Wabup: ASN Jangan Hanya Tau Terima Gaji. Berikan Pengabdian Terbaik untuk Maysarakat.

“Jangan Anggap Ini Kalimat Main-Main. Sanksinya, Good Bye. Selamat Tinggal”

Reporter: Rul     Editor: Faisal

Wakil Bupati Inhil: H Syamsuddin Uti

Tembilahan, detikriau.org – Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti lontarkan peringatan keras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dilingkungan Pemkab Inhil untuk berikan pengabdian maksimal sebagai pelayan masyarakat.

Dikatakannya, ASN sudah dibiayai Negara untuk membantu melaksanakan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan kepentingan pemberian pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan taunya hanya menerima gaji tanpa bekerja. Saya ingatkan, bekerjalah dengan baik, bantu dan berikan pengabdian maksimal kepada masyarakat,” Ujar Wabup disela penyampaian sambutannya saat serahterimakan Ambulan Desa di Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling. Rabu (19/12/2018)

Kata Wabup jangan anggap peringatannya sebagai ucapan main-main. Semua ini katanya untuk kepentingan bersama.

Untuk itu, Wabup memerintahkan kepada Camat sebagai perpanjangan tangan Bupati dan Wakil Bupati di kecamatan, jika mengetahui ada ASN tidak masuk kerja, hanya menerima  gaji saja, bikin Surat Peringatan Pertama, Surat Peringatan Ke dua.

“dan Surat Peringatan ke tiga “Good bye, kami di pemerintah kabupaten nanti yang akan mengurusnya,” Warning Wabup dengan keras.

Wabup mengaku Ia orangnya banyak berjalan. Ia dan Bupati bagi-bagi kerja. Di bulan januari 2019, Wabup paparakan bahwa agendanya untuk jalan-jelan ke 20 Kecamatan di Inhil. Akan kumpul bersama para Kades, Guru, Tenaga Kesehatan termasuk seluruh ASN.

“kita harus introspeksi diri dulu atas kinerja kita sebagai pelayan publik, sampai sejauhmana kita telah memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Katanya

“Jangan selalu menyalahkan masyarakat, koreksi dulu tentang pemerintahan kita ini, bagaimana kinerja kita, baik atau tidak. Jika tidak, dimana letak salahnya dan jika dinilai sudah benar maka harus kita buat lebih benar lagi,”

Kedepannya dipaparkan Wabup, salah satu program Warda-SU adalah mengupayakan membuka kemudahan akses komunikasi hingga ketingkat Desa, agar komunikasi antara pemkab dengan pemerintahan dibawahnya tidak terhambat.

“Nanti Desa dan Kelurahan tidak lagi sulit menyampaikan berbagai laporan. Cukup “klik” informasi langsung sampai ke tingkat Kabupaten,” Optimis Wabup

Dalam kesempatan itu, Wardan-Syamsuddin uti menurutnya juga mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada masyarakat kabupaten indragiri hilir khususnya di kecamatan tempuling yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin kabupaten indragiri hilir ini, tanpa dukungan masyarakat, Ia mengaku mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa.

“Saya mengabdikan diri untuk membantu Bupati, Saya ingin membaktikan tenaga dan pikiran demi kabupaten Inhil. Mudah-mudahan nanti apa yang kami berikan akan menjadikan apa yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.” Pungkas Wabup.




Disdukcapil Inhil Bakar 8.370 Keping KTP-el

Sekda Inhil H Said Syarifuddin memperlihatkan KTP-el sebelum dimusnahkan 

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir musnahkan sebanyak 8.370 keping KTP-el. Selasa (18/12/2018)

Pemusnahan kartu identitas kependudukan dengan cara dibakar itu berdasarkan Surat Edaran menteri Dalam Negeri Nomor. 471.13/24-149/DUKCAPIL, tanggal 17 Desember 2018.

Didampingi Kadisdukcapil Inhil A Ramani, Sekda secara langsung melakukan pemusnahan dengan cara dibakar.

Sekda Inhil Said Syarifuddin menerangkan bahwa sesuai berita acara pemusnahan, KTP EL yang dimusnahkan hari ini berjumlah 8.370 keping yang merupakan kartu penduduk yang sudah tidak lagi berlaku, diantaranya disebabkan Pemilik KTP-el yang berubah Status Kependudukan, KTP-el salah cetak serta KTP-el yang rusak.

Nantinya pemusnahan KTP-el yang sudah tidak terpakai akan dilakukan setiap harinya dengan membuatkan berita acara pemusnahan secara berjenjang.

“Dengan pemusnahan kita berharap tidak ada lagi KTP yang tercecer atau disalahgunakan,” Ujar Sekda

Turut hadir dalam kegiatan itu, pihak Kajari dan Polres Inhil, Ketua KPUD Inhil, Ketua Bawaslu Inhil, Kadisdukcapil Inhil, serta sejumlah OPD lainnya dilingkungan Pemkab Inhil.




Sosialisasi Inpres No.6  Th 2018 Tentang RAN P4GN

Narasumber saat menyampaikan pemaparan. Duduk berdampingan, Asisiten 3 Setdakab Inhil Sudinoto./Foto: ist

Tembilahan, detikriau.org – Sosialisasi Inpres No.6  Th 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika ( RAN P4GN) di Kabupaten Inhil, selasa (18/12/2018).

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Kesbangpol Inhil Marlis Syarif ini menghadirkan Narasumber BNNP Riau Iwan K. Kasim bertempat di  Aula Kesbangpol.

Kegiatan dihadiri Bupati yang diwakili Asisten 3, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Kepala Kejaksaan Negeri, Kasat Narkoba Polres Inhil, Sejumlah OPD dan Organisasi terkait.




Luhut Sebut Elektabilitas Turun karena Ma’ruf Absen Kampanye

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan turunnya elektabilitas Joko Widodo-Ma’ruf Amin tak lepas dari absennya Ma’ruf dari sejumlah kegiatan kampanye beberapa waktu belakangan.

“Ya karena belum turun itu, belum turun ke lapangan,” ujar Luhut saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (17/12) dilansir melalui CNN Indonesia

Hasil survei tim kampanye internal Jokowi-Ma’ruf, Bravo 5, menunjukkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 itu masih kalah dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga Uno di beberapa daerah, termasuk Banten.

Luhut meyakini elektabilitas Jokowi-Ma’ruf akan meningkat jika Ketua Umum MUI itu sudah mulai kampanye kembali ke lapangan. Menurut dia, Ma’ruf memiliki peran cukup signifikan untuk mendongkrak elektabilitas Jokowi.

“Bisa, bisa. Nanti kalau sudah turun tahu kita (berapa persen),” katanya.

Dari sejumlah pemberitaan menyebutkan bahwa Jokowi-Ma’ruf masih unggul di Pulau Jawa dengan perolehan angka 59,2 persen. Hasil ini diperoleh dari survei internal yang dilakukan tim Bravo 5, tim kampanye Jokowi-Ma’ruf yang dibentuk Luhut.

Meski unggul, namun terjadi penurunan bahkan jumlah suara yang masih kalah dari pasangan Prabowo-Sandi. Salah satunya di daerah Banten.

Pada November lalu, Jokowi juga telah menyampaikan bahwa dia bersama Ma’ruf masih kalah sembilan persen di Banten. Meski
tak merinci lembaga survei yang ia maksud, Jokowi menekankan dirinya masih tertinggal dengan Prabowo-Sandi.

Ma’ruf sendiri sejak akhir November lalu terpantau tak beraktivitas melakukan kampanye keluar kediaman pribadinya. Ma’ruf hanya menerima tamu dan deklarasi para relawan di kediamannya, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengaku kakinya sedang terkilir. Kendati begitu, ia mengaku tetap nekat untuk melakukan sejumlah kunjungan ke berbagai daerah.




Pileg 2019, Demokrat Inhil Targetkan Rebut 10 Kursi DPRD Inhil

Laporan: Rul    Editor: Faisal

Pekanbaru, detikriau.org – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Indragiri Hilir targetkan merebut 10 kursi di DPRD Inhil pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Demokrat Inhil periode 2018 – 2023, Syamsuddin Uti usai dilantik oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar disalah satu aula Hotel di Pekanbaru, sabtu (15/12/2018)

Acara pelantikan secara serentak seluruh kepengurusan DPC Demokrat se Riau itu juga dihadiri langsung oleh Ketua DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono beserta Istri didampingi sejumlah petinggi partai berlambang Mercy ini.

“Sekarang kita punya lima kursi di DPRD Kabupaten Indragiri Hilir , 2019 saya punya target 10 kursi,” ujar Syamsuddin

Pengusaha sukses yang kini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Inhil itu nyatakan bahwa pelantikan ini merupakan kepercayaan sekaligus amanah bagi seluruh jajaran kepengurusan DPC Demokrat Inhil. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh jajaran pengurus dibawahnya agar berusaha keras untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat.

“Insyaalah saya akan turun sendiri untuk memberikan semangat kepada caleg-caleg Demokrat Inhil untuk merebut 10 kursi DPRD Inhil sekaligus mengembalikan kejayaan Partai,” Ditegaskannya

untuk sekedar diketahui, DPC Demokrat Inhil periode 2018-2023 dikomandoi oleh Ketua H. Syamsuddin Uti, Sekjen Taufiqurahman, dan Bendahara Zulkipli.




Pasar Terapung Semakin Rawan Ambruk. Warga: Mungkin Tunggu Korban Jiwa Baru Diperbaiki

Meski rawan ambruk, aktifitas jual-beli dipasar ini masih berjalan seperti biasa. Tampak lubang menganga dilantai dasar bangunan pasar bekas ambruknya 20 petak kantin pada 27 April 2016.

 

Tembilahan, detikriau.org – Paska runtuhnya 20 petak kantin pada 27 April 2016 yang lalu. Kini kondisi pasar terapung  di Jalan Yos Sudarso Tembilahan semakin tampak tua dan rapuh.

Lubang menganga dilantai dasar bangunan pasar tradisonal yang menjadi salah satu ikon kota Tembilahan itu, sejak pertama kali runtuh hingga hari ini, kamis (13/12/2018) masih sama. Yang berbeda, hanya kondisi kerusakan yang semakin terlihat mengkhawatirkan.

Sejumlah tiang penyangga yang menopang bagian lantai dua bangunan pasar yang berdiri dibantaran sungai Indragiri itu kini sudah semakin keropos. Bahkan sejumlah tiang penyangga tidak lagi bertumpu di pancang bangunan dan tergantung.

Tiang penyangga bangunan  tampak sudah putus dan tergantung.

Saat pantauan langsung detikriau.org dilokasi, retakan sejumlah tiang penyangga lantai dua juga tampak semakin jelas. Belum lagi bagian lantai dua yang sekaligus merupakan atap dari bangunan lantai dasar itu sudah terlihat tidak rata. Sebagian sudah miring dan sejumlah retakan juga sangat jelas terlihat dibeberapa bagian.

Bahkan, bagian lantai dasar bangunan ini juga kini semakin banyak retakan dan pecah.

Lebih mengkhawatirkan, bangunan pasar tua dan rapuh itu kini masih ramai oleh aktifitas jual-beli.

“Sampai saat ini lantai dua masih difungsikan seperti biasa seperti juga lantai dasar, walaupun kondisnya sudah seperti ini, ” Ujar salah seorang pedagang kepada detikriau.org

Sebagian tiang penyangga bangunan lantai dua juga sudah tampak mulai retak dan keropos

Ia juga mengaku ada perasaan khawatir jika sewaktu-waktu bangunan ini akan runtuh.

Saat ini menurutnya, setiap kali gelombang menghantam, bangunan pasar juga akan terasa ikut bergoyang.

“rasa takut pasti ada, tapi mau apa lagi, kami mencari penghidupan dipasar ini,” ujarnya

Ia berharap pemerintah untuk segera memperbaiki bangunan pasar ini sebelum nanti memakan korban jiwa.

Ridwan, salah seoran pengunjung pasar yang sempat dimintai tanggapan oleh detikriau.org juga ungkapkan rasa kekhawatiran.

Menurutnya, biasanya setiap pagi ia selalu  berbelanja dipasar ini untuk membeli sejumlah kebutuhan dagangan laukpauknya.

Disamping lokasi pasar yang relatif dekat dengan tempat usahanya kata Ridwan, barang dagangan di pasar terapung ini juga lebih lengkap dibandingkan sejumlah pasar lainnya di Kota Tembilahan.

sebagian besar lantai dasar bangunan pasar berlantai dua itu kini sudah retak dan rawan ambruk.

“tapi sudah beberapa waktu belakangan, ada rasa was-was dihati saya setiap kali masuk kebangunan pasar, khawatir ambruk. Kondisinya sudah tampak sangat rapuh., ” ungkap Ridwan.

Ridwan mengaku karena rasa khawatir itu juga, jika tidak terpaksa harus membeli kebutuhan yang hanya ada dipasar ini, ia kini lebih kerap berbelanja disejumlah pasar lainnya.

“harusnya pemerintah segera perbaiki. Atau memang harus menunggu bangunan ini ambruk dulu dan memakan korban jiwa baru diperbaiki.” Sindir Ridwan