Polres Inhil Gelar Kegiatan Pembukaan Analisa dan Evaluasi Eksternal

“Dalam rangka berakhirnya Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018”

Tembilahan, detikriau.org —  Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Cristian Rony P Sik MH sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama sukseskan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Namun tugas mengawal pelaksanaan demokrasi menurutnya belumlah tuntas, masih ada pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang.

“olehkarenanya kembali kami mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama juga mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 mendatang,” Ajak Kapolres dalam sambutannya pada kegiatan Pembukaan Analisa dan Evaluasi Eksternal Polres Inhi dalam rangka berakhirnya Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018 di Aula Bhakti Rekonfu Polres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan, rabu (8/8/2018)

Mewakil Bupati Inhil HM Wardan, Plh Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Inhil, RM Sudinoto menyampaikan aplaus dan juga ucapan terima kasih kepada Polres Inhil serta Kodim 0314/Inhil atas suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan. Terimakasih kepada Polres dan Kodim Inhil,” Sampaikan RM Sudinoto

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Komisi I DPRD Inhil HM Yusuf Said, Pasi Ops Kodim 0314 Inhil, Kapt Inf Tarmizi, Kasi Intel Kejaksaan Inhil, Andi Sitepu SH, Ketua KPU Inhil, Nahrawi S.Ag, Staf Asisten Panwaslu Inhil, Fitra Ediya, SH, Kaban Kesbangpol Inhil, Drs H Aslimuddin, Kasi Lalin Dishub Inhil, Riyadi Musri S.Sos., M.Si serta sejumlah Kabag, Kasat dan Perwira serta Kapolsek se Jajaran Polres Inhil./rls

Editor: Am




Heboh Jerambah Rusak di Teluk Kiambang. Kades: Kami Harus Kedepankan Skala Prioritas

Foto: Jembatan rusak di Inhil (chaidir/detikcom)

Tembilahan, detikriau.org – Kepala Desa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir tidak menampik keberadaan jerambah kayu dalam kondisi memprihatinkan diwilayah kepemimpinannya. Hanya saja menurutnya, perbaikan jerambah dilokasi itu tidak memungkinkan karena rawan longsor. Sebagai gantinya, sudah dibangun jembatan baru dengan konstruksi beton.

“Sekitar 300 meter dari lokasi itu terdapat jembatan yang jauh lebih besar dan bagus. Pembangunannya saja menggunakan konstruksi beton,”kata Sarbuni menjawab komfirmasi media

Menurut Sarbuni, beberapa alasan tidak dibangunnya jembatan baru disekitar lokasi awal diantaranya disebabkan lokasi itu rawan longsor serta memang tidak banyak penduduk yang menggunakannya.

“Hanya beberapa yang memanfaatkannya. Itupun dijadikan sebatas jalan pintas,”Imbuhnya

Sebelumnya, dijelaskan kembali oleh Sarbuni, Pemdes memang sudah pernah mencoba mengusulkan perbaikan jerambah kayu itu kepada pemerintah setempat. Perhitungan konsultan, biaya yang dibutuhakn relatif besar.

Apalagi dalam beberapa tahun ini Sarbuni mengaku mengetahui kerap adanya pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat.

Berdasarkan hasil kesepatakan, lanjut Sarbuni, Pemdes Teluk Kiambang menyimpulkan pembangunan jerambah itu bukanlah kebutuhan yang mendesak. Mengingat, tidak banyak masyarakat yang memanfaatkannya.

“Kami lebih memilih membangun insfrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan menjadi skala prioritas. Yaitu akses yang menghubungkan desa kami dengan desa-desa tetangga. Ini jauh lebih bermanfaat,”paparnya.

Kebijakan yang diambil Pemdes Teluk Kiambang, tentu lebih mengedepankan kebutuhan dan kepentingan masyarakat banyak. Kalaupun dipaksakan membangun di lokasi awal, malah menjadi pertanyaan banyak pihak.

“Perlu kami tegaskan lagi, jerambah itu bangunan lama. Sekarang sudah ada jerambah yang lebih bagus,”Pungkasnya

Heboh keberadaan jerambah kayu dalam kondisi memprihatinkan ini sempat diberitakan salah satu media online nasional.

Diberitakan, jerambah lapuk yang berada di parit 8 ini sudah dirasakan selama 10 tahun lebih oleh Warga Teluk Kiambang.

Dengan kondisi seperti itu sangat mengkhawatirkan dan berisiko tinggi untuk warga yang melintas. Terutama bagi anak-anak sekolah. Jerambah dengan kondisi sangat miris. Tiang-tiang penyanggah mulai lapuk, papan di atas jembatan disusun tak beraturan.

Sementara itu, Karo Humas Pemprov Riau, Firdaus dikutip melalui laman detik.com, menjelaskan bahwa kewenangan untuk melakukan perbaikan berada di Pemkab Inhil.

“Soal jembatan itu, saya sudah koordinasi dengan Dinas PU PR Riau, bahwa kewenangan dan tanggung jawabnya ada di Pemkab Inhil,” kata Karo Humas Pemprov Riau, Firdaus saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (7/8/2018)./ Am

 

 




Curi Sepeda Motor, ASN di Inhil di Gari Polisi

Tembilahan, detikriau.org – RH alias Rud (38) nekad sikat sepeda motor Honda Beat milik  Abdul Hamid (33), warga Parit 9 Jalan A. Yani Tembilahan Hulu. Akibatnya, ASN dilingkungan Pemkab Inhil ini terpaksa harus berurusan dengan penegak hukum.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony P Sik MH melalui KBO Sat Reskrim IPTU Agus Susanto, Tsk, warga jalan Budiman Tembilahan ini dibekuk pada Selasa (7/8/2018) sekira pukul 19.00 Wib di Jalan Sungai Beringin Tembilahan. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam BM 3048 GAC, 1 buah helm warna hitam, plat nomor, kaca spion dan variasi stang yang sudah dilepas pelaku, serta 1 helai jaket warna hitam.

“Pelaku melakukan aksi pencurian pada hari Minggu (5/8) sekira pukul 19.00 Wib didepan rumah korban,” sampaikan Iptu Agus

Kronologis pencurian bermula saat kendaraan milik korban dipinjam oleh adik kandung yang bernama Ayu (19). Setelah selesai memakai sepeda motor tersebut, Ayu kemudian memarkirkan didepan rumahnya. Hanya berselang 1 jam, saat Ayu keluar rumah, sepeda motor sudah raib. Kasus pencurian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

Atas laporan tersebut, personel Sat Reskrim melakukan penyelidikan, dan mendapatkan info bahwa sebelumnya, sepeda motor tersebut pernah dipinjam pelaku. Setelah penyelidikan yang lebih mendalam, akhirnya Unit Opsnal Sat Reskrim berhasil mengamankan tersangka.

Tersangka mengakui, bahwa saat kendaraan korban dipinjamnya, pria itu juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meggandakan kunci kontak sehingga saat ada kesempatan, Honda Beat itu dapat dibawa pelaku tanpa kesulitan,

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Inhil guna proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri Iptu Agus Susanto./Am




RAPI Wilayah 0404 Inhil Gelar Muswil Tahun 2018

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 0404 Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Jalan Tanjung Harapan Lorong Tanjung Pinang, Minggu (5/8/2018) kemarin.

Acara tersebut dihadiri pengurus daerah RAPI 04 Provinsi Riau, jajaran pengurus sementara serta anggota RAPI Wilayah 0404 Inhil, calon anggota dan simpatisan RAPI Wilayah 0404 Inhil.

Ketua Pengurus Daerah RAPI 04 Provinsi Riau, Amerta Putra menyampaikan bahwa RAPI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan kebersamaan serta kelompakan sebagai modal yang berkiprah ditengah-tengah masyarakat.

“Untuk itu, saya berharap RAPI Wilayah 0404 Inhil yang sudah berkembang baik ini untuk dapat lebih baik lagi kedepannya,” kata Amerta Putra.

Pada Muswil tersebut, RAPI Wilayah 0404 Inhil memilih Ketua secara demokratis. Alhasil, Andy Hirfandy terpilih sebagai Ketua RAPI Wilayah 0404 Inhil masa bhakti 2018-2022.

Saat dikonfirmasi, Andy Hirfandy mengaku cukup bangga karena terpilih dengan cara yang demokratis. Artinya, seluruh anggota RAPI sudah mempergunakan hak suaranya dengan baik.

“Saya juga harus banyak belajar dan meminta sumbang saran dari para seniornya seperti H Tantawi, H Fauzan dan H Gaul yang ada di daerah Kempas Jaya,” kata Andy Senada, sapaan akrab Andy Hirfandy.

Bahkan menurutnya, amanah yang diberikan ini tidaklah ringan, tapi dengan dasar dari RAPI adalah bergotong royong, ia cukup yakin seluruh anggota akan bersatu padu untuk membesarkan RAPI Wilayah Inhil.

Selain itu, sesuai dengan visi dan misinya, kedepan adalah mewujudkan RAPI sebagai organisasi sosial dengan mempererat tali silaturahmi dan mendukung program-program pemerintah.

Reporter: Mirwan




Anggaran Disdik “Bajibun”, Fasilitas Pendidikan SD 019 Tembilahan Minim

“Dari 500 Murid lebih, hanya tersedia 7 ruang belajar”

“Ajukan Permohonan penambahan rumbel sejak 2014, hasil, NIHIL”

 

dengan ukuran rumbel hanya seluas 4,5 x 8 meter pelajar terpaksa harus rela berdersak-desakan untuk mengikuti aktifitas belajar mengajar.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Fasilitas pendidikan di SD Negeri 019 Tembilahan dinilai sangat tidak layak. Bagaimana tidak, sekolah dasar dengan jumlah lebih dari 500 murid tersebut hanya difasilitasi 7 ruang belajar (rumbel).

Kepala SDN 019 Tembilahan, Taufik S.Pd M.Pd mengatakan, dari 7 rumbel tersebut. 6 rumbel diantaranya terpaksa dibagi menjadi 2 kelas.

“Harusnya standar rumbel ukuran 8 x 9 meter. Namun karena dibagi, 1 lokal terpaksa hanya kebagian ruang berukuran 4,5 x 8 meter,” katanya, Selasa (7/8/2018).

Dari ratusan murid, pihak sekolah membagi menjadi 22 kelas, ada yang masuk pagi dan sebagian terpaksa masuk siang.

Dari kondisi tersebut, SDN 019 Tembilahan telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkab Inhil, Pemprov Riau hingga Pemerintah Pusat. Tetapi semuanya selalu gagal.

“Sejak tahun 2014 kita selalu mengajukan permohonan bantuan, sampai sekarang belum kami dapatkan. Kami sangat berharap kepada pemerintah untuk membantu, kasihan murid dan guru yang mengajar, rumbel yang ada terlalu sempit,” Keluhnya.

reporter: Mirwan




Jelang HUT RI Ke 73, Paskibra Inhil Giat Berlatih

Tembilahan, detikriau.org  – Dalam rangka persiapan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 Tahun 2018, Pasukan pengibar bendera Inhil giat berlatih dibawah bimbingan pelatih dari Polres Inhil, TNI dari Kodim 0314 Inhil, beserta OPD terkait.

Menurut Dinas Pariwisata, Kepemudaan & Olahraga, & Kebudayaan melalui Kasi Pembinaan Generasi Muda H. Abdullah Selasa (7/8/2018). Peserta Paskibraka untuk tahun 2018 ini diikuti oleh 32 personel yang berasal dari siswa-siswi tingkat SMA/SMK/MA, perwakilan dari masing-masing sekolah yang ada di Kabupaten Inhil.  Formasi barisan pasukan pengibar bendera merah putih nantinya terdiri dari 15 orang putri dan 17 orang putra.

Ia menyatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan kesempatan yang patut disyukuri dan dibanggakan, mengingat banyaknya nilai-nilai positif yang bisa diperoleh dari pelatihan ini.

“Selain kedisiplinan, para peserta juga akan memperoleh pengalaman untuk bekerja secara teamwork dan berkoordinasi dengan anggota Paskibraka lainnya.” Ujar Abdullah

Karena itu ditambahkan Abdullah, gemblengan dari para pengajar dan pembina merupakan salah satu upaya meningkatkan kesiapan fisik dan mental. H. Abdullah juga mengatakan, dalam pelaksanaan detik-detik Proklamasi nanti, baik itu penaikan bendera maupun penurunan bendera, anggota Paskibra yang dilatih ini bakal menjadi pusat perhatian oleh semua orang.

“Karena itu, kami berharap agar anggota paskibra dapat hindari kesalahan sekecil apapun. Sebab kalau sudah salah, maka arus kesalahan tersebut akan terbawa kepada peserta lain.” Motifasi Abdullah

menghindari kesalahan, Abdullah memberikan saran, seluruh anggota harus menerapkan displin yang tinggi, saat berlatih harus fokus, semangat, displin, kompak dan bisa menjaga kesehatan dengan baik kemudian ikuti intruksi instruktur.

Sementara itu, Serka Zen Aliyanus Anggota Kodim 0314/ Sebagai Pelatih Paskibraka Kab. Inhil 2018 Mengatakan, para anggota Paskibra diberiakn sejumlah pelatihan dasar seperti jalan ditempat, langkah tegap dan Kerangka perkelompok 17 dan 8. Formasi dibentuk sesuai tema angka 73 samping kiri tiang bendera

“Untuk pelatihan hari ini termasuk hari ke-8, tinggal menentukan siapa-siapa membawa baki, kelompok 8 Siapa dan kelompok 17 Siapa. Sejauh ini mereka sudah ada peningkatan dari awal-awal mereka mulai diberiakn pelatihan,” Ujarnya

Serka Zen berharap kepada paskibaraka inhil tahun 2018 untuk serius untuk mengikuti seluruh pelatihan.

Kita harapkan bagi orang tua yang anaknya ikut pelatihan untuk tidak lupa diiringi dengan do’a agar nantinya bisa menjadi kebanggaan keluarga, kebanggaan daerah asalnya dan tentunya menjadi kebanggaan kab.inhil,” Pungkasnya.

Untuk sekedar diketahui, jadwal pelatihan paskibra Inhil tahun 2018 dilaksanakan dalam dua sesi. Pagi pukul 08:00 Wib S/d 11:30 Wib dan Siang Pukul 14:00 Wib S/d 17:30 Wib.

Reporter: rul