Pj Bupati Inhil Beri Solusi Bagi Lapak Ilegal di Jalan Kapten Muchtar Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Lapak ilegal yang berada di Jalan Kapten Muhctar Tembilahan yang sering kali muncul menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fifri dan Idul Adha akhirnya diperhatikan oleh Pj Bupati Inhil H Herman.

Dalam pantau langsung Pj Bupati Inhil bersama intansi terkait, H Herman menyebutkan bahwa tenda lapak bazar yang telah berdiri sangat jelas melanggar aturan Perda Inhil Nomor 3 Tahun 2023, tentang larangan untuk berjualan di atas badan jalan maupun di atas trotoar.

Dalam mencarikan solusi atas hal tersebut, PJ Bupati Inhil menggelar rapat koordinasi bersama bersama perwakilan pedagang, Camat Tembilahan, TNI/ Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungani, DLHK, Primkopat, Senin (10/6/2024) di ruang rapat rumah dinas Bupati Inhil.

Dalam rapat itu, H Herman mengistruksikan agar tenda-tenda yang sudah berdiri untuk segera dipindahkan, dari rapat itu juga didapatkan solusi dan kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan pedagang untuk mengalihkan bazar di belakang Kantor Dinas PUPR Inhil.

“Akan tetapi, para pedagang harus taat aturan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir,” tuturnya.

Seusai itu, H Herman dalam wawancaranya juga menyampaikan klarifikasinya dan menegaskan terkait isu bahwa ada pedagang membayar atau menyetorkan uang sebesar 3 Juta Rupiah untuk menyewa di satu lapak atau tenda kepada oknum pengelola lapak.

“Terkait isu ada pedagang yang menyetor uang 3 Juta untuk bayar sewa kepada oknum pengelola lapak adalah tidak benar atau Hoax,“ tegas Pj Bupati Inhil.

Terakhir H Herman menyampaikan keberadaan bazar yang sebagian besar menjual bahan sandang ini memang kerap kali muncul menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fifri dan Idul Adha.

“Seperti saat ini, saya menyarankan kepada pengelola lapak bazar untuk mencari lokasi lain yang tidak menggunakan bahu jalan,” tutupnya. (Adv)




Momen Haru Penamatan Sekolah Islam Alhusniyah Reteh, Alumni Cuci Kaki Orang Tuanya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Momen haru terjadi pada saat penamatan dan perpisahan TK, Kelas VI SD, IX SMP dan XII SMA Islam Alhusniyah di Kampus 1 Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pada Senin (10/6/2024).

Disela sela rangkaian acara, ada satu sesi acara dimana alumni secara serentak mengambil baskom yang berisi air dibawa kursi orang tua/wali masing – masing dan selanjutnya, tamatan tersebut membasuh kaki orang tua/walinya.

Secara tidak sengaja, wajah haru dengan tetesan air mata nampak jelas diwajah para orang tua/wali siswa, Ia sama sekali tidak menyangka ada sesi acara dimana alumni membasuh kaki orang tua.

“Saya sangat terharu pak sampai sampai meneteskan air mata melihat anak saya membasuh air kaki saya, saya tidak menyangka pak, semoga anak anak kita semua tetap mempertahankan akhlaknya, terima kasih bapak ibu gurunya,” ucap salah satu orang tua tamatan kepada pihak sekolah.

Pihak pengelola Alhusniyah Islamic School, Dra Mardhiyah Husain menyebut ini salah satu inovasi yang positif, sebagai ungkapan rasa terima kasih peserta didik Alhusniyah kepada orang tuanya.

“Kami juga ingin para siswa menghargai kerja keras orang tua yang telah mendidik dan mengantarkan mereka hingga menuntaskan sekolah hingga tingkat pada masing-masing jenjang pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan kegiatan bersujud dan mencuci kaki ibu yang dilaksanakan secara serentak di sekolah tersebut sebagai upaya sekolah untuk mencegah siswa agar tidak merayakan kelulusan dengan konvoi di jalan.

“Selain itu, juga untuk menghindarkan siswa, dari aksi corat-coret baju seragam. InsyaAllah kegiatan bersujud dan mencuci kaki ibu akan diagendakan rutin tiap jadwal kelulusan,” terang Mak Mar, panggilan akrabnya.

Seluruh peserta ujian nasional tingkatan SD SMP dan SMA Islam Alhusniyah Reteh dinyatakan lulus seratus persen, terhadap hasil tersebut sekolah dan siswa merayakan dengan suka cita melalui kegiatan yang positif. ***




Lakukan Pengawasan Terhadap TPPO, Imigrasi Tembilahan Bentuk Desa Binaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan (Imigrasi Tembilahan) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Desa Binaan Imigrasi, Jum’at (7/6/2024) di Ruang Rapat Kantor Kelurahan Tembilahan Hilir.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan Nanag Mustofa melalui Kepala Seksi Tekonologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Awaluddin Hidayat mengatakan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Tembilahan Hilir.

Selain bekerjasama dengan Kelurahan Tembilahan Hilir, kegiatan ini juga turut melibatkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibnas.

“Tujuannya yaitu untuk membangun sinergi antara pemeritah desa dan imigrasi dalam melaksanakan pengawasan orang asing hingga pencegahan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang-red),” tuturnya.

“Selian mosialisasikan tentang program Desa Binaan Imigrasi, kita juga menyampaikan pentingnya sinergi Imigrasi dan peran pemerintah desa dan jajaran dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan, deteksi dini, dan pencegahan TPPO,” tambah Awaluddin Hidayat.

Terkahir Awaluddin berharap melalui Desa Binaan Imigrasi ini, komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam pengawasan dan pencegahan TPPO dapat terlaksana dengan baik.

“Sehingga masyarakat teredukasi tentang bahaya TPPO dan pentingnya keselamatan dan keamanan diri di luar negeri,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan Desa Binaan Imigrasi dihadiri oleh Ketua RT, Ketua RW, dan jajaran Keluarahan Tembilahan Hilir. Kepala Seksi Tekonologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Awaluddin Hidayat menjadi pemateri/narasumber kegiatan sosialisasi. (Arb)




Jum’at Curhat Polsek Tembilahan, Warga RT 01/RW 04 Jalan Pelajar Minta Patroli Rutin Jelang Idul Adha

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Menjelang perayaan Idul Adha, warga RT 01/RW 04 Jalan Pelajar, Kelurahan Pekan Arba, mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keamanan lingkungan dalam acara rutin “Jum’at Curhat” yang diselenggarakan oleh Polsek Tembilahan, Jum’at (31/5/2024).

Mereka meminta peningkatan patroli keamanan untuk mencegah tindak kriminalitas yang mungkin meningkat menjelang hari raya.

Kepala Polsek Tembilahan, IPTU Danu Hidayat, SE., MM menyatakan bahwa pihaknya akan mengintensifkan patroli dan kehadiran polisi di wilayah tersebut.

“Kami mengerti kekhawatiran warga dan kami akan melakukan upaya maksimal untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Selain itu, Kapolsek Tembilahan juga menghimbau kepada warga RT 01 RW 04 Jalan Pelajar untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan dengan cara saling mengawasi dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib.

“Acara “Jum’at Curhat” ini merupakan bagian dari program komunikasi antara polisi dan masyarakat, yang bertujuan untuk mendengarkan langsung keluhan dan saran dari warga, serta meningkatkan sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” tutup IPTU Danu Hidayat, SE., MM.

Sementara itu, Ketua RT 01/RW 04 Jalan Pelajar, Kelurahan Pekan Arba, Edo menyampaikan ucapan terimakasih kasih kepada pihak kepolisian yang selalu sigap dalam merespon keluhan warga terkait Kamtibmas.

“Kami mewakili warga RT 01/RW 04 Jalan Pelajaran mengucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian Polsek Tembilahan yang selalu memberikan respon cepat terhadap keluhan warga terkait Kamtibmas,” tuturnya.

“Demi kemaaman bersama kami siap bersinergi dengan kepolisian demi terjaganya kamtibmas di wilayah kami,” tutup Edo. (Arb)




Jelang Kunjungan Presiden RI, Polsek Tanah Merah Gencar Patroli Jaga Kamtibmas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Merah gencar melakukan patroli dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut dalam rangka menjelang kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau pada 1 Juni 2024.

Patroli rutin ini dengan menyambangi tempat keramaian Masyarakat di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

“Kami mengajak Masyarakat menjaga Kamtibmas jelang kunjungan Presiden ke Riau,” kata Kapolsek Tanah Merah, IPTU Edi Saputra, Kamis (30/5/2024).

IPTU Edi Saputra langsung memimpin kegiatan KRYD tersebut bersama personelnya AIPTU Andi Eka Putra, BRIPKA hardi satria, BRIPDA Melisa Dewi Pertama, BRIPDA Andre Pratama.

“Kegiatan rutin ini atas perintah Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan untuk menjaga keamanan,” sebutnya.

Dalam kegiatan itu, IPTU Edi Saputra menghimbau kepada Masyarakat apabila terdapat unsur premanisme mengganggu ketertiban masyarakat agar segera melaporkan.

“Kami mengimbau jika ada seseorang atau kelompok seperti pemerasan dan pungli agar melaporkan ke Polsek,” tegasnya.

Kapolsek juga mengingatkan dan menghimbau kepada para pemuda dan anak remaja agar tidak membawa sajam, miras, minuman tuak, minuman oplosan.

“Jangan ada yang minum miras, apalagi mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan, akan saya tindak,”

Dengan dilaksanakan KRYD dapat mengurungkan niat pelaku dan mencegah aksi kejahatan dan tindak pidana lainnya agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Adapun hasil KRYD tersebut, Kapolsek memaparkan, tindak pelaku curas, curat, curanmor (3C), peredaran narkoba, pemerasan, dan minuman keras nihil ditemukan.

Untuk diketahui, sesuai jadwal, Presiden Jokowi akan memimpin langsung Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Blok Rokan, Kota Dumai.

Jokowi dan rombongan juga dijadwalkan meninjau Unit Pelaksana Teknis Instalasi Pengolahan Air Limbah (UPT IPAL) di Jalan Tanjung Datuk Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. ***




Disdik Inhil Selenggarakan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyelenggarakan sosialisasi sekolah ramah anak untuk 40 sekolah SMP yang ada di Kabupaten Inhil, Sabtu (25/5/2024).

Siti Munziarni, SKM., MM selaku narasumber dalam acara tersebut
menyampaikan bahwa Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka mendukung KLA dan melaksanakan Persda No 1 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan KLA di Kabupaten Inhil.

“Maka Dinas Pendidikan berkewajiban untuk menyediakan data dan dokumen KLA pada klaster II dan IV, salah satunya adalah memfasilitasi terbentuknya sekolah ramah anak,” tuturnya.

Lanjutnya, Dinas Pendidikan melalui Bidang SMP hari ini menyelenggarakan sosialisasi sekolah ramah anak untuk 40 sekolah SMP di Kabupaten Inhil. Tentunya menjadi harapan bersama sosialisasi ini dapar ditindaklanjuti dengan pelatihan KHA dan membuat kebijakan dalam bentuk SK sekolah ramah anak.

“Semoga semua sekolah yang ada di Inhil kedepannya menjadi sekolah ramah anak,” tutup Siti Munziarni, SKM., MM.