Dukung Timnas Indonesia U23, Yuk Meriahkan Nobar Bersama Pj Bupati Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia Vs Uzbekistan dalam laga semi final AFC U23.

Kegiatan nobar bersama Pj Bupati Inhil, H Herman yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat ini dijadwalkan pada hari Senin (29/4/2024) pukul 20.00 Wib di halaman Kantor Bupati Inhil.

Selain dapat bersilaturahmi langsung dengan Pj Bupati Inhil dan bersilaturahmi antar penonton, pada nobar kali ini panitia penyelenggara juga menyediakan Doorprize menarik yang akan di bagikan kepada peserta nobar yang beruntung.

Ayoo hadiri dan meriahkan ‘Nobar Bersama Bang Herman’ dalam mendukung Timnas Indonesia U23 menghadapi Timnas Uzbekistan U23. (Arbain)




Polres Inhil Melaksanakan Jumat Barokah ke Marbot Surau di Jalan Pelajar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Polres Indragiri Hilir (Inhil) memberi bantuan sembako kepada bapak Arbain, salah seorang surau Machfiroh Jalan Pelajar Gang Kecubung II Tembilahan, Jumat (26/4/2024).

Pak Arbain mengalami kebutaan dengan kondisi ekonomi yang lemah perlu uluran tangan. Kegiatan sosial ini merupakan salah satu program Polres Inhil dalam tajuk Jum’at Berkah.

Kegiatan dipimpin Kapolres AKBP Budi Setiawan, dihadiri Wakapolres Kompol Indra Lukman Prabowo dan para Pejabat Utama Polres Inhil.

“Bantuan sosial diberikan kepada bapak Arbain yang mengalami kebutaan. Beliau seorang marbot surau Machfiroh,” kata Kapolres Inhil.

Bantuan sosial Polres Inhil dalam rangka jumat barokah dengan harapan dapat sedikit membantu kebutuhan sehari-hari.

“Beliau berperan penting dalam menjaga kebersihan tempat ibadah. Dan diharapkan bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi pak Arbain,” pungkasnya. ***




Bertahun Buntu, Warga Desa Suhada Lakukan Normalisasi Sungai Secara Swadaya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya proaktif menghadapi masalah keberlangsungan perkebunan kelapa, warga di Desa Suhada Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengambil inisiatif untuk melakukan normalisasi sebahagian sungai suhada yang tersumbat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap ancaman kesuburan tanaman kelapa akibat sungai yang sangat panjang tersebut tidak mengalir normal ke parit-parit perkebunan warga karena bertahun tertutup tumbuhan liar.

Ramli salah satu warga yang turut andil dalam gotong royong itu menyatakan normalisasi sebagian dari sungai suhada ini merupakan langkah penting untuk mencegah kerusakan perkebunan yang berdampak pada penurunan pruduktifitas buah kelapa karena kekurangan sumber air akibat tersumbatnya induk aliran air yang mengaliri parit-parit perkebunan kelapa, Kamis (25/4/2024).

Selain itu, sungai ini bisanya juga digunakan oleh masyarakat sebagai rute perairan untuk membawa hasil perkebunan kelapa, dan aktifitas lainnya.

“Kondisi ini sudah terjadi sudah sangat lama (1 periode lebih-red). Kalau ini terus terbiarkan, tentunya ini semakin berdampak besar kepada keberlangsungan dan produktifitas perkebunan kelapa kami (warga Desa Suhada-red),” ungkapnya.

“Maka dari itu sebelum kondisi ini semakin berlarut, kami warga RT 14/Rw 05 Desa Suhada mengambil langkah gotong royong untuk melakukan pelebaran sebagian dari aliran sungai suhada ini (sekitat 700 meter yang sangat parah-red),” tambah Ramli.

Awalnya kata Lemok sapaan akrabnya, sungai suhada yang masuk dalam kawasan Desa Suhada ini memiliki lebar 8 meter, karena bertahun-tahun tak pernah di normalisasi akhirnya buntu. Sekitar 2 tahun lalu mendapat bantuan normalisasi oleh Anggota DPRD Inhil (Edi Sindirang) sepanjang 2 kilometer. Akhirnya sungai ini menjadi lebar 6 meter. Saat ini kondisinya kembali dipenuhi oleh tumbuhan liar, hanya memiliki lebar kurang lebih 1 meter.

“Setelah kita lakukan pelebaran secara swadaya, sekarang sudah menjadi 4 meter lebarnya. Sungai yang berada dikawasan kami ini yang parahnya ada sekitar 700 meter. Tentunya ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk kami membersihkan, karena kami hanya sebatas swadaya masyarakat saja tanpa ada bantuan dari pihak terkait saat ini,” papar Lemok yang juga seorang petani kelapa.

“Setelah ini kita akan melanjutkan penyemprotan terhadap tumbuhan liar yang ada dialiran sungai. Tentunya kita juga berharap ada turut andil dari pemerintah setempat akan hal ini,” tutupnya.

Sabagai informasi, Inisiatif warga dalam melakukan normalisasi sungai ini menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab sosial yang tinggi dalam menghadapi ancaman kerusakan perkebunan kelapa yang menjadi sumber mata pencaharian. Sehingga sangat diperlukan adanya campur tangan dari pemerintah Desa, Kecamatan, dan Kabupaten hingga Wakil Rakyat akan hal tersebut. (Arbain)




Ketua IKBR Inhil Dorong Haji Herman Maju Pilkada

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) JB Gian B Marbun mendorong Haji Herman maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024 di ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’.

Dorongan untuk Haji Herman agar mengikuti pencalonan Bupati Inhil diberikan Ketua IKBR mengingat pengalaman yang dimilikinya sangat luas didalam pemerintahan dan telah menjabat di berbagai posisi administratif sebelum ditunjuk oleh Mendagri sebagai Pj Bupati Inhil.

“Pengalaman-pengalaman ini yang tentunya menjadi dasar pemimpin untuk membawa kemajuan daerah di IInhil, lerlebih beliau juga putra daerah. Maka dari itu kami IKBR mendorong beliau (Bang Her-red) untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Inhil tahun ini” kata JB Gian B Marbun.

Selain itu, ketegasan dan keberanian dalam mengambil keputusan demi kebaikan dan kemajuan masyarakat juga menjadi poin penting yang harus dimiliki pemimpin di Inhil kedepan.

“Sejauh Haji Herman menjabat sebagai Pj Bupati Inhil, kita melihat karakter kepemimpinan ideal seperti itu ada di beliau (Bang Her -red). Terlebih keseriusannya dalam memutus rantai oligarki perkelapaan di Inhil yang selama ini menjadi momok memprihatinkan untuk harga perkelapaan di Inhil,” ungkap Marbun.

Terakhir kata Ketua IKBR, Pilkada serentak tahun 2024 di Inhil akan menjadi momen penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang akan membawa kemajuan bagi daerah. Dengan berbagai calon yang memiliki visi dan misi untuk pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemilihan ini diharapkan dapat mencerminkan keinginan dan aspirasi masyarakat Inhil,” tutupnya. (Arbain)




Harganya Murah, Rokok Ilegal Berbagai Merek Mudah Didapat di Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rokok ilegal alias tanpa cukai dengan berbagai jenis dan merek sangat mudah ditemukan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya di Kota Tembilahan dengan penjualan enceran perbungkus dan perslop.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media di warung dan toko di Kota Tembilahan, diketahui hanya sebagian kecil dari warung dan toko yang di kunjungi tidak menjual atau mengencer rokok tanpa pita cukai tersebut.

Namun tidak sedikit pula ditemukan warung dan toko yang menjual rokok tanpa bandrol dengan berbagai merek dan jenis dengan harga yang terjangkau di banding dengan rokok yang dilengkapi pita cukai.

Berikut jenis rokok ilegal dengan merek yang mudah didapatkan di Kota Tembilahan dan sekitarnya, diantaranya HD Bold- HD Mild, Ofo Bold -Ofo Mild, Maxxis Bold -Maxxis Mild, H Mild, Luffman, Smit dan terbaru beredar rokok merek EES Mild dan masih banyak jenis dan merek lainnya. Selain itu harganya juga bervariasi mulai dari Rp 8.000 hingga 18.000 tergantung jenis dan mereknya.

Dari informasi di lapangan, mudahnya ditemukan rokok ilegal ini di Tembilahan karena beberapa alasan utama diantaranya dampak
kenaikan tarif cukai rokok yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir telah membuat harga rokok legal menjadi lebih mahal. Sehingga mendorong peminat rokok ilegal dengan harga yang lebih murah.

Selain itu, ada permintaan yang tinggi dari konsumen untuk rokok yang harganya jauh lebih terjangkau, yang cenderung dipenuhi oleh rokok ilegal.

Faktor-faktor inilah yang menjadi kontribusi pada ketersediaan rokok ilegal di pasar lokal di wilayah Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir. Dampaknya tidak hanya merugikan negara dari segi pendapatan cukai tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan konsumen karena kurangnya pengawasan kualitas pada produk tersebut.

Meskipun upaya pemberantasan rokok ilegal gencar dilakukan, tetapi masih ada tantangan dalam menggempur peredaran rokok ilegal sampai ke akarnya, termasuk potensi kongkalingkong dalam distribusi rokok ilegal tersebut. (Arbain)




Ali Azhar Sebut Pempinan Terpilih Hendaknya Seseorang yang Berkomitmen

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebagai pemerhati perjalanan Kabupaten Indragiri Hilir dalam 2 era mantan bupati Indragiri Hilir selama 20 tahun hingga saat ini. Ada beberapa catatan yang perlu di evaluasi. Bagi siapapun yang akan memimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini, tentunya sangat besar harapan akan terjadinya perbaikan dan kemajuan dalam berbagai bidang dan tatanan kehidupan masyarakat.

“Terwujudnya harapan tersebut dapat menjadi poin penting dalam menaikan integritas kabupaten Inhil,” ucap Ali Azhar yang di kenal sebagai seorang tokoh cendikiawan muslim Inhil.

Jika seorang pimpinan terpilih hendaknya seseorang tersebut ialah pemimpin yang berkomitmen terutama dalam mengedepankan bidang inprasturuktur yang urgen.

“Dapat di ambil contoh urgen seperti kantor-kantor pelayanan publik yang di pasilitasi secara proposional dan dapat menjalankan program kegiatan yang bermuara pada APBN Kabupaten Inhil secara teratur dan bertanggung jawab secara profesional,” tuturnya.

Selain itu, seorang pemimpin kabupaten Inhil juga harus memperhatikan beberapa sektor penonggak kesejahteraan masyarakatnya seperti perkebunan, perikanan, dan pasar agar dapat bersaing secara nasional hingga ke pada taraf internasional.

Bidang lain yang menginventarisir hak dan kekayaan Pemda Inhil termasuk lahan-lahan kosong yang dibangun secara ilegal tanpa dasar hukum yang jelas juga haruslah menjadi sorotan seorang pemimpin kabupaten Indragiri Hilir sedari dulu hingga kini.

“Mengevaluasi dari setiap kegiatan keagamaan yang terukur dan berdaya guna tanpa merugikan APBD dalam hal penggunaan dan pemborosan tata kelola pemerintahan yang berkomitmen secara kebangsaan yang berintegritas,” imbuh Ali azhar.

Lanjutnya, Indragiri Hilir memiliki 20 kecamatan dan merupakan kabupaten yang luas sangat membutuhkan perhatian penuh, terutama pada kebutuhan urgen untuk di belah menjadi tiga bagian.

Dalam mewujudkan tujuan ini sehingga menjadi fakta dan bukan sekedar retorika saat menjelang pilkada belaka. Kabupaten Inhili butuh pemimpin yang memiliki dedikasi dan semangat kebangsaan untuk sebuah harapan kedepan.

“Saatnya para kandidat untuk menguras keringat mereka dengan tujuan masa depan sebuah kabupaten yang berintegritas menuju propinsi Indragiri terbaru di republik ini,sebagai harapan besar dari masyarakat banyak,” tutup Ali azhar. ***