Pileg 2019, Hingga Batas Akhir Pendaftaran, 639 Bacaleg Daftarkan Diri Rebutan 45 Kursi DPRD Inhil

Komisioner KPU Inhil, M Dong

Tembilahan, detikriau.org — Sebanyak 639 bakal calon legislatif dari 16 Partai Politik mendaftar ke KPU Inhil . Dari total jumlah ini, bacaleg laki-laki terdata sebanyak 399 orang dan Perempuan sebanyak 240 orang.

“Benar, hingga batas akhir pendaftaran, dari 16 parpol terdata sebanyak 639 bacaleg mendaftar,” Ujar Komisioner KPU Inhil M Dong dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selular, kamis (19/7/2018)

Diterangkan M Dong, dari 16 parpol, 11 Parpol memenuhi 100% kuota yakni PKB, Gerindra, PDIP-P, Golkar, Nasdem, Berkarya, PKS, PAN, PPP, Demokrat dan PBB, masing-masing mendaftarkan 45 orang bacaleg dengan porsi 29 orang bacaleg laki-laki dan 16 bacaleg perempuan.

Sedangkan partai sisanya, yakni partai Garuda mendaftarkan sebanyak 33 orang bacaleg dengan 15 laki-laki dan 18 perempuan. Perindo, 19 bacaleg dengan 12 laki-laki dan 7 perempuan. PSI, 26 Bacaleg dengan 16 laki-laki dan 10 perempuan. Hanura, 42 bacaleg dengan 24 laki-laki dan 18 perempuan serta PKPI, 24 bacaleg dengan 13 laki-laki dan 11 perempuan.

Untuk diketahui, terkait jadwal dan tahapan, secara umum tertulis dalam PKPU No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam lampirannya tertulis bahwa pendaftaran calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota berakhir pada 17 juli 2018 dan dilanjutkan dengan verifikasi kelengkapan administrasi hingga 18 juli 2018.

Tahapan berikutnya adalah pengumuman hasil verifikasi administrasi hingga 21 Juli 2018, kemudian KPU memberi waktu mulai 22 – 31 Juli 2018 untuk proses perbaikan daftar calon dan syarat calon serta pengajuan bakal calon pengganti anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota./ red




Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Tanjung Simpang. SU Ajak Untuk Kembali Bersatu Bangun Inhil Lebih Baik

H Syamsuddin Uti (tengah), didampingi Sekda Inhil, H Said Syarifuddin (kiri) dan Camat Kecamatan Pelangiran, Abdul Pani (kanan) saat menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang

Pelangiran, detikriau.org – Usai dilaksanakannya Pilkada Serentak 2018, Wakil Bupati Inhil terpilih, H Syamsuddin Uti ajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu membangun Kabupaten Inhil. Iapun mengaku, bersama pasangannya HM Wardan, tentu masih banyak kelemahan dan kekurangan. Dengan bersatu, membangun Inhil lebih baik menurutnya akan terasa semakin ringan.

“Mari kita bersatu lagi, dukung kami, kami banyak kelemahan dan kekurangan. Tetapi dengan bersatu, kami yakin membangun Inhil lebih baik akan semakin ringan untuk digapai,” Ujar Syamsuddin menyampaikan permintaan saat ikut menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, rabu (18/7/2018)

Kedatangan dirinya secara langsung dalam kesempatan ini, disamping bersilaturahmi, menurut Syamsuddin juga merupakan bentuk terimakasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan HM Wardan dan Syamsuddin Uti dalam Pilkada serentak yang baru saja usai.

Permasalahan pembangunan di Desa Tanjung Simpang, dijanjikannya akan menjadi perhatian dimasa kepemimpinannya nanti.

“Mudah-Mudahan, apa aspirasi masyarakat yang telah kami kumpulkan dan apa yang kami lihat, akan kami jadikan satu hutang kami kepada masyarakat desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Insyaallah ketika kami sudah dilantik,  kami akan bekerja maksmimal,” Ikrar pria yang akrab disapa SU ini.

Harapan masyarakat desa tanjung simpang diantara persoalan harga kelapa menurut SU, juga akan menjadi prioritas. Dengan berlatarbelakang seorang pengusaha, SU berkeyakinan akan mampu lebih berbuat banyak untuk mencari solusi terbaik persoalan komodity kelapa.

“Nanti kita akan upayakan agar masyarakat tidak hanya fokus kelapa bulat. Harus ada pengolahan produk turunan. Kita akan ajarkan masyarakat disini bagaiman cara mengolah hasil panen kelapa lebih baik.” Akhiri SU./ rul




Daging Ayam Melonjak, Kentang dan Cabe Turun

Foto ilustrasi: net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meski harga daging ayam mengalami kenaikan, dua komoditas penting strategis ini justru mengalami penurunan harga yakni Kentang dan Cabe Hijau.

“Cabe Hijau menurun sebesar 10 persen, sedangkan Kentang mengalami penurunan sebesar 17 persen,” kata Plt Kepala Disperindag Kabupaten Inhil, Azwar melalui Kasi Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Ifdiarman, Kamis (19/7/2018).

Dijelaskan, untuk Kentang semula seharga Rp 12 ribu menjadi Rp 10 ribu perkilogram, sedangkan untuk Cabe Hijau dari harga Rp 28 ribu menjadi Rp 25 ribu perkilogram.

Ifdiarman mengatakan, data tersebut merupakan data terbaru hasil pantauan dari tanggal 13 sampai 17 Juli 2018.

“Kami terus memantau perkembangan harga barang pokok maupun barang penting strategis lainnya setiap pekan,” tutupnya. / Mirwan




Terus Melonjak, Harga Ayam Ras per Kg di Tembilahan Capai Rp. 60 Ribu, Ayam Kampung Rp. 100 Ribu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Daging ayam di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mengalami kenaikan, baik Ayam Ras maupun Ayam Kampung.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil, Azwar melalui Kasi Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Ifdiarman, Kamis (19/7/2018).

diterangkannya, harga Ayam Kampung naik sebesar 5 persen yakni dari sebelumnya Rp 95 ribu menjadi Rp 100 ribu perkilogram.

Sedangkan daging ayam Ras naik sebesar 33 persen yakni dari harga Rp 45 ribu menjadi Rp 60 ribu perkilogram.

“Data itu hasil pantauan dari tanggal 13 – 17 Juli 2018,” kata Ifdiarman.

Ia menjelaskan, sebab naikanya harga tersebut rasional, artinya dimana-mana harga ayam ini mengalami kenaikan harga.

“Hasil survey, sebabnya karena permintaan meningkat dan produksinya menurun makanya harga ayam Ras dan Kampung mengalami kenaikan harga. Dan ini terjadi dimana-mana,” tambahnya./Mirwan




Bekuk Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Polisi Sita Ratusan Gram Sabu

Tembilahan, detikriau.org — Sat Res Narkoba Polres Inhil amankan dua orang warga Tembilahan,diduga sebagai pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu disebuah Wisma di Jalan H Sadri Tembilahan. Berhasil disita 1 paket sedang dan 4 paket besar Narkotika, Rabu,(18/7/2018) sekira pukul 14 30 WIB.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, S.H., saat dibekuk, dari kedua terduga pelaku yakni, Ar alias Ij (38), warga Jalan H. Sadri Tembilahan dan Dar (40), warga Jalan Sederhana Tembilahan Hulu disita 1 paket sedang narkotika.

“Pada saat ditangkap, di badan Ar ditemukan 1 (satu) paket sedang sabu-sabu berikut  Uang Tunai Rp.10.450.000. juga ikut disita sebagai BB, 1(satu) Unit Ranmor R.2 merek Yamaha Solo, 1 (satu) unit handpone merek Samsung warna hitam dan 1 (satu) unit handpone merek Samsung warna putih, sedangkan dari Dar, disita 1 (satu) unit Handphone Android Merek Asus warna Hitam”, Sampaikan AKP Bachtiar.

Selanjutnya pada penggeledahan lebih lanjut di rumah Ar, lanjut AKP Bachtiar, kembali menemukan 4 (empat) paket besar sabu-sabu, 1 (satu) buah timbangan digital warna silver merk ACS dan 1 bungkus plastik klep les merah. Berat kotor BB Narkotika jenis sabu-sabu seberat 187,50 gram.

Diterangkan AKP Bachtiar, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan bahwa Ar,  diduga sering melakukan transaksi narkoba di Jalan H. Sadri Tembilahan. Setelah dilidik, ternyata informasi itu benar adanya dan berakhir dengan penangkapan kedua tersangka oleh Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Inhil yang dipimpin oleh AIPDA Karter Sianipar, S.Sos.

“Saat ini kedua tersangka, sudah kita amankan di Polres Inhil, untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut”, pungkas AKP Bachtiar./Am




Selama Satu Bulan, Perangi Tindak Preman dan Premanisme, Polres Inhil Gelar Operasi Bina Kusuma Muara Takus 2018

Tembilahan, detikriau.org — Selama 30 hari, diawali, senin (16/7/2018) kemaren, Kepolisian Resort Indragiri Hilir gelar Operasi  Bina Kusuma Muara Takus – 2018. Operasi ini difokuskan untuk penanggulangan kejahatan preman dan premanisme.

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, S.I.K., M.H melalui Wakapolres Indragiri hilir KOMPOL Afrizal Asri, S.I.K, saat pelaksanaan Latihan Pra Operasi pada Jumat, (13/07/2018) lalu, Operasi Bina Kusuma Muara Takus – 2018 disasar untuk  menanggulangi  kejahatan Preman dan Premanisme seperti Preman meminta secara paksa dengan alasan uang keamanan, Preman bertindak sebagai debt collector atau penagih hutang dengan memaksa, Preman tanah yang bersifat menguasai atau menduduki lahan properti secara illegal.

“tidak hanya itu, termasuk preman yang mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat seperti mabuk-mabukan, geng motor, ormas yang melakukan kegiatan menyimpang. Pelaku kejahatan yang menggunakan senpi atau sajam yang meresahkan masyarakat juga turut menjadi Sasaran Operasi ini.” Ujar Kompol Afrizal

Kompol Afrizal juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam memerangi penyakit masyarakat, serta dapat melaporkan kepada petugas apabila di wilayahnya atau mengetahui adanya tindakan premanisme agar masyarakat merasa aman.

Diterangkannya, Operasi ini melibatkan Tiga Satgas. Polres Indragiri hilir sudah membentuk Satgas tersebut, Ketiga Satgas tersebut dipimpin oleh Kasatgas yang nantinya akan mengawasi dan mengendalikan setiap pelaksanaan tugas masing-masing Satgas. Dengan memaksimalkan dan pengoptimalan tugas setiap satgas, diharapkan terciptanya Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Indragiri hilir dari kejahatan Preman dan Premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Aksi Preman maupun Premanisme yang telah terjadi dibeberapa lokasi sangat meresahkan masyarakat. Sehingga semua elemen masyarakat harus dilibatkan dan bersatu untuk mendukung Pihak Kepolisian dalam rangka penanggulangan dan memberantas aksi Premanisme tersebut.”Akhirinya Wakapolres Inhil./Am