau ini tetap menginginkan seluruh personil yang ada terus meningkatkan kedesiplinan, baik dari Satpol PP itu sendiri maupun kedesiplinan secara umum.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah mengakui, dari HUT Satpol PP tingkat Provinsi tahun ini dinilainya sukses dan lancar, bahkan ia menilai HUT kali ini merupakan HUT termegah sepanjang tahun di Provinsi Riau.

“Biasanya tidak pernah dipenuhi peserta keseluruhan kabupaten dan kota, begitu juga kehadiran Bupati dan Walikota. Namun HUT kali ini, seluruh Bupati dan Walikota se-Riau hadir ke Inhil dan dipenuhi mencapai target jumlah personil Satpol PP se-Riau, bahkan lebih dari target kita,” pungkasnya.(mirwan)




Bhakti Sosial Pengecatan Masjid, Satpol PP Tuai Apresiasi Positif

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kegiatan Bhakti Sosial oleh Sejumlah personil satuan Polisi Pamong Praja menuai tanggapan positif.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah, Bhakti Sosial pengecatan di dua mesjid itu sempena rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP yang ke-65 tingkat Provinsi Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil.

“Hanya kita laksanakan di dua mesjid sebagai bentuk salah satu rangkaian kegiatan Bhakti Sosial pada HUT Satpol PP,” terang Syaifullah.

Pengurus masjid Al Jihad jalan tanjung harapan, H Edi Putra memberikan apresiasi positif. ”Kami berikan acungan jempol untuk kegiatan ini.”Pujinya, ahad (29/3)

Senada, Ketua pengurus Mesjid Al-Muqarrabin Sungai Beringin Tembilahan, H Sabran Ahmad juga menyatakan hal yang serupa.

“Ini rumah ibadah, kami sangat mengapresiasi kegiatan mereka,” ungkap H Sabran. (mirwan)




Sukseskan HUT Satpol PP: Kaban Pol PP Larang Anggotanya Keluar Daerah

Foto: Mirwan
Rapat bersama Kesbangpol Inhil mempersiapkan HUT Satpol PP baru-baru ini. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) TM Syaifullah memerintahkan bahwa dalam minggu ini seluruh jajarannya dilarang keras untuk beranjak bepergian ke luar daerah.

“Dalam minggu ini hingga akhir Maret saya larang personil untuk ke luar daerah, karena saya ingin semuanya berperan aktif menjelang HUT Satpol PP ke 65,” ujarnya kepada sejumlah awak media usai rakor bersama Bagian Humas, Perlengkapan dan Umum Setdakab Inhil, kemaren.

Hal tersebut dipertegasnya karena ia menginginkan Satpol PP sebagai tuan rumah pada HUT instansinya tahun ini bisa maksimal, bahkan ditargetkannya menjadi contoh untuk tuan rumah HUT Satpol PP berikutnya.

“Sudahlah personil kita sedikit, diperbolehkan lagi sebagian ke luar daerah, kan kurang etis,” tambahnya.

Ia juga menginginkan para personilnya nanti, bisa menambah pengalaman dan menjadikan suatu pelajaran, minimal memberi semangat dalam bekerja setelah beradabtasi  dengan personil Satpol PP yang berdatangan nantinya.(mirwan)




KPPBC Tembilahan Musnahkan Rp 4 M Barang hasil Penindakan

IMG_4582TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan barang yang telah menjadi milik negara senilai Rp 4 Milyar di TPA Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (26/3/2015).

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan Gunawan Tri Wibowo mengatakan, kegiatan pemusnahan barang yang menjadi milik negara ini salah satu kontribusinya sebagai unit pada Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) dalam menjaga keamanan dan ketertiban terhadap pemasukan dan pengeluaran barang ilegal dari luar daerah pabean (Luar negeri) maupun kawasan bebas, khususnya batam.

“Jenis barang yang dimusnahkan ini ada 5 macam yakni, produk hasil tembakau berupa rokok khusus kawasan bebas batam sebanyak 649 karton, 8 tim dan 24 slop. Terus minuman kaleng sebanyak 60 case. Produk tekstil sebanyak 3 karung. Loudspeaker sebanyak 14 pcs. Dan terakhir berjenis sepatu, bando plastic mainan, patung robot plastic mainan dan pistol mainan sebanyak 8 karton,” katanya.

Dari hasil pemusnahan tersebut, maka nilai total keseluruhan barang itu ditaksirnya mencapai Rp 4 miliyar. Akibat dari pelanggaran perundanga-undangan ini katanya, dapat menimbulkan kerugian negara berupa kehilangan potensi penerimaan sekitar Rp 2 miliyar.

Selain itu, hal itu juga dapat mengakibatkan timbulnya dampak imateril berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negara dan tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen yang merupakan kebutuhan masyarakat secara umum.

Ia mengharapkan, melalui kerugian ini agar dapat menimbulkan efek jera kepada para pelaku pelanggaran Undang-undang kepabeanan dan cukai, serta dapat menimbulkan sinergi antar instansi pemerintah dalam mengamankan hak-hak penerimaan negara maupun dalam melindungi negara dari masuknya barang-barang berbahaya asal luar negeri.

“Semoga kedepannya bea dan cukai Tembilahan dapat memberikan prestasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi khususnya dibidang pengawasan dan pelayanan,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM saat menghadiri dan menyaksikan pemusnahan barang juga berkomentar bahwa dari penindakan ini tidak hanya merugikan negara, namun katanya juga akan berimbas pada daerah itu sendiri.

Dicontohkannya seperti, yang seharusnya kebutuhan masyarakat terpenuhi, akibat penindakan itu maka mengakibatkan pengurangan kebutuhan masyarakat setempat khususnya.

“Atas nama pemerintah, saya berterima kasih kepada bea cukai telah menindak persoalan ini, semoga dari penindakan ini bisa meminimalisir angka barang-barang yang bisa merugikan,” imbuh Sekda. (mirwan)