Tahukah kamu, Ternyata Segini Harta Kekayaan Ketua DPRD Inhil

ARB Indonesia, INDRAGIRI HILIR – Nama Iwan Taruna pasti sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ya, tentu saja karena Iwan taruna banyak disenangi masyarakat berkat keperduliannya terhadap suara rakyat selama menjadi Anggota DRPD Inhil.

Terlebih lagi saat ini Iwan Taruna merupakan Ketua DPRD Inhil untuk periode 2024-2029. Tentunya nama Iwan Taruna semakin banyak dikenal dan disenangi oleh masyarak luas.

Kendati demikian, tahukah kamu berapa harta kekayaan Iwan Taruna yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPD Inhil Partai PKB?. Berikut kami sajikan data harta kekayaannya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Menurut dokumen LHKPN yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tertanggal 5 April 2024. Iwan Taruna memiliki 19 aset berupa Tanah dan Bangunan di Kabupaten Inhil, dua diantaranya berada di Pekanbaru berupa Tanah dan bangunan seluas 104 m2/60 m2 senilai Rp 200.000.000, serta Tanah Seluas 722 m2 senilai Rp 250.000.000. Adapun total 19 aset Tanah dan Bangunan milik Iwan Taruna sejumlah Rp 3.530.000.000.

Sedangkan untuk alat transportasi dan mesin, Iwan Taruna memiliki 3 buah sepeda motor dan 3 buah kendaraan roda 4 (Mobil) dengan nilai Rp 445.000.000.

Selain itu, politisi senior ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 65.000.000, serta Kas dan Setara Kas senilai Rp 185.049.085.

Adapun total harta kekayaan Iwan Taruna berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sejumlah Rp. 4.225.049.085. (Arbain)




Imbas Kelangkaan Kelapa, PT RSUP Kurangi Tenaga Kerja

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penurunan produksi kelapa akibat kemarau tahun dan hama lalu ditambah dengan bebasnya ekspor kelapa bulat membuat industri kelapa dalam negeri kesulitan mendapatkan bahan baku.

Hal ini juga berdampak kepada PT RSUP, salah satu perusahaan Sambu Group yang beroperasi di Pulau Burung. Sudah beberapa bulan terakhir perusahaan kesulitan mendapatkan kelapa sebagai bahan baku produksi.

“Saat ini terjadi kelangkaan kelapa. Sebagai bahan baku utama produksi, kelapa sulit didapatkan. Sehingga banyak pekerja yang tidak beraktivitas, karena perusahaan beroperasi di bawah kapasitas (running capacity),”ujar A Ginting, Humas Sambu Group dalam siaran persnya, Selasa (14/1/2024).

Menurut A Ginting, sulitnya perusahaan mendapat bahan baku kelapa karena menurunnya produksi kebun kelapa dan juga maraknya ekspor kelapa bulat.

“Kondisi ini menyebabkan produksi pengolahan kelapa di perusahaan menurun, sehingga terpaksa melakukan langkah efisiensi, termasuk pengurangan jumlah tenaga kerja,” tambah A Ginting.

Lanjutnya, penyesuaian jumlah tenaga kerja ini langkah yang tidak mudah, namun terpaksa dilakukan.

“Perusahaan bertanggung jawab dan akan memenuh kewajibannya kepada tenaga kerja yang terdampak. Sesuai hukum dan peraturan perundangan yang berlaku. Saat ini proses PHK sedang berjalan termasuk pemberian pesangon dan pemenuhan kewajiban lainnya,” jelas A Ginting.

Perusahaan juga berkonsultasi dan berkirim surat kepada Disnakertrans Indragiri Hilir untuk proses PHK ini. Sehingga perusahaan akan mengikuti arahan dan pendampingan yang dilakukan oleh Disnakertrans.

“Kita tentu berharap semua bisa segera kembali normal. Termasuk kelapa tidak lagi langka dan mudah didapatkan. Sehingga kembali membuka lapangan kerja, dan perusahaan sebagai industri padat karya, bisa memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah dan ekosistem kelapa,” tutup A Ginting.

Tentang Sambu Group

Didirikan pada tahun 1967 oleh Tay Juhana, PT Pulau Sambu merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis pengolahan kelapa. Memiliki tiga pabrik yang tersebar di Provinsi Riau—PT Pulau Sambu di Kuala Enok (1967), PT Pulau Sambu di Guntung (1983), dan PT Riau Sakti United Plantations (1993)—Sambu Group berusaha menciptakan industri kelapa ke level lebih tinggi melalui pengembangan sistem yang berbeda dari yang pernah ada sebelumnya.

Sambu Group berhasil mengintegrasikan petani kelapa lokal Indonesia dengan pasar. Petani kelapa menjadi entitas yang tak terpisahkan secara sosial dengan perusahaan. Sebagai pelopor industri kelapa, Sambu Group berusaha mengembangkan inovasi produk berbasis kelapa melalui merek KARA. Usaha Sambu Group mengakomodir kebutuhan kelapa untuk industri bermitra dengan masyarakat dan lingkungan untuk menghadirkan inklusifitas sosial, konservasi lingkungan hidup, dan stabilitas ekonomi bagi bisnis dan masyarakat disekitar.

Salah satu prinsip Sambu Group, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan sosialekonomi petani kelapa Indonesia yang menjadi mitranya. Upaya ini dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, penyelenggaraan berbagai kegiatan religi hingga program pendidikan masyarakat di sekitar industri. Membeli produk Sambu Group dengan merek KARA turut berkontribusi untuk kesejahteraan dan kehidupan petani kelapa Indonesia yang lebih baik. *




Kapolres Inhil Berganti, AKBP Farouk Oktora: Saya Izin Bergabung Bertugas di Polres Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tuntas sudah tugas AKBP Budi Setiawan sebagai Kapolres Indragiri Hilir (Inhil). Satu tahun sebulan, AKBP Budi akhirnya mengucapkan salam perpisahan bagi seluruh personel Polres Inhil.

Tak kuasa menahan haru, AKBP Budi Setiawan tampak beberapa kali mengusap air mata saat menyampaikan kata sambutan perpisahan dihadapan personel Polres Inhil.

Apalagi ditambah dengan tampilan video moments flashback dokumentasi selama Ia bertugas dan ucapan salam perpisahan dari seluruh personel Polres Inhil, menambah suasana haru hati AKBP Budi.

Salam perpisahan disampaikan Budi Setiawan saat kenal pamit antara dirinya dan Kapolres yang baru, AKBP Farouk Oktora, di Mapolres Inhil, Senin (13/1/2025) pagi.

Budi yang didampingi sang istri mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh personel Polres Inhil, sehingga dirinya bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih atas kerjasama dan kerja keras serta dukungan dari rekan rekan semua, sudah berkorban untuk kami selama bertugas di Polres Inhil ini. Kalian adalah para pejuang dan petarung, siap disegala kondisi,” ucapnya.

AKBP Budi juga meminta maaf jika terdapat kesalahan selama bertugas di Polres Inhil.

“Kami minta maaf jika selama bertugas dan bergaul terdapat kesalahan, juga segala hal yang belum bisa kami penuhi dengan maksimal disini. Saya yakin dengan Kapolres yang baru Polres Inhil akan lebih baik dengan prestasi yang lebih banyak kedepannya,” ungkap Budi.

Sementara itu Kapolres Inhil yang baru, AKBP Farouk Oktora memohon dukungan seluruh personel selama bertugas di Polres Inhil.

“Saya izin bergabung bertugas di Polres Inhil, mohon dukungan, sama sama kita memelihara Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam membangun Inhil,” ucapnya.

Ia mendoakan kakak asuh AKBP Budi Setiawan dan keluarga selalu sukses meraup prestasi di Polres Bengkalis.

“Agak berat menggantikan beliau, banyak yang sudah diperbuat dengan segala prestasi disini. Mohon doa restu kakak asuh melanjutkan kepemimpinan di Polres Inhil,” kata AKBP Farouk.




Pensiun dari Pejabat Pemerintah, HM Arifin Diharapkan Terus Aktif di Organisasi Kemasyarakatan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – HM Arifin, S.Sos., MM seorang pejabat yang dikenal dekat dengan para ulama dan tokoh masyarakat serta aktif dalam kegiatan keagamaan baru saja menyelesaikan masa baktinya sebagai pejabat pemerintah.

Sebelum pensiun, HM Arifin yang pernah menjabat sebagai Kabag Kesara, Kadinsos hingga Kaban Kesbangpol Inhil, dirinya selalu menjaga hubungan baik dengan para ulama dan tokoh masyarakat . Bahkan ia juga sering terlibat dalam diskusi dalam mencari solusi terbaik bagi umat.

Hal itu membuat dirinya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.

Seperti yang disampaikan Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Harun mengungkapkan apresiasi atas dedikasi HM Arifin selama berkiprah di pemerintahan selama ini.

“Pak Arifin adalah contoh pejabat yang tidak hanya bertugas sebagai Pejabat Pemerintah, tetapi juga melayani masyarakat, serta selalu menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan,” tuturnya.

“Bahkan Beliau selalu membuka ruang diskusi dengan ulama untuk mencari solusi terbaik bagi umat,” tambah H Harun.

Setelah masa purna bakti, banyak pihak berharap HM Arifin tetap aktif dalam membina umat, sebab pengalaman dan kebijaksanaannya masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Meskipun sudah tidak menjabat lagi, kami berharap beliau tetap melanjutkan perannya dalam membina umat, karena pengalaman dan kebijaksanaan beliau masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Perannya sangat penting untuk menjaga kesinambungan visi dan misi yang selama ini ia perjuangkan bersama pemerintah,” ungkap H Harun.

“Dengan kedekatannya bersama tokoh agama, Pak H Arifin dapat menjadi jembatan pernyambung silaturrahim antar sesama guna meningkatkan keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Lanjut H Harun, Kiprah HM Arifin diharapkan menjadi inspirasi bagi pejabat lainnya, bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat dengan hati dan dedikasi penuh.

Semangatnya untuk terus membangun umat diharapkan akan terus memberi manfaat besar, bahkan setelah ia melepas jabatannya. Ditambah lagi HM Arifin yang akrab dengan para ustaz dan guru-guru ngaji, karena dirinya ketika menjabat sebagai Kabag Kesra dimasa Bupati HM Wardan menjadi salah satu motor penggerak program magrib mengaji.

“Dengan fisik yang masih sehat dan bugar. Kami sebagai sahabat HM Arifin sangat berharap beliau terus aktif di organisasi kemasyarakatan,” tutupnya.

Sementara itu, HM Arifin sendiri menyatakan kesediaannya untuk tetap mengabdi kepada masyarakat, meskipun tidak lagi berada di lingkup pemerintahan.

“Mengabdi tidak harus di satu tempat. Insya Allah jika di perlukan saya siap membantu demi kemajuan umat. Do’akan saja saya sehat,” tuturnya. (Arb)




Pemanfaatan Pelabuhan Parit 21 Bersama PT Korindo Komplit Karbon

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Erisman Yahya, MH, memimpin rapat penting bersama Dinas Perhubungan dan PT Korindo Komplit Karbon, yang berencana memanfaatkan Pelabuhan Parit 21, Tembilahan, sebagai bagian dari perluasan operasional perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, PT Korindo Komplit Karbon memaparkan rencana produksi berbasis hasil pertanian dan perkebunan, seperti arang tempurung kelapa, sabut kelapa, pinang, serta produk turunannya. Dengan mengusung konsep zero waste, perusahaan ini berkomitmen memberikan nilai tambah sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan.

Melalui presentasinya, PT Korindo Komplit Karbon menjelaskan potensi kontribusi ekonomi yang signifikan, termasuk penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan peningkatan daya saing daerah. Menanggapi hal ini, Pj Bupati Erisman Yahya memberikan apresiasi serta dukungan penuh.

“Investasi seperti ini sangat penting untuk kemajuan daerah kita. Saya berharap PT Korindo Komplit Karbon dapat bersinergi dengan masyarakat setempat dan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Pj Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran PT Korindo Komplit Karbon diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak investasi yang dapat memperkuat sektor ekonomi lokal, meningkatkan infrastruktur, dan menciptakan peluang kerja yang lebih luas.

Kepala Dinas Perhubungan, Indrawansyah Syarkowi, turut memberikan dukungan terhadap rencana ini. Ia menekankan pentingnya kajian mendalam agar semua regulasi dan persyaratan perizinan dapat dipenuhi dengan baik.

“Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sewa fasilitas dan pemasukan dari pas masuk pelabuhan, kehadiran PT Korindo Komplit Karbon juga akan mengaktifkan Pelabuhan Parit 21 sebagai pusat aktivitas ekonomi harian,” jelas Indrawansyah.

Ia juga mengusulkan agar Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penyelenggara Pelabuhan Daerah Transportasi Sungai dan Penyeberangan (UPPD-TSP) segera memperoleh status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status ini dinilai akan memberikan fleksibilitas pengelolaan yang lebih baik, termasuk dalam pemeliharaan dermaga dan halte sungai.

“Pendapatan BLUD dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung keberlanjutan operasional pelabuhan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dinas Perhubungan dan Pj Bupati Inhil berharap proses administrasi serta perizinan dapat diselesaikan dengan lancar sehingga PT Korindo Komplit Karbon segera memulai operasinya di Pelabuhan Parit 21.

“Dengan adanya investasi ini, kita optimis dampaknya akan dirasakan oleh semua pihak, baik perusahaan, masyarakat, maupun pemerintah daerah,” tutup Kadishub, sembari memaparkan Road Map penataan pelabuhan dan angkutan sungai di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan mampu memaksimalkan potensi ekonomi daerah secara berkelanjutan. *




Di Rapat Pleno Terbuka, H Herman Sampaikan Pentingnya Menjaga Persatuan Pasca Pilkada

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat pleno terbuka penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.

Rapat pleno yang digelar di Hotel Harmona In ini digelar pada Kamis, 9 Januari 2024, dipimpin langsung oleh Ketua KPU Inhil Syamsul Masjan didampingi Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU.

Juga dihadiri oleh Dandim 0314/Inhil, Kepala Kesbangpol Inhil, Kapolres Inhil yang diwakili Wakapolres, Kejari Inhil, Anggota KPU serta Ketua Bawaslu Inhil Rustam serta Tim Koalisi Inhil Hebat.

Ketua KPU Inhil, Syamsul Masjan, mengatakan rapat pleno ini sesuai dengan PKPU nomor 2 Tahun 2024 tentang jadwal tahapan dan rangkaian Pilkada, mulai dari penetapan calon, kampanye, pemilihan, penghitungan suara, dan terakhir penetapan calon terpilih.

“Ini salah satu tahapan dan rangkaian Pilkada, yang kami laksanakan rapat pleno penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil terpilih ini rangkaian terakhir,” kata Syamsul Masjan, Kamis (9/1/2024).

Penetapan calon terpilih didasarkan pada ketentuan PKPU Nomor 18 Tahun 2024 yang mengharuskan KPU melaksanakan rapat pleno paling lambat tiga hari setelah Buku Registrasi Perkara Konstitusi (e-BRPK) diterbitkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan e-BRPK yang sudah diterbitkan MK, KPU Inhil menggelar rapat pleno tersebut berdasarkan hasil Pilkada Inhil tidak menghadapi gugatan terkait hasil Pilkada 2024, sehingga proses ini dapat berjalan dengan lancar dan damai.

“Hasil Pilkada Inhil tidak ada gugatan sehingga penyelenggaraan Pilkada 2024 berjalan lancar dan damai,” terangnya.

Syamsul Masjan juga mengatakan bahwa pihak KPU Inhil akan segera melengkapi dokumen hasil pemilihan dan segera menyerahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil untuk ditindaklanjuti.

“Dokumennya akan kami lengkapi dan diserahkan ke DPRD Inhil dan selanjutnya akan melalui proses pengusulan pelantikan,” sambungnya menjelaskan.

Mengenai pelantikan, Syamsul, mengatakan jika mengacu kepada Peraturan Presiden Republik Indonesta (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 pelantikan Bupati dan Walikota dilantik pada 10 Februari 2025. Namun ada dinamika sengketa Pilkada di MK.

“Ada pernyataan dari MK dan DPR RI mengenai pelaksanaan pelantikan yang akan diundur karena ada sengketa Pilkada dibeberapa daerah. Kemungkinan akan diundur pada Maret mendatang,” jelasnya.

Dengan dilaksanakannya rapat pleno terbuka tersebut, KPU Inhil menetapkan pasangan calon nomor urut 4 Herman dan Yuliantini terpilih dengan raihan suara 57,62% pada penyelenggaraan Pilkada 2024 dan akan segera dilantik sesuai aturan Perpres terbaru.

Sementara itu, Bupati Inhil terpilih, Haji Herman menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 yang berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Herman bersama Yuliantini memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta aparat keamanan TNI-Polri yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pesta demokrasi ini.

“Tahapan demi tahapan telah kita lalui dengan aman dan lancar. Terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya,” ucapnya.

Haji Herman juga mengatakan bahwa kemenangannya bersama Yuliantini adalah kemenangan bersama, “Ini adalah kemenangan kita bersama, bukan hanya pasangan terpilih, tetapi juga masyarakat yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi,” ujar Herman.

Herman juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan pasca Pilkada. “Tidak ada lagi nomor satu, dua, tiga, atau empat. Kini saatnya kita menenun kembali kebersamaan untuk membangun Indragiri Hilir yang lebih baik, maju, dan bermartabat. Mari kita bahu-membahu demi cita-cita bersama,”

Pilkada serentak di Indragiri Hilir berhasil menjadi contoh pesta demokrasi yang damai dan harmonis. Meskipun diwarnai persaingan antar calon, masyarakat tetap menunjukkan semangat persatuan dan kebersamaan.

Dengan berakhirnya pleno KPU, kini Kabupaten Inhil bersiap memasuki era baru di bawah kepemimpinan Herman dan Yuliantini. Harapan besar disematkan kepada pasangan ini untuk membawa perubahan positif dan memajukan daerah sesuai amanat masyarakat. *