Awas! Modus Penipuan Catut Nama dan Foto Pj Bupati Inhil via WhatsApp

ARB INdinesia, INDRAGIRI HILIR – Nama Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman dicatut oleh penipu dengan modus bantuan donasi bagi Masjid atau Surau. Masyarakat diimbau waspada dan tidak menanggapi pesan dari akun yang menggunakan nama Pj Bupati pada aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Kami mendapat laporan dari beberapa orang bahwa ada yang menghubunginya terkait dana bantuan Masjid. Itu jelas hoax. Jadi kami minta kepada masyarakat atau siapapun yang menerima pesan WhatsApp dengan mengatasnamakan Pj Bupati untuk tidak mempercayainya. Karena saat ini sudah terbukti 2 nomor yang berbeda bermoduskan memberikan donasi pada Masjid dan Surau di daerah tertentu” tegas Dr Trio Beni Putra SE MM Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kab. Inhil.

Pj Bupati Herman menyesali adanya perbuatan ini. Selain menimbulkan fitnah dan mencoreng nama baiknya sebagai pejabat daerah, ia juga prihatin karena korban yang dihubungi adalah pengurus Masjid atau Surau.

“Saya harapkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya begitu saja. Ada baiknya pesan-pesan seperti hal itu bisa ditinjau kembali bersama pihak tetkait” ungkap Herman.

Pada kasus ini oknum tersebut menggunakan 2 nomor berbeda yaitu 0838-9440-2951 dan 0838-9205-3854 dan foto profil Pj Bupati bersama istri menggunakan baju melayu.***




Imigrasi Tembilahan Gelar Sosialisasi Elektronik Paspor

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan menggelar sosialisasi Elektronik Paspor (E-Paspor) dan peraturan keimigrasian tentang penerbitan paspor RI, di Hotel Elite Tembilahan, Selasa (21/5/24).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan Nanag Mustofa melalui Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian Awaludin mengatakan, bahwa pihaknya mendapat surat edaran untuk melaunchingkan E-Paspor ini di bulan Maret dan mulai diterapkan pada bulan April.

“Bulan Maret dikeluarkan edarannya bahwa kantor imigrasi seluruh Indonesia udah boleh melaunching paspor Elektronik. Kita di Tembilahan ini baru bulan April kemarin mengeluarkan paspor Elektronik,” kata Awal saat diwawancarai wartawan.

Awal menyebut, bahwa masa berlaku paspor biasa dan elektronik sekarang sudah 10 tahun untuk orang dewasa, sementara untuk anak-anak yang di bawah 17 tahun masa berlakunya hanya 5 tahun.

“Paspor saat ini masa berlakunya 10 tahun untuk orang dewasa, kalau untuk anak-anak batas masa berlakunya sampai 5 tahun, karena masih ada perubahan pada fisik muka,” tuturnya.

Dia menerangkan, bahwa biaya pembuatan E-Paspor sebesar Rp. 650.000,- dan 30 kuota yang tersedia setiap harinya. Sedangkan paspor biasa biaya Rp. 350.000,- dan hanya 20 kuota setiap hari di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan.

Terakhir, dia menuturkan, bahwa yang membedakan E-Paspor dan paspor biasa ini ada beberapa hal diantaranya adalah.

Keamanan Data Tingkat Tinggi. E-Paspor Indonesia dilengkapi dengan chip yang menyimpan data biometrik pemegang paspor, seperti sidik jari, foto, dan data pribadi. Hal ini mempersulit upaya pemalsuan paspor dan meningkatkan keamanan data pemegang paspor.

Proses Imigrasi yang lebih cepat. Keberadaan chip memudahkan otoritas imigrasi dalam memverifikasi identitas pemegang paspor mempercepat proses imigrasi di bandara dan pelabuhan.

Penerimaan Luas di Negara Lain. Dengan standar internasional yang dipenuhi oleh e-paspor Indonesia pemegang paspor dapat menikmati proses imigrasi yang lebih lancar di banyak negara di dunia.

Visa waiver. Dengan menggunakan elektronik paspor kita juga diberi fasilitas bebas Visa (visa waiver) ke Jepang untuk tujuan kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman) selama 15 hari.




Trobosan Baru Haji Herman, Warga Inhil Bisa ke Batam Gunakan Motor dan Mobil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Lagi-lagi Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Herman, ST., MM melakukan trobosan baru dalam memfungsikan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan.

Sebelumnya, Pemkab Inhil telah mengaktifkan pelabuhan tersebut guna meningkatkan harga komoditas kelapa para petani, dan dalam waktu dekat ini Pj Bupati Inhil akan kembali mengirimkan komoditas kelapa ke Thailand menggunakan kontainer.

Terbaru, Pj Bupati Inhil juga telah merencanakan akan menghadirkan kapal Roro tujuan Batam untuk bersandar di Pelabuhan Parit 21. Sehingga dengan kehadiran kapal Roro tersebut dapat menjadi solusi bagi warga Inhil yang ingin berpergian menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dari kota Tembilahan.

“Kedepan selain ekspor komoditas kelapa ke luar negeri, Insya Allah kapal Roro tujuan Batam akan bersandar di Pelabuhan zparit 21 nantinya,” ujar Haji Herman saat berada di Ponpes Yasin Kelurahan Pekan Arba, Selasa ( 21/05/2024).

“Dalam waktu dekat kita akan datangkan, jadi nantinya warga Inhil sudah bisa pergi ke Batam pakai sepeda motor atau mobil bahkan truck. Jarak tempuhnya kira-kira 12 jam saja,” lanjutnya.

Selain itu kata Pj Bupati Inhil, ketika kapal Roro tersebut sudah dapat di operasikan melalui pelabuhan parit 21, kedepan diharapkan warga inhil bisa memanfaatkan fasilitas kapal Roro untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Batam itu banyak perlu bahan dari kita seperti sayur-sayuran, buah-buahan bahkan kelapa dan lain-lain. Jadi kalau sudah beroperasi masyarakat bisa mengirim hasil pertanian dari inhil langsung ke batam menggunakan kapal Roro,” sambungnya.

Terkhir Haji Herman mengatakan pemerintah Kabupaten Inhil akan terus berbenah guna membantu meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat Inhil, salah satunya dengan membuka akses transportasi langsung menggunakan kapal Roro tujuan Batam. (Arbain)




Toreh Prestasi Kinerja Anggaran, Imigrasi Tembilahan Kembali Raih Penghargaan IKPA Sangat Baik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HULU – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan (Imigrasi Tembilahan) kembali menoreh prestasi dalam kinerja pelaksanaan anggaran. Hari ini, Rabu (15/05/2024).

Imigrasi Tembilahan meraih penghargaan sebagai Satuan Kerja dengan Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) “SANGAT BAIK” dengan nilai IKPA 96.60 Anggara, sebagai Satker dengan Pagu Sedang Tahun Anggaran 2023.

Penghargaan capaian IKPA ini, diberikan oleh KPPN Rengat di Gedung Dang Purnama Rengat pada kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran. Imigrasi Tembilahan diwakili oleh Kepala Urusan Keuangan, Ibu Cemreni Hastuti menerima langsung piagam penghargaan di lokasi kegiatan.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Tembilahan, Nanang Mustofa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran atas prestasi yang diperoleh.

“Penghargaan capaian IKPA Sangat Baik ini adalah prestasi yang patut kita banggakan, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, rekan-rekan pelaksana tusi (tugas dan fungsi-red), dan pengelolaan keuangan, tentunya prestasi kita hari ini adalah hasil kerja keras bersama,” ujar Kakanim

Untuk diketahui, Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sendiri adalah indikator pengukuran kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja kementerian/lembaga. Nilai IKPA menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan satuan kerja (satker) dalam pengelolaan anggaran.

IKPA merupakan alat monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran oleh Ditjen Perbendaharaan yang terintegrasi pada Online Monitoring (OM) SPAN yang dijadikan ukuran dan mencerminkan kinerja satuan kerja atas kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan terhadap regulasi, efektifitas pelaksanaan kegiatan serta efisiensi pelaksanaan anggaran. (Arb)




Perkuat Sinergi, PMII Inhil Jalin Silaturahim Dengan Bea Cukai Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memperkuat sinergi komunikasi, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indragiri Hilir menjalin silaturahim dan berdiskusi dengan Bea Cukai Tembilahan yang diselanggarakan di aula Sri Gemilang Kantor Bea Cukai Tembilahan Pada Rabu, (15/05/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan dan Jajarannya serta Pengurus Cabang PMII Kabupaten Indragiri Hilir.

M. Thahir Ketua Cabang PMII Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan terimakasih kepada Bea Cukai Tembilahan atas sambutannya yang luar biasa yang diberikan.

“Semoga ini awal pertemuan dan silaturahim ini tetap terjaga dengan baik kedepannya,” ucapnya.

“PMII Inhil tentu akan terus memberikan kontribusinya terhadap kemajuan pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir kedepan, karena kami sebagai mahasiswa tentunya akan siap memberi kan edukasi kepada masyarakat betapa bahayanya barang-barang tidak resmi/ilegal yang masuk ke tanah air,” tambah M Thahir.

Sementara itu, Setiawan Rosyidi Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan menyampaikan pendampingan, edukasi dan diskusi bersama ini membahas beberapa permasalahan dan kendala-kendala yang sering terjadi dalam hal pelayanan Kepabeanan dan Cukai.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan performa layanan yang telah diberikan oleh Bea Cukai Tembilahan kepada stakeholder serta guna menyamakan persepsi terkait janji layanan dan alur pengajuan dokumen,” ujarnya.

“Saya harap kegiatan seperti hari ini lebih sering dilaksanakan dan dilakukan secara berkelanjutan agar proses layanan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien serta terbentuknya kesepahaman dalam prosedur layanan terkait kepabeanan dan cukai,” tambah Setiawan Rosyidi.

Untuk diketahui, kegiatan silaturahim dan diskusi bersama tersebut dilakukan sebagai media pengumpulan sejumlah saran dan masukan terkait pelayanan yang diberikan oleh Pegawai Bea Cukai Tembilahan. **




Menuju Swasembada, Pj Bupati Inhil Harapkan Seluruh ASN di Inhil Beli Beras Lokal

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Guna mendukung program pemerintah pusat terhadap ketahanan pangan nasional, Pj Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Herman terus mengupayakan kebutuhan beras lokal untuk menuju swasembada beras bagi masyarakat Inhil.

Haji Herman menyebutkan bahwa produksi beras lokal menjadi atensi serius bagi dirinya sebagai Pj Bupati Inhil, hal itu bertujuan agar ketersedian beras dalam wilayah inhil dapat dijadikan penopang ekonomi kerakyatan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani.

“Kita sudah mencanangkan gerakan tanam padi serentak seluas 3000 Ha beberapa bulan lalu, dari hasil penanaman kemarin, alhamdulillah hari ini sudah mulai ada yang panen,” terang Haj Herman, Sabtu (11/05/2024).

Bahkan ia menyebut hasil produksi gabah lokal oleh para petani yang ada di kawasan Inhil cukup banyak diminati oleh para pedagang yang berasal dari provinsi tetangga.

Namun demikian Haji Herman menginginkan agar produksi gabah tersebut dapat diproduksi secara swakelola oleh warga Inhil guna meningkatkan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kita menginginkan gabah yang sudah dihasilkan langsung di produksi para petani untuk di jadikan beras, sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi ketimbang menjual gabah ke wilayah lain, dan hari ini kita telah sepakat agar seluruh produksi hasil gabah oleh para petani tidak lagi dijual ke luar daerah,” ungkap Pj Bupati.

Terkait dengan pemasaran beras lokal itu Haji Herman menyatakan pemerintah daerah siap mendukung program swasembada tersebut dimulai dari instansi pemerintah Kabupaten Inhil sendiri.

“Nantinya kita harapkan seluruh ASN yang ada di kabupaten Inhil ini membeli beras lokal kita, terkait mekanismenya kita akan duduk bersama para OPD untuk merumuskannya,” pungkasnya.

Terakhir Pj Bupati Inhil mengatakan dalam rangka memajukan produksi beras serta merek dagang produk beras lokal petani tersebut, Pemkab Inhil melakukan inovasi dengan mengadakan sayembara bagi warga Inhil untuk merancang dan mendesain kemasan gambar karung beras untuk dijadikan logo merek dagang beras petani tersebut. (Adv)