Ramalan Cuaca BMKG untuk Kota Tembilahan Hari Ini

Laporan: Amrul

Ilustrasi: Net

Tembilahan, detikriau.org – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramalkan, siang hari, kota Tembilahan akan turun hujan lokal. pagi hari cuaca berkabut, dan malam cerah berawan.

Sedangkan suhu udara Kota Tembilahan diperkirakan berada pada kisaran 23-28 C dengan kelembapan udara 80% – 100%.

Secara lengkap berikut prakiraan cuaca oleh BMKG untuk sejumlah Ibu Kota Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau pada rabu tanggal 28 November 2018;

 

 

Kota Prakiraan Cuaca Suhu
( °C )
Kelembaban
( % )
Pagi Siang Malam Dini Hari
Bangkinang Kabut Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan 23 – 30 80 – 100
Bengkalis Berawan Tebal Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan 24 – 28 85 – 95
Dumai Udara Kabur Hujan Lokal Cerah Berawan Hujan Lokal 24 – 30 85 – 100
Pangkalan Kerinci Kabut Hujan Sedang Cerah Berawan Kabut 23 – 30 75 – 100
Pasir Pengarairan Kabut Cerah Berawan Kabut Cerah Berawan 23 – 32 75 – 100
Pekanbaru Kabut Hujan Lokal Cerah Berawan Udara Kabur 23 – 28 85 – 100
Rengat Udara Kabur Hujan Lokal Cerah Berawan Kabut 23 – 28 85 – 100
Selat panjang Udara Kabur Hujan Lokal Cerah Berawan Berawan 24 – 28 85 – 100
Siak Sri Indrapura Udara Kabur Hujan Lokal Cerah Berawan Kabut 23 – 31 80 – 100
Teluk Kuantan Udara Kabur Cerah Berawan Kabut Kabut 23 – 32 60 – 100
Tembilahan Kabut Hujan Lokal Cerah Berawan Udara Kabur 23 – 28 80 – 100

 




Kebakaran di Tembilahan Hulu, 6 Unit Rumah Hangus, 2 Rusak Ringan

“Berikut Nama-Nama Korban”

Laporan: Amrul

Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian Polres Indragiri Hilir merilis, 6 unit rumah hangus terbakar serta 2 unit lainnya mengalami rusak ringan akibat amukan api di dua gang berhampiran,Kampung Baru I dan Lr. Surau jalan H Arief parit 11 Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir, selasa (27/11)

Keterangan saksi, Indra Saputra, kebakaran awalnya diketahui terjadi sekira pukul 17.50 Wib. saat itu Indra mengaku mendengar suara teriakan “api” dari sesorang dari arah belakang rumah Aan. Ketika itu, saksi melihat api sudah mulai membesar dan sontak ia lari keluar rumah dan meminta pertolongan kepada Zainal dan warga sekitar lainnya dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Usaha ini tidak membuahkan hasil, api dengan cepat merambat kebangunan lainnya milik warga berhampiran.

Sekira pukul 18.15 Wib, 3 unit mobil Damkar milik Pemkab Inhil serta 1 unit mesin pemadam swadaya tiba dilokasi. Api baru berhasil dipadamkan secara tuntas sekira pukul 19.30 Wib.

“Diduga Api berasal dari belakang rumah Sdra. AAN. Hingga saat ini penyebab Kebakaran dalam Penyelidikan.” Ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A Raymon Tarigan

Diterangkan Kapolsek, sebagian bangunan yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dan kondisi badan jalan yang sempit sehingga menyullitkan upaya untuk melakukan pemadaman.

“6 unit rumah hangus terbakar dan 2 lainnya rusak ringan” Akhiri Kapolsek

Berdasarkan pendataan, 6 unit tumah yang habis terbakar masing-masing adalah milik, Yantak (45), Aan (35), dan Siti Aisyah (63) warga Kampung Baru 1.

Kemudian rumah Acil (35), Hallimah (55), dan Lena (40) warga Lorong Surau

Sedangkan 2 unit rumah yang mengalami rusak ringan adalah milik Rahawita (27) warga lorong surau, dan Hentoni (35) warga kampung baru 1.




Kebakaran di Tembilahan Hulu, Diperkirakan 6 Unit Rumah Penduduk Hangus

Laporan: Amrul

Foto: Arsip detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Sekira jam 18:51 Wib, Api yang mengamuk dipemukiman penduduk Jalan H Arief Kecamatan Tembilahan Hulu sudah bisa dikuasai.

Hingga saat ini, jumlah pasti korban yang tertimpa musibah kebakaran masih dalam pendataan. namun diperkirakan, lima unit rumah penduduk di Gg Harapan Baru 1 hangus dan satu unit lainnya di Lorong Surau.

“Alhamdulillah api sudah bisa dikuasai. saat ini masih proses pendinginan,” Ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Inhil Sirajudin halim ditemui di lokasi, selasa (27/11)

Diterangkan Sirajudin, Dinasnya saat ini menurunkan tiga unit Mobil Damkar dengan 40 personil.

“kita belum ketahui penyebab kebakaran, tapi diperkirakan dari arus pendek listrik,” Tambahnya.

Kepala Dinas Damkar, Sirajudin Halim (baju biru lengan panjang) dan Camat Tembilahan Hulu M Nazar (bertopi haji) saat ditemui dilokasi kebakaran. Foto: Arsip detikriau.org

Ditempat yang sama, Camat Tembilahan Hulu, M Nazar menerangkan bahwa hingga sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah korban kebakaran.

“pihak RT masih lakukan pendataan. kita belum dapatkan data pastinya.” Ujar Camat melengkapi keterangan.

ditempat terpisah, Ketua RT Lorong Surau, Mizan kepada detikriau.org menerangkan, amukan api pertama kali waktunya diketahui berhampiran dengan berkumandangnya adzan magrib.

Mantan wartawan sebuah media cetak Pekanbaru ini mengaku saat api membakar, angin bertiup dari arah darat menuju arah sungai Indragiri.

“Saya belum dapat data pasti asal api. tapi yang jelas dari gg Harapan Baru 1. Akibat peristiwa ini, 1 unit rumah warga saya ikut terbakar. Gg Harapan Baru 1, informasinya ada sekira 5 unit.” Ujarnya memberikan keterangan.




Api Bakar Pemukiman Warga Parit 11

Tembilahan. detikriau.org – Api mengamuk dan membakar pemukiman penduduk di gg Harapan Baru 1 jalan H Arief Kecamatan Tembilahan Hulu.

Api yang menurut warga mulai tampak membesar sekira pukul 06.00 Wib tadi hingga berita ini dirilis masih menyala dan dilakukan upaya pemadaman. Selasa (27/11)




Aksi Solidaritas Penahanan Kolega Oleh Kejaksaan, Dokter Bedah RSUD Puri Husada Tembilahan Hentikan Pelayanan

Laporan: Faisal

Tembilahan, detikriau.org – “PENGUMUMAN, mulai hari ini pelayanan bedah dihentikan sampai batas waktu yang tidak ditentukan kecuali pasien emergency. TTD DOKTER BEDAH RSUD PURI HUSADA”

Plakat yang tertempel disalah satu ruang pelayanan Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan ini sontak membuat masyarakat bingung.

Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan, khususnya pasien bedah pun bertanya-tanya. Apalagi pemberitahuan yang tertulis diatas selembar kertas putih itu tidak melampirkan penjelasan yang cukup.

Terkait pemberitahuan ini, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Sahut Pakpahan dimintai komfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya menegaskan bahwa pemberitahuan itu bukan merupakan kebijakan manajemen RSUD Puri Husada, tapi bentuk aksi solidaritas perkumpulan dokter ahli bedah.

“Bukan kebijakan manajemen RSUD, itu bentuk aksi solidaritas perkumpulan dokter ahli bedah atas ditersangkakanya rekan seprofesi mereka terkait dugaan kasus korupsi oleh kejaksaan Pekanbaru,” Ujar dr Saut memberikan komfirmasi.

Menurut dr Saut, penundaan sementara pelayanan itu diberlakukan untuk perawatan dipoliklinik jalan, sedangkan untuk pasien emergency tetap diberikan pelayanan.

“Hari ini saja cukup banyak pasien yang kita layani”Tegaskannya

“Bukan dihentikan ya, tapi ditunda sementara. sekali lagi ini bentuk solidaritas perkumpulan dokter bedah yang masih melakukan komunikasi dengan kejaksaan di Pekanbaru. jadi sekali lagi ini bukan kebijakan manajemen RSUD,” Akhiri dr Saut

Sebagaimana diketahui, hari ini, puluhan dokter melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Pekanbaru.

Unjuk rasa para dokter yang tergabung dalam asosiasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Bedah Indonesia (IKABI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) ini merupakan bentuk aksi solidaritas atas penahanan tiga rekan seprofesi mereka atas dugaan kasus korupsi oleh pihak kejaksaan.

Ketiga dokter yang ditahan jaksa itu adalah, drg Masrial, dr Kuswan Ambar Pamungkas, dr Welly Yulifar. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Arifin Ahmad yang merupakan rumah sakit milik Pemprov Riau.




Dihantam Angin Ribut, 9 Unit Rumah Penduduk Rusak dan 1 Perahu Motor Tenggelam

Laporan: Ari Permana

Foto: Arsip Polsek Kuindra

KUINDRA, detikriau.org – Angin ribut terjang kelurahan Sapat Kecamatan Kuindra Kabupaten Indragiri Hilir, selasa (27/11) . Akibatnya, sembilan unit rumah penduduk rusak dan satu unit perahu motor tengelam.

Bencana alam yang terjadi sekira pukul 01: 00 Wib dinihari itu saat sedang turunya hujan lebat.

Keterangan saksi yang diterima dari pihak kepolsian setempat, angin kencang berhembus dari arah perairan kelurahan sapat. dan seketika menenggelamkan satu unit perahu motor GT 3 Ton bermuatan besi bekas milik SOLYADI (37) warga Terusan Jawa Kec. Jejawi, Kab. OKI, Prov. Sumsel yang sedang sandartambat dipelabuhan kayu milik Sudirman Jl. Pasar Sapat, RT. 03 RW 01.

Angin kemudian juga menerjang pemukiman penduduk Jl. Pasar Sapat RT. 03 RW 02 dan RT. 04 RW. 02, Kel. Sapat dan menerbangkan bagian atap perumahan penduduk.

“Tidak ada korban jiwa. Kerudian materil akibat kejadian ini diperkirakan sebsar Rp 45 Juta,” Sampiakan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik MH melalui Kasubag Humas, AKP Syafri Joni SE.

Menurut AKP Syafri, sembilan unit rumah penduduk yang tersapu angin kencang bermaterial kayu.

Berikut daftar nama-nama korban dan taksiran kerugian materil;

1. Sdra. HILMAN, 38 tahun, Islam, Banjar, Wiraswasta/Warung Kopi Ilo, alamat Jl. Pasar Sapat RT. 04 RW 01 Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil. Kerugian Materil ± Rp. 1 juta

2. Sdra. AYONG, 57 tahun, Budha, Tionghoa, Wiraswasta, alamat Jl. Pasar Sapat RT. 04 RW 01 Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil, sebanyak 2 (dua) Unit Rumah. Kerugian Materil ± Rp. 2 juta

3. Sdra. H. TAHANG, 65 tahun, Islam, Bugis, Wiraswasta, Alamat Jl. Jl. Pasar Sapat RT. 04 RW 01 Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil. Kerugian Materil ± Rp. 1,5 juta

4. Sdra. ACONG, 55 tahun, Budha, Tionghoa, Wiraswasta, Alamat Jl. Jl. Pasar Sapat RT. 03 RW 01 Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil. Kerugian Materil ± Rp. 1 juta

5. Sdra. H. LIZA, 60 tahun, Islam, Bugis, Wiraswasta, Alamat Jl. Pasar Sapat, RT. 04 RW. 02, Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil. Kerugian Materil ± Rp. 2 juta

6. Sdra. TANING, 52 tahun, Islam, Bugis, Wiraswasta, Alamat Jl. Pasar Sapat, RT. 04 RW. 02, Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil. Kerugian Materil ± Rp. 2 juta

7. Sdra. ACOK, 48 tahun, Islam, Bugis, Wiraswasta, Alamat Jl. Pasar Sapat, RT. 04 RW. 02, Kel. Sapat, Kec. Kuindra, Kab. Inhil, sebanyak 2 (dua) Unit Rumah. Kerugian Materil ± Rp. 2 juta