Esok Hari, Ustadz Abdul Somad Berdakwah di Puncak Peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Tembilahan

Ustadz Abdul Somad, LC,MA, / Foto: Net

Tembilahan, detikriau.org – Ustadz Abdul Somad, LC,MA, Alumni Daarul Hadist Maroko, esok, jum’at (4/1/2019) pukul 07.00 Wib dijadwalkan membuka sekaligus menyampaikan tausyiah pada peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani bertempat dilapangan upacara Jalan Gadjah Mada Tembilahan.

Berdasarkan jadwal, rangkaian peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani serta Haul Jama’ Serta HUT MT Al Hidayah dan HUT Ponpes Al Baaqiatusa’adiyah Tembilahan, dimulai hari ini, kamis (3/1/2019) pukul 17.00 Wib dengan pembacaan shalawat burdah bertempat di Majelis Ta’lim Miftahussa’adah, dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah, Pembacaan Habsyi, Sholat Isya berjama’ah dan Wirid.

Selanjutnya pada pukul 20:15, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan wirid tahunan Thoriqoh Mu’tabarah Qadiriah Wa Naqsabandiyah dan Pembacaan Manakib Syekh Abdul Qadir Al Jailani serta dilanjutkan dengan Mau’izhotul Hasanah oleh KH Abdul Muis Kurnain (Badal Mursyid Thoriqah Almu’tabarah Qadiriyah wa Naqsabandiyah).

Esok harinya, jum’at (4/1/2019), mulai pukul 02.30 Wib, rangkaian kegiatan diawali dengan sholat Tahajjud, Sholat Hajad dan Sholat Witir Berjama’ah di Majelis Ta’lim Miftahussa’adah

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Tausyiah menjelang sholat shubuh, Sholat subuh berjama’ah, pembacaan surah Al Iklas oleh santri PP Al Baaqiyatussa’adiyah, Pembacaan Maulid Al Habsyi, dan pukul 06:45 Wib diakhiri dengan Pembacaan Tahlil dan Do’a Haul Jama’.

Selanjutnya pukul 07.00 Wib, acara puncak akan dibuka secara resmi oleh USTADZ ABDUL SOMAD, LC, MA dilapangan upacara jalan gadjah mada Tembilahan. [faisal]




Angin Kencang Terjang Pemukiman Penduduk Desa Tanjung Lajau

Foto: Kesbangpol Inhil

Tanjung Lajau, detikriau.org – Angin kencang menerjang Desa Tanjung Lajau Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir Riau, rabu (2/1/2019).

Peristiwa yang dikabarkan terjadi sekira pukul 08.00 Wib itu menyebabkan kerusakan enam unit bangunan rumah penduduk yakni milik Aseng, Aleng, And Yatim, Hendi, Ardianto, dan Rajali

Warga setempat Bashori melalui group Whats App menuliskan bahwa angin yang bertiup saat itu sangat kencang dan memporakporandakan bagian atap rumah milik warga.

Saat kejadian pemilik bangunan terdampak dan warga sekitar berlarian keluar rumah berusaha menyelamatkan diri.

Hingga saat ini belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa bencana alam ini.

Laporan: Am




Foto: Pelantikan Anggota PPK Tambahan Pasca Putusan MK oleh KPU Inhil

Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hilir Pasca putusan MK nomor 31/PPU-XVI/2018 tentang proses penambahan jumlah anggota PPK pada pemilu tahun 2019 oleh KPU Indragiri Hilir di salah satu Hotel di Tembilahan, Rabu (2/1/2019)./Foto: Ist

Foto: Ist




Mizwar Effendi: Penyelesaian “Tunda Bayar” Jadi Prioritas Daerah

Bupati Inhil HM Wardan meninjau pelaksanaan salah satu pekerjaan proyek pemerintah daerah di Kecamatan batang tuaka beberapa waktu yang lalu. / Foto: Ist

Tembilahan, detikriau.org — Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Mizwar Effendi menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD Inhil menjadikan skala prioritas penyelesaian sejumlah “tunda bayar” pekerjaan yang telah dilakukan di tahun 2018.

penyelesaian kewajiban terhutang itu sudah bisa disepakati seusai tuntasnya pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Hasil rapat bersama kita dengan DPRD Inhil, penyelesaian tunda bayar menjadi skala prioritas daerah. Kesepakatannya sudah bisa kita lakukan begitu selesainya hasil pemeriksaan BPK,” Ujar Mizwar memberikan komfirmasi kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, senin (31/12/2018)

Hanya saja menurut Mizwar, kapan pastinya pemeriksaan oleh BPK, bukanlah mejadi kewenangan pihaknya.

“Waktu pelaksanaan pemeriksaan BPK, bukan wewenang kita. Tapi perkiraannya diawal tahun 2019 ini,” Tambahkan Mizwar.

Dana pembayaran sejumlah Tunda Bayar menurutnya dilakukan melalui perbub perubahan penjabaran. Artinya dilakukan sebelum apbd perubahan.

“point-nya menunggu audit BPK. Begitu selesai, kesepakatan pelunasan tunda bayar sudah bisa disepakati. Tidak perlu menunggu APBD Perubahan.” Akhiri Mizwar

Sebelumnya tersiar kabar akan adanya rencana aksi sejumlah rekanan pelaksana pekerjaan proyek pemerintah daerah untuk menuntut kejelasan pelunasan pembayaran pekerjaan yang telah mereka lakukan kepada pihak Pemerintah Darah.

Berdasarkan informasi yang diterima sejumlah rekanan, pembayaran tunda bayar baru bisa dilakukan oleh Pemda pada APBD Perubahan 2019 mendatang.

“Kami hanya pingin kejelasan. Apalagi kami juga memiliki sejumlah kewajiban yang harus segera kami lunasi.” Ujar salah seorang rekanan yang enggan untuk menyebutkan namanya saat dimintai komfirmasi oleh detikriau.org kemaren.

Laporan: Ari Permana




Malam Pergantian Tahun Baru, Pedagang Terompet Sepi Pembeli

Tembilahan, detikriau.org — Imbauan Bupati Inhil untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru menjadikan kota Tembilahan tidak seperti pergantian tahun baru masehi sebelumnya.

Biasanya, jauh-jauh hari sebelum memasuki malam tahun baru, hampir disetiap sudut kota dipenuhi oleh pedagang terompet. Barang dagangan musiman itupun akan laris manis dan dalam sekejab akan terjual habis.

Namun pergantian tahun baru 2018 kali ini, disepanjang jalan jendral Sudirman Tembilahan hanya Nampak dua pedagang yang menjajakan pernak-pernik tahun baru seperti terompet dan topi berhiaskan kertas warna-warni dan itupun sepi dari pembeli.

“kita tidak ada memasok barang baru, ini stok lama. Sepi bang. Seharian ini baru beberapa buah barang dagangan saja yang terjual.”Ujar pedagang yang mangkal didepan masjid Al Huda ini.

Tidak hanya pedagang terompet, tahun-tahun sebelumnya, siang menjelang malam pergantian tahun, disepanjang jalan selalu tampak ramai dipenuhi oleh pedagang jagung muda dan daging ayam, lengkap dengan bumbu penyedapnya.

Daging ayam dan jagung muda biasanya dibeli masyarakat untuk dijadikan panganan sambil berkumpul dengan teman maupun keluarga menyambut malam pergantian tahun.

Tahun ini, pedagang khas malam pergantian tahun inipun sepi.

Laporan: Ari Permana




Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran di Pekan Arba. Berikut Kronologis Kejadiannya

Tembilahan, detikriau.org – Amukan jago merah yang membakar rumah penduduk di Jalan Batang Tuaka Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan, ahad (30/12/2018) diduga disebabkan korsleting listrik.

Akibat kejadian ini, dua unit rumah warga hangus dan menelan kerugian materil sekira Rp200 jutaan.

“sumber api diduga akibat korsleting listrik,” ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra melaui PS paur humas Aiptu Giri Wahyudi

Diterangkanya, kronologis kejadian bermula saat saksi Ernalis sedang menonton acara dari sebuah stasiun televisi dirumahnya. Saat itu tiba-tiba saja ia mendengar seperti adanya benda yang terjatuh yang diduganya berasal dari rumah tetangganya Feri Irawan yang saat itu dalam keadaan tidak berpenghuni.

Mencari tau, saksi bergegas keluar rumah dan mendatangi sumber suara, alangkah kagetnya, ketika itu saksi melihat kobaran api yang tampak sudah mulai membesar.

“saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.” Ujar Giri.

“Api dapat dipadamkan sekira pukul 21.15 WIB setelah mendapat pertolongan dari warga sekitar dan dibantu Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Inhil dengan menggunakan 3 unit mobil Pemadam Kebakaran.” Ditambahkannya.

Akibat kejadian ini, meski tidak memakan korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp200 jutaan.

Dua unit rumah warga hangus milik Feri IRawan (22) dan Syamsir (56)

“Saat ini kejadian masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan” Akhirinya.

laporan: Amrul