Pleno KPU Inhil, Wardan/SU Unggul di 18 Kecamatan

Tembilahan, detikriau.org – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor urut 3, M Wardan/Syamsuddin Uti unggul di 18 Kecamatan. Sedangkan, paslon nomor urut 2, Ramli Walid/Ali Azhar, hanya mampu unggul di Kecamatan Mandah dan Paslon Nomor urut 1, Rosman Malomo/Musmulyadi di Kecamatan Sungai Batang.

Data ini didapat dari hasil Rapat Pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir Tahun 2018 yang digelar KPU Inhil di Gedung Engku Kelana jalan Bahruddin Jusuf Tembilahan, kamis (5/7/2018)

Secara keseluruhan, Paslon NU 1 raih sebanyak 60.861 suara. Paslon NU 2 sebanyak 64.605 dan paslon NU 3 sebanyak 132.919 dengan suara sah sebanyak 260.248 dan suara tidak sah sebanyak 11.055.

Sedangkan untuk Pilkada serentak Gubernur/Wakil Gubernur Riau, Paslon nomor urut 2, Lukman Edy/Hardianto unggul dibandingkan tiga paslon lainnya dengan perolehan suara sebanyak 114.912.

Paslon NU 1 meraih sebanyak 51.506 suara, Paslon NU 3 sebanyak 47.402 suara dan paslon NU 4 sebanyak 43.298 suara./Am




Data Tidak Sinkron, Panwaslu Perintahkan PSU di TPS 01 Desa Sungai Luar

“PSU dilaksanakan pada Sabtu (30/6/2018)”

Tembilahan, detikriau.org – Panitia Pengawas Pemilu meminta KPU Inhil untuk melakukan pemilihan ulang di TPS 01 Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka. Permintaan PSU ini didasari atas temuan tidak sinkronnya jumlah daftar hadir (absensi) pemilih dengan jumlah kertas suara yang digunakan.

“Panwascam setempat menemukan adanya ketidaksinkronan data. Daftar hadir pemilih tercatat sebanyak 258 orang tetapi surat suara yang digunakan sebanyak 262 lembar. Artinya ada kelebihan 4 lembar surat suara,” Ujar Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Inhil, Andang Yudiantoro SH, MH dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, Jum’at (29/6/2018)

Setelah diketahui adanya ketidaksinkronan data, kata Andang, sempat dilakukan kompromi antara KPPS, Pengawas TPS dan saksi. Saat itu diusulkan untuk mencabut 4 lembar surat suara dan tidak menyertakannya dalam perhitungan.

“Tapi usulan ini tentu tidak benar dan adil. Satu-satunya cara adalah melakukan pemilihan ulang” Tegas Andang

Ketika dipertanyakan apakah ada oknum yang sengaja untuk melakukan pemilihan lebih dari satu kali, Andang tidak menampik adanya kemungkinan itu. Tetapi menurutnya, Panwas lebih menduga kejadian ini bukan unsur kesengajaan. Bisa saja menurutnya, ada pemilih yang lupa mengisi daftar hadir.

“bisa saja karena kondisi saat itu ramai, petugas PPS lupa memintakan 4 orang pemilih mengisi daftar hadir. Tapi ini hanya dugaan kita. Kesalahan pastinya di PPS. Makanya kita sudah memintakan KPU untuk memberikan sanksi kepada KPPS-nya,” diterangkan Andang

Adanya PSU di TPS 01 Desa Sungai Luar ini juga diyakini Andang tidak akan berpengaruh terhadap hasil perolehan suara yang sudah diperoleh dari masing-masing calon.

“Saya rasa tidak akan berpengaruh banyak karena selisih hasil perhitungan sementara sudah terlalu jauh. Usulan PSU kita KPU juga sudah disetujui, dan direncakan PSU akan dilaksanakan besok, sabtu (30/6/2018).” Akhiri Andang./ red




KPU Tegaskan, Secara Resmi, Pemenang Pilkada Inhil Baru Diketahui Pasti Tanggal 5 Juli 2018

Komisoner KPU Inhil M Dong (kanan)

Tembilahan, detikriau.org – KPU Inhil agendakan pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Inhil ditingkat Kabupaten akan digelar pada tanggal 5 Juli 2018 mendatang. Mulai hari ini, tanggal 28 Juni hingga 3 Juli 2018, rekapitulasi masih dilakukan ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pernyataan ini disampaikan oleh Komisoner KPU Inhil, M Dong dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya, kamis (28/6/2018).

“Rekapitulasi ditingkat Kabupaten, agendanya dilaksanakan tanggal 4 – 6 Juli 2018. Tapi kita jadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 5 juli. Saya yakin satu hari selesai. Setelahnya, barulah bisa diketahui secara sah siapa yang keluar sebagai pemenang ,” Ujar M Dong.

Diterangkan M Dong, rilis data hasil perolehan suara pilkada oleh Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (diskominfops) Kabupaten Inhil yang digunakan sebagai sumber pemberitaan disejumlah media hari ini bukanlah merupakan data yang secara hukum bisa digunakan untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang Pilkada.

Sumber perolehan suara dari Diskominfops itu seumpama “quick count” meskipun datanya juga data real count yang dikumpulkan dari TPS.

“Sifatnya seperti quick count, tapi data yang digunakan Diskominfops Inhil juga data real count dari TPS-TPS. Jadi nanti bisa saja hasilnya tidak akan jauh berbeda dengan hasil rekapitulasi KPU. Tapi secara resminya tetap kita menunggu hasil rekapitulasi suara KPU tanggal 5 Juli.”Akhiri M Dong./ red




Total 222.869 Suara yang Sudah Masuk, Bupati Petahana Rebut 51,98 Persen

Tembilahan, detikriau.org — Ketua Desk Pilkada Inhil, H Said Syarifuddin nyatakan bahwa belum seluruh surat suara terinput. Beberapa persen lagi belum dilaporkan petugas pengumpul dilapangan.

“Insya Allah, hari ini akan masuk semua dan penghitungan masih akan terus berlangsung. Tim kita terus bekerja dan melaporkan dari seluruh daerah di Indragiri Hilir,” Sampaikan Said Syarifuddin

Dari total suara masuk, dikatakan Said Syarifuddin, terdapat sekitar 2,4 persen suara yang tidak sah, baik itu disebabkan oleh kerusakan surat suara atau lain sebagainya.

“Secara keseluruhan, rangkaian tahapan Pilkada berjalan lancar, aman dan terkendali. Kita berharap kelancaran ini dapat bertahan hingga seluruh tahapan Pilkada selesai,” tandas H Said Syarifuddin uang kini juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Inhil ini.

Berdasarkan data rilis Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (diskominfops) Inhil, Kamis (28/6/2018) pagi, pasangan Calon Bupati Inhil Muhammad Wardan – Syamsuddin Uti mengumpulkan suara sebanyak 117.122 suara atau 51.98 persen dari total 222.869 atau 51 persen suara sah yang sudah masuk. Dengannya, Calon Bupati Petahana ini sekaligus mengungguli dua pasangan calon lainnya.

Dimana, pasangan calon Bupati Inhil, Ramli Walid – Ali Azhar meraih sebanyak 54.734 suara atau 24,29

Sedangkan pasangan calon Bupati Inhil Rosman Malomo – Musmulyadi memperoleh sebanyak 51.013 suara atau sebesar 22,64 persen./Am




Hingga Pukul 21:09, Wardan dan Syamsudin Unggul dengan Perolehan 99.463 Suara

“Berdasarkan Data Monitoring Pilkada Inhil Dinas Komunikasi, Informasi dan Persantik (Kominfops) Inhil”

Tembilahan, detikriau.org – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil No Urut 3, Muhammad Wardan dan Syamsuddin Uti, untuk sementara ungguli pasangan calon Bupati Inhil No Urut 1 Rosman Malomo dan Musmulyadi serta pasangan nomor urut 2 Ramli Walid dan Ali Azhar.

Berdasarkan data monitoring Pilkada Inhil Dinas Komunikasi, Informasi dan Persantik (Kominfops) Inhil, pukul 21:09 Wib, rabu (27/6/2018), Pasangan nomor urut 3 mengumpulkan sebanyak 99.463 suara, pasangan No Urut 1 sebanyak 42.956 suara dan pasangan no urut 2 sebanyak 48.863 suara.

Dari total data masuk sebanyak 193.280 suara, tercatat suara sah sebanyak 191.282 dan suara tidak sah sebanyak 1.998.

Untuk diketahui, berdasarkan data KPU Inhil, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhil terdaftar sebanyak 437.992 pemilih dengan 225.768 pemilih laki-laki dan 212.224 pemilih perempuan./red




HM Wardan: Jika Menang, Saya Akan Fokus Melanjutkan Pembangunan

Tembilahan, detikriau.org – Calon petahan, H Muhammad Wardan berkomitmen untuk fokus melanjutkan Pembangunan, jika berhasil memenangkan Pilkada Serentak tahun 2018.

“Jika menang, Saya akan fokus melanjutkan pembangunan. Saya akan menyempurnakan program – program yang telah ada. Mana yang belim selesai, diselesaikan dan dimaksimalkan,” tukasnya, Tembilahan, Rabu (27/6/2018).

Komitmen yang dilontarkan oleh Sang Petahana ini, dianggap telah sesuai dengan Visi, Misi dan program – program yang disampaikannya pada saat menjalani masa kampanye selama 120 hari.

“Sudah Saya sampaikan kepada masyarakat, kalau Saya jabarkan tentu akan sangat panjang sekali. Yang jelas, bagaimana pemerataan pembangunan dan peningkatan masyarakat tercapai,” pungkas HM Wardan.

Bagi HM Wardan, dalam pertarungan politik, khususnya Pilkada Serentak ini, Dirinya selaku kandidat Calon Bupati Inhil telah menanamkan prinsip untuk siap kalah dan siap menang.

“Siap kalah dan siap menang. Kalau menang syukur, kalau kalah ya harus siap dan bersabar,” katanya.

Quick Count

Dalam proses penghitungan, tak jarang masyarakat penasaran dan ingin mengetahui sesegera mungkin kandidat Calon Bupati yang memenangkan pertarungan. HM Wardan mempersilakan masyarakat untuk melihat hasil hitung cepat atau quick count di posko pemenangan Wardan – SU.

Hitung cepat dilakukan juga. Di posko pemenangan Saya juga dilakukan. Sepanjang kapasitas ruangan hitung cepat memadai, silakan datang. Masyarakat tentu ingin  cepat mengetahui siapa yang menang,” tandas HM Wardan./Am