5 Tahun, Program DMIJ Habiskan Dana APBD Inhil Sebesar Rp. 599,9 miliar
Kabid Pembangunan Kawasan Pedesaaan pada Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) Inhil, Yulida. Foto: Arsip detikriau.org/ mul
Tembilahan, detikriau.org – APBD Kabupaten Indragiri Hilir telah menggelontorkan dana sebesar Rp 599,9 miliar untuk program unggulan Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Dana sebesar itu disalurkan bagi 197 Desa selama lima tahun masa kepemimpinan HM Wardan dan H Rosman Malomo.
“Secara total dana keseluruhan selama 5 tahun anggaran berkisar Rp 599,9 miliar.” Sampaikan Kabid Pembangunan Kawasan Pedesaaan pada Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) Inhil, Yulida kepada detikriau.org diruang kerjanya, kemaren.
“Penggunaan dana APBD untuk program DMIJ didasari pada Peraturan Bupati dan Perda N0 5 Tahun 2015” tambahkannya
Diterangkannya, secara rinci, ditahun pertama 2014, dana yang digelontorkan untuk program DMIJ sebesar Rp 105,25 miliar. Tahun 2015 sebesar Rp. 135,548 miliar, Tahun 2016 sebesar Rp. 117,839 miliar, Tahun 2017 sebesar Rp. 125,737 miliar dan terakhir di tahun 2018 sebesar Rp. 115,609 miliar.
Menurut Yulida, besarnya penggunaan dana dari APBD Kabupaten ini diharapkan Bupati agar benar-benar dipergunakan bagi kepentingan masyarakat di Desa secara maksimal.
“olehkarenanya keterlibatan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan penggunaan dana DMIJ merupakan sebuah keharusan.” Akhirinya.
Reporter: mulyadi
DPC Apdesi Inhil Gelar Festival Musik Sekaligus Kenalkan Kopi “Ahbaabul Musthofa”
Tembilahan, detikriau.org – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar festival musik gitar akustik part 1 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Minggu (28/10).
Peserta kegiatan tersebut diikuti para pelajar se-Kabupaten Inhil bersempena dengan launching kopi asli Kabupaten Inhil yang diberi nama Ahbaabul Musthofa.
Kegiatan ini juga dihadiri Bupati indragiri hilir diwakili Kepala Bagian Umum sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri hilir Sudinoto, , dan ketua DPRD Provinsi Riau Hj. Septina Primawati Rusli, dan Ketua Komisi I DPRD Inhil HM YUsuf Said, perwakilan Polres Inhil serta undangan lainnya.
Sudinoto dalam sambutannya nyatakan dukungan sekaligus sampaikan ucapan bangga dengan terselenggaranya festival ini. Ia berharap kopi “Ahbaabul Mustofa” tidak hanya di kenal di inhil saja namun bisa di kenal di manca negara”
Ketua Kampung Seni Budaya Ardiansyah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi remaja guna menampung bakat dan mengembangkan diri dalam kegiatan berkesenian, salah satunya dengan festival musik gitar Akustik yang diikuti 10 grub dari pelajar SMA Se-kabupaten Indragiri Hilir . Dan juga memperkenalkan kopi asli inhil “Asbaabul Musthofa”.
Kopi asli inhil ini diberi nama Asbaabul Musthofa karena diolah langsung oleh para anggota Asbaabul Musthofa. Kopi yang diolah berasal dari tanah kabupaten indragiri hilir yaitu pulau palas.
Ketua panitia Acara Nurliansyah dalam wawancaranya mengungkapkan karna Kentalnya budaya minum kopi terutama diwarung kopi di inhil , DPC Adepsi Inhil berencana memperkenalkan kopi kepada masyarakat terutama di warung kopi.
“Untuk sementara dikembang di inhil terlebih dahulu dan semoga nantinya dapat dikenal di luar daerah,” Impikannya.
Reporter: mulyadi
BPJS Ketenagakerjaan Tandatangani Mou Bersama Perangkat Desa se Kab Inhil
Tembilahan, detikriau.org – BPJS Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama perangkat Desa se Kabupaten Indragiri Hilir. Rabu (25/10) kemaren. Penandatanganan MoU yang wakili oleh Bupati Inhil HM Wardan saat ini masih bersifat simbolis sedangkan pembelakuannya mulai dilaksanakan pada 2019 mendatang.
“Kerjasama ketenagakerjaan seperti ini sudah pernah dilakukan sebelumnya pada saat masih dinamai Jamsostek. Dengan adanya UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan, barulah kita bisa melakukan sosialisasi kepada pemerintah dan masyarakat,” jelas staf BPJS ketenagakerjaan Inhil, Rusmanilam
Terkait kerjasama ini, dilanjutkan Rusmanilam, nantinya setiap anggota perangkat Desa bisa langsung mendaftarkan diri sebagai peserta, baik Kades, Sekdes, RT, RW maupun Pamong Praja, asalkan bukan sebagai ASN.
“Iuran perbulan yang wajib dibayarkan sebesar Rp 15 ribu. Jika tertanggung nantinya meninggal dunia, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan sebesar Rp. 24 juta,” terangnya.
Tidak hanya perangkat Desa, menurutnya, pekerja lepas secara individu juga bisa mendaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Misalnya Dokter, Pengacara, Wartawan, Tukang Becak, Buruh Bangunan termasuk pelaku berbagai bidang pekerjaan lainnya.
“pendaftaran bisa dilakukan secara pribadi dengan ketentuan pembayaran iuran perbulannya sebesar Rp. 16.400,” Imbuhnya
Untuk sekedar diketahui, program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja yang merupakan program strategis nasional yang diharapkan dapat menopang peningkatan kualitas hidup manusia.
Tantangan terbesar BPJS Ketenagakerjaan adalah dalam perluasan kepersertaan. Untuk itu kepada seluruh pihak diimbau untuk turut berkontribusi mendorong upaya-upaya perluasan kepesertaan jaminan sosial./mulyadi
Pekerjaan TM 20 KV, Mulai Besok PLN Tembilahan Kembali Lakukan Pemadaman. Berikut Jadwal Lengkapnya
Foto ilustrasi perbaikan jaringan listrik. Internet
Tembilahan, detikriau.org – PT PLN Rayon Tembilahan kembali menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik secara total pada tanggal 27,29 dan 30 oktober 2018.
Pemadaman total yang direncanakan selama 3 jam (09.00 Wib s/d 12.00 Wib) ini disebutkan karena adanya pekerjaan sisi tegangan menegah (TM) 20 KV yang ditujukan untuk meningkatkan kehandalan jaringan di sistem ULP Tembilahan.
“Kami mohon maaf dengan terganggunya pelayanan dan kenyamanan pelanggan kami,” Mohonkan Manajer PT PLN Rayon Tembilahan, Annas Yasin Ilmianto melalui rilis pesan yang diterima detikriau.org, jum’at (26/7)
Berikut Jadwal Pemadaman secara lengkap:
Sabtu 27 oktober 2018.
Lokasi padam: Jalan gerilaya prt 4 s/d parit 9, Jl Ahmad Yani, Jl H Arief, Jl Harapan, Jl Sederhana, Jl Perintis, Pasir Mas, Jalan Sapta Marga, Jl Imam Bonjol, Jl Kolong, Jl Binjai, Jl Baharuddin Jusuf, Jl Suhada, Jl Pelajar, Jl Kayu Jati, Jl Bersama, Jl Batang Tuaka, Jl H Sadri, dan Jl Ipeda.
Senin, 29 oktober 2018.
Lokasi padam: Jl Rumbai, Parit 3, Jl Penyemahan, Jl Pekan Kamis, Jl Sialang Kuala Sebatu, Junjangan, Pasir Mas, Pulau Palas, Sei Salak, Mumpa, Teluk Kiambang, Karya Tunas Jaya, dan Teluk Jira.
Selasa, 30 oktober 2018
Lokasi padam: Jl Rumbai, Parit 3, Jl Penyemahan, Jl Pekan Kamis, Jl Sialang Kuala Sebatu, Junjangan, Pasir Mas, Pulau Palas, Sei Salak, Mumpa, Teluk Kiambang, Karya Tunas Jaya, dan Teluk Jira.
reporter: Ari Permana
Kapolres Inhil Pastikan Akan Bersikap Profesional Jika Ada Indikasi Anggotanya yang Terlibat dugaan kematian “tidak wajar” Erizun
Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH saat kunjungannya ke Kelurahan Teluk Pinang. senin (22/10). Foto: riaupotenza.com
Tembilahan, detikriau.org – Kepala Kepolisian Polres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra SIK MH pastikan akan bersikap netral dan bertindak seadil-adilnya jika memang terbukti ada indikasi anggotanya yang terlibat atas kasus dugaan kematian “tidak wajar” warga Kelurahan Teluk Pinang, Erizun (31).
Menurut Kapolres, terlepas adanya isu bahwa korban selama ini disinyalir suka mabuk-mabukan dan membuat onar tetapi ianya adalah warga negara, masyarakat Inhil yang harus dilindungi, dilayani dan diayomi.
“Apabila memang ada indikasi anggota saya (anggota Polsek) terlibat, saya akan proses dan saya akan bersikap netral dengan seadil adilnya,” Ujar kapolres memberikan komfirmasi saat kunjungan ke Teluk Pinang, senin (22/10) dilansir dari riaupotenza.com
“kejadian ini memang saya dapat laporan dari Kapolsek, makanya saya datang kesini bersama rombongan untuk membicarakan bersama tokoh masyarakat serta pihak keluarga,” Katanya
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan ucapan duka-cita kepada pihak Keluarga korban.
Sementara itu, paman korban, Ruslan dimintai komfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dan sanksi hukum jika memang ada ditemukan tindakan pelanggaran hukum atas kematian Alm Erizun, seluruhnya dipercayakan kepada pihak kepolisian.
“Kami percayakan seluruh proses penanganannya kepada Kapolres,” Jawab Ruslan kepada detikriau.org, selasa (23/10)
Sebelumnya, berdasarkan keterangan pihak kepolisian Polres Inhil melalui rilis pesan WhatsApp, jasad kaku Erizun, warga Jl. Merdeka Lr. Prepat, RT 09 Kelurahan Teluk Pinang pertamakali ditemukan oleh saksi Agus Salim (19), sabtu (20/10) sekira pukul 14.30 Wib.
Diterangkan dalam rilisnya, bahwa setelah didapatnya laporan, sekira pukul 14.45 Wib, personil Polsek GAS yang dipimpin Ipda Piyatno beserta pegawai kesehatan Puskesmas Teluk Pinang langsung menuju TKP.
Anehnya, kepada detikriau.org, dr Yayan Yulianto membantah telah memberikan pendapat hasil visum tekait kematian Erizun.
Dalam penjelasannya, dr Yayan menyampaikan bahwa tindakan visum baru bisa dilakukan jika ada surat permintaan. Sementara surat itu diakuinya baru diterima pada, Ahad (21/10), satu hari setelah keluarnya rilis dari pihak kepolisian pada sabtu (20/10)
“Saya tidak pernah mengeluarkan hasil visum apa-apa sebelum hari ini. Kami mengeluarkan hasil visum jika ada surat permintaan visum. Bagaimana saya bisa mengeluarkan hasil jika surat permintaan saja baru tadi saya terima,”Sampaikan dr Yayan Yulianto kepada detikriau.org melalui pesan whatsApp, ahad (21/10) malam
Ditambahkan dr Yayan, dari hasil visum yang telah dilakukan, ia menyebut menemukan ada luka terbuka dengan pinggir tumpul pada tubuh korban. “Kesan akibat kekerasan tumpul.”katanya.
Sore harinya setelah ditemukannya jasad Erizun, puluhan keluarga korban mendatangi Mapolsek setempat. Mereka menuntut pihak kepolisian untuk memberikan izin mendapatkan hasil visum terkait kematian keluarga mereka.
Paman korban, Ruslan kepada detikriau.org melalui sambungan selular menyebutkan tidak ingin menduga-duga penyebab kematian Erizun. “jawabannya mungkin di hasil visum, makanya kita ingin melihat,”ujarnya saat itu.
Ruslan menjelaskan, kamis (18/10), dua hari sebelum ponakannya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa tergantung di pohon kelapa, sabtu (20/10), korban menurutnya didapati dalam kondisi “mabuk”. Saat itu, beberapa orang yang mencoba mengamankan, namun tak mampu. “waktu itu kami mendapat kabar bahwa Ayi (panggilan akrab korban) sempat berkelahi dan dipukul dibagian kepala oleh petugas,” katanya
Ruslan menduga mungkin saja korban memang nekad menghabisi nyawanya disebabkan beberapa pertimbangan dalam kondisi kalut, namun dugaan ini belum diyakini pihak keluarga secara penuh.
“Ada beberapa hal yang kami lihat ada kejanggalan. Tapi tak perlulah saya ungkap.”ujarnya
“malam ini surat izin itu barusan sudah keluar, nantilah gimana kelanjutannya.” Akhirinya.
Penulis: faisal
Kenalkan Diri, KomPOr GAS Taja Pertandingan Permainan Rakyat
Gaung Anak Serka, detikriau.org – Komunitas Peduli Olahraga Gaung Anak Serka (KomPOr GAS) menggelar pertandingan gasing bagi pecinta permainan rakyat di Kecamatan GAS, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Pertandingan gasing yang dipusatkan di Lapangan Masyarakat, Jalan Merdeka Parit 8 Kelurahan Teluk Pinang ini, dalam rangka memperkenalkan keberadaan KomPOr GAS kepada masyarakat luas.
Inisiator KomPOr GAS, Jumiyardi Ali mengatakan, disamping perkenalan KomPOr GAS, pertandingan gasing tersebut bertujuan untuk meningkatkan silaturrahmi antar masyarakat Kecamatan GAS dan sekitarnya.
“Ini juga sebagai salah satu upaya melestarikan permainan rakyat dan menyalurkan kegiatan generasi muda ke arah yang positif,” ujar Jumiyardi Ali yang diamini Punggawa KomPOr GAS lainnya, yakni Rahmat Ali, M Safri, Hamson, Taufiqwalhidayah, Suprianto, Sanizar, Ismail dan Dodi Saputra, Senin (22/10/2018).
Adapun para peserta pertandingan gasing berjumlah sebanyak 32 grup, yang berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan GAS.
“Untuk hadiahnya, juara 1 mendapat 3 rice cooker dan juara 2 mendapat 3 setrika, yang berasal dari uang pendaftaran dan bantuan donatur yang peduli terhadap olahraga dari Kota Tembilahan sebesar Rp 600 ribu,” terangnya.
Terkait dengan keberadaan KomPOr GAS, dijelaskan Jumiyardi Ali, merupakan wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap perkembangan bidang olahraga di wilayah setempat.
Apalagi memang, selain untuk menyehatkan fisik dan meningkatkan silaturrahmi antar masyarakat, kegiatan perlombaan atau pertandingan olahraga yang dilaksanakan juga dapat mendatangkan keuntungan bagi masyarakat terutama para pedagang yang ada di sekitar lokasi kegiatan.
Oleh karena itu, lanjut pria yang akrab disapa Adi ini, siapapun yang peduli terhadap olahraga di Kecamatan GAS bisa bergabung dan turut bersama membesarkan KomPOr GAS.
“Keberadaan KomPOr GAS diharapkan dapat meningkatkan minat olahraga masyarakat, sehingga lebih banyak lagi kegiatan keolahragaan yang bisa dilaksanakan,” imbuhnya./rls