Inovasi Dinas PUPR Inhil: Pemanfaatan Limbah Batang Sagu untuk Lapisan Dasar Badan Jalan Baru di Lahan Rawa

Proses pengerjaan pelapisan dasar badan jalan menggunakan limbah batang pohon sagu di ruas jalan dari Pulau Sambu menuju Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indragiri berinovasi memanfaatkan limbah kulit batang pohon sagu sebagai lapisan dasar pembukaan badan jalan baru dilahan rawa.

Selama ini, Limbah kulit tanaman yang tumbuh subur dikawasan pesisir Inhil ini cenderung tidak termanfaatkan dan terbuang percuma.

“daya tahannya juga sangat bagus. Pengujiannya sudah pernah dilakukan oleh Universitas Riau,” Ujar Kadis PUPR Inhil, Iliyanto melalui Kabid Jasa Konstruksi dan Peralatan Dinas PUPR Inhil, Slamet Soedarsono

Diterangkan Slamet, lapisan gambut wilayah pesisir Inhil relatif tebal. Untuk wilayah percontohan pembukaan badan jalan baru dari Pulau Sambu menuju Pulau Burung sepanjang lebih kurang 12 Km yang membentang di dua Kecamatan ini, lapisan gambut dibeberapa tempat mencapai kedalaman hingga 2 meter. Dengan kondisi ini, pengerukan gambut tentu tidak efisien dan relative memerlukan biaya yang sangat besar.

Dalam pekerjaannya, lanjut Slamet, kulit batang sagu disusun secara merata dalam beberapa lapisan sebelum dilanjutkan pelapisan dengan menggunakan bahan geotextile.

“yang jelas, kulit batang sagu relatif mudah untuk didapatkan, memiliki daya tahan baik dan tentunya dengan biaya yang relatif murah.” Akhiri Slamet./ red




Esok, Jemaah Haji Kloter 3 BTH Asal Inhil Tiba di Kota Batam

HM Arifin

Makkah, detikriau.org – Jamaah Haji Kloter 3 BTH Asal Kabupaten Indragiri Hilir diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Udara Hang Nadim, Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis 30 Agustus sekira pukul 22.00 WIB.

dilaporkan TPHD Inhil HM Arifin dari Kota Makkah, hari ini seluruh jamaah haji kloter 3 BTH melaksanakan tawaf wada’ atau tawaf perpisahan dengan Baitullah.

Selanjutnya, kamis (30/8/2018) sekira pukul 01.00 WAS, jamaah bertolak ke Kota Jeddah dan pagi harinya sekira pukul 10.00 WAS Jamaah akan diterbangkan menuju Hang Nadim Batam.

“kita perkirakan akan tiba di kota Batam dihari yang sama sekira pukul 22.00 WIB,” Sampaikan HM Arifin

Arifin juga menyampaikan harapan agar seluruh sanak family dikampung halaman untuk turut mendoakan perjalanan pulang seluruh jamaah aman dan tanpa halangan./rul/Am

 




Perintahkan Injak, Sobek dan Kencingi Al Qur’an, Warga Guntung diamankan Polisi

Religious book – Quran

Tembilahan, detikriau.org – Warga Guntung Kecamatan Kateman heboh oleh kelakuan seorang pria yang dikabarkan bernama Hamdani yang memerintahkan sejumlah warga lainnya untuk menginjak, menyobek dan mengencingi Kitab Suci Al Qur’an.

Berdasarkan informasi yang diterima detikriau.org, diketahuinya tindak penghinaan yang dilakukan terhadap Kitab Suci umat Islam ini berawal dari informasi yang diterima oleh tokoh masyarakat setempat.

Sontak perbuatan pelaku memancing amarah warga lainnya.

Untuk menghindari tindakan “penghakiman” oleh warga, pelaku kini diamankan ke Mapolsek setempat.

Terkait informasi ini, Camat Kecamatan Kateman, Kamren dikomfirmasi melalui sambungan telepon selular membenarkan atas peristiwa ini. Hanya saja menurut Camat, bagaimana kronolis lengkapnya, ia belum mendapatkan informasi secara pasti.

“Benar, saya sekarang juga sedang berada di Polsek. Kejadiannya tadi sore. Tapi bagaimana cerita lengkapnya, saya juga belum mengetahui secara pasti,” Jawab Camat Singkat. Senin (27/8/2018)/red




Masjid Al-Huda Sebarkan 1.200 Kupon Qurban

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masjid Agung Al-Huda Tembilahan menyelenggarakan Qurban Hari Raya Idul Adha 1439 H, Sabtu (25/8/2018).

Pelaksanaan Kurban tersebut berlangsung di halaman belakang Masjid Al-Huda Jalan Jendral Sudirman yang dihadiri sejumlah ulama dan pengurus Masjid Al-Huda serta para panitia Qurban.

Ketua Umum Pelaksana Harian Yayasan Mesjid Al-Huda Tembilahan, H Nawawi Mahmud mengatakan, jumlah Qurban hewan tahun ini berjumlah 15 yakni 14 Sapi dan 1 ekor Kambing.

“98 jiwa peserta Qurban Hewan Sapi dan 1 jiwa peserta Qurban Hewan Kambing,” kata H Nawawi Mahmud.

Untuk kupon, panitia pelaksana menyebarkan sebanyak 1.200 Kupon.

Sekedar untuk diketahui, penyelenggaraan Qurban ini dipandu oleh Panitia Pelaksana. Ketua Panitia adalah HM Baihaki, Sekretaris Ardi SE dan Bendahara M Hendra SE.

FOTO: Penyerahan Hewan Qurban secara simbolis dari perwakilan peserta H Kursanie kepada Ketua Panitia Pelaksana Qurban HM Baihaki.

Reporter: Mirwan




Jemaah Haji Inhil Asal Tembilahan Hulu Wafat di Muzdalifah

Mekkah, detikriau.org – Jemaah Haji Kloter 03 Asal Kabupaten Indragiri Hilir wafat di Tanah Suci. Nurhayati Binti Arban warga Jalan Pelita Kecamatan Tembilahan Hulu ini meninggal dunia selasa 10 Zulhijah sekira pukul 23.00 Waktu Arab Saudi di Muzdalifah dikarenakan sakit.

“semua jemaah sempat kaget dengan wafatnya salah seorang jemaah kita secara mendadak itu,” Laporkan TPHD Inhil, HM Arifin dari Mekkah.

Diterangkan Arifin, sehari sebelumnya, almarhumah masih aktif menjalankan ibadah. Bahkan hingga pelaksanaan rangkaian ibadah wukup pada 9 zulhijah masih dijalankan dengan baik. Namun menjelang keberangkatan ke Muzdalifah, tiba-tiba saja mengalami sesak nafas. Saat itu tim medis menurut Arifin segera melakukan pemeriksaan secara intens.

“Namun karena jadwal keberangkatan ke Muzdalifah sudah tiba yakni sekira pukul 20.00 waktu Saudi rombongan Kami BTH O3 semua harus sudah meninggalkan Arafah, akhirnya beliau di bawa secara khusus dengan kursi roda dan di Infus, dan didampingi Tim Medis,” Tuturkan Arifin.

Tiba di Muzdalifah sekira Jam 22.00 WA, lanjut Arifin, ketika turun dari bus, almarhumah masih bisa bertahan, namun hanya beberapa menit saja, di tengah kerumunan ribuan jemaah yang menuggu waktu tengah malam dan mengambil batu untuk melontar jumrah almarhumah menghembuskan napas terakhir.

“ terasa sekali harunya karena tidak sedikit jemaah luar yang ikut menyaksikan kejadian itu yang sepontan mengucapkan subhananal , Allah Allahu Akbar Jannah, Jannah, Surga Surga telah menatinya, sebut spontan jemaah yang menyaksikan peristiwa tersebut,” ceritakan
Arifin yang Ikut bersama jemaah ketika itu

Hanya beberapa saat setelah wafat, jenazah langsung di jemput oleh ambulan untuk dibawa ke tempat penyelenggaran jenazah di kota mekkah. Setelah jenazah di jemput rombongan kemudian bersiap-siap menuju Mina.

“Karena padatnya jemaah, tidak langsung semua dapat terangkut subuh itu namun pagi hari sekira jam 7.00 WA, semua jemaah sudah sampai di tenda Maktab 62 di Mina, Sore harinya baru semua jemaah di arahkan untuk ke Jamarat untuk melontar Jumrah Aqabah.” Akhiri Arifin.

Laporan: TPHD HM Arifin   Editor: Rul/Am




Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Festival Budaya Gasing

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lestarikan permainan tradisional diera modern ini, Mahasiswa Kinerja UNRI di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu menggelar Festival Budaya Gasing (Fesbug), Minggu (19/8/2018).

Festival yang dilaksanakan di lapangan terbuka Pasar Pulau Palas itu mampu menarik perhatian warga sekitar, bahkan ada warga dari daerah lain yang ikut menyaksikan dan menjadi peserta. Hal ini membuktikan, bahwa kepedulian warga untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya tidak hilang ditelan zaman.

Rifad Andrian Saragih, Ketua Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UNRI yang juga panitia pelaksana mengatakan, festival budaya gasing tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya yang ada di daerah, khususnya di Desa Pulau Palas dan memberikan pemahaman kepada warga, sehingga nantinya permainan gasing ini tidak lagi dianggap permainan biasa.

“Festival yang kita laksanakan dalam rangka HUT RI 73 ini, cukup mendapat perhatian dari warga, karena selain diramaikan oleh para penonton, peserta yang mengikuti perlombaan juga banyak, yang berasal dari berbagai daerah di luar desa, ” tuturnya.

Dijelaskannya, dalam pelaksaan perlombaan tersebut, para peserta harus menunjukkan kebolehan mereka dalam memutar dan memukul gasing, sehingga akhirnya didapatlah beberapa pemenang yang berhak mendapatkan hadiah dari panitia.

“Sistem permainan menggunakan sistem gugur, yang dibagi beberapa group, dan tergantung jenis gasingnya,” terangnya.

Sementara itu, Fit, salah seorang peserta lomba mengatakan, bahwa dirinya tertarik mengikuti lomba tersebut karena memang selama ini ia sangat menyukai permainan gasing. Diakuinya, hampir setiap malam selama Bulan Ramadhan, ia dan teman-temannya bermain gasing di halaman rumah sambil menunggu datangnya waktu sahur.

“Saya sangat suka bermain gasing, karena selain olahraga, permainan ini juga bisa mendatangkan kegembiraan dan kesenangan bagi para pemain. Selain itu, tentunya dalam rangka melestarikan dan mempertahankan seni budaya kita agar tidak luntur dan tergeser oleh budaya luar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Palas, Arifin. S.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang dimotori Mahasiswa Kukerta UNRI tersebut sangat diharapkan berlangsung dengan sukses, sehingga bisa menjadi motivasi dalam melaksanakan kegiatan kegiatan serupa pada masa mendatang.

“Festival Budaya Gasing ini kita harapkan sukses, karena dapat menjadi pemicu bagi kita semua untuk tetap melestarikan seni budaya masyarakat kita di masa datang,” ungkap Arifin.

 

Reporter: Mirwan